cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
ANALISIS GALIAN DALAM PADA BASEMENT GEDUNG DENGAN PERMODELAN SOFT SOIL MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS Ferra Fahriani
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.843 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.260

Abstract

Galian tanah menyebabkan perubahan tegangan dan regangan serta deformasi pada tanah. Penelitian ini mengambil studi kasus galian dalam pada proyek pembangunan basement sebuah Gedung Tinggi di Jakarta. Metode konstruksi yang digunakan adalah metode top down. Diafragma wall dengan tebal 0,6 meter dan panjang 37 meter dikonstruksikan pada galian. Suatu professional software yang berbasis pada konsep Metode Elemen Hingga yaitu “PLAXIS 2D” dipilih untuk analisis. Permodelan tanah yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cam Clay (Soft Soil) dengan menggunkan analisis drained dan undrined menggunakan parameter efektif . Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis drained memberikan nilai deformasi dan bending momen yang lebih besar dari pada analisis undrained, sehingga angka keamanan yang dihasilkan lebih kecil. Analisis undrained memberikan hasil prediksi yang lebih menyerupai hasil pengukuran deformasi di lapangan. Surface movement hasil analisis menggunakan analisis drained lebih besar dari pada menggunakan analisis undrained. Surface movement yang besar terjadi pada jarak 5-10 m. Namun perilaku regangan dan tegangan pada pemodelan Soft Soil menyerupai kondisi di lapangan
PENGARUH PENERAPAN JALAN SATU ARAH TERHADAP JALAN KOLEKTOR SEKUNDER Rakhmawati Fadillah; Ormuz Firdaus; Fadillah Sabri
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.159 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.261

Abstract

Perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah pada ruas jalan utama yang diterapkan Pemerintah Kota Pangkalpinang tentunya akan berimbas pada pengguna jalan yang memiliki kecendrungan untuk memilih jarak tempuh terpendek melalui jalan-jalan alternatif yang menghubungkan jalan utama. Dalam hal ini, yang terjadi adalah tidak adanya perubahan pada manajemen lalu lintas ataupun perubahan fisik yang dilakukan pada jalan alternatif sebagai penghubung jalan utama. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei perhitungan volume lalu lintas, kemudian dianalisis dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sedangkan metode untuk mengetahui dampak ekonomi pada pelaku ekonomi mikro yang ada di ruas jalan kolektor sekunder dengan menggunakan teknik wawancara (mengisi kuesioner) secara langsung, kemudian diolah dengan menggunakan software SPSS 17, selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis kinerja lalu lintas yang ada pada ruas JL. KH. Abdul Hamid secara umum, memiliki LOS (Level Of Service) pada jam sibuk dengan tingkat pelayanan E (≤ 1) yang menunjukkan lalu lintas dalam kondisi kadang terhambat, terlihat pada derajat kejenuhan yang diperoleh sebesar 0,942. Sehingga ruas jalan ini sudah tidak memenuhi persyaratan MKJI 1997. Setelah dilakukannya analisis dampak ekonomi pada pelaku ekonomi mikro pada sisi ruas JL. KH. Abdul Hamid dan JL. KH. Abdurrahman Siddik, maka diperoleh kesimpulan bahwa dengan diterapkannya jalan satu arah maka berdampak positif bagi perekonomian pada ruas jalan kolektor sekunder tersebut
PENINGKATAN NILAI CBR TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN UNTUK TIMBUNAN JALAN Yayuk Apriyanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.631 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.263

Abstract

Tanah dasar (subgrade) yang digunakan untuk suatu konstrusi jalan raya harus memiliki daya dukung tanah yang baik, karena beban yang bekerja diatas konstruksi jalan adalah beban statis dan beban dinamis. Salah satu parameter yang dapat kita ketahui apakah daya dukung tanah dasar itu baik atau tidak yaitu dengan mengetahui nilai CBR nya. Daya dukung tanah yang kurang baik nilai CBRnya rendah. Untuk mengatasi tanah dasar yang kurang baik dapat dilakukan penggantian dengan tanah yang lebih baik (penimbunan tanah) yang didatangkan dari lokasi lain. Karena seringkali tidak ada pilihan untuk material timbunan, sehingga tanah dengan plastisitas tinggi seperti tanah jenis A7 digunakan sebagai material timbunan. Untuk mengatasi permasalahan ini, salah satu usaha yang dilakukan untuk peningkatan daya dukung tanah tersebut adalah dengan melalui perbaikan tanah dengan metode stabilisasi kimiawi yang menggunakan bahan stabilisasi semen. Variasi semen yang digunakan 10%, 12,5% dan 15% dengan umur pemeraman 1,7,14,dan 28 hari, kondisi air optimum. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisik dan mekanik tanah asli serta pengujian sifat mekanik tanah yang stabilisasi (CBR tanah). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai CBR mengalami peningkatan dengan bertambahnya prosentase semen dibandingkan dengan nilai CBR tanah asli. Nilai CBR maksimum pada prosentase semen 15% sebesar 69,31% dibandingkan dengan nilai CBR tanah asli 3,01%. Nilai CBR juga meningkat dengan bertambahnya umur pemeraman dari 1 hari sampai 28 hari.
DAYA ANGKAT DAN TARIK KAPAL BARANG MENGGUNAKAN TURBOSAIL DENGAN MODEL SIMULASI K-OMEGA TWO SCALE Eka Sari Wijianti; Irfan Wahyudi; Yudi Setiawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.297 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.264

Abstract

Seiring dengan ramainya arus keluar masuk penduduk dan pengiriman barang pribadi melalui paket-paket jasa pengiriman menambah ramainya arus transportasi darat dan laut. Namun, kondisi tersebut tidak dibarengi dengan pengelolaan sumber energi bahan bakar khususnya transportasi laut.Aero dinamis kapal laut harus didukung oleh kecepatan angin yang bertiup di sekitar kapal tersebut.Dengan mendesain sebuah turbo sail pada kapal barang, kita dapat mengkolaborasikan sumbe renergi fosil dan energi angin.Desain Turbosail yang tepat untuk digunakan pada kapal barang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aliran turbulen di sekitar turbosail serta mendapatkan simulasi terbaik. Profil turbovoile dirancang dengan bentuk bulat teluruntukmeningkatkan kinerja aerodinamis dengan mengurangi hambatan dengan mengamati koefisien lift dan drag yang dihasilkandengan Model SimulasiK-Omega Two Scale. Dari hasilpenelitianmenunjukan bahwa nilai koefisien angkat dan tarik meningkat sesuai dengan kenaikan bilangan Reynolds
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN PEMANFAATAN AIR KOLONG SIMPUR KECAMATAN PEMALI Akbar Syah; Fadillah Sabri
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.531 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.265

Abstract

Kolong Simpur adalah salah satu kolong yang terletak di Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Air Kolong Simpur direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai sumber air baku oleh PDAM Tirta Bangka. Untuk itu perlu dilakukan analisis ketersediaan dan pemanfaatan air pada Kolong Simpur agar air Kolong Simpur dapat dimanfaatkan secara optimum. Estimasi aliran masuk kedalam kolong didapat dengan melakukan analisis ketersediaan air dengan model NRECA berdasarkan data curah hujan dan evapotranspirasi selama 10 tahun (2004-2013). Untuk mengetahui ketersediaan air pada Kolong Simpur 15 tahun (2014-2028) kedepan dilakukan simulasi debit bangkitan dengan model Markov untuk musim ganda. Selanjutnya data debit bangkitan digunakan sebagai data aliran masuk pada simulasi Standard Operating Rule (SOR) dalam mengetahui keandalan kolong untuk 15 tahun kedepan. Dari simulasi SOR didapatkan nilai debit optimum air kolong yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air domestik penduduk Kecamatan Pemali 15 tahun kedepan. Hasil penelitian menunjukan rerata debit yang masuk kekolong maksimum adalah 0,262 MCM dan debit minimum 0,042 MCM. Debit bangkitan rerata bulanan maksimum 0,250 MCM dan minimum 0,078 MCM. Keandalan kolong 99% terjadi pada target pelepasan 52% dengan debit pengambilan maksimum 26 liter/detik. Analisis terhadap kebutuhan air domestik penduduk Kecamatan Pemali dengan proyeksi 15 tahun kedepan sebesar 38,13 liter/detik, maka dapat disimpulkan bahwa debit optimum tidak mampu memenuhi kebutuhan air domestik penduduk Kecamatan Pemali pada tahun 2028 (Qkeb>Qket) atau debit optimum hanya bisa memenuhi 68% kebutuhan air domestik penduduk Pemali pada tahun 2028.
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DIVERIFIKASI DENGAN HASIL UJI PILE DRIVING ANALYZER TEST DAN CAPWAP Andi Yusti; Ferra Fahriani
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.112 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.266

Abstract

Pondasi adalah struktur bagian bawah bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yang terletak dibawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bagian bangunan lain diatasnya (Joseph E. Bowles, 1997). Pada pengaplikasian dilapangan sering mengesampingkan analisis daya dukung pondasi dan penurunan pondasi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan daya dukung pondasi tiang tunggal secara analitis dan numeris dengan pengujian dinamik tes di lapangan atau Pile Driving Analyzer (PDA) dan CAPWAP. Secara analitis, perhitungan dilakukan dengan analisis manual menggunakan metode Bagemann, deRuiter dan Beringen, Mayerhof (1976), Mayerhof (1956), , Tomlinson (1977) yang dilakukan dengan menghitung kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang berdasarkan data-data dari lapangan yang didapat dari pengujian CPT dan SPT, sedangkan numeris yaitu menghitung dengan menggunakan metode elemen hingga menggunakan program Plaxis 2D V.8. Perhitungan dilakukan pada dua titik pengujian dilapangan yaitu titik S1, S2 untuk pengujian CPT sedangkan pengujian SPT yaitu titik BH1, BH2 yang akan diverifikasi dengan pengujian PDA dan CAPWAP pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Bank Sumsel Babel di Pangkalpinang.Dari hasil analisis secara manual dan program, dapat disimpulkan bahwa metode Mayerhof (1956) memiliki nilai rentang paling kecil dibandingkan dengan metode-metode lainya yang diverifikasi dengan pengujian PDA dan CAPWAP. Nilai Qu sebesar 128,298 ton berbanding 118 ton, dan 102 ton pada titik BH1. Sedangkan pada titik BH2 Qu sebesar 118,679 ton berbanding 165 ton, dan 163 ton
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT ADANYA PUSAT PERBELANJAAN DIKAWASAN PASAR PAGI PANGKALPINANG TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Feby Ayu Lestari; Yayuk Apriyani
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.045 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.267

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan suatu wilayah maka akan diikuti pula dengan meningkatnya volume lalu lintas yang terjadi di kota Pangkalpinang. Hal lain yang mempengaruhi kemacetan lalu lintas disebabkan pula dengan adanya parkir dibadan jalan dan adanya pedangang kaki lima yang berjualan dibadan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengukur kinerja lalu lintas pada ruas jalan akibat adanya pusat perbelanjaan dikawasan Pasar Pagi Kota Pangkalpinang dan untuk Mengetahui dampak lalu lintas kendaraan yang menuju kawasan Pasar Pagi Kota Pangkalpinang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), 1997. Kondisi kinerja lalu lintas yang terjadi akibat adanya pusat perbelanjaan dikawasan pasar Pagi Kota Pangkalpinang dengan nilai derajat kejenuhan (DS) 0,11, FV = 38,42 km/jam yang pada kondisi dilapangan kecepatan (V) yang ditempuh untuk mobil 23,67 km/jam dan motor 29,93 km/jam dan kapasitas (C) = 4095,6 smp/jam. Analisis dampak lalu lintas yang terjadi akibat adanya Pasar Pagi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kendaraan yang parkir dibadan jalan yang hampir memakai setengah badan jalan, pejalan kaki, pedagang kaki lima yang berjuaalan dibadan jalan dan korelasi antara kendaraan yang masuk dan keluar Pasar Pagi dengan tingkat pelayanan jalan, dimana termasuk dalam tingkat pelayanan A.
PEMANFAATAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN PADA CAMPURAN BETON DITINJAU DARI KEKUATAN TEKAN DAN KEKUATAN TARIK BELAH BETON Hendra Purnomo; Endang Setyawati Hisyam
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.529 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.268

Abstract

Pemanfaatan serbuk kaca merupakan alternatif yang dapat digunakan sebagai substitusi parsial semen dalam campuran beton karena unsur kimia yang terkandung dalam serbuk kaca hampir sama dengan unsur kimia yang terdapat dalam semen. Penelitian tentang pemakaian serbuk kaca sebagai substitusi parsial semen menggunakan beberapa persentase yaitu 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5% dan 15%, dengan umur beton 28 hari. Dari masing-masing campuran beton tersebut dibuat tiga benda uji. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tekan dan kuat tarik belah beton dengan menggunakan alat uji tekan beton (Universal Testing Machine). Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tekan beton dengan penambahan serbuk kaca 0% sebesar 23,20 MPa, 2,5% sebesar 20,28 MPa, 5% sebesar 20,37 MPa, 7,5% sebesar 20,56 MPa, 10% sebesar 21,41 MPa, 12,5% sebesar 18,49 MPa dan 15% sebesar 16,69 MPa. Sedangkan Kuat tarik belah beton penambahan serbuk kaca pada persentase 0% didapat hasil sebesar 2,55 MPa, 2,5% sebesar 2,69 MPa, 5% sebesar 2,62 MPa, 7,5% sebesar 2,45 MPa, 10% sebesar 2,78 MPa, 12,5% sebesar 2,43 MPa dan 15% sebesar 2,19 MPa.
PEMANFAATAN BAMBU BETUNG BANGKA SEBAGAI PENGGANTI TULANGAN BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU Ria Fahrina; Indra Gunawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.752 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.269

Abstract

Pemakaian beton semakin banyak dijumpai untuk berbagai macam konstruksi bangunan.Dalam perkembangan bidang perekayasaan material, saat ini terus diupayakan penelitian dan inovasi material termasuk material untuk bangunan atau komponen struktur.Harga tulangan baja semakin mahal karena ketersediaan bahan dasarnya semakin terbatas.Penggunaan bambu sebagai material konstruksi selama ini masih bersifat sekunder seperti perancah, reng, atap, dinding. Kenyataan ini lebih disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai sifat-sifat mekanik dan fisik struktur bambu.Dalam penelitian ini bambu digunakan sebagai pengganti tulangan untuk balok beton bertulang. Bambu yang digunakan adalah bambu betung yang kemudian dikeringkan selama 7 hari. Dilakukan pengujian fisik bambu dan beton seperti kadar air bambu, kuat tarik bambu sejajar serat, kuat tekan beton, kuat lekat bambu terhadap beton dan kuat lentur balok beton bertulangan bambu dengan umur masing-masing beton 28 hari. Setelah dilakukan pengujian kuat lentur, kemudian dibandingkan nilai kuat lentur balok bertulang secara teori dengan eksperimen. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kadar air bambu sebesar 18,29%, kuat tekan beton rata-rata sebesar 28,5771 MPa, kuat tarik bambu sejajar serat sebesar 350,9741 MPa dengan kuat leleh bambu sebesar 247,42 MPa, kuat lekat bambu terhadap beton sebesar 0,341 Mpa, dan kuat lentur balok bertulang bambu sebesar 3,8735 MPa.
ANALISIS POTENSI LONGSOR PADA LERENG GALIAN PENAMBANGAN TIMAH Riki Dwi Prastyo; Roby Hambali
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.219 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.270

Abstract

Akibat kegiatan penambangan Timah terbentuklah sebuah lereng galian. Lereng dengan strukturtanah dan kemiringan tertentu menimbulkan potensi longsor yang membahayakan keselamatan pekerja tambang. Oleh karenanya dilakukan analisis potensi kelongsoran pada lereng galian penambangan Timah tersebut dengan melihat faktor keamanan (SF) lereng, serta menganalisis sejauh mana pergerakan tanah (deformasi) akibat penggalian. Analisis dilakukan dengan memodelkan lereng galian menggunakan program Plaxis 2D-Versi 8, berdasarkan data primer dan studi parametrik. Data yang diperlukan yaitu tinggi lereng (H), stratigrafi, sudut kemiringan lereng (α), berat volume tanah (γ), koevisien permeabilitas (k), modulus elastisitas tanah (E), angka poisson (v), kohesi tanah (c), sudut geser tanah (ϕ) dan asumsi muka air tanah. Selain itu dilakukan juga simulasi perbaikan lereng dengan mengubah geometri asli lereng berdasarkan dua alternatif solusi perbaikan yaitu dengan memperkecil sudut kemiringan lereng dan membuat berm/trap pada lereng. Hasil analisis kelongsoran pada lereng galian penambangan Timah mendapatkan faktor keamanan (SF) sebesar 1,18 sehingga lereng teridentifikasi pada kondisi keruntuhan pernah terjadi artinya lereng berpotensi longsor. Adapun deformasi yang terjadi sebesar meter, artinya akibat penggalian memungkinkan massa tanah bergarak sejauh meter sebelum terjadi keruntuhan sempurna. Dari dua alternatif analisis perbaikan yang direkondasikan, solusi terbaik didapatkan dengan membuat berm/trap sebanyak 6 berm dengan sudut kemiringan pada setiap berm sebesar 50ᵒ dan lebar antar berm sebesar 3 meter. SF yang disapatkan sebesar 2,56 mengalami peningkatan sebesar 116,96 %, dengan deformasi sebesar meter, mengalami pengecilan sebesar 42,89 %. Karena penggalian tetap mengalami pergerakan massa tanah (deformasi), tetapi berdasarkan analisis faktor keamanan, lereng pada kondisi aman (tidak berpotensi longsor).

Page 2 of 15 | Total Record : 149