cover
Contact Name
Bangun Canggih
Contact Email
jurnalbppk@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbppk@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
Published by Kementerian Keuangan
ISSN : 20853785     EISSN : 26157780     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal BPPK merupakan publikasi ilmiah yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang keuangan negara. Terbit pertama kali tahun 2010. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal BPPK telah melalui proses review, evaluasi dan penyuntingan oleh Dewan Redaksi, Mitra Bestari dan Anggota Staf Editorial. Jurnal BPPK terbuka untuk umum, praktisi, peneliti, pegawai, dan pemerhati masalah keuangan negara.
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
ECONOMIC GROWTH AND CO2 EMISSIONS IN INDONESIA : INVESTIGATING THE ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE HYPOTHESIS EXISTENCE Azwar Iskandar
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i1.369

Abstract

Peningkatan ancaman polusi udara dan pemanasan global telah dibahas secara luas dalam berbagai event internasional. Environmental Kuznets Curve (EKC) menjadi sebuah isu riset yang memotivasi banyak studi dalam mengklaim adanya hubungan antara pendapatan ekonomi dan emisi CO2 melalui pembuktian hipotesis inverted U-shaped, dimana hipotesis ini menjelaskan bahwa pada tahap awal pertumbuhan ekonomi, degragdasi lingkungan akan terjadi, tetapi pada tahap puncak pertumbuhannya justru akan mengurangi emisi CO2 bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberadaan Environmental Kuznets Curve (EKC) Hypothesis dalam hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan emisi karbondioksida di Indonesia selama periode tahun 194-2016. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Autoregressive Distributed Lag (ARDL) co-integration. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari World Bank Development Indicators. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa hipotesis EKC tidak terdapat di Indonesia. Selain itu, permodelan jangka panjang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor electricity and heat production memberikan dampak positif dan signifikan terhadap emisi karbondioksida di Indonesia. Atas dasar temuan-temuan tersebut, penelitian ini mengisyaratkan adanya kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk menekankan perluasan service intensive economy daripada resource intensive, serta pengembangan sumber-sumber energi terbarukan dalam rangka memitigasi degradasi lingkungan seiring perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. The increasing threat of air pollution and global warming has been widely discussed in various international events. Environmental Kuznets Curve (EKC) become an independent research issue and motivated a bulky number of studies that claims an inverted U-shaped relationship between income and CO2 emission : at early stage of development, environmental degradation occurs, but at certain point the increase in economic development will decrease CO2 emission. This study aims to investigate the existing of EKC hypothesis and the dynamic relationship between CO2 emission and economic growth and in Indonesia case the period 1981-2016 using Autoregressive Distributed Lag (ARDL) co-integration framework. Data were retrieved from World Bank Development Indicators. The findings reveal that EKC Hypothesis does not exist. In addition, the long run model show that economy growth appear to have significant positive impact on CO2 emission especially from electricity and heat production. These findings suggest a dire need for Indonesia to shift towards service intensive economy rather than resource intensive, and alternative renewable energy sources in order to mitigate environmental degradation as well as promote economic development.
WHO GAINS FROM SOCIAL ASSISTANCES? RASTRA, PIP, AND PKH PROGRAMS IN INDONESIA Abrian Duta Firmansyah; Akhmad Solikin
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i1.372

Abstract

Social assistance is one of government’s strategies in alleviating poverty and reducing inequality. This article analyses impact of social assistances in terms of Prosperous Rice (Beras Sejahtera, Rastra), Indonesia Intelligent Program (Program Indonesia Pintar, PIP), and Family Hope Program (Program Keluarga Harapan, PKH) on poverty and inequality, and problems related to implementation of these programs. Impact analysis was carried out using the benefit incidence analysis by using household surveys (Susenas) data March 2017, while problems in the fields were collected from literature and mass media analyses. The results indicate that social assistances in Indonesia impacted on alleviating poverty and reducing inequality, as well as absolute progressive in nature. Rastra is the most able to reduce poverty and equality compared to PKH and PIP. However, further improvements are needed to overcome the leakage in the distribution of social assistances. Literature and mass media reviews showed that data on recipients of social assistances were not up to date and disbursement of assistances violated existing regulations.
INISIATIF KEAMANAN PERDAGANGAN DALAM KEBIJAKAN EKONOMI LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT Toton Hartanto
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 6 No 2 (2013): Jurnal BPPK (printed version)
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective was to test the impact of security threat and economic threat against U.S to the choice of container security intiative (CSI) as the instrument of foreign policy of US in Global War on terrorism (GwoT). The analyze employed by this research was economic statecraft concept ( baldwin,1985) as the main theory . The literature review of the research was able to find existence of security threat and economic thread pushing US to put their choice on CSI as the economic Statecraft in the policy of GwoT, The research employed qualitative model in which the statistical data analysis used was logoistic regression and it was obtained proves that justified CSI as the economic statecraft , the different response coming out between countries against the target of CSI was influenced by the interest of their economics and the consideration of the benefit value of the trading relationship within long term period.
RELEVANSI PENERAPAN GOVERNMENT FINANCE STATISTICS (GFS) DALAM MENILAI KEBIJAKAN FISKAL Puput Waryanto
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 8 No 1 (2015): Jurnal BPPK (printed version)
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government need to realize government Finance Statictics (GFS) could be the right choice because a prove that the application of FGS in some countries was relevant to review fiscal policy, by the regression equation Y + 1,810-0,838x where X = application of the GFS and Y =Fiscal policy. It was negative and significant influence, Factor GFS application could asses fiscal policy by contribution of 81.1%. The preparation of the GFS did not terminate the obligation in preparing financial statements for a common purpose, which was at the level of central government known as LKPP (Government Financial Statement). Use of basic principles which were adequate in the GFS, consist of the accrual basis, coverage of public sector, and consolidation also supported this GFS as a basic for decision making on fiscal policy more precisely than a general purpose financial statement. Diffrerences between GFS with government accounting standard (the general government sector), as well as between the GFS with financial accounting standards ( Public enterprise sector), ranging from the purpose, scope, reporting entities, criteria for recognition, measurement. Revaluation and changes is value , and the integration of current and position, were obstacles and challenges for all parties, especially the central government in charge of developing systems, procedures, and resources needed to develop the GFS in Indonesia.
PENENTUAN HAK DAN DAMPAK PEMANFAATAN LIDAH TANAH BERBASIS PENGEMBANGAN EKONOMI DI WILAYAH MUARA GEMBONG arfin bin ibrahim fasini
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.356

Abstract

Sebagai daratan yang terbentuk secara alamiah, lidah tanah memiliki nilai ekonomi potensial bagi untuk dimanfaatkan sebagai budi daya tambak, namun lidah tanah merupakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dan diperuntukkan sebagai kawasan lindung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (i) status penguasaan lidah tanah menurut hukum adat masyarakat Muara Gembong; (ii) dampak pemanfaatan lidah tanah ditinjau dari aspek sosial, ekonomi, dan ekologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status penguasaan lidah tanah di Kecamatan Muara Gembong membutuhkan kesungguhan penggarapan, semakin utuh hubungan masyarakat dengan tanahnya, semakin kukuh kekuasaan atas tanah tersebut. Pemanfaatan lidah tanah sebagai budi daya tambak dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, namun pengeksploitasian sumber daya lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan menyebabkan tekanan terhadap ekosistem mangrove yang mengakibatkan dampak negatif sosial, ekonomi, maupun ekologi. Keharmonisan antara kebutuhan manusia dengan kelestarian sumber daya alam tergantung pada kemampuan mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
HAMBATAN PENERAPAN SISTEM E-BILLING PADA PENERIMAAN NEGARA DJBC DALAM PERSPEKTIF PENGGUNA JASA Rita Dwi Lindawati
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.357

Abstract

Penerimaan negara yang berasal dari kepabeanan dan cukai merupakan komponen penting dari denyut nadi perekonomian suatu negara. Penerapan PMK Nomor 32/PMK.05/2014 tentang Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik, merupakan wujud nyata upaya perubahan di bidang pelayanan dan pengelolaan penerimaan negara berbasis teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji pengaruh penerapan sistem pembayaran penerimaan negara secara elektronik pada DJBC. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem e-billing pada DJBC memberikan kemudahan pembayaran penerimaan negara menjadi lebih praktis, cepat, aman, dan menghasilkan data valid, akurat, dan real time, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan pemerintah, namun masih terdapat kendala penerapan e-billing, terutama permasalahan pada sistem dan jaringan.
TINJAUAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR TERKAIT IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYERAHAN PEMBERITAHUAN PABEAN MELALUI INTERNET agung tri safari
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.358

Abstract

Submission of Customs Declaration including matters regulated in the Customs Law. Furthermore, this matter is further elaborated based on the Minister of Finance Regulation. Customs Declaration can be submitted in writing on the form or in the form of Electronic Data. For those in the form of Electronic Data, it is delivered by submitting Electronic Data storage media in the form of diskettes or etc to the Customs Office or through an Electronic Data exchange system. DJBC has issued a policy related to the full implementation (Mandatory) of the submission of customs declaration documents through the PDE system based on KEP-415 / BC / 2016 and began to be implemented effectively on January 1, 2019. The purpose of this study is to evaluate whether this policy can be applied in all regions of Indonesia This research is descriptive with a qualitative approach. Based on secondary data, not all regions of Indonesia are affordable to the internet network. The constraints on the availability of infrastructure are a necessity that must be anticipated. The results of this discussion can be input into the improvement of related policies.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI BRAND IMAGE TERHADAP BRAND IMAGE DAN PERSEPSI PENGGUNA KEMENKEU CORPU Jamila Lestyowati
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.360

Abstract

Kemenkeu Corpu adalah merek untuk strategi baru BPPK menciptakan pembelajaran yang applicative, relevant, accesible, and impactfull. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh dimensi brand image yaitu brand identity, brand personality, brand association dan brand attitude and behavior terhadap brand image dan persepsi pengguna Kemenkeu Corpu. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk melihat pengaruh dimensi brand image terhadap brand image, sedangkan metode kualittatif untuk melihat pengaruh brand image terhadap persepsi pengguna Kemenkeu Corpu. Hasil pengujian menunjukkan secara keseluruhan terdapat pengaruh signifikan antara dimensi brand image dengan brand image. Secara individual brand attitude and behavior dan brand association berpengaruh signifikan terhadap brand image. Dimensi lainnya yaitu brand identity dan brand personality tidak berpengaruh signifikan terhadap brand image. Brand image sendiri berpengaruh positif terhadap persepsi konsumen yaitu saat pelatihan karena meningkatkan performa mereka di tempat kerja
PENGARUH NILAI ASET TETAP DAN BELANJA MODAL DALAM ALOKASI BELANJA PEMELIHARAAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN Rahadi Nugroho
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.370

Abstract

Abstrak Nilai barang milik negara pemerintah pusat yang besar membutuhkan belanja pemeliharaan yang tidak sedikit agar dapat dipelihara dengan baik untuk penggunaan yang optimal. Beberapa penelitian menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi belanja pemeliharaan instansi pemerintah. Faktor-faktor yang dipertimbangkan antara lain nilai aset tetap dan belanja barang modal. Penelitian ini menganalisis apakah kedua faktor tersebut dipertimbangkan dalam alokasi belanja pemeliharaan di instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai aset tetap dipertimbangkan dalam pengalokasian belanja pemeliharaan sedangkan belanja barang modal tidak. Key word: alokasi belanja, pemeliharaan, nilai aset, belanja modal. Abstract Republic of Indonesia has a large number of asset which must be preserved to maximize utilization. Researchers analyze how maintenance’s budget is allocated by exploring variables that might be considered such as total asset value before budget allocation. This study examined did last year asset balance and capital expenditure considered in allocating budget for asset’s preservation. The result show that capital expenditure did not deliberate in maintenance’s budget and on the other hand, value of total asset did. Key words: budgeting, preservation, capital expenditure, asset, government
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA: STUDI KASUS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Marsel Palayukan
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v12i2.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh belanja pemerintah terhadap pembangunan manusia di Provinsi Sulawesi Tenggara. Analisis pembangunan manusia difokuskan pada indikator pengeluaran pemerintah, yang merupakan rasio alokasi pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan kesehatan terhadap total produk domestik regional bruto, konsumsi rumah tangga untuk pendidikan dan kesehatan, serta menggunakan variabel kontrol yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja dan pertumbuhan penduduk. Studi ini menggunakan data panel dengan analisis yang digunakan least square dummy variabel (LSDV) atau dikenal juga sebagai fixed effect model dengan metode poolled EGLS (cross section weight). Sedangkan untuk menjelaskan hubungan antar variabel dalam penelitian ini digunakan analisis deskriptif. Untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia, maka pemerintah daerah harus meningkatkan pengeluaran untuk sektor publik, meningkatkan pendapatan per kapita melalui pertumbuhan ekonomi yang dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas daerah.

Page 11 of 15 | Total Record : 141