cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2016)" : 5 Documents clear
PROFIL KELUARGA BERCERAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK Fitriah Hayati
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.204 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v3i2.546

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial yang cenderung ingin hidup bersama manusia lainnya dalam suatu bentuk kelompok kecil sekalipun. Perkawinan merupakan contoh kecil bahwa antara manusia yang satu membutuhkan manusia yang lain. Salah satu tujuan dalam perkawinan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas. Namun tujuan tersebut tidak akan terlaksana dengan baik apabila dalam keluarga kehilangan salah satu anggotanya karena perceraian. Fenomena menunjukkan sejak tahun 2007 sampai sekarang angka perceraian semakin meningkat diberbagai daerah di Aceh. Topik penelitian ini yaitu “profil keluarga bercerai dan pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun”. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kehidupan pasangan bercerai dan pengaruh yang ditimbulkan terhadap perkembangan anak khususnya sosial emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif dengan subjek 10 orang pasangan bercerai dan 10 anak dari pasangan bercerai. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan semua responden mengalami berbagai ganguan setelah bercerai baik itu gangguan dari segi psikologis seperti menarik diri dari lingkungan, gangguan sosial ekonomi seperti kesulitan dalam menafkahi hidup dan kesulitan dalam pengasuhan anak. Selain itu, perceraian juga memberikan dampak negatif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Sebagian besar anak mengalami kesulitan dalam pengembangan konsep diri, kesulitan dalam mengendalikan emosi, tidak mampu membangun hubungan yang baik dalam lingkungan dan dengan teman sebaya.
PENERAPAN BAHASA KARAKTER PADA MAHASISWA PRODI PG-PAUD STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Ayi Teiri Nurtiani; Elvinar
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.683 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v3i2.547

Abstract

Dewasa ini perkembangan dalam pembelajaran di era informasi sudah semakin jauh berubah, apalagi negara yang kita tinggali adalah negara berkembang sehingga harus semakin besar usaha kita dalam bersaing dengan negara maju. Informasi berkaitan erat dengan komunikasi sehingga tuntutan ini menjadikanbahasa memegang peranan penting dalam perjuangan hidup manusia. Tentu saja, keterampilan berbahasa perlu dikembangkan secara optimal demi mendapatkan kemampuan yang maksimal. Berbahasa tidak sekedar baik dan benar tetapi juga perlu dilandasi nilai-nilai karakter sehingga menjadi sebuah keterampilan yang utuh, yakni dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti. Bahasa karakter wajib dimiliki setiap insan apalagi seorang guru karena guru merupakan teladan utama bagi para peserta didik, baik dalam berbicara maupun bersikap. Berdasarkan pendapat di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan bahasa karakter kepada mahasiswa PG-PAUD yang merupakan calon guru anak usia dini, apalagi kondisi mahasiswa yang datang dari berbagai pelosok daerah Aceh yang tidak terbiasa dengan bahasa karakter. Mereka akan mengajar anakusia diniyang merupakan masa usia emas (golden age) yang adalah landasan awal dalam membentuk karakternya kelak sehingga penting sekali untuk dididik secara tepat supaya menjadi manusia yang berkualitas kelak. Sebelum mendidik anak usia dini berbahasa karakter, tentunya penting bagi gurunya untuk berbahasa karakter terlebih dahulu.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK PADA KELOMPOK B DI TK BOHHATEMA ACEH BESAR Lina Amelia; Lisa Ramadhani
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.072 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v3i2.548

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok B di TK Bohhaatema Aceh Besar melalui metode bermain peran. Metode bermain peran itu merupakan metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak. Metode bermain memberikan kesempatan kepada anak untuk menyatakan suatu pendapat, mengungkapkan pikiran, perasaan keinginan dan sikap. Kemampuan berbicara anak dapat dilihat saat anak menjawab pertanyaan, menanggapi pendapat temannya saat kegiatan berlangsung. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran pada anak kelompok B di TK Bohhatema Aceh Besar. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode bermain peran pada kelompok B di TK Bohhatema Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Bohhatema Aceh Besar dengan jumlah 15 orang anak yang terdiri 7 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi anak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil terjadi peningkatan pada setiap siklus dan pada siklus II semua anak berkembang sangat baik dari setiap aspek yang dinilai. Yaitu hasil observasi tahap pra siklus nilai rata-rata 33.3% atau 5 anak Belum Berkembang (BB), 57.3% atau 9 anak Mulai Berkembang (MB), 9.3% atau 1 anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 0% Berkembang Sangat Baik (BSB), pada siklus I rata-rata 0% Belum Berkembang (BB), 54.6% atau 8 anak Mulai Berkembang (MB), 34.6% atau 5 anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 10.6% atau 2 anak Berkembang Sangat Baik (BSB), dan pada siklus II 0% Belum Berkembang (BB), 24% atau 4 anak Mulai Berkembang (MB), 36% atau 5 anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 40% atau 6 anak Berkembang Sangat Baik (BSB). Hal ini sudah sesuai harapan, karena indikator untuk kemampuan berbicara anak adalah berkembang sangat baik. Oleh karena nilai kriteria keberhasilan tindakan yang telah ditetapkan telah berhasil, maka penelitian dihentikan pada siklus II ini. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok B di TK Bohhatema Aceh Besar telah meningkat dari tahap pra siklus, siklus I, II, dan telah berhasil mencapai hasil kriteria keberhasilan tindakan yang telah ditetapkan.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PASIR PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN DI PAUD AR-RAHMAH SAMAHANI ACEH BESAR Riza Oktariana; Hayatun Nufus
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v3i2.549

Abstract

Anak-anak belum mampu aktif bermain, mereka cenderung berlari-lari dan jarang berkomunikasi dengan anak yang lain, mudah merasa bosan saat melakukan sesuatu, anak juga cenderung diam/tidak banyak pertanyaan yang diajukan pada saat bermain, dan rasa keingintahuan terhadap suatu hal sangat kurang. Untuk menumbuhkan kreativitas anak, maka seorang guru harus lebih banyak memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil peran aktif dan kreatif dalam suasana belajar yang menyenangkan, menghargai setiap gagasan dan ide anak walaupun terkadang sedikit aneh, memberikan kesempatan sebanyak mungkin kepada anak untuk berkreasi dan berimajinasi. Jenis dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 anak dengan rincian 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini observasi siswa, catatan lapangan dan dokumentasi. Siklus I rata-rata persentase anak belum muncul 27,1%, mulai muncul 61,4%, berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan 11,4%. Siklus II rata-rata persentase anak yaitu mulai muncul 11,4%, berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan 88,5%.
KEBERHASILAN BELAJAR SISWA SMA DITELAAH DARI POLA ASUH ORANG TUA: (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Siswa SMA Negeri 4 DKI Jakarta) Nurhasanah
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.109 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v3i2.550

Abstract

their learning and success, as well as the contribution of parenting to the success of student learning. The data used in this study were obtained through questionnaires and documentation (books leger). The study population was all students of SMAN 4 Jakarta. Through statistical calculations obtained a sample of 151 students. Penerikan sample is done through proportional stratified random sampling technique. To illustrate the tendency of patterns of care and success in learning to use comparative analysis between the mean score of actual with the ideal score. Fatherly illustrates the contribution made by the partial correlation analysis. Based on the analysis of the results of the study, found that: a). parenting used parents tend to be coaching you. Offset by loose love parenting. While the pattern of care show of power was perceived as being neutral students. b). The success of student learning tends to be in the medium category. c). patterns of care that contribute to positive and tangible to the success of student learning is the pattern of care bina love (15.41%). While the pattern of care and show off the power of love are less likely to contribute significantly to the success of student learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 5