cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2016)" : 7 Documents clear
KAJIAN IRONI DALAM ANTOLOGI PUISI NEGERI DI ATAS KABUT KARYA SULAIMAN JUNED Hendra Kasmi
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.933 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Ironi Dalam Antologi Puisi Negeri di Atas Kabut karya Sulaiman Juned. Masalah yang ingin di telaah adalah tentang gambaran majas ironi dalam antologi puisi Negeri di Atas Kabut karya Sulaiman Juned. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur sindiran terhadap penguasa dan masyarakat kecil dalam kumpulan puisi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan struktural. Sumber data penelitian ini adalah antologi puisi Negeri di Atas Kabut karya Sulaiman Juned yang telah diterbitkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh pada tahun 2015. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antologi puisi Negeri di Atas Kabut karya Sulaiman Juned merupakan karya sastra yang kaya dengan nilai kiasan. Sindiran-sindiran satir melalui kiasan ironi dalam puisi ini yang ditujukan untuk penguasa menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan sosial dan keberpihakan terhadap rakyat kecil. Selain itu, ada juga puisi yang menggambarkan tentang pribadi individu yang gigih berusaha.
KAJIAN PSIKOANALISIS NOVEL BURUNG TERBANG DI KELAM MALAM KARYA ARAFAT NUR DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA PADA JENJANG SMA DI KOTA BANDA ACEH Wahidah Nasution; Indratmoko Ariwibowo
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.721 KB)

Abstract

This study aims to: (1) describe the elements of the novel entitled “Burung Terbang di Kelam Malam karya Arafat”; (2) describe the main character(3) describe the connection of the novel as a literary learning materials at the high school in the city of Banda Aceh. This is a qualitative study used psychoanalytical approach. The activities are read, observe, interpret and analyze the novel. The results of these activities are described in the form of sentences. Research conducted approximately six months, started on February 2016 to August 2016. The source of data in this study are: (1)the text of the novel Burung Terbang di Kelam Malam karya Arafat published by Bentang Pustaka Yogyakarta in 2014, 374 pages; (2) field notes which consists of two parts, namely the description and reflection which aimed to describe the object being studied, (3) the books related to the study; (4) the interview with Indonesian teachers. Interactive techniques was used as the technique of collecting data. The results showed: (1) the structure of novel related the theme, point of view, characterization, setting, and the groove; (2) psychoanalysis key figures related to the id, ego and super-ego; (3) The Novel can be utilized as learning materials of literature subject at the high school level.
TINGKAT KETERANCAMAN DAN KEPUNAHAN BAHASA GAYO Rismawati
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tingkat Keterancaman dan Kepunahan Bahasa Gayo” Permasalahan dalam penelitian berkenaan dengan keterancaman dan kepunahan bahasa Gayo karena penutur bahasa Gayo mulai beralih kepada bahasa lain yang lebih luas daya jangkau komunikasinya (language of wider communicaion) yang dapat menggantikan bahasa itu dalam berbagai ranah (domain) penggunaan bahasa untuk mencapai peluang sosial dan ekonomi yang lebih luas. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren sebagai penutur bahasa Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Gayo yang dituturkan oleh masyarakat Gayo Lues, Blangkejeren telah berada dalam kategori Bahasa yang mulai terancam (disappearing) punah disebabkan oleh bahasa Gayo jika diamati, jumlah penuturnya menyusut dari generasi ke generasi, ranah pemakaiannya terbatas, dan ranah pemakaiannya terutama di rumah tangga mulai digantikan oleh bahasa lain dengan daya komunikasi yang lebih luas.
METODE RESPON FISIK TOTAL Verawati
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total Physical Respon (TPR) adalah sebuah metode pemebajaran yang diperkenalkan pada tahun 1980. Metode ini digunakan untuk merangsang siswa atau pembelajar bahasa asing untuk mengingat kosa kata melalui rangsangan gerakan. Metode ini mempunyai prinsip belajar melalui gerakan tubuh. Pada saat guru menginstruksikan dengan kata-kata siswa merespon dengan gerakan begitu pun sebaliknya ketika siswa sudah lancar mengikuti metode tersebut. Metode ini merefleksikan grammar based view of languagejuga dikaitkan dengan trace theory yang menununjkan bahwa semakin sering memori digunakan lebih intensif maka semakin kuat asosiasi memory dan semakin mudah dalam proses pemanggilan. Penggunaan TPR di kelas dapat digunakan untuk melatih kosa kata bahasa kedua atau asing khususnya pada kata kerja, tata bahasa bentuk sekarang maupun lampau, kelas bahasa, perintah dan bercerita. Keberhasilan dalam menggunakan metode dalam mengajar sangat dipengaruhi oleh bagaiamana guru mengkondisikanya dalam kelas.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGIDENTIFIKASIAN FAKTA DAN OPINI HARIAN SERAMBI INDONESIA DENGAN METODE KOOPERATIF LEARNING MENGGUNAKAN TEKNIK NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS XI IPA 2 SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH Rika Kustina; Rika Novatma
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.235 KB)

Abstract

Pembelajaran mengenai pengidentifikasian fakta dan opini merupakan materi penting yang harus diajarkan kepada siswa. Anak harus beroleh pengalaman yang baik terhadap materi ini untuk memudahkan mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Komunikasi yang terbangun antarsesama tentunya tidak terlepas dari fakta dan opini. Namun, kemampuan siswa dalam mengidentifikasi fakta dan opini dalam sebuah teks masih tergolong rendah.Penelitian dengan judul“Peningkatan Pemahaman Pengidentifikasian Fakta dan Opini Harian Serambi Indonesia dengan Menggunakan Teknik Numbered Heads Together (NHT) pada Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Inshafuddin Banda Aceh” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan menggunakan teknik Numbered Heads Together(NHT)pada materi fakta dan opini pada sebuah tajuk rencana.Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA 2 SMA Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 18 perempuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diperoleh dari lembar observasi siswa, guru dan hasil tes. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus Itingkat aktivitas guru meningkatan dari 2,45 dengan kategori cukupmenjadi 3,52 dengan kategori sangat baik pada siklus II, meningkatan sebanyak 1,07. Sementara pada aktivitas siswa meningkat dari 2,48 dengan kategori cukuppada siklus I menjadi 3,81 dengan kategori sangat baik pada siklus II, terjadi peningkatan sebanyak 1,33. Nilai rata-rata hasil belajar siswa juga meningkat dari 71,67 dengan kategori tidak tuntas pada siklus I menjadi 86,97kategori tuntas pada siklus II, meningkatan sebanyak 15,30.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknik Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan pemahaman siswadalam pengidentifikasian fakta dan opini pada tajuk rencanaHarian Serambi Indonesia pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Inshafuddin Banda Aceh.
TINGKAT KEMAMPUAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT DINAS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Teuku Mahmud
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.055 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu kajian tentang tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016. Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016. Tujuan penelitian ini secara umum untuk memperoleh informasi tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII terbagi atas tiga ruang paralel dan peneliti mengambil sampel kelas VIII3 SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes. Tes yang diberikan pada siswa adalah menulis surat dinas. Aspek-aspek yang dinilai untuk mengukur kemampuan menulis surat dinas yaitu (1) kesesuaian isi surat, (2) kesatuan dan kepaduan paragraf, (3) ketepatan penulisan surat, (4) penggunaan ejaan, dan (5) ketepatan pilihan kata (diksi). Teknik pengolahan data dilakukan dengan teknik análisis statistik secara kuantitatif. Pengelolahan data dilakukan dengan cara mencari nilai rata-rata (mean) berdasarkan hasil menis siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata tingkat kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa adalah 82 hal ini menunjukan bahwa kemampuan keterampilan menulis surat dinas pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015-2016 berada pada kategori baik.
KAJIAN PEMEROLEHAN BAHASA MASYARAKAT PANGANDARAN Avini Martini
Jurnal Metamorfosa Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.339 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketertarikan mengenai penggunaan variasi bahasa di suatu daerah. Ketika sedang mempelajari variasi, apakah itu dikaji dari segi perspektif kuantitatif atau kualitatif. Hal ini penting untuk menentukan setepat mungkin apa yang akan menjadi objek penelitian. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analitik yang mengungkap keadaan yang sebenarnya mengenai penggunaan variasi bahasa yang terjadi di daerah Pangandaran.Karena meneliti variasi bahasa akan lebih cocok bila peneliti terjun langsung ke lapangan atau dengan kata lain peneliti mengobservasi langsung ke lapangan. Karena dengan observasi peneliti dapat langsung merasakan, melihat, dan mendengarkan gejala-gejala variasi bahasa yang terjadi di lapangan yang tentunya terjadi di lingkungan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa para partisipan dalam setiap percakapan adalah bilingual, baik pembeli, pemilik warung dan penjual rujak. Mereka menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Sunda dan Indonesia, dengan baik. Dengan adanya peralihan bahasa, ini juga menunjukkan adanya satu peristiwa kebahasaan yang disebut dengan alih kode. Dari percakapan tersebut juga didapatkan kesaksian bahwa penduduk dan pedagang di sekitar pantai Pangandaran merupakan multilingual. Mereka setidaknya menguasai tiga bahasa, bahasa Indonesia, Sunda dan Jawa. Hal ini merupakan bagian dari variasi bahasa, variasi bahasa ini terjadi disebabkan masyarakat yang heterogen.

Page 1 of 1 | Total Record : 7