cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 389 Documents
DESTINATION BRANDING AS A STRATEGY TO INCREASE POSITIVE IMAGE OF INDONESIA Sumampouw, Carly Stiana Scheffer
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 12 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.484 KB)

Abstract

Usaha untuk meningkatkan citra bangsa Indonesia, baik internal maupun eksternal merupakan pekerjaan rumah yang berkelanjutan. Dalam kajian Public Relations, termasuk dalam matakuliah PR program ataupun kampanye PR. Pemerintahan Jokowi telah memformulasikan Nawa Cita dalam memimpin negara ini, sementara Kementerian Pariwisata telah memformulasikan suatu kampanye berjudul Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesias ejak 1 Januari 2011. Artikel ini menggunakan konsep destination branding serta menggunakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai aplikasi konsep yang diwujudkan di dalam kelas Capstone. Kegiatan PkM ini telah berjalan sejak Agustus hingga Desember 2016. Luaran dari PkM ini berbentuk kampanye komunikasi yang mempromosikan satu atau lebih tujuan wisata di Indonesia. Kampanye ini menargetkan khalayak domestic atau turis lokal. Luaran dari proyek ini ialah program audio-visual berdurasi 30 menit yang menayangkan destinasi tertentu di Indonesia, iklan komersil dari sponsor dan iklan layanan masyarakat. Program ini dipancarteruskan melalui media sosial. Dua target utama kampanye ini adalah; pertama, target khalayak yang menonton melalui media sosial. Lalu komunitas yang diangkat melalui pojek PkM ini merupakan target utama kedua. Tulisan ini merupakan proposal PkM serta progress dari kampanye komunikasi yang dilakukan.   The effort to increase the image of Indonesia as a country, both internally and externally, has been a continuous homework. In Public Relations, the subject is called PR program or PR campaign. Whilst, President Jokowi?s administration has formulated Nawa Cita in leading this country, the Ministry of Tourism has formulated a campaign Wonderful Indonesia or Pesona Indonesia since January 1st, 2011.This article highlights destination branding as a concept and use Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) as the application of the concept, internalized in a subject called Capstone. This PkM project will have been running since August until December 2016. The output of this PkM will be in a form of communication campaign which will promote one or more designated touristic pace in Indonesia. This campaign aims at mainly domestic audience or local tourists. The output of this project is a 30-minute audio-visual program which broadcasts about a particular destination in Indonesia, TVC from sponsor(s) and Public Service Announcement (PSA). This program will be spread through social media. There are mainly two targets of this campaign; first, the main target is the audience of social media. The community which was profiled by this program will be our second main target of this PkM project. This writing is about PkM proposal as well as the progress of the communication campaign.
FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT DALAM PROSES PERUBAHAN ORGANISASI PADA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA Utama, Nang Randu
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.196 KB)

Abstract

This study aims to obtain a description of the supporting and inhibiting factors in the process of organizational change of education based on management perspective that occurs in the scope of higher health education of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. This study used a qualitative approach by conducting case study at Palangka Raya Health Polytechnic. The research results are as follows: (a) Supporting factor that must be there is the existence of a manual or technical guidance in organizing the organization; (b) Whereas the inhibiting factor is the old habits, the mindset, the mental model is still inhibiting from the organizers and members of the organization; (c) The inhibiting factor is the existence of selfishness of each highly visible party; (d) Inhibitors may also occur if there are still "little kings" and selfishness from each of the former institutions; (e) Other issues that support in this process of change are in terms of facilities and infrastructure, namely the availability of buildings and land; (f) Another inhibiting factor is that in terms of educational qualifications, there are departments that do not meet, for example in the midwifery department there are still many average teachers with Diploma IV education background and non-linear education; (g) Inhibiting factors may also occur if the reason of seniority is always carried around; (h) The inhibiting factor is lack of human resources in using modern health equipment, including the use of teaching aids in accordance with the progress of science and teaching and learning technology.   Penelitian ini bertujuan untuk memperolah gambaran mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam proses perubahan organisasi pendidikan yang ditinjau dari perspektif manajemen yang terjadi di lingkup organisasi pendidikan tinggi kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus pada institusi Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (a) Faktor pendukung yang harus ada yaitu adanya buku pedoman atau petunjuk teknis dalam penyelenggaraan organisasi; (b) Sedangkan yang menjadi faktor penghambat itu adalah kebiasaan lama, mindset-nya, mental model-nya masih bersifat menghambat dari para pengelola dan anggota organisasi; (c) Faktor penghambat yaitu adanya keegoisan masing-masing pihak yang sangat tampak; (d) Penghambat juga dapat terjadi apabila masih ada ?raja-raja kecil? dan keegoisan dari masing-masing institusi yang dulu; (e) Perihal lain yang mendukung dalam proses perubahan ini adalah dari sisi sarana dan prasarana, yaitu tersedianya gedung dan tanah; (f) Faktor penghambat lain yaitu dari sisi kualifikasi pendidikan ternyata ada jurusan yang tidak memenuhi, misalnya di jurusan kebidanan masih banyak rata-rata tenaga pengajar dengan latar pendidikan Diploma IV dan pendidikannya tidak linear; (g) Faktor penghambat juga dapat terjadi apabila alasan senioritas selalu dibawa-bawa; (h) Faktor penghambat yaitu masih kurang kesiapan sumber daya manusia dalam menggunakan alat-alat kesehatan modern termasuk penggunaan alat bantu belajar mengajar yang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pengajaran dan pembelajaran.
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PADA PT TUNAS BARU LAMPUNG TBK DI BURSA EFEK INDONESIA Ambarwati, Umi; Sudarwati, Sudarwati; Widayanti, Rochmi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.412 KB)

Abstract

This article aims to analyze the health of the company in PT Tunas Baru Lampung TBK in Indonesia Stock Exchange. The data comes from PT Tunas Baru Lampung TBK in 2013-2015. The methods used are Altman Z-Score, Springate, Zmijewski and Fulmer methods. The results of the study show that there are differences in predicted bankruptcy results between the Altman Z-score method, Springate, Zmijewski and Fulmer. This is due to differences in the use of financial ratios and criteria bankruptcy between Altman Z-score, Springate, Zmijewski and Fulmer. For that company is expected to increase sales, perform effective strategies, reduce operational costs to be more efesian so that companies can meet the company's health criteria.   Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan perusahaan pada PT Tunas Baru Lampung TBK di Bursa Efek Indonesia. Data berasal dari PT Tunas Baru Lampung TBK pada tahun 2013-2015. Metode yang digunakan adalah metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski dan Fulmer. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil prediksi kebangkrutan antara metode Altman Z-score, Springate, Zmijewski dan Fulmer. Hal ini karena adanya perbedaan penggunaan rasio keuangan dan kriteria kebangkrutan antara Altman Z-score, Springate, Zmijewski dan Fulmer. Untuk itu perusahaan diharapkan meningkatkan penjualan, melakukan strategi yang efektif, menekan biaya operasional agar lebih efesian sehingga perusahaan dapat memenuhi kriteria kesehatan perusahaan.
PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, ASIMETRI INFORMASI, TEKANAN ANGGARAN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN DI PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS Permana, Ody Tegar; Herwiyanti, Eliada; Mustika, I Wayan
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.839 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of budgetary participation, information asymmetry, budget pressure, and organizational commitment to budgetary slack. Population in this research is all government institution in Banyumas Regency. The sample selection was conducted by census method. Dependent variable used in this research is budget slack, while the independent variable used in this research is budget participation, information asymmetry, budget pressure, and organizational commitment. The data has been collected through questionnaires, then processed with the help of SPSS software. Based on the results of multiple linear regression analysis concluded that budgetary participation, information asymmetry, and organizational commitment affect the budget slack while budget pressure has no effect. The results of this study increasingly complement previous studies in the field of management accounting, especially in the scope of budgeting.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran, dan komitmen organisasi terhadap senjangan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh instansi pemerintahan di Kabupaten Banyumas. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode sensus. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah senjangan anggaran, sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran, dan komitmen organisasi. Data yang telah dikumpulkan melalui isian kuesioner, selanjutnya diolah dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda disimpulkan bahwa partisipasi anggaran, asimetri informasi, dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap senjangan anggaran sedangkan tekanan anggaran tidak berpengaruh. Hasil penelitian ini semakin melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya di bidang akuntansi manajemen khususnya di lingkup penganggaran.
PERSEPSI KUALITAS DAN PERFORMA SISTEM APLIKASI AKUNTANSI MYOB Kristanto, Septian Bayu; Windyan, Carlin
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.616 KB)

Abstract

The purpose of this study wants to examine the effect of System Quality (SysQua) to Service Quality (ServQua), System Quality (SysQua) to Work Performance (WorkPef), and Service Quality (ServQua) to Work Performance (WorkPef). The object in this research is MYOB accounting software. The data gathers with quesionnaires in 2 types, physicals (paper) and online (using Google form).  From 315 questionnaires distributed consisted of 194 respondents through online, and 116 respondents through paper form. All the questionnaires are returned. The obtained data were analyzed using structural equation modelling. The result of data analysis showed that the System Quality (SysQua) have positive significant effect on the Service Quality (ServQua), Service Quality (ServQua) have positive significant effect on Work Performance (WorkPef), and System Quality (SysQua) have positive significant effect on Work Performance (WorkPef). The overall result indicates that MYOB have a good quality and related to user performance. Specifically, the user refers to basic user, which is university student.   Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh hubungan System Quality (SysQua) terhadap Service Quality (ServQua), System Quality (SysQua) terhadap Work Performance (WorkPef) dan Service Quality (ServQua) terhadap Work Performance (WorkPef). Objek pada penelitian ini yaitu software akuntansi MYOB. Teknik pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Perolehan data dengan kuesioner terdiri dari 2 tipe yaitu fisik (kertas) dan online (menggunakan Google form). Dari 315 kuesioner yang tersebar terdiri dari 194 responden melalui online dan 116 responden melalui kertas. Semua kuesioner telah kembali. Pengelolahan data menggunakan Structural Equation Model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa System Quality (SysQua) berpengaruh positif signifikan terhadap Service Quality (ServQua), Service Quality (ServQua) berpengaruh positif signifikan terhadap Work Performance (WorkPef), dan System Quality (SysQua) berpengaruh positif signifikan terhadap Work Performance (WorkPef). Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa MYOB memiliki kualitas yang baik dan terkait dengan kinerja pengguna. Secara khusus, pengguna mengacu kepada pengguna tingkat dasar, yang merupakan mahasiswa.
ANALISA PENGARUH SELF IMAGE CONGRUITY, RETAIL SERVICE QUALITY, DAN CUSTOMER PERCEIVED SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY YANG DIMEDIASI CUSTOMER SATISFACTION URBAN SURF/DISTRO DI JAYAPURA Tammubua, Milcha Handayani
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.18 KB)

Abstract

This study aims to examine whether self image congruity, retail service quality, perceived service quality influence customer satisfaction and test the role of customer satisfaction mediation variable at customer loyalty distro Urban Surf and Planet Surf in Jayapura. data analysis in this research used multiple regression analysis and hierarical regression to measure independent variable in dependent variable with mediation variable. The results show that customer satisfaction fully mediates the relationship of self image congruity and retail service quality to customer loyalty. Meanwhile customer satisfaction also mediates partially customer relationship perceived service quality to customer loyalty.   Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah self image congruity, retail service quality, perceived service quality berpengaruh pada customer satisfaction dan menguji peran mediasi variable customer satisfaction pada customer loyalty distro Urban Surf dan Planet Surf di Jayapura. Analisis data dalam penelitian ini digunakan analisis multiple regression dan hierarical regression untuk mengukur variable independen pada variable dependen dengan variable mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer satisfaction memediasi secara penuh hubungan self image congruity dan retail service quality terhadap customer loyalty. Sementara itu customer satisfaction juga memediasi secara parsial hubungan customer perceived service quality terhadap customer loyalty.
ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2012-2016 Pamungkas, Fakhdian
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.521 KB)

Abstract

This article will analyze the performance of companies traded in Indonesia Stock Exchange (BEI) from 2012 until 2016. The data source used comes from the published financial report and Indonesian Capital Market Directory (ICMD), which is a performance summary of a listed company on BEI. Analytical technique used is ratio analysis technique with horizontal method, by comparing the financial statements of several period so that will be seen growth of each bank's performance. Based on the ratio analysis, liquidity ratio, profitability, and solvency, Bank Mandiri, BNI, BRI and BCA can have good capability in fulfilling their short-term and long-term liabilities and efficiency in utilizing their assets and capitalto generate company profits. Meanwhile, Bank Mega, BRI Agroniaga and BTN can be said to lack good ability in utilizing its assets to generate profits.   Artikel ini akan menganalisis perkembangan kinerja perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Sumber data yang digunakan berasal dari laporan keuangan yang dipublikasikan serta Indonesia Capital Market Directory (ICMD), yaitu ringkasan kinerja suatu perusahaan yang terdaftar di BEI. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisa rasio dengan metode horisontal, yaitu dengan membandingkan laporan keuangan beberapa periode sehingga akan terlihat perkembangan kinerja masing-masing bank tersebut.Berdasarkan analisis rasio yang dilakukan, yaitu rasio likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas, menunjukkan bahwa Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA dapat dikatakan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhikewajiban-kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya, serta efisien dalam memanfaatkan aset dan modalnya untuk menghasilkan laba perusahaan.Sementara itu Bank Mega, BRI Agroniagadan BTN dapat dikatakan kurang memiliki kemampuan yang baik dalam memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan laba perusahaan.
KAJIAN EFEK MULTIPLIER PRODUK UNGGULAN BERBASIS KLUSTER UKM PENGOLAHAN IKAN ASAP Hidayat, Yusmar Ardhi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.702 KB)

Abstract

The purpose of this research are to analyze scale of production of leading commodities and multiplier effect of cultivation and smoked fish in Wonosari, Bonang Demak. This research applies census method in collecting data from all business unit which identified as leading commodities in Wirosari Village, Bonang, Demak Regency. Regarding survey conducted, there are 18 catfish breeders and 49 smoked fish small business used as respondent. Primary data used in this research are rate of production in basis goods, land area, capital, raw materials, manpower, and income multiplier. To support empirical discussion, tools of analysis used in this research are descriptive statistics and income multiplier. Results of this research are primary commodities in Wonosari Village are smoked fish and fresh cat fish. Total production of smoked fish reaches 6.4 Ton each day for with type of smoked fish such as river cat fish, tongkol, sting-ray, cat fish, and other river fish. Meanwhile total production of catfish breeding reaches 105 Ton in first harvest after 2-3 months. Based on that number, smoked fish business promise higher profit than profits catfish breeding. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi dan efek multiplier produk unggulan budidaya dan pengasapan ikan di Desa Wonosari, Bonang Kabupaten Demak. Penelitian mengunakan metode sensus dengan mencari data dari semua unit usaha yang merupakan produk unggulan di Desa Wirosari, Bonang Kecamatan Demak. Responden yang diperoleh sejumlah 18 pembudidaya ikan dan 49 usaha pengasapan ikan. Data primer yang akan digunakan yaitu data jumlah produksi komoditas unggulan, luas lahan, jumlah modal, bahan baku, tenaga kerja, dan multiplier pendapatan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, dan indeks multiplier pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan Desa Wonosari Kecamatan Bonang Kabupaten Demak adalah Ikan Asap dan Budidaya Ikan Lele. Total produksi harian ikan asap rata-rata mencapai 6,4 Ton ikan dengan jenis ikan yaitu manyung, tongkol, pari, lele, dan ikan air tawar lainnya. Potensi produksi lele yang dihasilkan Pokdakan Sari Mino yang diperoleh mencapai total 105 ton ikan lele saat panen dalam jangka waktu 2-3 bulan. Berdasarkan multiplier pendapatan, usaha pengasapan ikan lebih memberikan keuntungan dibandingkan dengan budidaya lele.
ANALISIS MANAJEMEN PENGETAHUAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KASUS PADA LEMLITBANG PEMERINTAH PENGAMBIL KEBIJAKAN) rusilowati, umi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.125 KB)

Abstract

The purpose of this study is to investigate and analyze: 1). knowledge management processes on the development of activities to share and absorb knowledge, 2). Information Technology's role in accommodating the process of knowledge management. The object of this research is at Research and Development Institution of Government. This study used a qualitative analysis approach with the single case study. From the collection and analysis of data and information can be seen that: 1) The process of knowledge management in development activity to share and absorb knowledge R & D institutions of government have been run and produced several innovations through various recommendations of research results are submitted to the technical unit, 2) Utilization of information technology advances in the development of activities to share and absorb knowledge is a requirement for a functional official researcher, but there are still limited availability of computer equipment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) proses manajemen pengetahuan (knowledge management) pada pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan, 2) peran Teknologi Informasi dalam mengakomodasi proses manajemen pengetahuan (knowledge management). Obyek penelitian ini adalah Lembaga LIT-BANG Pemerintah Pengambil Kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan single case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses knowledge management pada pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan di Lembaga Litbang pemerintah telah berjalan dan telah menghasilkan beberapa inovasi melalui berbagai rekomendasi hasil penelitian yang disampaikan kepada unit teknis, 2) pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan sudah merupakan kebutuhan bagi pejabat fungsional peneliti, namun ketersediaan perangkat komputer masih terbatas.
PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA, KEDEKATAN DIREKSI &Amp; KOMISARIS DENGAN PEMILIK PENGENDALI TERHADAP KOMPENSASI DIREKSI &Amp; KOMISARIS PERUSAHAAN DI PASAR MODAL INDONESIA Ketut Agung Ulupui, I Gusti; Utama, Sidharta; Ariyoto Karnen, Kresnohadi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.578 KB)

Abstract

The purpose of this study was to examine whether family ownership and Directors Commissioner who have close relations with owner has an influence on the compensation of the Board of Directors and Commissioner. This study uses data companies listed in Indonesia Stock Exchange 2004-2006 period, indicating that the higher proportion of families in the company and the lower involvement in the management of the company, the lower the compensation of Directors and Commissioner. This means that if a family is only acting as an owner, but does not have a high involvement in the management of the company, the compensation Board of Directors and commissioner to be more optimal. In other words the family control as the owner of the Commissioner and Directorss compensation is effective. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah apakah kepemilikan keluarga dan direksi komisaris yang memiliki kedekatan dengan pemilik mempunyai pengaruh terhadap kompensasi direksi komisaris. Penelitian ini menggunakan data perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2004-2006. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi keluarga dalam perusahaan dan semakin rendah keterlibatannya dalam pengelolaan perusahaan, semakin rendah kompensasi direksi komisaris. Artinya apabila keluarga hanya bertindak sebagai pemilik namun tidak memiliki keterlibatan yang tinggi dalam pengelolaan perusahaan, maka kompensasi direksi komisaris menjadi lebih optimal. Atau dengan kata lain kontrol keluarga sebagai pemilik terhadap kompensasi direksi komisaris berjalan dengan efektif.