cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bidan
Published by Ikatan Bidan Indonesia
ISSN : 25023144     EISSN : 26204991     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) merupakan jurnal publikasi ilmiah bidan yang terbit setiap 4 bulan sekali (3 edisi dalam setahun) dengan menggunakan sistem peer review untuk seleksi artikel. Makalah ditulis berdasarkan hasil penelitian atau pemikiran inovatif, yang akan diseleksi tim editor Jurnal Bidan. Naskah yang diterima naskah asli yang belum diterbitkan di media cetak, majalah/jurnal/media publikasi lain dengan bahasa akademis dan efektif. JIB menerima artikel/naskah asli yang relevan dengan bidang kebidanan, meta–analisis, hasil Penelitian, Studi Literatur, Clinical Practice, dan Case Report/laporan kasus.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN MPASI DAN SELF EFFICACY DENGAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS KELURAHAN PAMULANG Subiyatin, Aning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.506

Abstract

Pendahuluan: Stunting atau perawakan pendek pada balita adalah masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh malnutrisi kronis dan penyakit berulang. Stunting berdampak negatif jangka panjang pada perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak, serta menurunkan produktivitas dan daya saing di masa dewasa. Prevalensi stunting di dunia mencapai 22,3% pada tahun 2022, dan di Indonesia, angka ini sebesar 21,6% menurut Studi Status Gizi Indonesia tahun 2022. Tujuan: Penelitian ini bertuuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan MPASI dan self efficacy dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang. Metode: Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel yaitu ibu dan balita usia 0-59 bulan yang datang ke Puskesmas Kelurahan Pamulang sebanyak 82 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis diketahui ada hubungan pengetahuan MPASI dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang diperoleh nilai p=value 0,001 dan OR (95% CI) =6.632, dan self efficacy dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang diperoleh nilai p=value 0,000 dan OR (95% CI) = 8,337. Kesimpulan: Diketahui masih terdapat balita stunting, ibu dengan pengetahuan MPASI kurang dan self efficacy rendah serta terdapat hubungan antara pengetahuan tentang makanan pendamping ASI dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Desa Pamulang dan terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Pamulang. Rekomendasi: Pemberian edukasi berkelanjutan dan dukungan kepada orang tua serta kebijakan yang mendukung akses terhadap makanan bergizi yang diperlukan untuk upaya penurunan prevalensi kejadian stunting
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK 7 HARI SEBELUM PERSALINAN DENGAN DURASI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU PRIMIPARA DI FASILITAS KESEHATAN MALANG jundyah, nazhifa zalfa
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.510

Abstract

Abstrak: Persalinan yang berlangsung terlalu lama dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin, namun risiko tersebut dapat diminimalkan melalui aktivitas fisik yang dapat mempengaruhi kemampuan aerobik dan kardiorespirasi tubuh, yang mengakibatkan peningkatan maksimal asupan oksigen maksimum yang selanjutnya dapat meningkatkan pasokan energi. Pasokan energi ini penting untuk mendukung kontraksi otot miometrium selama persalinan, terutama pada tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan durasi persalinan kala I fase aktif pada ibu primipara. Penelitian menggunakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 30 ibu primipara di fasilitas kesehatan Malang. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner PPAQ (Pregnancy Physical Activity Questionnaire) dan dianalisis menggunakan uji rank spearman. Hasil uji analisis diperoleh p = 0,049 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan aktivitas fisik 7 hari sebelum persalinan terhadap durasi persalinan kala I fase aktif pada ibu primipara di Fasilitas Kesehatan Malang. Kesimpulan yang didapat yaitu semakin tinggi kategori aktivitas fisik 7 hari sebelum persalinan, maka durasi kecepatan persalinan kala I fase aktif semakin meningkat. Kata kunci: Aktifitas fisik, durasi persalinan kala I fase aktif, primipara.
THE RELATIONSHIP OF AGE AND PARITY TO ANTENATAL CARE VISITS IN THIRD TRIMESTER PREGNANT WOMEN AT PUSKESMAS MINGGIR SAPUTRI, MEGA; Sholihah, Andri Nur
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.526

Abstract

Abstrak Pendauluan: Pemeriksaan antenatal care bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal serta mampu mempersiapkan persalinan, nifas, persiapan pemberian ASI eksklusif, serta kembalinya alat reproduksi. Pelayanan antenatal care diberikan melalui pengawasan, konseling dan perawatan untuk menjamin kehamilan dan persalinan yang aman. Pemeriksaan antenatal care yang tidak teratur berisiko terjadi komplikasi kehamilan yang tidak terdeteksi sehingga dapat meningkatkan resiko kematian pada ibu. Perdarahan merupakan penyebab kematian ibu terbanyak setiap tahunnya. Diikuti penyebab lainnya seperti hipertensi dan infeksi serta kanker, jantung, tuberkulosis atau penyakit lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan usia dan paritas terhadap kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Minggir. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian case-control (studi kasus-kontrol) dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah sample sebanyak 166 ibu hamil. Instrument dalam penelitian ini adalah rekam medis dengan bantuan lembar dalam bentuk tabel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan chi square. Hasil: Hasil analisis dengan uji chi square didapatkan hasil bivariat diketahui ada hubungan usia terhadap kunjungan antenatal care didapatkan nilai pvalue=0,000 (pvalue<0,05) dan tidak ada hubungan paritas terhadap kunjungan antenatal care didapatkan nilai pvalue=0,111 (pvalue>0,05). Simpulan: Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan usia terhadap kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Minggir pada tahun 2023 dan tidak ada hubungan paritas terhadap kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Minggir pada tahun 2023.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE EFFLEURAGE ABDOMEN TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI putri, Tsania; ., Anjarwati
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.527

Abstract

Dismenore nyeri saat mengalami menstruasi dismenore sangat mengganggu aktivitas juga memberi dampak bagi fisik, psikologis dan sosial pada wanita sehingga mengganggu kegiatan serta menyebabkan penurunan prestasi belajar karena ketidak hadiran proses pembelajaran di kampus. WHO menjelaskan bahwa jumlah dismenore di dunia sangat tinggi 50% wanita setiap negara mengalami dismenore, di Amerika Serikat 90% yang mengalami dismenore, di Indonesia 55% perempuan yang mengalami dismenore. Dismenore dapat diatasi terapi non-farmakologi dengan massage effleurage message menggunakan telapak tangan yang memberi tekanan lembut permukaan tubuh dengan arah sirkuler secara berulang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara sebelum dan sesudah diberikan massage effleurage abdomen terhadap penurunan nyeri dismenore. Metode penelitian kuantitatif yaitu quasi-experimental design rancangan two-group pretest-posttest kontrol group design, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling subyek penelitian berjumlah 34 responden instrumen penelitian menggunakan lembar observasi menggunakan pengukuran nyeri numeric rating scale data dianalisis dengan menggunakan uji mann-whitney. Hasil yang dari analisis sebelum dan sesudah pemberian massage effleurage p-value adalah 0,001 artinya ada pengaruh signifikan massage effleurage terhadap pengurangan nyeri dismenore pada mahasiswa. Peneliti menyarankan teknik menurunkan nyeri menggunakan metode non farmakologi dalam menurunkan nyeri haid. Terapi massage effleurage yang dapat dilakukan secara mandiri sebagai teknik untuk mengatasi dismenore guna mereduksi penggunaan analgesik.
Hands-On Versus Hands-Off Techniques for Perineal Protection in Childbirth: A Systematic Review of Randomized Controlled Trials Amalia, Septiana Ade
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.529

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Trauma perineum selama persalinan pervaginam sering terjadi dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti inkontinensia, nyeri panggul kronis, dan disfungsi seksual. Perlindungan perineum selama persalinan penting untuk mengurangi risiko morbiditas pada ibu. Teknik hands-on dan hands-off adalah dua metode yang dapat digunakan untuk melindungi perineum, namun hasil penelitian terdahulu masih memperdebatkan efektivitasnya. Tujuan: Artikel ini bertujuan membandingkan teknik hands-on dan hands-off dalam mencegah robekan perineum dan kejadian episiotomi selama persalinan pervaginam. Metode: Metode yang digunakan mengadopsi panduan metodologi PRISMA Systematic Review. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi penyusunan kerangka PICO untuk mengembangkan pertanyaan review, pencarian artikel menggunakan 3 database yaitu PubMed, ScienceDirect, Cochrane Library, dan search engine Google Scholar, dan WILEY Online Library. Artikel dinilai secara kritis menggunakan alat penilaian dari Joanna Briggs Institute (JBI) untuk penilaian RCT. Risiko bias juga dievaluasi menggunakan instrumen Risk of Bias Cochrane Library. Data analisis pada review ini menggunakan pedoman Synthesis Without Meta-analysis (SWiM). Hasil: Didapatkan tiga artikel dari 1724 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Sebanyak 800 ibu bersalin berpartisipasi dalam studi yang termasuk dalam sistematik review ini. Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat kejadian robekan perineum lebih rendah pada ibu bersalin dengan teknik hands-off dibandingkan dengan teknik hands on. Selain itu teknik hands-off mengurangi kejadian episiotomi dibandingkan dengan teknik hands-on. Kesimpulan: Meskipun terdapat beberapa variasi hasil antar studi dan karakteristik responden, hasil systematic reviewmenunjukan teknik hands-off lebih optimal dalam melindungi perineum. Analisa melalui meta-analysis dan studi lebih lanjut dengan karakteristik sampel yang homogen diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan menentukan teknik terbaik dalam melindungi perineum selama persalinan. Keywords: Teknik hands-on; teknik hands-off; robekan perineum; episiotomi; persalinan pervaginam
THE EFFECT OF BACK MASSAGE ON THE SLEEP QUALITY OF MENOPAUSAL MOTHERS IN THE WORKING AREA OF THE PURWADADI HEALTH CENTER, CIAMIS REGENCY IN 2024 irianti, bayu; Indriyani, Elisa
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.532

Abstract

Background: Menopause is not having menstruation for 12 consecutive months. The standard sleep requirement for menopausal women is 7 hours/day. If a menopausal mother needs less than 7 hours of sleep / day, it can be said that the quality of sleep is not good which can cause fatigue and higher stress levels so that often menopausal women consume pharmacological drugs. One of the non-pharmacological interventions for handling the quality of sleep of menopausal women is back massage therapy. This study aims to determine the effect of giving back massage (Back Massage) on the quality of sleep of menopausal women in the Purwadadi Health Centre work area. Method: This type of research uses quasi-experiment type two group pretest and posttest design. The sampling technique used simple random sampling with a total of 90 participants. The data analysis used was univariate analysis test and non-parametric statistical bivariate test, namely Wilcoxon Signed Rank Test. Result: Wilcoxon test results obtained on back massage p-value is 0.000 meaning P < 0.05. Conclusion: Wilcoxon test results obtained on back massage p-value is 0.000 meaning P < 0.05.
PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI BOGOR, JAWA BARAT Subiyatin, Aning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.535

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja (10-24 tahun) adalah periode kritis transisi dari kanak-kanak ke dewasa. Berdasarkan data dari WHO bahwa lebih dari 500 juta remaja usia 10-14 tahun di seluruh dunia salah satu negara berkembang.di Indonesia persentase remaja berusia 15-24 tahun yang belum menikah dan pernah melakukan hubungan seksual pranikah menunjukkan bahwa 0,9%. pada tahun 2021 perilaku seksual remaja di Jawa Barat menunjukkan bahwa sebagian besar remaja pernah melakukan ciuman bibir (10,53%) remaja pernah melakukan hubungan seksual(3,09%). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor. Metode: Metode penelitian kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Data penelitian di ambil menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 178 responden dengan menggunakan teknik random sampling acak sederhana. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Penelitian ini melaporkan bahwa ada hubungan antara media sosial dengan perilaku seksual p value = 0,000, peran orang tua dengan perilaku seksual berisiko p value 0,025, dan peran teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko p value 0,010. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antaara media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor Jawa Barat.
- ADAPTASI ORANG TUA BARU DI KAWASAN ASIA UNTUK MENCEGAH DEPRESI PASCAPERSALINAN: SCOPING REVIEW Ega Prosfera, Rahma Haryunita -
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.544

Abstract

Latar Belakang: Adaptasi pascapersalinan merupakan bagian dari siklus hidup yang dialami oleh orang tua dalam menjalani peran barunya. Ketidakmampuan dalam beradaptasi dengan perubahan yang ada dapat berakibat pada terjadinya depresi pascapersalinan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi awal yang dapat dilakukan orang tua baru Asia untuk mencegah terjadinya depresi pascapersalinan. Metode: Tinjauan pustaka ini menggunakan metode scoping review dengan berpedoman pada PRISMA ScR melalui pencarian basis data dari PubMed, Sage Journals, Scopus, ScienceDirect, dan website di luar basis data dengan penyaringan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan menggunakan format Boolean "First-Time Parent" AND "Early Adaptation" AND "Prevention Postpartum Depression" AND "Asia". Hasil: 6 literatur yang telah direview memiliki total partisipan sebanyak 429 ibu nifas dari Singapura, Malaysia, Arab, Iran, dan China dengan jumlah ibu primipara sebanyak 245 orang. Adaptasi yang dapat dilakukan berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan fisiologis maupun psikologis yang terjadi melalui dukungan pasangan, keluarga, lingkungan, tenaga kesehatan professional, dan pengoptimalan teknologi dan intervensi pencegahan terbaru. Simpulan: Dukungan secara berkesinambungan diperlukan untuk mencegah terjadinya depresi pascapersalinan. Dengan mengidentifikasi adaptasi yang dapat dilakukan di awal masa nifas, tenaga kesehatan profesional dapat memberikan intervensi pencegahan yang tepat dan efektif.
Pengetahuan calon pengantin tentang pemeriksaan HIV pra-nikah budimansyah, hanifah qurrotu aini
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.545

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan HIV pra-nikah pada calon pengantin sangat penting sebagai upaya preventif untuk mencegah risiko transmisi penularan kepada pasangan atau anak-anak mereka. Semakin terdeteksi secara dini, diharapkan rantai penularannya terhadap pasangan dapat dicegah dengan mudah. Namun, masih banyak calon pengantin yang enggan melakukan tes ini karena berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan, stigma sosial, dan kecemasan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan menelaah artikel dari database Google Scholar dan PubMed yang diterbitkan antara tahun 2021-2025. Dari 80 artikel yang diidentifikasi, 10 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan calon pengantin tentang pemeriksaan HIV pra-nikah serta faktor-faktor yang memengaruhi sikap dan kepatuhan dalam menjalani pemeriksaan ini. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa dari 10 artikel menyatakan bahwa pengetahuan calon pengantin tentang HIV/AIDS cukup tinggi. Namun, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan, karena hanya sekitar 55% yang menjalani tes HIV pra-nikah meskipun memiliki sikap positif HIV. Faktor utama yang memengaruhi keputusan pemeriksaan adalah dukungan pasangan, stigma sosial, serta kecemasan. Kesimpulan: Diperlukan edukasi yang lebih luas melalui media seperti leaflet dan modul, penguatan dukungan sosial, serta intervensi psikososial untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan calon pengantin dalam menjalani tes HIV pra-nikah.
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA WANITA PENYANDANG DISABILITAS DI HWDI SLEMAN jumarnis, monika
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.549

Abstract

Abstrack Basic health needs for women with disabilities are being able to carry out self-care activities including genitalia known as personal hygiene. Personal hygiene is personal hygiene care to prevent infections caused by bacteria, especially genitalia which are susceptible to infection. This study aims to determine the relationship between personal hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge in women with disabilities at HWDI Sleman. The method in this study is correlational with a cross-sectional approach. The respondents of the study consisted of 40 members of HWDI Sleman and were taken using a purposive sampling technique with the inclusion criteria of experiencing vaginal discharge in the last 6 months. Data collection used a questionnaire and a chi-square test was carried out. The results of this study showed that most respondents had good personal hygiene behavior of 50% and the incidence of vaginal discharge was mostly physiological vaginal discharge of 50%. The chi-square test analysis obtained p = 0.003 which means p <0.05 meaning that there is a significant relationship between personal hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge in women with disabilities. Keywords: Personal hygiene, vaginal discharge, women with disabilities