cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
REAKTIFASI INDONESIA AUSTRALIA COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT(IA CEPA) TAHUN 2016 Dedy Rionaldo; Christy Damayanti; Halifa Haqqi
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes and analyzes the Reactivation of the Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA) in 2016. In improving bilateral relations, Indonesia and Australia have agreed to implement strategic economic cooperation negotiations known as the Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA). In the development of cooperation negotiations, it was halted in 2013 due to conditions of fluctuating political relations. Nonetheless, in the end Indonesia and Australia agreed to carry out a reactivation in 2016. The researchers used the theory of bilateral relations and bilateral economic cooperation. This study aims to analyze how the reactivation of the Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement in 2016. The research method used in this study is a qualitative research method with secondary data collection sources. The study was conducted through the collection of documents with descriptive explanation. From research data on the Reactivation of IA-CEPA in 2016, researchers found that although in bilateral relations often experienced fluctuating relationships, basically the two countries have an interest through cooperative relations. Because with the agreement on the re-activation of IA-CEPA cooperation negotiations, it will improve prosperity through economic cooperation so that the economic interests can be achieved through comprehensive cooperative relations. Keywords:Reactivatioan, Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement, Bilateral Economic Cooperation
PERSEPSI MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI UNISRI PADA TAYANGAN INFOTAINMENT SILET RCTI (Studi Deskriptif Kualitatif Persepsi Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unisri pada tayangan Infotainment Silet RCTI) Desi Puspitasari; Dian Esti Nurati; Nurnawati Hindra Hastuti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu program acara yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat adalah program infotainment. Di Indonesia infotainment identik dengan acara televisi yang menyajikan berita selebritis. Hampir semua stasiun televisi di Indonesia memiliki program infotainment yang tayang setiap harinya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi mahasiswa transfer Ilmu Komunikasi Unisri pada tayangan infotainment Silet RCTI. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori persepsi dari Daddy Mulyana : 2011 yaitu teori yang terdiri dari sensasi (stimulus), atensi (perhatian), dan interpretasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana peneliti berusaha untuk menggambarkan fakta-fakta yang ada untuk memperoleh gambaran mengenai persepsi mahasiswa transfer Ilmu Komunikasi Unisri pada tayangan infotainment Silet RCTI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Sedangkan penentuan subyek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan Silet RCTI dipersepsikan secara positif oleh mahasiswa transfer Ilmu Komunikasi Unisri. Hal tersebut diketahui dari indikator sensasi yang ditinjau dari pembawa acara dari kalangan selebritis, konten yang beragam, dan set/background gothic. Atensi informan berdasarkan faktor ekternal disebabkan adanya kebaruan segmen Silet Viral dan intensitas stimuli dari siaran Live Report. Atensi berdasarkan faktor internal adalah faktor biologis kebutuhan informasi tentang kehidupan selebritis dan faktor sosiopsikologis informasi yang uptodate dan bersifat investigatif. Interpretasi informan adalah informasi yang disampaikan pembawa acara Silet mudah dipahami karena pembawa acaranya mampu menyampaikan informasi dengan baik dan benar. Kata kunci: Sensasi, Atensi, Interpretasi
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI SISWA PELANGGAR TATA TERTIB SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 NOGOSARI Indah Sarwosri; Buddy Riyanto; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling dalam menangani siswa pelanggar tata tertib di SMK Negeri 1 Nogosari. Pada teori Wilbur Schramm (1954) dimulai dari pengirim pesan (encoder) yang mengirim pesan (massage) kepada penerima pesan (decoder) yang kemudian secara bergantian mengirim pesan kepada pengirim pesan pertama, terdapat 6 langkah proses komunikasi : 1) keinginan berkomunikasi, 2) Encoding oleh komunikator, 3) Pengiriman pesan, 4) Penerimaan Pesan, 5) Decoding oleh komunikan, dan 5) Umpan balik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada dilapangan dengan teknik wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposiv sampling dengan mengambil informan guru BK dan Siswa SMK N 1 Nogosari Tahun ajaran 2019/2020. Teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal guru BK tidak berjalan dengan efektif sebab tidak tercapainya tujuan bimbingan yaitu untuk membantu merubah perilaku siswa dari yang berperilaku negatif ke perilaku positif dengan menegakkan kedisiplinan melalui arahan atau bimbingan yang diberikan oleh guru bimbingan konseling dan siswa tidak melakukan tindakan yang sama lagi. Karena guru bimbingan dan konseling memberikan arahan dan nasehat diartikan oleh siswa sebagai amarah. Jadi saat komunikasi berlangsung antara guru BK dan siswa tidak berjalan dengan seimbang. Hambatan berupa kesalah pahaman dalam memaknai pesan yang disampaikan oleh guru bimbingan konseling kepada siwa juga tidak optimal. Karena siswa masih menunjukan etiket yang tidak baik dan tidak mematuhi arahan yang diberikan guru BK. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Guru BK, pelanggar Tata Tertib.
KEMENARIKAN PROGRAM KIPRAH DESA DI RRI PRO 1 SURAKARTA M Hendriyanto; Buddy Riyanto; Herning Suryo Sardjono
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya program siaran pedesaan “Kiprah Desa” pada radio RRI Pro 1 Surakarta ini, masyarakat pedesaan berharap wawasannya semakin bertambah mengenai pemberdayaan masyarakat pedesaan. Manfaat program siaran radio sangat penting pada perkembangan teknologi seperti sekarang ini, mengingat kurangnya penyuluhan terkait dengan pemberdayaan masyarakat pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kemenarikan program Kiprah Desa di RRI PRO 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemenarikan program Kiprah Desa bagi pendengar tidak lepas dari enam unsur yaitu unsur informatif, entertainment, persuasif, kreatif, inovatif, dan interaktif. Unsur informatif program siaran Kiprah Desa diketahui dari adanya informasi yang bermanfaat bagi pendengar. Entertainment atau hiburan dalam siaran program Kiprah Desa ditunjukkan dengan diputarkan lagu-lagu Jawa. Adanya hiburan ini menjadikan para pendengar tidak merasa bosan mendengarkan program Kiprah Desa. Unsur persuasif ditunjukkan dengan ungkapan dari penyiar maupun nara sumber mengenai bagaimana caranya berbudidaya, baik bidang pertanian, perikanan, peternakan maupun dibidangbidang yang lain, serta aktif memberikan respon atau tanggapan kepada pendengar. Unsur kreatif dilakukan pada penyampaian materi maupun nara sumber yang dihadirkan. Unsur inovatif ditunjukkan pada pemberian informasi kepada pendengar tentang masalahmasalah yang baru diperbicangkan di masyarakat, seperti penyebab gagal panen, dan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi gagal panen. Interaktif yang dilakukan pihak RRI Surakarta dalam program Kiprah Desa yaitu dengan diadakan dialog interaktif dengan para pendengar yang dilakukan setiap hari Jumat jam 15.00 sampai 16.00 WIB. Selain itu dilakukan pertemuan antar penyiar, nara sumber dan pendengar setiap 3 bulan sekali. Kata kunci: Kemenarikan, Program, Siaran
PERSEPSI PEMILIH PEMULA PADA IKLAN POLITIK KAMPANYE PASANGAN CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN PADA PEMILU 2019 DI MEDIA TELEVISI Dicky Muchtarom; Maya Sekar Wangi; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya iklan politik di televisi sebagai strategi kampanye politik, peneliti kemudian tertarik untuk meneliti tentang persepsi pemilih terhadap tampilan visual iklan kampanye politik di televisi calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pemilih pemula terhadap iklan politik kampanye pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pada Pemilu 2019 di Media Televisi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Cutlip dan Center yang dikenal dengan The 7 C’s of communication. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Hasil analisis mengenai persepsi mahasiswa terhadap iklan politik kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019 di media televisi dapat disimpulkan sebagai berikut: Aspek credibility, pemilih pemula menyukai figur calon presiden yang kuat sekaligus berkarakter baik, yang bisa dipercaya dan yang akan memimpin mereka menuju masa depan. Mahasiswa sebagai pemilih pemula lebih menyukai karakter Jokowi yang menyita perhatian kaum milineal melalui berbagai video blog (vlog) dan swafoto yang diunggahnya ke sejumlah media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Youtube. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Prabowo yang memiliki karakter kaku, formal, dan terlalu tegas dan keras. Aspek context, persepsi pemilih pemula menyatakan bahwa tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis. Aspek content, menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula terhadap tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis, namun iklan Jokowi dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sosial tersebut dengan peluncuran tiga kartu, yaitu kartu prakerja, kartu sembako murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah). Kata Kunci: Persepsi pemilih pemula, iklan politik.
STRATEGI BRANDING PRODUK TSHIRT SAKA TELA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Agum Sri Setyadharma; Nurnawati Hindra Hastuti; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam bisnis di bidang fashion, dapat ditinjau dari beberapa aspek. Salah satunya adalah bagaimana strategi promosi dari pelaku bisnis tersebut, dalam menjalankan atau memasarkan bisnisnya. Promosi dan membangun brand (branding) tidak harus melalui media-media yang mahal. Promosi melalui media instagram merupakan cara yang efektif dan efisien cukup untuk meningkatkan daya saing produk dan usaha. Teori yang digunakan dalam menganalisis strategi branding produk Tshirt Saka Tela menggunakan teori Rangkuti mengenai strategi branding merek baru (New brand). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram dilakukan dengan menggunakan akun Instagram dengan nama @Saka Tela. Akun tersebut merupakan akun media sosial yang dikelola oleh produk Tshirt Saka Tela yang memberikan informasi produk Tshirt Saka Tela, serta digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan, maupun followers yang ingin memesan atau menjawab pertanyaan pelanggan terhadap produk-produk Tshirt Saka Tela. Dalam penggunaan instagram tersebut, Tshirt Saka Tela menggunakan Promote Ig untuk memudahkan produk Saka Tela terlihat di beranda instagram, sehingga banyak pembeli baru dari berbagai daerah untuk melakukan pembelian maupun melakukan COD (cash on delivery) dengan pemilik Tshirt Saka Tela. Hasil penelitian menggunakan analisis SWOT diperoleh Strategi-SO, Strategi-WO, Strategi-ST dan Strategi-WT. Dari keempat strategi tersebut Tshirt Saka Tela hanya menggunakan strategi S-O yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya. Bentuk pelaksanaanya yaitu menambah variasi produk baru dan mengoptimalkan media online sebagai media promosi. Penambahan variasi produk baru dilakukan dengan menambah variasi produk seperti tas, sandal, gantungan kunci, aksesoris dan sebagainya. Sedangkan mengoptimalkan media online dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media seperti instagram, facebook maupun melalui toko online serta Tshirt Saka Tela dalam mempromosikan produknya agar lebih detail dalam memberikan informasi produk, baik mengenai harga, stok barang dan ukuran. Kata Kunci: Branding Produk, Media Sosial Instagram.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PESAN DIBALIK PEMBAGIAN MOTOR DINAS OLEH BUPATI KLATEN DI SOLOPOS.COM Indita Novita Sari
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Online media is required to convey the latest information to the community. The red motorcycle division policy is one of the policies that must be communicated to the public. Solopos.com as an online media that continues to highlight the policy aims to convey information according to the objectivies of policy conducted by regent Klaten, Sri Mulyani. This research aims to analyze the viewpoint of solopos.com in framing the message of the distribution of motorcycles in the service by regent Klaten. So from the analyze can be know point of view of journalists Solopos.com in delivering the news. Framing analyze is done with Zhongdang Pan and Kosicki models with a qualitative approach. The object in this study is news related to the message behind the division of motorcycling service by regent Klaten which was loaded in Solopos.com from 23 november to 28 november 2019. The results showed that framing done by Solopos.com was a critique of Klaten regent as a regent who capitalized on his post to conduct his preterm campaign by utilizing state facilities by making the motorcycle division policy for village head, village secretary and sexy order and security in Klaten. From the policy there were political message of the regent campaign to seek support from the beneficiaries of the policy. Kata Kunci : Analisis Framing, Berita Kritik, Bupati Klaten, Solopos.com.
KOMUNIKASI GETOK TULAR (WORD OF MOUTH) SEBAGAI PEMASARAN PRODUK CIU DI DESA BEKONANG KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Ichlasul Akbar; Buddy Riyanto
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi getok tular (word of mouth) sebagai pemasaran produk ciu di Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Peneliti menerapkan metode jenis wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara (interview guide). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah milik Kotler yang bahwa komunikasi getok tular adalah komunikasi pribadi tentang suatu produk antara pembeli sasaran dan para tetangga, teman, anggota keluarga, serta rekannya. Sehubungan dengan hal tersebut, bagaimana pengrajin alkohol atau ciu berhasil mempromosikan produksinya menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Ketua paguyuban pengrajin alkohol 90% di Bekonang tersebut berupaya penuh memperkenalkan dan mempromosikan produknya kepada masyarakat umum, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Yaitu dengan cara melobi kepada seseorang yang hendak menggunakan produksi alkohol atau ciu mereka. Hal serupa juga dilakukan salah satu pelaku usaha atau pengrajin alkohol atau ciu dalam mempromosikan produk alkohol atau ciu. Keputusan pembeli merupakan tahap akhir dari tujuan dilakukannya sebuah pemasaran, di tahap ini dimana calon pembeli menentukan jadi atau tidaknya suatu barang dibeli. Kebanyakan pembeli mengambil keputusan atas dasar dari pengaruh pendapat orang lain dan manfaat apa yang diperoleh dari produk yang diharapkan. Simpulan penelitian ini adalah terjadinya pola hubungan komunikasi yang efektif dan komprehensif dari sebuah fenomena getok tular seorang konsumen kepada calon konsumen yang lain yang membantu pada penentuan keputusan pembeli. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Getok Tular Ciu Bekonang.
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) TERHADAP TATA KELOLA PEMERINTAH PADA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KOTA SURAKARTA Rizki Rediq Rahardian
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) berfungsi sebagai pedoman dalam penyelenggaraan suatu kegiatan pemerintahan, hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 15 orang, sampel dalam penelitian ini adalah staf Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Surakarta sebanyak 14 orang. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Uji coba yang digunakan untuk instrument ini adalah uji coba validitas dan realibilitas. Teknik analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Sederhana, Uji t, Uji F, dan Koefisien Determinasi. Hasil Regresi Linier Sederhana diperoleh persamaan Y=19,454 + 0,754X, hal ini menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berpengaruh positif terhadap Tata Kelola Pemerintah. Hasil Uji t variable Sistem Pengendalian Intern Pemerintah diperoleh t hitung = 3,263  - value 0,007 < 0,05, Ho ditolak dan Ha diterima, berarti Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (X) berpengaruh terhadap Tata Kelola Pemerintah (Y). Hasil Uji F nilai F table = 10,644 dengan  - value sebesar 0,007 < 0,05, maka Ho diterima, berarti ada pengaruh antara Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dengan Tata Kelola Pemerintah. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Tata kelola penyelenggaraan pemerintahan
Kinerja Organisasi Dalam Pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) Di Kantor Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Rohmad Dwi Errin Saputro
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategic Boyolali Regency conducts Integrated District Administrative Services, abbreviated as PATEN, that is, conducting administrative services carried out at the local District Office starting from the request to the issuance of documents by submitting the required documents. The purpose of this research is to describe & analyze the performance of organizations in providing services for making Electronic Resident Identity Cards (KTP-el) in the Nogosari District Office in Boyolali Regency. This research uses Agus Dwiyanto Performance Indicator Productivity, Service Quality, Responsiveness, Responsibility, Accountability. Primary and secondary data types. Data collection techniques are interviews, observation, documentation. Descriptive qualitative analysis method. Data analysis Data collection, data condensation, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of the Productivity indicators and presponsiveness were good, Service Quality, Responsiveness and Accountability were not good. Suggestions, Service Quality for review, feasibility improvement, and additional facilities and infrastructure. Responsiveness of service providers increases discipline, courtesy, and hospitality. Accountability provides a guarantee of the time from 6 months to 12 months, but if the documents are 12 months before the documents are ready. so, then the service provider providesninformationntonthenapplicant. Keywords: Organizational Performance, Services, Electronic Identity Cards (KTP-el)