cover
Contact Name
Ahadiyat Yugi R., SP., MSi., D.Tech.Sc.
Contact Email
psi.faperta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ahadiyat_yugi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian
ISSN : 14100029     EISSN : 25496786     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrin provides facilities for publishing articles or quality papers in the form of research results in various aspects of agriculture and agricultural commodities widely including ; agronomy, agroecology, plant breeding, horticulture, soil science, plant protection, agribusiness, agroforestry, food science and technology , agricultural techniques, agricultural innovations, agricultural models and agricultural biotechnology. This journal is published twice a year, ie the April and October. The Agrin Journal invites researchers, academics and intellectuals to contribute critical writing and contribute to the development of agricultural science.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 1 (2024): Agrin" : 8 Documents clear
Pengaruh Pupuk NPK dan Kompos Jerami Padi Terhadap Serangga Hama Padi Aromatik di Sawah Tadah Hujan Fadhil, Muhammad Syarif; Saputra, Riza Adrianoor; Jumar, Jumar
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.836

Abstract

Berkurangnya lahan produktif dan serangan hama padi merupakan dua faktor pembatas dalam peningkatan produksi padi. Lahan sawah tadah hujan memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan padi aromatik. Perbaikan dalam sistem budidaya terutama pemupukan, diharapkan dapat memacu produksi padi serta meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, kemerataan, dan keragaman serangga hama padi aromatik di sawah tadah hujan yang diaplikasi pupuk NPK dan kompos jerami padi, dan mengetahui interaksi pupuk NPK dan kompos jerami padi terhadap serangga hama padi aromatik di sawah tadah hujan. Metode penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama dosis pupuk NPK (A) terdiri dari tiga perlakuan: a1 = 0 kg ha-1 (kontrol), a2 = 150 kg ha-1 (½ NPK rekomendasi), dan a3 = 300 kg ha-1 (NPK rekomendasi), sedangkan faktor kedua dosis kompos jerami padi (K) terdiri dari enam perlakuan: k1 = 5 t ha-1, k2 = 7,5 t ha-1, k3 = 10 t ha-1, k4 = 12,5 t ha-1, k5 = 15 t ha-1, dan k6 = 20 t ha-1. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara dosis NPK dan kompos jerami padi berpengaruh nyata dalam mengurangi tingkat intensitas kerusakan serangan hama padi aromatik di sawah tadah hujan pada 105 HST yaitu 300 kg ha-1 NPK + 10 t ha-1 kompos jerami padi, dan pada 120 HST yaitu 300 kg ha-1 NPK + 7,5 t ha-1 kompos jerami padi. Interaksi pada perlakuan 150 kg ha-1 NPK + 10 t ha-1 kompos jerami padi memiliki indeks kelimpahan, keragaman, dan kemerataan serangga hama terendah pada berturut-turut sebesar 100%, 0, dan 0.
ANALISIS KELAYAKAN DAN KONTRIBUSI USAHA AGROINDUSTRI SIRUP PALA (Myristica fragrans) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KECAMATAN TAPAK TUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Puarada, Sakral Hasby; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Utami, Dewanti Risa
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.855

Abstract

Industri pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini membahas kontribusi usaha agroindustri sirup pala (Myristica fragrans) terhadap pendapatan rumah tangga di kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian menggunakan studi kasus (case study). Penulis mengambil semua populasi pelaku agroindustri sirup pala yaitu 20 orang. Untuk Menganalisis permasalahan pertama menggunakan metode deskriptif kuantitatif yakni, Return Cost Ratio (R/C Ratio). Untuk Menganalisis masalah kedua menggunakan deskriptif dengan menghitung pendapatan agroindustri sirup pala (Rp/bulan) dan pendapatan total rumah tangga (Rp/bulan). Rata-rata jumlah produksi sirup pala perbulannya adalah 404,4 botol, dengan harga sirup Rp.15.000/botol, dengan penerimaan Rp.6.066.000 per bulan. Didapatkan bahwa nilai R/C sebesar 2,58 dengan interpretasi bahwa usaha agroindustri sirup pala layak untuk diusahakan. Nilai B/C terdapat sebesar 1,75 dengan demikian dapat dikatakan layak dengan interpretasi penambahan biaya Rp.1 maka akan menguntungkan sebesar Rp.1,75. Nilai BEP Harga sebesar Rp 5.793,40 dan BEP Produksi 12 botol serta BEP Penerimaan sebesar Rp.119.830,67. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan rumusan masalah pertama yaitu usaha agroindustri sirup pala di lokasi penelitian dikatakan layak berdasarkan kriteria R/C, B/C, BEP harga, BEP produksi, dan BEP penerimaan. Dalam keseluruhan, agroindustri sirup pala berpotensi signifikan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal.
UJI PEMANGSAAN KUMBANG KOKSI (Verania lienata) TERHADAP HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda) Alip, Ngaji; Minarni, Endang Warih; Suroto, Agus
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.843

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pemangsaan V. lineata terhadap hama ulat grayak S. frugiperda pada larva stadia instar I, mengetahui laju pemangsaan V. lineata terhadap hama ulat grayak S. frugiperda pada larva stadia instar I, dan mengetahui tipe tanggap fungsional V. lineata terhadap hama ulat grayak S. frugiperda pada larva stadia instar I. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2022 - Januari 2023 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 larva S. frugiperda. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah mangsa yang tersedia tidak memberikan pengaruh nyata pada laju pemangsaan dan persentase mangsa yang dimangsa oleh kumbang V. lineata, namun memberikan pengaruh yang nyata pada jumlah mangsa yang dimangsa oleh kumbang V. lineata. Pemangsaan imago V. lineata pada waktu 24 jam menunjukan perbedaan yang nyata pada kepadatan 10, 15, 20, 25, dan 30 individu. Kemampuan pemangsaan imago V. lineata terhadap larva S. frugiperda instar I selama 24 jam berkisar antara 10 sampai 28 larva/24 jam. Laju pemangsaan imago V. lineata terhadap larva S. frugiperda instar I berkisar antara 4,8 sampai 10,8 larva/jam. Tanggap fungsional V. lineata adalah tipe I (linear), laju pemangsaan meningkat atau menurun seiring dengan peningkatan atau penurunan kepadatan mangsa.Kata kunci: pemangsaan, Spodoptera frugiperda, Verania lineata
Cover Depan Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 28 Edisi 1 Jurnal Agrin, Faperta
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.906

Abstract

Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 28 Edisi 1
Identification of Risk Mitigation Priorities in Lettuce Production (Lactuca sativa L.) at Aswana Hidroponik, Purwokerto Situmorang, Sawitania Christiany
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.797

Abstract

The purpose of this research is to: a. Identify risk events that occur in lettuce production activities at Aswana Hydroponics, b. Identify sources of risk events in lettuce production activities at Aswana Hydroponics, and c. Identify risk mitigation priorities as recommendations for improvement and improvement of lettuce production management strategies at Aswana Hydroponics in the future. The analysis in the research was carried out using the first phase of the House of Risk method with a quantitative descriptive approach. The data used in this research is primary data including data: general description of the company, risk events, sources of risk events, impact of sources of risk events, level of loss due to risk events, and the correlation between the two. Based on the results of observations, it is known that there are nine events and sources of risk that occur in the hydroponic lettuce business at Aswana Hydroponics. The two sources of risk that need to be given priority attention are frog eye attack and root rot.Keywords: identification, priority, risk mitigation, lettuce, Aswana Hydroponic.
UJI ANTIBIOSIS Bacillus sp. TERHADAP Fusarium oxysporum f.sp. cepae PATOGEN LAYU FUSARIUM BAWANG MERAH SECARA IN VITRO Prihatiningsih, Nur
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.857

Abstract

Fusarium oxysporum f. sp. cepae merupakan patogen layu fusarium atau moler pada bawang merah. Pengendalian menggunakan agen hayati seperti Bacillus sp. merupakan suatu alternatif pengendalian yang dapat diterapkan. Bacillus sp. memiliki mekanisme pengendalian seperti antibiosis, kompetisi dan penginduksi ketahanan tanaman sistemik. Metabolit sekunder yang dihasilkan Bacillus sp. menunjukan aktivitas anti bakteri dan anti jamur.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Bacillus sp. isolat rizosfer bawang merah untuk mengendalikan Fusarium oxysporum f.sp. cepae secara in vitro.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima perlakuan dan empat ulangan dengan metode biakan ganda.  Perlakuanya yaitu K0 (kontrol), BM1,  BM2, BM3 dan BM4. Potongan miselium F. oxysporum f.sp. cepae diletakan pada medium PDA, satu hari kemudian dengan jarak 3 cm digoreskan bakteri Bacillus sp. Variabel yang diamati yakni persentase daya hambat dan mekanisme penghambatan terhadap jamur F.oxysporum f.sp. cepae pada uji daya hambat secara mikroskopis. Hasil penelitian menunjukan keempat isolat Bacillus sp. rizosfer bawang merah menunjukan adanya zona hambat yang terbentuk. Persentase daya hambat yang ditunjukkan  bervariasi, dengan perlakuan Bacillus sp isolat 3 (BM3) tertinggi sebesar 11,41% dan perlakuan Bacillus sp. isolat 2 (BM2) menunjukan persentase daya hambat terendah yakni 9,39%. Pengamatan secara mikroskopis menunjukan pertumbuhan hifa F. oxysporum tidak normal, yaitu terjadi pembengkakan,  lisis dan mengerut. Abnormalitas yang ditunjukan akibat adanya mekanisme antibiosis yang merupakan salah satu mekanisme pengendalian dari Bacillus sp.
Effectiveness Test of Indigenous Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Isolate on the Growth of Acehnese Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) Sidikalang Variety Halimursyadah, Halimursyadah; Fidia, Yayang; Husna, Rika
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.844

Abstract

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is a group of bacteria that live saprophytically in the root area (rhizosphere) acting as a plant growth promoter. The purpose of this study was to test the effectiveness of indigenous rhizobacterial isolates from Aceh Besar and Aceh Tengah in supporting the growth of Aceh patchouli Sidikalang variety. This research was conducted at the Laboratory of Seed Science and Technology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University and patchouli planting was carried out at the Patchouli Innovation Park (Nino Park), Syiah Kuala University, which took place from December 2022 to June 2023. This study used a non-factorial Randomized Group Design (RAK) with 3 replications. The factor studied was the type of rhizobacterial isolate consisting of 15 treatment levels, namely 1 treatment without rhizobacteria, 7 treatments given indigenous rhizobacterial isolates from Lambada, Seulimeum District, Aceh Besar Regency and 7 treatments given rhizobacterial isolates from Paya Tampu village, Rusip Antara District, Central Aceh Regency. The observation parameters studied are of plant height, number of leaves, number of branches, stem diameter, area per leaf blade, root length, root volume and wet biomass weight of plants. The results showed that indigenous rhizobacterial isolates from Aceh Besar and Aceh Tengah effectively increased the average plant height of Sidikalang variety patchouli at 4 and 8 MSA (26%, and 24%), number of leaves (46%, and 58%), number of branches (78% and 50%), area per leaf blade (34%), root length (19%), root volume (60%) and plant wet biomass weight (50.61%).
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA JAHE MERAH PADA LAHAN KERING DI KABUPATEN SUMENEP Fatmawati, Ika
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.720

Abstract

Jahe merah termasuk ke dalam jenis tanaman jahe yang mempunyai banyak keunggulan dibandingkan jahe gajah dan jahe emprit.  Kandungan jahe merah berupa zat gungerol, oleoresin dan minyak atsiri yang tinggi menyebabkan jahe merah lebih banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan. Kabupaten Sumenep merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi untuk pengembangan jahe merah dilihat dari sumber daya alam yang ada.  Selama ini jahe yang banyak dibudidayakan masyarakat Kabupaten Sumenep adalah jahe gajah dan jahe meprit.  Desa Manding Laok memiliki potensi sektor pertanian tetapi potensi ini belum diberdayakan secara optimal karena usahatani yang ada masih  pada pertanian tanaman pangan padi dan jagung serta masih banyak lahan kering yang tidak dimanfaatkan.  Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengkaji prospek dan potensi pengembangan usaha jahe merah pada lahan kering dan (2) untuk menganalisis kelayakan secara finansial usaha jahe merah pada lahan kering di Kabupaten Sumenep.  Lokasi dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive) di Desa Manding Laok Kecamatan Manding.  Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.  Metode analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis efisiensi secara finansial.  Untuk mengetahui potensi usaha jahe merah dilihat dari dua hal yaitu analisis potensi sumber daya dan pasar. Pengakajian prospek dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui in depth interview dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan jahe merah memiliki potensi untuk dikembangkan dengan potensi luas areal, produksi, kondisi dan iklim yang mendukung untuk budidaya jahe merah, selain itu memiliki potensi pasar yang ditunjukkan oleh permintaan yang tercukupi, penjualan dan harga jual yang dapat meningkatkan pendapatan petani serta kondisi pasar yang mendukung.  Budidaya jahe merah di Desa Manding Kabupaten Sumenep memiliki potensi untuk diusahakan

Page 1 of 1 | Total Record : 8