cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
Peran Kantor Koordinator PAUD Pendidikan Dasar Dan Luar Sekolah Dalam Pemutakhiran Data Kepegawaian : (Studi Kasus Tentang Aplikasi MySAPK Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali) Licencia Poetica Tunjung Pamungkas
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemutakhiran Data Aparatur Sipil Negara merupakan hal yang wajib dilakukan Instansi Pemerintah dan merupakan sebuah upaya pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara untuk melaksanakan pendataan Aparatur Sipil Negara dengan menggunakan aplikasi MySAPK. MySAPK adalah aplikasi berbasis teknologi seluler untuk Pegawai Negeri Sipil yang terintegrasi dan terhubung secara daring dengan database Pegawai Negeri Sipil secara Nasional untuk informasi Profil Pegawai Negeri Sipil. Penelitian dilakukan di Kantor Koordinator PAUD Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali, dengan informan Aparatur Sipil Negara di bawah koordinasi Kantor Koordinator PAUD Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah Kcamatan Klego Kabupaten Boyolali. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran Kantor Koordinator dalam penggunaan aplikasi MySAPK, sehingga kendala seperti update data kepegawaian dapat diminimalisir agar lebih efektif dan efesien. Penelitian menggunakan metode kualitatif sumber data primer, data sekunder, analisis data model interaktif menurut Miles dan Huberman antara lain pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan, untuk uji keabsahan melalui uji triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya relevansi antara teori Kuncoro (2004) dengan realitas peran sebagai koordinator, peran sebagai fasilitator dan peran sebagai stimulator sudah sesuai dan berjalan dengan baik. Akan tetapi masih ada kekurangan dalam peran sebagai fasilitator yaitu penyediaan fasilitas jaringan internet yang lambat sehingga dalam melakukan pemutakhiran data kepegawaian menjadi terhambat. Perlu ada peningkatan peran sebagai fasilitator, berupa pemberian fasilitas yang memadai, seperti penambahan jaringan internet / WIFI agar perannya sebagai fasilitator dapat terpenuhi dan nantinya apabila ada kegiatan yang serupa program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Sistem aplikasi MySAPK juga perlu diperbaiki. Kata kunci: Peran, Pemutakhiran Data Kepegawaian , MySAPK
Instagram @infobnn_kota_surakarta sebagai media informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Rini Wijayanti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of drugs and their abuse has become a national and international threat. BNN as the leading drug handling sector in Indonesia carries out various efforts to prevent drug abuse, one of which is through the delivery of information P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika) through social media Instagram. The @infobnn_kota_surakarta account is used as a medium of information by BNN Surakarta City to the public. This study uses the theory of Denis Mcquail which states that new media as a medium for searching and disseminating information that creates connectedness of access (connectivity) between the sender and recipient of the message, and is interactive. The purpose of this study is to describe the use of Instagram @infobnn_kota_surakarta and can be used as a reference in disseminating information by government agencies in using Instagram. The method used in this research is descriptive qualitative. The primary data collection technique used interviews and documentation to 5 (five) related informants. Meanwhile, secondary data collection techniques used literature studies from books and online sources. The technique of validating the research data uses source triangulation. Based on the research that has been done on the account, the @infobnn_kota_surakarta account has been used as a medium for disseminating information that can connect account owners and their followers so that connectivity occurs and is interactive. Keywords: Instagram, P4GN, Information Dissemination
Penanganan Laporan Masyarakat terkait Maladministrasi pada masa Pandemi Covid 19 oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Aprilia Setyowati
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik masa pandemi covid 19 perlu sikap adaptif pemerintah, karena keterbatasan pelayanan secara langsung kepada masyarakat maka rawan maladministrasi. Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga pengawasan pelayanan publik, baik tingkat pusat maupun perwakilan daerah salah satunya di provinsi Jawa Tengah. Tercatat 504 laporan maladministrasi masuk di Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah pada April 2020 hingga November 2021. Maladministrasi yang signifikan diadukan meliputi penundaan berlarut, penyimpangan prosedur serta tidak memberikan pelayanan. Tujuan dan pentingnya penelitian untuk menganalisis realitas penanganan laporan maladministrasi pada masa pandemi covid 19 oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, mengetahu apakah output pelayanan publik memberikan nilai manfaat secara nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif sumber data primer, data sekunder serta studi literature, analisa kajian Miles dan Huberman, untuk uji keabsahan data melalui uji triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan adanya relevansi antara teori penanganan laporan menurut Tjiptono (2017 : 351) dan teori maladministrasi menurut Sunarti (2003) dengan realitas penanganan laporan dari masyarakat terkait maladministrasi pada masa pandemi covid 19 oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah. Penanganan laporan dan pencegahan maladministrasi diJawa Tengah sudah dilaksanakan, namun perlu ditingkatkan kualiatas pelayanan agar dapat mengadvokasi hak masyarat, khususnya pelaporan secara online harus dilakukan monitoring dalam penyelesaiannya. Berorientasi dari hasil penelitian maka penting adanya pembinaan karakter para aparatur penyelenggara pelayanan publik agar secara nurani melaksanakan akuntabilitasnya, penting adanya penyelesaian maladministrasi dari akar permasalahan yang secara nyata dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui evaluasi perbaikan pelayanan publik. Kata kunci : Penanganan, maladministrasi, pandemi, Ombudsman
PENGARUH INFORMASI PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI LAARIN BEAUTYCARE alfia wahyuningrum
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Laarin BeautyCare merupakan sebuah klinik kecantikan yang terbilang baru berdiri tetapi mampu menggundang banyak konsumen yang datang. Untuk terus meningkatkan kepuasan konsumen, banyak hal yang perlu diperhatikan seperti informasi produk yang lebih beragam dan kualitas pelayanan yang lebih bersahabat. Dalam penelitian ini penulis akan menganalisis informasi produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen di Laarin BeautyCare dengan menggunakan jenis penelitian kuantitaf dengan jumlah responden sebanyak 85 konsumen. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh infromasi produk terhadap kepuasan konsumen di Laarin Beautycare berpengaruh positif karena diperoleh nilai thitung sebesar 2,348 dengan p-value sebesar 0,021<0,05 maka H1 diterima. Kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen di Laarin BeautyCare berpengaruh positif karena diperoleh nilai thitung sebesar 9,204 dengan p-value sebesar 0,000<0.05 maka H2 direrima. Kata Kunci :Informasi Produk, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen ABSTRACT Laarin BeautyCare is a beauty clinic that is relatively new but is able to attract many customers who come. To continuously improve customer satisfaction, there are many things that need to be considered, such as more diverse product information and friendlier service quality. In this study the author will analyze product information and service quality on consumer satisfaction at Laarin BeautyCare by using a quantitative research type with a total of 85 consumers as respondents. Data collection techniques using a questionnaire. The data analysis technique used simple linear regression analysis. The results showed that the effect of product information on consumer satisfaction at Laarin Beautycare had a positive effect because the t-value was 2.348 with a p-value of 0.021 <0.05, so H1 was accepted. Service quality on customer satisfaction at Laarin BeautyCare has a positive effect because the t-value is 9.204 with a p-value of 0.000 <0.05, so H2 is accepted. Keywords: Product Information, Service Quality, Customer Satisfaction
PENGARUH SOSIALISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI KELURAHAN NUSUKAN SURAKARTA (Studi Kuantitatif Pengaruh Sosialisasi Pemerintah Kota Surakarta dan Motivasi terhadap Kepatuhan Masyarakat dalam Penanganan Febri Dwiki Wijaya
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosialisasi dan motivasi terhadap kepatuhan masyarakat Kelurahan Nusukan Banjarsari dalam penerapan protokol kesehatan dalam Penanganan Covid 19. Penelitian ini menggunakan penelitian penjelasan. Populasi penelitian warga Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta yang berusia 20 -59 tahun sebanyak 18.572 orang dengan sampel 100 orang dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat Kelurahan Nusukan Banjarsari dalam penerapan protokol kesehatan dalam Penanganan Covid 19 secara parsial dan simultan. Kata kunci : sosialisasi, motivasi, kepatuhan masyarakat
KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN KIA (KARTU IDENTITAS ANAK) SAAT PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUKOHARJO Eva Pakpahan
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis bagaimana Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan KIA (Kartu Identitas Anak) Saat Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) wawancara (2) observasi (3) dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan KIA (Kartu Identitas Anak) Saat Pandemi Covid-19 Tahun 2021 di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo berdasarkan 5 indikator yang dikemukakan oleh Parasuraman, dkk yaitu dimensi tangible masih sangat kurang baik karena belum ada ruang tunggu dan tempat duduk untuk pemohon serta pelayanan melalui jendela dan belum adanya pengeras suara untuk memanggil nama pemohon, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kalau pelayanan sudah online, masih banyak masyarakat yang belum mengerti proses pelayanan online, dan sistem pelayanan online masih sering eror. Dilihat dari reliability, responsiveness, assurance dan empathy sudah terlaksana baik. Kata Kunci: Kartu Identitas Anak, Pandemi Covid-19, Kualitas Pelayanan
Implementasi Program Posyandu Lansia Melati Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen Beti Puspitasari
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Posyandu lansia Melati yang terletak di Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen. Berdasarkan Permenkes No 67 Tahun 2015 tentang fasilitas pendukung. Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat pasal 6 menjelaskan bahwa untuk meningkatkan akses dan cakupan pelayanan kesehatan Lansia di Puskesmas dapat dilakukan pelayanan luar gedung sesuai dengan kebutuhan dan salah satunya adalah posyandu lansia. Dalam pelaksanaannya, posyandu lansia Melati masih ditemukan kendala seperti kurangnya antusias dari masyarakat lansia untuk mengikuti program tersebut dan tidak tersedianya beberapa Teori yang digunakan dalam mengkaji implementasi program posyandu lansia Melati adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III yang mengatakan ada empat variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yakni komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif .Jenis data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik penentu informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi program posyandu lansia Melati baru menerapkan satu bidang pelayanan saja dari lima pelayanan yang ada didalam program posyandu lansia yakni pelayanan Kesehatan Gizi. Implementasi program posyandu lansia Melati di bidang pelayanan Kesehatan Gizi sudahberjalan cukup baik tetapi masih ada beberapa yang harus dioptimalkan kembali pada variabel sumberdaya dan variabel struktur birokrasi. kata kunci : Implementasi Kebijakan, Pelayanan Kesehatan,Posyandu Lansia
Kinerja Pemerintah Desa Ngampon Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 Di Desa Ngampon Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Lilis Setyowati
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pemerintah Desa Ngampon dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui faktor penghambat keberhasilan program. Dalam rangka menangani dampak pandemi pemerintah desa menggunakan berbagai program dan stimulus untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul. Dalam pelaksanaan program penanggulangan pandemic Covid-19 terdapat beberapa masalah seperti masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan yang ada karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah desa tentang bahaya Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memiliki tujuan mendeskripsikan sebuah peristiwa yang ada di lapangan dan data disajikan secara sistematis, sesuai fakta dan akurat. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik pengukuran kinerja Agus Dwiyanto yang terdiri lima indikator antara lain, produktivitas, kualitas layananan, responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas. Hasil penelitian dilihat dari indikator tersebut menunjukkan bahwa penanggulangan pandemi Covid-19 di Desa Ngampon Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali sudah cukup berhasil. Keberhasilan itu dapat dilihat dari dimensi produktivitas yang secara keseluruhan menunjukan hasil yang baik. Akan tetapi dari dimensi responsivitas belum terlaksana dengan baik. Hal itu dikarenakan pemerintah desa belum menyediakan media aspirasi yang jelas bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan. Sesuai pemaparan diatas peneliti memberikan rekomendasi kepada pemerintah desa untuk dapat memfasilitasi media penyampaian aspirasi yang jelas dan mudah di akses agar masyarakat lebih mudah dalam menyampaikan keluhan, kritik, serta saran. Kata Kunci : Kinerja, Pemerintah Desa, Penanggulangan, Pandemi Covid-19
Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) Di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali: Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) Di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali ade dila maharani
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kantor kecamatan Ngemplak merupakan instansi pemerintah yang melaksanakan pelayanan urusan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Kualitas pelayanan dalam pembuatan kartu tanda penduduk elektronik E-KTP di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Berdasarkan judul yang disajikan diatas maka dapat dilihat permasalahanya yaitu apakah Kualitas Pelayanan yang ada sudah telah dilaksanakan dengan baik. Dimesi kualitas Pelayanan yang digunakan terdiri dari Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan, Empati, dan Bukti Fisik. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Pendekatan kualitatif dengan analisis data kualitatif dengan menggunakan model miles, Huberman, dan saldana yaitu dengan cara (1) Pengumpulan Data, (2) Kondensasi Data, (3) Penyajian Data, dan (4) Penarikan Kesimpulan dan menggunakan metode observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti yaitu dapat disimpulan bahwa kualitas pelayanan dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali sudah cukup berkualitas. Akan tetapi dimensi Tabgible belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik yaitu fasilitas yang tersedia dalam proses pelayanan E-KTP seperti kurangnya tempat duduk di ruang tunggu, tempat parkir yang belum tersedia secara khusus, dan ruang kerja pegawai yang kurang leluasa. Sesuai pemaparan diatas peneliti memberikan saran kepada Kecamatan Ngempak untuk sebaiknya menambahkan fasilitas yang lebih memadahi. Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan, E-KTP.
HAMBATAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PENDETA ASAL JAKARTA DENGAN JEMAAT DI GEREJA KRISTEN JAWA KARANGASEM Yanuar Adhi Pradhana
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Komunikasi dan kebudayaan juga menjadi faktor yang berpengaruh dalam lanjutan menjalin hubungan. Perbedaan dalam perilaku, adat istiadat dan gaya bahasa menjadi salah satu faktor rintangan yang harus dilalui untuk dapat saling berkomunikasi. Hambatan Komuikasi antarbudaya Pendeta Asal Jakarta dengan jemaat di Gereja Kristen Jawa Karangasem terjadi karena perbedaan latar belakang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang hambatan yang terjadi serta mendapatkan solusi bagaimana mengatasi hambatan tersebut. Penelitian menggunakan teori komunikasi antarbudaya, teori tersebut membahas tentang definisi komunikasi dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan obyek penelitian Pendeta GKJ Karangasem Surakarta, Pendeta Batsyeba Dias P. Menggunakan Teknik penentuan informan Purposive Sampling. Mengumpulkan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan Triangulasi teknik dalam Validitas dan Reliabilitas data. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data sampai penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan dari bentuk hambatan komunikasi verbal dan non verbal. Hambatan Komunikasi verbal berupa bahasa, perbedaan bahasa menjadi hambatan yang paling menonjol dalam proses komunikasi antarbudaya. Kosakata, dialek dan pengartian makna sebuah kata menjadi hambatan dalam berkomunikasi. Komunikasi non verbal seperti gestur, vokalik dan eskpresi wajah juga menjadi hambatan dalam berkomunikasi yang menyebabkan kesalahpahaman persepsi antara Pendeta Batsyeba dengan jemaatnya. Hambatan Komunikasi antarbudaya yang terjadi antara Pendeta Batsyeba dengan jemaatnya dapat diatasi dengan sering berkomunikasi atau berinteraksi. Kesalahpahaman nonverbal yang terjadi dimaklumi karena perbedaan latar belakang antara mereka tetapi juga diajarkan bagaimana yang benar. Dengan seringnya berkomunikasi atau interaksi dengan jemaat dan orang orang sekitar, kecemasan yang dirasakan Pendeta Batsyeba bisa dihilangkan sedikit-sedikit Kata Kunci : Hambatan, Komunikasi Antarbudaya, Adaptasi, GKJ Karangasem Surakarta