cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
KOMUNIKASI ANTAR UNIT KEGIATAN MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA DALAM MELAKUKAN KOORDINASI Ardy Setiawan; Buddy Riyanto; Dian Esti Nurati
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Meneliti tentang komunikasi antar Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam melakukan koordinasi. Menggunakan analisis interaktif. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Komunikasi antar unit kegiatan mahasiswa berdasarkan penelitian diketahui kurang efektif. Kata kunci : Komunikasi, Komunikasi Organisasi, Organisasi Mahasiswa, Koordinasi
SOSIALISASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) OLEH PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO (di lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo) Bekti Fitriastuti; Nurnawati Hindra Hastuti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kawasan tanpa rokok artinya tidak boleh ada kegiatan merokok, jualan dan promosi rokok dikawasan yang telah di tentukan. Kawasan tersebut meliputi : Fasilitas pelayanan kesehatan, Tempat proses belajar mengajar, Tempat anak bermain, Tempat beribadah, Angkutan umum, Tempat kerja, Tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang sehat dan higenis, namun kenyataannya penetapan KTR masih butuh sosialisasi. Sebab masih banyak masyarakat yang belum mengetahui ketentuan terkait KTR di rumah sakit yang telah dinyatakan secara normatif melalui regulasi pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh pemerintah kabupaten kulon progo di lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo. Berlokasi di RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo, penelitian ini menggunakan teori sosialisasi dengan metodologi deskrip tifkualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi kawasan tanpa rokok di RSUD Wates sudah berjalan secara optimal. Hal ini terlihat dari media stiker, pamflet, baliho dan plang ternyata masyarakat lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kawasan tanpa rokok. Masyarakat lingkungan RSUD sebagian besar sangat berapresiasi dan ikut berperan aktif dalam pelaksanaan sosialisasi kawasan tanpa rokok. Kata kunci :Sosialisasi, Komunikasi massa, Komunikasi interpersonal
MEDIA SOSIAL FACEBOOK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI KOMUNITAS HONDA C50-C70-C90 SOLO RAYA Farul Ardy Pratama
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research is a qualitative descriptive that tries to describe the community communication facilities Honda Honda C50-C70-C90 Solo Raya. Using Miles and Huberman's interactive analysis model, The means of communication such as interactions between members to pour ideas about Honda C series motorcycle. Interactions between members of a community going extensive exchange of information i.e. sharing, business and kopdar Facebook Social Media members use to enhance solidarity and to know each other. Sharing information, knowledge and experience, between members of the fosters an attitude of caring and mutual regard among members of one another. So Facebook social media Honda C Series adds to the solidarity and togetherness classic motorcycle lovers. To be able to communicate, know each other and create an expectation based on impressions or information that has been obtained. In the Facebook Honda C50 C70 C90-Solo-Raya Community recognizes these members with fellow members communicate through Facebook. Keywords: Media, Community, Facebook, means of communication
EFEKTIVITAS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KARANGANYAR DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG DI TAMAN NEW BALEKAMBANG Gita Anzi Maharani; Nurnawati Hindra Hastuti; Herning Suryo Sardjono
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tempat wisata yang layak dikunjungi adalah Taman New Balekambang yang merupakan salah satu destinasi wisata yang mengandalkan keindahan miniatur icon dunia buatan manusia yang disebut juga dengan taman 1001 selfie. Berlokasi di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori marketing mix dari Kotler dan Keller yang menyebutkan bahwa ada empat elemen dalam bauran pemasaran yaitu Product, Place, Price dan Promotion, serta promotion Mix yang ditulis ulang oleh Agus Hermawan yang menyebutkan bahwa terdapat enam bentuk bauran komunikasi yaitu iklan, promosi penjualan, humas, penjualan personal, penjualan interaktif, penjualan secara langsung, dan word of mouth dari Kotler dan Keller. Kata kunci : strategi komunikasi, komunikasi pemasaran, efektivitas.
EFEKTIFITAS PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE GUNA MENINGKATKAN PEMBELIAN Hanif Yoga Adhitama; Nurnawati Hindra Hastuti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini difokuskan pada Instagram sebagai jejaring sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan bisnis online, terutama di Indonesia. Solo Pluffy adalah salah satu bisnis online yang menjual produk cake menggunakan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran online untuk meningkatkan penjualan. Dengan media komunikasi pemasaran online dapat mempermudah dalam menjangkau audience di seluruh dunia dan penggunaan media pemasaran online juga dapat menekan biaya promosi hanya menggunakan media Internet atau Sosial media dapat menjangkau audience di seluruh dunia dengan mudah dan murah. Untuk memaksimalkan penggunaan Instagram sebagai media pemasaran oleh Solo Pluffy disarankan agar lebih kreatif dalam menggunakan Instagram terutama postingan gambar agar dapat mengikuti perkembangan tren yang setiap saat dapat berubah dan untuk pengguna Instagram Solo Pluffy agar lebih cermat dalam menggali informasi agar tidak terjadi adanya hambatan komunikasi. Kata kunci : Media Komunikasi, Komunikasi Pemasaran, Peningkatan Pembelian
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGRAJIN SANGKAR BURUNG DI KELURAHAN MOJOSONGO OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH KOTA SURAKRTA Febriyitno Febriyitno; Liliek Winarni; Damayanti Suhita
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Penelitian tentang Peran Pemerintah Kota dan Partisipasi Pelaku Usaha dalam mengembangkan UMKM Sangkar Burung di Kelurahan Mojosongo bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DINKOP) dalam program pemberdayaan masyarakat Pengrajin Sangkar Burung. Penelitian ini di latar belakangi sudah terkenal luas mengenai produk sangkar burung yang berkualitas serta keindahan seni ukir dan gambarnya sehingga permintaan pasar yang banyak dan pengrajin juga sudah mendapatkan program pemberdayaan dari DINKOP Kota Surakarta akan tetapi keadaan di lapangan masih banyak di temukan pengrajin sangkar burung yang masih kurang sejahtera. Program pemberdayaan tersebut merupakan implementasi dari paradigma Good Governance dianalisis dengan 4 indikator pemberdayaan masyarakat, menurut Sumadyo dan Mardikanto dalam Totok dan Poerwoko (2015:113) meliputi : Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kelurahan Mojosongo. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan analisis dokumen, penentuan informan dengan menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data, sedangkan analisis data menggunakan jenis model analisis interaktif. Penelitian ini menunjukkan hasil upaya pemberdayaan pengrajin sangkar burung oleh DINKOP sudah dilakukan namun belum optimal. Hal ini dapat di indiksikan dengan adanya program – program pemberdayaan pengrajin meliputi pembinaan industri, pendidikan dan pelatihan namun untuk hasilnya belum maksimal karena banyak pengrajin merasa program tersebut belum tepat sasaran. Perizinan, sudah optimal hampir seluruh anggota paguyuban pengrajin sangkar burung sudah mempunyai izin usaha. Pembukuan keuangan juga belum semua pengrajin melakukan secara akuntansi keuangan. Sarana dan Prasarana sudah di berikan tetapi kurang merata serta tidak tepat sasaran. Industri sangkar burung telah memberdayaakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja tetapi sangatlah minim serta belum melakukan pengolahan hasil limbah industri meningat limbah yang sedikit. Sudah terbentuknya wadah bagi pengrajin sangkar burung baik tingkat Kelurahan dan tingkat Kota Surakarta dimana wadah tersebut berguna dalam keberlangsungngan usaha yang baik dan efektif. Kesimpulannya adalah diharapkan program pemberdayaan dari pemerintah tetap dilakukan dan di kembangkan dengan inovasi –inovasi baru supaya program menjadi tepat sasaran dan berguna sehingga terbentuknya usaha sangkar burung yang berkelanjutan. Kata kunci : Pemberdayaan Masyarakat,UMKM, Pengrajin Sangkar Burung.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) DALAM PELAYANAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (E-KTP) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN KARANGANYAR Ambar Nur Hendras Wari; Liliek Winarni; Damayanti Suhita
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Population Administration Information (SIAK) in the Electronic Resident Identity Card (e-KTP) Service in the Karanganyar Regency Population and Civil Registration Service. This type of research used in this research is descriptive qualitative. Data collection used in this study was by interview, observation and documentation. The data analysis technique used is qualitative with the approach of Miles Huberman and Sardana. The results showed that 1) Communication; transmission with socialization to sub-district and village officials clearly and consistently. 2) Resources; employee resource development is done by way of training and training. The information carried out is to conduct socialization to the public. The authority of SIAK in e-KTP services is performed by the Data Base Administrator. Facilities and infrastructure are as needed although sometimes having hardware problems. 3) Disposition; Commitments between employees in e-KTP services are carried out accurately and quickly and do not receive additional incentives that are part of the work assignments in serving the community. 4) Bureaucratic Structure; The bureaucratic structure has been carried out in accordance with the National Guidelines and technical guidelines and applicable SOPs. Fragmentation or division of responsibilities is given by the Karanganyar Regency Government through a Regional Regulation.
PERAN PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) (Studi Peran Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Dalam Pemberdayaan Sedotan Bambu Di Desa Ngringo Kabupaten Karanganyar) Cristian Septi Saputri; Winarti Winarti; Joko Pramono
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran pemerintah dalam memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Karanganyar, salah satunya ialah usaha sedotan bambu di Desa Ngringo. Saat ini, persoalan yang dihadapi oleh usaha mikro kecil dan menengah yaitu penyediaan sarana dan prasarana yang terbatas, akses permodalan yang lemah, permasalahan perijinan usaha, keterbatasan pemasaran hingga pemanfaatan teknologi yang belum maksimal. Kehadiran UMKM bukan saja dalam rangka meningkatkan pendapatan tetapi juga untuk pemerataan pendapatan, sehingga inovasi usaha sedotan bambu ini dapat lebih berkembang menjadi sebuah “brand” lokal dan mampu menyediakan lapangan kerja yang baru. Oleh sebab itu peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam memberikan pemberdayaan. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang melibatkan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Pemerintah Desa Ngringo dan Pemilik UMKM sedotan bambu sebagai informan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah menggunakan teori Gede Diva (2009:15), yaitu sebagai fasilitator regulator dan katalisator belum berjalan dengan baik dalam mengembangkan usaha sedotan bambu. Kata Kunci : Peran, Pemberdayaan, Fasilitator, Regulator, Katalisator
KEPENTINGAN NASIONAL AUSTRALIA DENGAN MENJADIKAN BALI SEBAGAI DESTINASI WISATA FAVORIT (2018) Nathalia Monica Kristy; Setyasih Harini; Halifa Haqqi
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Australia, which is Indonesia's closest neighbor, has more than just business, security and proven political relations with Australians who make Bali their favorite tourist destination. Although the relationship between Australia and Indonesia had experienced ups and downs, it did not make the relationship between the two countries hostile but became even closer to the efforts to resolve the problem. The existence of a Travel Warning issued by the Australian Government because of Indonesia's critical situation did not discourage Australians from visiting Bali, with various efforts made by the Government of Bali to give positive views to Australians. This is proven by the increase in visits every year and the "Australian Family Tourism Awards" given by the Australian media by Bali in 2018 as a favorite tourist destination for Australians in the category of family holidays. The policy of "Good International Citizenship" to achieve Australia's national interests which are security, economy and geopolitics. Multi-Track Diplomacy is a form of maintaining Australia's relationship with Bali. Relationships made through the government or non-government with organizations within it, business carried out by Australians in Indonesia, the media, to the opinions of Australian citizens are ways to keep Bali as the favorite choice of Australians spending time on vacation, doing business, student exchange and culture as well as spending retirement’s time. Key words: Bali, Australia, National Interest, Multi-Track Diplomacy.
PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MENGHADAPI KLAIM BUDAYA KUDA LUMPING OLEH MALAYSIA TAHUN 2017 Koni Larasati; Christy Damayanti; GPH Dipokusumo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explains how the Government of the Republic of Indonesia faces the claims of kuda lumping culture by Malaysia in 2017. The method used in this study is a qualitative method which is described descriptively using primary data sources and secondary data. Sources of data in this research the authors get from books, journals, documents, magazines, and materials from the internet. Primary data is data obtained directly through interviews with informants. From the data obtained by researchers about the Government of the Republic of Indonesia facing the kuda lumping claim by Malaysia in 2017, it was diplomatically organized by the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur and technically by the Indonesian Ministry of Education and Culture.