cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2014)" : 6 Documents clear
KEKERABATAN BAHASA KARO, MINANG, DAN MELAYU: (Kajian Linguistik Historis Komparatif) Ernawati Br Surbakti
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.794 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekerabatan antara bahasa Karo, bahasa Minang dan bahasa Melayu. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif (teknik leksikostatistik). Dalam metode kuantitatif ini dicari persentase kognat dari sejumlah (100-200) kosa kata dasar swadesh. Metode kuantitaif dengan leksikostatistik akan menghasilkan pohon diagram kekerabatan bahasa. Dari hasil perhitungan leksikostatistik pada tataran leksikon diketahui bahwa, (1) BK dengan BMi merupakan bahasa yang berbeda karena berada dalam kelompok rumpun (stok) (31 %), (2) BK dengan BMe juga merupakan bahasa yang berbeda karena berada dalam kelompok rumpun (stok) (26%), dan (3) BMi dengan BMe merupakan bahasa yang se-Keluarga (family) (66%).
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI NARASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII.I SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Sawiyah
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.679 KB)

Abstract

Tujuan dari Penelitian tindakan Kelas (PTK) ini adalah unutk meningkatkan kemampuan mengubah teks wawancara menjadi narasi. Tahapan penelitian ini meliputi : (1) rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, (4) analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-I SMPN 16 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 18 perempuan dan 10 laki-laki. Penelitian ini berlangsung 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 kali tatap muka. Data setiap siklus diperoleh dari tes menulis, catatan hasil pengamatan, catatan lapangan guru peneliti, nilai hasil post test dan tugas rumah siswa. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Dari analisis data diperoleh hasil postes siswa pada masing-masing siklus yaitu siklus I rata-rata siswa belum berhasil, nilainya di bawah 75 dan siklus 2 rata-rata berhasil dan nilainya di atas 75. Dari siklus 1 dan 2 terjadi peningkatan yang cukup berarti yaitu 77 dan 92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Pendekatan Kontekstual (CTL) dapat meningkatkan kemampuan menulis siwa.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B TK BUNGONG SELEUPOK UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH Rika Kustina
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.068 KB)

Abstract

Salah satu aspek pembelajaran bahasa yang memegang peranan penting pada perkembangan anak usia dini adalah keterampilan berbicara Penelitian ini berjudul Penggunaan Media Kartu Kata dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B TK Bungong Seleupok Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B TK Bungong Seleupok Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak dengan penggunaan media kartu kata pada kelompok B TK Bungong Seleupok Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi 2 siklus. Tiap-tiap siklus dilakukan secara terstruktur mulai dari tahapan (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian diambil melalui observasi, instrumen observasi berisi aspek-aspek kriteria aktifitas anak terkait dengan penggunaan media kartu kata yang berlangsung dalam PBM. Selanjutnya, data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kartu kata, kemampuan berbicara anak meningkat sebesar 36%. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh anak sebesar 48% sedangkan pada siklus II, hasil yang dicapai sebesar 84%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak khususnya anak kelompok B TK Bungong Seleupok Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
ANALISIS KATEGORI, FUNGSI, DAN PERAN DALAM KALIMAT BAHASA ACEH Rostina Taib
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.147 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak libat cakap dengan memanfaatkan data, lisan, tulis , dan data buatan. Data diolah dengan menggunakan metode distribusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dalam kalimat bahasa Aceh yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pelaku, alat, asal, peruntung (benefaktif), lokatif, penanggap, penyerta, sasaran, dan pengalam. Peran pelaku menduduki fungsi subjek dalam kalimat aktif dan menduduki fungsi pelengkap dalam kalimat pasif. Peran alat, asal, lokatif, dan peran penyerta menduduki fungsi keterangan. Peran peruntung menduduki fungsi subjek dalam kalimat pasif dan menduduki fungsi pelengkap dalam kalimat aktif. Penanggap menduduki fungsi subjek. Peran sasaran menduduki fungsi subjek dalam kalimat pasif dan menduduki fungsi objek atau pelengkap dalam kalimat aktif. Peran pengalam menduduki fungsi subjek.
ANALISIS KESALAHAN BAHASA PADA MEDIA SERAMBI INDONESIA Syahriandi
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.951 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan bahasa; ejaan, pilihan kata (diksi), dan kalimat. Sumber data penelitian ini adalah media Serambi Indonesia yang diambil dalam tiga edisi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengkaji dokumen atau arsip dengan menggunakan teknik analisis isi atau disebut content analysis. Teknik penganalisisan data dilakukan dengan (a) tahap pengumpulan data, (b) tahap reduksi/klasifikasi data dan analisis data, dan (d) tahap penyimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kesalahan bahasa pada media Serambi Indonesia, yaitu (1) kesalahan ejaan yang berupa (a) kesalahan pemakaian tanda hubung (pemenggalan kata), (b) kesalahan tanda baca: tanda titik, tanda koma, dan tanda hubung, dan (c) kesalahan penulisan kata, (2) kesalahan diksi yang berupa (a) tidak menggungkapkan pengertian yang tepat, (b) kesalahan pemakaian kata di mana,(c) kesalahan penghilangan afiks, (d) penggunaan kata yang tidak baku, (e) kata yang digunakan adalah kata yang tidak lazim dipakai, (f) kesalahan penggunaan konjungsi, dan (g) kesalahan penyengaukan kata dasar, dan (3) kesalahan kalimat yang berupa (a) unsur-unsur kalimat tidak jelas, (b) bagian-bagian kalimat tidak sejajar, (c) bagian kalimat dipenggal, (d) tidak mengikuti kaidah penalaran, (f) kalimat berbelit-belit, (g) ketidakjelasan pengungkapan, dan (h) kalimat disusun tidak menurut kaidah bahasa Indonesia/ ketepatan struktur pengungkapan.
PENERAPAN METODE-METODE PEMBELAJARAN MENULIS DI SMA NEGERI SEKABUPATEN NAGAN RAYA Ramli
Jurnal Metamorfosa Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.13 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode-metodepembelajaran menulis di SMA Negeri sekabupaten Nagan Raya. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi Bahasa Indonesia di SMA Kabupaten NaganRaya tahun pelajaran 2013/2014 dari 4 sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Jeuram, SMANegeri 2 Kuala, SMA Negeri 1 Beutong, dan SMK Negeri 1 Nagan Raya. Data diperoleh dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif secara berurutan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran menulis di Sekolah Menegah Atas di kabupaten Nagan Raya guru masih menggunakan metode ceramah sehingga suasana pembelajaran menulis menjadi tidak kondusif sehingga siswa menjadi pasif. Selain itu, berdasarkan hasil observasi ada juga sebagian guru sudah mulai menggunakan metode-metode pembelajaran yang mengaktifkan siswa dalam pembelajaran menulis. Hasil observasi pada guru di SMA 1 Nagan Raya berada pada kategori baik atau 70%. Selain itu, subjek penelitian lainnya berada pada kategori cukup dengan perincian, SMA Negeri 1 Beutong berada pada katagori baik atau 67,86%, SMA Negeri 2Kuala berada pada kategori cukup atau 68,75%, SMK Negeri 1 Nagan Raya berada pada kategori cukup atau 67,86%. Dengan kata lain, penggunaan metode-metode pembelajaran menulis di SMA kabupaten Nagan Raya berada pada kategori cukup. Adapun metode yang dominan diterapkan dalam pembelajaran menulis di sekolah menengah kabupaten Nagan Raya meliputi metode field trip, metode pengamatan objek langsung. Guru menghadapi berbagai bentuk kendala dalam menerapkan metode-metode pembelajaran menulis. Kendala tersebut meliputi terbatasnya media pembelajaran menulis, kurangnya kegiatan pelatihan penerapan metode-metode pembelajaran menulis, dan tidak adanya motivasi siswa untuk menulis. Diharapkan penerapan metode pembelajaran menulis mampu menjadikan siswa tidak hanya mengetahui ilmu-ilmu tentang menulis, tetapi juga lebih penting adalah menjadikan para siswa terampil dan kreatif dalam menulis.

Page 1 of 1 | Total Record : 6