cover
Contact Name
Bisarul Ihsan
Contact Email
bisarulihsan@unisda.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pentas.unisda@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 2442787X     EISSN : 25798979     DOI : -
Core Subject : Education,
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan This journal which is published twice a year provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and share various knowledge in forms of research articles, as well as research results or qualified theoretical studies such as case studies, analysis or book review about linguistics, literature and teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
KESANTUNAN BERBAHASA PADA DIALOG DEBAT PILPRES 2019 shofi Anah; Syamsul Ghufron; Nisaul Barokati Selirowangi
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2020): PENTAS: Mei 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pragmatik adalah cabang linguistik yang mempelajari bagaimana bahasa digunakan dalam komunikasi dan bagaimana pragmatik menyelidiki makna sebagai konteks, bukan sebagai sesuatu yang abstrak dalam komunikasi. Penelitian ini mengkaji kesantunan berbahasa pada debat pilpres 2019. Bahasa pada dialog pilpres 2109 berdiri sebagai sesuatu yang harus dibaca dan dilihat oleh masyarakat. Kalimat-kalimat yang digunakan pada dialog pilpres 2109 mempengaruhi cara berpikir masyarakat. Dalam penelitian ini penulis mengkaji tentang kesantunan berbahasa pada diaolog debat pilpres 2019 dengan meneliti dialog pada masing-masing capres dan cawapres pada debat pilpres 2019. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan, mentranskrip, menyimak, dan mencatat serta mengisi data pada lembar korpus. Penulis terlebih dahulu mendokumentasikan debat yang dilakukan oleh masing-masing capres dan cawapres pada debat pilpres 2019, selanjutnya penulis mentranskrip dokumntasi debat tersebut dan mentranskripkan wacana lisan ke tulis, kemudian penulis menyimak dan mengamati isi debat secara keseluruhan serta mencatat hal-hal yang dirasa penting, tahapan yang terakhir yakni memilah kalimat yang santun dan tidak santun berdasarkan teori Leech dan memasukannya dalam lembar korpus yang kemudian dianalisis. Sumber data penelitian ini adalah tayangan debat pilpres 2019 antara Ir. H. Joko Widodo dan Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin sebagai capres dan cawapres nomor urut 01 dan H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. sebagai capres dan cawapres nomor urut 02. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan teknik dokumentasi, transkripsi, simak, catat, pengisian lembar korpus, analisis secara heuristik dan menarik simpulan. Peneliti menememukan bentuk tuturan yang santun dan tidak santun dalam dialog debat capres dan cawapres 2019 berdasarkan prinsip kesantunan baik pematuhan maupun penyimpangan terhadap maksim Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debat pilpres 2019 terdapat banyak pelanggaran dibandingkan ketaatan pada maksim kesantunan berbahasa sehingga sangat menarik untuk dikaji.
PEMBELAJARAN MENULIS ESAI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN MEDIA VIDEO DI KELAS XI SMA DARUL ‘ULUM SUGIO UMMU ROSYIDATUL FADHILAH ZAIN
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) aktivitas siswa pada pembelajaran menulis esai dengan pendekatan kontekstual dan media video, (2) aktivitas guru pada pembelajaran menulis esai dengan pendekatan kontekstual dan media video, (3) ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran menulis esai dengan pendekatan kontekstual dan media video, dan (4) respon siswa pada pembelajaran menulis esai dengan pendekatan kontekstual dan media video di kelas XI SMA Darul ‘Ulum Sugio. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif melalui hasil uji coba penerapan pendekatan dan media pembelajaran. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 SMA Darul ‘Ulum Sugio. Data penelitian ini diperoleh melalui lembar observasi siswa, lembar observasi guru, tes menulis esai, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media video pada pembelajaran menulis esai sangat efektif diterapkan. Ditinjau dari aktivitas siswa berkategori baik dengan persentase sebesar 87% atau efektif untuk diterapkan, ditinjau dari aktivitas guru berkategori baik dengan persentase sebesar 93,75% atau efektif untuk diterapkan, ditinjau dari ketuntasan belajar siswa berkategori baik dengan persentase sebesar 75% atau efektif untuk diterapkan, ditinjau dari respon siswa berkategori sangat baik dengan persentase sebesar 91,96% atau efektif untuk diterapkan.
LEGENDA SENDANG MADE DESA MADE KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG Mahfud Fendy; Nisaul Barokati Selirowangi; Sutardi Sutardi
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2020): PENTAS: Mei 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang yang mendasari penelitian ini ialah bahwa Legenda Sendang Made ini struktur naratifnya belum diketahui banyak orang. Selain itu terdapat banyak makna serta mempunyai nilai budaya yang beragam dan resepsi masyarakat yang masih dijaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai struktur naratif, makna, nilai budaya dan resepsi masyarakat dalam cerita Legenda Sendang Made. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari informan juru kunci dan pengelola Sendang Made. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu observasi secara langsung, wawancara, perekaman, pencatatan, dokumentasi, transkripsi serta teknik terjemah. Hasil penelitian adalah (1) deskripsi struktur naratif yang ada dalam Legenda Sendang Made, (2) makna simbol, simbol yang diperoleh adalah simbol upacara pernikahan, simbol sendang condong, simbol sendang payung, simbol sendang kamulyan, simbol sendang drajat, simbol sendang pengilon, simbol sendang gede, simbol keraton, simbol prasasti, simbol letak Sendang Made, dan simbol pendapa agung Sendang Made, (3) nilai budaya yang didapat adalah ritual kungkum sinden, rutinitas bersih sendang, dan (4) resepsi masyarakat yang didapat adalah kepercayaan cerita legenda Sendang Made, kepercayaan manfaat air Sendang Made, kepercayaan larangan mengambil ikan di Sendang Made. Kepercayaan tersebut diyakini masyarakat Sendang Made terkhusus di desa Made tentang legenda Sendang Made sehingga legenda Sendang Made dijadikan sebagai peninggalan sejarah budaya dan legenda Sendang Made memiliki kekuatan magik sehingga dikeramatkan.
PENGARUH LINGKUNGAN PADA PEMEROLEHAN BAHASA JAWA-SERANG PADA ANAK USIA 2 TAHUN Chaeratunnisa Chaeratunnisa
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh lingkungan sangatlah besar dalam mempengaruhi pemerolehan bahasa seorang anak. Terlebih anak tersebut berada dalam tahap awal – 2 tahun – yang sangat terbuka dan menjadikan alam sekitar beserta segala aktivitasnya sebagai data utama dalam pemerolehan bahasa. Peran andil lingkungan dalam artian sempit, seperti biologis/orang tua, pengasuh, lingkungan bermain, dan geografis menjadi acuan utama dalam penelitian ini. Objek penelitiannya adalah seorang anak usia 2 tahun yang tumbuh dan berkembang dari dua latar belakang pengasuh yang berbeda meskipun sama-sama berada di Kp. Pesisir, Desa Pedaleman, Kec. Tanara, Kab. Serang, Banten. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana keadaan lingkungan mempengaruhi seorang anak dalam proses pemerolehan bahasanya. Metode yang digunakan adalah deskripsi-kualitatif dengan menggunaka data primer dari hasil observasi langsung.
INTERFERENSI MORFOLOGI BAHASA JAWA DALAM BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V UPT SDN 93 GRESIK lailita lifatus sa'diyah; kusmiyati kusmiyati; budi martono
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2020): PENTAS: Mei 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah pemakaian bahasa selalu terdapat pemakaian bahasa yang lebih dari satu bahasa yang sering disebut dengan interferensi. Interferensi sering terjadi apabila seorang penutur mengunakan sistem bahasa pertama kedalam sistem bahasa kedua. Interferensi merupakan suatu kesalahan berbahasa yang disebabkan oleh kedwibahasaan. Oleh karena itu peneliti mencari apakah terdapat Interferensi Morfologi Bahasa Jawa Dalam Bahasa Indonesia pada karangan Bahasa Indonesia Siswa Kelas V UPT SDN 93 Gresik. Peneliti ini mengunakan satu jenis data yaitu berupa data utama. Data utama yang terdapat dalam penelitian ini yaitu berupa kata Bahasa jawa yang interferensi Bahasa Indonesia. Yang diperoleh dengan cara menyuruh siswa untuk membuat karangan Bahasa Indonesia dengan mengunakan tema liburan dan mengunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Berdasarkan analisis data yang diperoleh (a) ditemukan bentuk interferensi morfologi Bahasa Jawa dalam aspek afiksasi, (b) ditemukan bentuk interferensi morfologi Bahasa Jawa dalam aspek reduplikasi. Berdasarkan hasil penelitian diatas perlu disarankan agar (a) selalu memperhatikan adanya bentuk-bentuk interferensi morfologi, (b) disaat menyajikan materi pelajaran Bahasa Indonesia khususnya aspek morfologi hendaknya interferensi yang ditemukan dalam penelitian ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan belajar mengajar dengan memperhatikan kesalahan yang dibuat oleh siswa pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
PEMEROLEHAN MORFOLOGI PADA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK YUNIOR MANYAR REJO KELURAHAN MENUR PUMPUNGAN KECAMATAN SUKOLILO SURABAYA Lita Tesalonika
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2020): PENTAS: Mei 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai pemerolehan morfologi yang terdapat pada anak di TK Yunior Manyar Rejo Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis. Masalah pada penelitian ini terdapat verba dasar dan verba turunan, nomina dasar dan nomina turunan di TK Yunior Manyar Rejo Surabaya. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama. Data yang digunakan yakni 15 anak kelas TK A anak usia dini yang berusia 5 tahun di TK Yunior Manyar Rejo Surabaya. Melalui deskripsi data ini terdapat verba dasar dan verba turunan yang diucapkan antara siswa dengan siswa maupun dengan guru serta nomina dasar dan nomina turunan yang diucapkan antara siswa dengan siswa maupun gurunya. Sesuai pada data yang terdapat 15 anak dalam satu kelas ditemukan 56 kata verba dasar yang diucapkan antara siswa dan guru, terdapat 100 kata verba dasar yang diucapkan siswa dan siswa dalam proses pembelajaran berlangsung di TK Yunior serta terdapat pula 209 data nomina dasar yang diucapkan siswa dan guru. Pada kata verba turunan dan nomina turunan diantara terdapat prefiks, konfiks, infiks dan sufiks. Pada proses prefiksasi terdapat imbuhan yang berada di bagian awal kata seperti me-, ber-, se-, di-, ter-, ke-. Pada proses sufiksasi terdapat imbuhan akhir kata seperti -an, -in dan -kan. Pada proses konfiksasi terdapat imbuhan di awal dan akhir kata ber-an, ke-an, per-an, pe-an, di-kan, sedangkan pada proses infiksasi terdapat imbuhan di sisipan -el, -er juga terdapat reduplikasi kata ulang serta majemuk kata gabung yang diperoleh anak di TK Yunior Manyar Rejo Surabaya. Kata Kunci: Pemerolehan, Morfologi, Verba, Nomina, TK.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENCERITAKAN ISI HIKAYAT MELALUI PENERAPAN METODE INQUIRY-BASED LEARNING Umi Indasyah
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Difficulty learning Indonesian experienced by students of IX-D MTs Negeri 2 Mojokerto is reflected in the low value of daily tests about telling stories. In this classroom action research, the authors apply the inquiry-based learning method, so that the teaching and learning interactions can achieve the expected results. The application of the inquiry-based learning method in this research to improve student achievement in the material of telling story content in Indonesian language lessons begins with assigning students to observing the film trailer as shown in front of the class. Students record anything that happen in the saga. In advanced learning activities, students are given the task of compiling an outline of the saga that they have read or seen. Students compile a descriptive text from an essay framework that has been formed in their own language. Based on the results of the research, it shows the conclusion that the application of the inquiry-based learning method can improve student learning outcomes in the material of telling story content in Indonesian language lessons based on the post-test score which continues to increase from the first to the second cycle.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SD NEGERI MAOR MELALUI STRATEGI PENDEKATAN ANALYSIS HIERARCHY PROSES Li'ah Haryati
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kompetensi guru SD Negeri Maor, dan untuk mengetahui tingkat kompetensi guru berdasarkan pendekeatan AHP. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Maor, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 9 guru. Penelitian ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Negeri Maor terhadap kinerja dan kompetensi masing-masing guru SD Negeri Maor. Hasil penelitian ini ialah, program (P1) memperoleh nilai rata-rata 80, (P2) memperoleh nilai rata-rata 79,44, (P3) memperoleh nilai rata-rata 84,44, (P4) memperoleh nilai rata-rata 85, (P5) memperoleh nilai rata-rata 78,8, (P6) memperoleh nilai rata-rata 85, (P7) memperoleh nilai rata-rata 77, dan (P8) memperoleh nilai rata-rata 70.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA KELAS VII MTs NEGERI 2 LAMONGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN Zumrotul Ilmiyah
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas VII B MTs Negeri 2 Lamongan dengan menggunakan media boneka tangan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII B yang terdiri dari 34 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan setiap pertemuan alokasi waktu 4x40 menit. Setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas VII B MTs Negeri 2 Lamongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket, pengamatan, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi foto, dan penilaian keterampilan bercerita. Instrumen penelitian berupa catatan lapangan, lembar pengamatan, angket, dan lembar penilaian bercerita. Data yang diperolah dianalisis secara deskritif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas (validitas demokratik, validitas hasil, validitas proses) dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas hasil yang dapat dilihat dari perbandingan skor rata-rata bercerita siswa pada tahap pratindakan sampai pascatindakan Siklus II. Skor rata-rata siswa pada tahap pratindakan sebesar 19,17, pada siklus I meningkat menjadi 23,03, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 25,89. Skor rata-rata keterampilan siswa mengalami peningkatan sebesar 6,72. Dengan demikian, keterampilan bercerita siswa kelas VII B MTs N 2 Lamongan telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun hasil setelah diberi tindakan menggunakan media boneka tangan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI TEKNIK PS3 (PENGINDERAAN, SUMBANG, SERAP, DAN SARAN) Sarijan Sarijan
PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2020): PENTAS: November 2020
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah teknik PS3 (Penginderaan, Sumbang, Serap, dan Saran) dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus pada siswa kelas VIIA TP. 2018 - 2019 . Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMPN 1 Karangbinangun yang berjumlah 21 siswa. Masing-masing siklus berisi kegiatan refleksi awal, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan refleksi. Hasil belajar siswa hampir secara keseluruhan mendapat nilai sama dengan atau lebih besar dari kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan yaitu 65. Hasil belajar ini sudah cukup memuaskan. Secara klasikal ketuntasan yang diperoleh 91,67%. Angka ini sudah memenuhi target ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan. Hasil belajar siswa dari pratindakan dibandingkan dengan tahap I mengalami kenaikan sebesar 54,16%, pratindakan dibandingkan dengan tahap II mengalami kenaikan sebesar 62,50%, dalam pembelajaran bahasa Indonesia sudah sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Berdasarkan uraian pada bab IV dan bab V dapat disimpulkan bahwa penerapan Teknik PS3 melalui kegiatan pokok yakni penginderaan, sumbang, serap, dan saran yang masing-masing kegiatan tersebut diimplikasikan dalam tahapan menulis yakni pramenulis, menulis, dan pascamenulis ternyata dapat meningkatkan kemampuan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIIA tahun pelajaran 2018 - 2019 SMP Negeri 1 Karangbinangun Kabupaten Lamongan.

Page 7 of 22 | Total Record : 219