cover
Contact Name
Ahadiyat Yugi R., SP., MSi., D.Tech.Sc.
Contact Email
psi.faperta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ahadiyat_yugi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian
ISSN : 14100029     EISSN : 25496786     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrin provides facilities for publishing articles or quality papers in the form of research results in various aspects of agriculture and agricultural commodities widely including ; agronomy, agroecology, plant breeding, horticulture, soil science, plant protection, agribusiness, agroforestry, food science and technology , agricultural techniques, agricultural innovations, agricultural models and agricultural biotechnology. This journal is published twice a year, ie the April and October. The Agrin Journal invites researchers, academics and intellectuals to contribute critical writing and contribute to the development of agricultural science.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Cover Depan Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 19 Edisi 2 Faperta Jurnal Agrin
Agrin Vol 19, No 2 (2015): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2015.19.2.887

Abstract

Cover Depan Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 19 Edisi 2
Cover Depan Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 26 Edisi 1 Jurnal Agrin, Faperta
Agrin Vol 26, No 1 (2022): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2022.26.1.903

Abstract

Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 26 Edisi 1
Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol 23 No 2 Agrin Jurnal Agrin
Agrin Vol 23, No 2 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.2.878

Abstract

-
Effectiveness Test of Indigenous Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Isolate on the Growth of Acehnese Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) Sidikalang Variety Halimursyadah, Halimursyadah; Fidia, Yayang; Husna, Rika
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.844

Abstract

Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is a group of bacteria that live saprophytically in the root area (rhizosphere) acting as a plant growth promoter. The purpose of this study was to test the effectiveness of indigenous rhizobacterial isolates from Aceh Besar and Aceh Tengah in supporting the growth of Aceh patchouli Sidikalang variety. This research was conducted at the Laboratory of Seed Science and Technology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University and patchouli planting was carried out at the Patchouli Innovation Park (Nino Park), Syiah Kuala University, which took place from December 2022 to June 2023. This study used a non-factorial Randomized Group Design (RAK) with 3 replications. The factor studied was the type of rhizobacterial isolate consisting of 15 treatment levels, namely 1 treatment without rhizobacteria, 7 treatments given indigenous rhizobacterial isolates from Lambada, Seulimeum District, Aceh Besar Regency and 7 treatments given rhizobacterial isolates from Paya Tampu village, Rusip Antara District, Central Aceh Regency. The observation parameters studied are of plant height, number of leaves, number of branches, stem diameter, area per leaf blade, root length, root volume and wet biomass weight of plants. The results showed that indigenous rhizobacterial isolates from Aceh Besar and Aceh Tengah effectively increased the average plant height of Sidikalang variety patchouli at 4 and 8 MSA (26%, and 24%), number of leaves (46%, and 58%), number of branches (78% and 50%), area per leaf blade (34%), root length (19%), root volume (60%) and plant wet biomass weight (50.61%).
Efektivitas Dosis Pupuk Kalium dan Trichokompos Kotoran Ayam terhadap Produksi Bawang Merah Asal True Shallot Seed Linda Widia Sari; Syaiful Anwar; Eny Fuskhah
Agrin Vol 27, No 2 (2023): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2023.27.2.723

Abstract

ABSTRAK          Teknologi pemupukan kalium dan trichokompos dapat memaksimalkan produksi bawang merah asal biji. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2022 – 12 Agustus 2022 di Greenhouse, laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kalium dengan 4 taraf perlakuan, yaitu : K0 = Kontrol; K1 = 57 kg/ha K2O; K2 = 114 kg/ha K2O; dan K3 = 171 kg/ha K2O. Faktor kedua adalah dosis trichokompos kotoran ayam dengan 4 taraf perlakuan, yaitu : T0 = Kontrol; T1 = 10 ton/ha; T2 = 20 ton/ha; dan T3 = 30 ton/ha. Percobaan terdiri dari 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kal ulangan. Hasil penelitian yaitu pupuk kalium berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, diameter umbi, berat umbi segar, berat umbi kering matahari, berat tajuk kering, dan serapan kalium. Trichokompos berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, berat umbi segar, berat umbi kering matahari, dan serapan kalium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kalium pada media tanam yang sudah cukup unsur hara kalium tidak efektif. Aplikasi trichokompos dosis 10 ton/ha sudah mampu meningkatkan produksi bawang merah asal True Shallot Seed (TSS).Kata kunci: Fotosintesis, Unsur Hara, Umbi Mini ABSTRACT          The application of onion cultivation technology from True Shallot Seed (TSS) is a positive start in overcoming the problem of tuber seeds faced by farmers. Through potassium fertilization technology and trichocompost can maximize the production of shallots. The research was conducted on 15 February 2022 – 12 August 2022 at the Greenhouse, Laboratory of Physiology and Plant Breeding, Faculty of Animal Husbandry and Agriculture, Diponegoro University. The study used a factorial Completely Randomized Design with 2 factors. The first factor is the dose of potassium fertilizer with 4 levels of treatment, namely: K0 = Control; K1 = 57 kg/ha K2O; K2 = 114 kg/ha K2O; and K3 = 171 kg/ha K2O. The second factor is the dose of trichocompost chicken manure with 4 levels of treatment, namely: T0 = Control; T1 = 10 tons/ha; T2 = 20 tons/ha; and T3 = 30 tons/ha. The experiment consisted of 16 treatment combinations with 3 replications. The results showed that potassium fertilizer had an effect on the parameters of plant height, tuber diameter, fresh tuber weight, sun dried tuber weight, dry crown weight, and potassium uptake. Trichocompost had an effect on plant height, number of leaves, tuber diameter, fresh tuber weight, sun dried tuber weight, and potassium uptake. The results showed that the application of potassium fertilizer on growing media that had sufficient potassium nutrients was not effective. The application of trichocompost at a rate 0f 10 tons/ha increased the production of shallots from True Shallot Seed (TSS).Keywords:  Photosynthesis, Mini Bulbs, Nutrient
Cover Belakang Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 19 Edisi 1 Faperta Jurnal Agrin
Agrin Vol 19, No 1 (2015): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2015.19.1.892

Abstract

Cover Belakang Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 19 Edisi 1
Cover Belakang Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 20 Edisi 1 Faperta Jurnal Agrin
Agrin Vol 21, No 1 (2017): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2017.21.1.883

Abstract

Cover Belakang Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian Vol. 20 Edisi 1
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA JAHE MERAH PADA LAHAN KERING DI KABUPATEN SUMENEP Fatmawati, Ika
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.720

Abstract

Jahe merah termasuk ke dalam jenis tanaman jahe yang mempunyai banyak keunggulan dibandingkan jahe gajah dan jahe emprit.  Kandungan jahe merah berupa zat gungerol, oleoresin dan minyak atsiri yang tinggi menyebabkan jahe merah lebih banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan. Kabupaten Sumenep merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi untuk pengembangan jahe merah dilihat dari sumber daya alam yang ada.  Selama ini jahe yang banyak dibudidayakan masyarakat Kabupaten Sumenep adalah jahe gajah dan jahe meprit.  Desa Manding Laok memiliki potensi sektor pertanian tetapi potensi ini belum diberdayakan secara optimal karena usahatani yang ada masih  pada pertanian tanaman pangan padi dan jagung serta masih banyak lahan kering yang tidak dimanfaatkan.  Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengkaji prospek dan potensi pengembangan usaha jahe merah pada lahan kering dan (2) untuk menganalisis kelayakan secara finansial usaha jahe merah pada lahan kering di Kabupaten Sumenep.  Lokasi dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive) di Desa Manding Laok Kecamatan Manding.  Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.  Metode analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis efisiensi secara finansial.  Untuk mengetahui potensi usaha jahe merah dilihat dari dua hal yaitu analisis potensi sumber daya dan pasar. Pengakajian prospek dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui in depth interview dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan jahe merah memiliki potensi untuk dikembangkan dengan potensi luas areal, produksi, kondisi dan iklim yang mendukung untuk budidaya jahe merah, selain itu memiliki potensi pasar yang ditunjukkan oleh permintaan yang tercukupi, penjualan dan harga jual yang dapat meningkatkan pendapatan petani serta kondisi pasar yang mendukung.  Budidaya jahe merah di Desa Manding Kabupaten Sumenep memiliki potensi untuk diusahakan
Stabilitas Mutu Sensoris Selama Penyimpanan dan Pendugaan Umur Simpan Pie Carica Astuti, Santi Dwi; Ayuningtyas, Laksmi Putri; Prihananto, V.; Dewi, Ervina Mela; Merbawinarni, Resti
Agrin Vol 28, No 2 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.2.863

Abstract

Pie carica adalah sejenis kue kering yang terdiri atas adonan luaran atau kulit (pie shells) dan isian yang berupa selai carica yang memiliki bentuk seperti piring. Pie carica terbuat dari bahan tepung terigu yang disubstitusi dengan tepung mocaf, margarin, gula halus, telur, vanili, garam, buah carica, gula pasir, tepung maizena, nutrijell, natrium benzoat, dan pewarna. Proses pembuatan pie carica diawali dengan membuat adonan kulit, selanjutnya dicetak, dan dioven hingga setengah matang lalu diisi dengan isian yang berupa selai carica. Produk pie carica ini belum diketahui umur simpannya. Sehingga penelitian ini ditujukan untuk menduga umur simpan pie carica dengan kemasan dan pada penyimpanan RH yang berbeda. Selain itu, penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui perubahan sifat sensori selama penyimpanan 5 hari tanpa kemasan pada suhu ruang.Penetapan kemasan dan umur simpan produk sangat diperlukan untuk memastikan kualitas produk selama penyimpanan. Penetapan umur simpan yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode akselerasi berdasarkan pendekatan kadar air kritis. Variabel-variabel yang diamati meliputi kadar air awal produk (g H2O/g padatan), kadar air kritis (g H2O/g padatan), kadar air kesetimbangan (g H2O/g padatan), kemiringan/slope kurva sorpsi isotermis, konstanta permeabilitas uap air kemasan (g/m2.hari.mmHg), luas permukaan kemasan (m2), berat kering produk dalam kemasan (g padatan), tekanan uap air jenuh (mmHg). Data yang diperoleh dihitung menggunakan aplikasi Ms. Excel kemudian data dimasukkan kedalam persamaan model Bell dan Labuza.Setelah diketahui semua variabel maka hasil umur simpan pie carica dapat diketahui. Umur simpan pie carica pada RH 75% dengan kemasan aluminium foil adalah 48 hari dan dengan kemasan plastik polypropylene adalah 27 hari. Umur simpan pie carica pada RH 80% dengan kemasan aluminium foil adalah 44 hari dan dengan kemasan plastik polypropylene adalah 25 hari. Umur simpan pie carica pada RH 85% dengan kemasan aluminium foil adalah 41 hari dan dengan kemasan plastik polypropylene adalah 23 hari
PERTUMBUHAN TIGA VARIETAS SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN BERBAGAI MEDIA TANAM PADA SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT) Widarawati, Rosi Widarawati; Kusnaman, Djeimy; Nurwidodo, Prasetiyo Dwi
Agrin Vol 28, No 2 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.2.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendapatkan media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan 3 varietas tanaman selada pada sistem hidroponik deep flow technique.; 2) Mengetahui pertumbuhan varietas selada yang terbaik pada hidroponik deep flow technique; 3) Mengetahui interaksi media tanam dengan ketiga varietas selada pada sistem hidroponik deep flow technique. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari - Mei 2024 di Greenhouse milik bapak Eko, Dusun Gupakan, Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 38 mdpl dan analisis tanaman di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Rancangan penelitian yang digunakan, yaitu Rancangan Acak Terbagi (split plot) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis media tanam, yaitu rockwool, spons dan cocopeat. Faktor kedua adalah varietas selada yaitu, Grand Rapids, Lectus F1 dan Bisi SL 02. Hasil penelitian menunjukkan media tanam spons menjadi media tanam terbaik pada pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun. Varietas selada Bisi SL 02 menunjukkan bahwa varietas tersebut adalah varietas terbaik pada variabel jumlah daun, sedangkan interaksi antara media tanam dan varietas selada berpengaruh nyata terhadap variabel luas daun minggu ke-1.Kata Kunci: selada, hidroponik, rockwool, spons, cocopeat, varietas.