cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Kampung Wisata Tematik “Kampung Putih” Kota Malang Widhah Nur Azizah; Mohammad Ishom; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.31528

Abstract

AbstrakStrategi pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah merupakan alternatif dalam mengembangkan kampung wisata tematik “Kampung Putih” serta untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan bank sampah di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam Kecamatan Klojen Kota Malang. Pelaksanaan kegiatan penelitian masyarakat melalui bank sampah ini menggunakan metode atau pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus dikarenakan peneliti menggambarkan secara mendetail tentang latar belakang kasus. Peneliti bertindak langsung dalam proses penelitian dikarenakan peneliti merupakan instrument utama dalam penelitian Menjadi bagian dari Kampung Putih merupakan upaya bagi individu memastikan dirinya sebagai makhluk sosial. Upaya yang dilakukan ini salah satunya adalah dengan memperbaiki kebiasaan membuang sampah ke sungai. Strategi pemberdayaan masyarakatnya dalam mengembangkan kampung wisata tematik Kampung Putih yaitu melalui bank sampah Melati. Kegiatan pengelolaan sampah di Bank Sampah Melati warga merasa bahwa mereka berpartisipasi karena memang mereka mengetahui bagaimana kondisi permasalahan sampah yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka. Dalam hal ini masyarakat mampu berdaya karena sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai serta dapat memunculkan kepedulian mereka sehingga mereka ikut berpartisipasi. WASTE BANK AS AN ALTERNATIVE COMMUNITY EMPOWERMENT STRATEGY IN DEVELOPING THE THEMATIC TOURISM VILLAGE "KAMPUNG PUTIH" IN MALANG CITY                                                Abstract        The community empowerment strategy through waste banks is an alternative in developing the thematic tourism village "Kampung Putih" and to find out community participation in participating in waste bank activities on Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam Klojen District, Malang City. The implementation of community research activities through this waste bank uses a qualitative method or approach using the type of case study research because the researcher describes in detail the background of the case. Researchers act directly in the research process because researchers are the main instrument in research. Being part of Kampung Putih is an effort for individuals to ensure that they are social beings. One of the efforts made by this is by improving the habit of throwing garbage into the river. The community empowerment strategy in developing the thematic tourism village Kampung Putih is through the Melati waste bank. The waste management activities at Melati Waste Bank residents feel that they are participating because they know the condition of the waste problem in their neighborhood. In this case, the community is able to be empowered because they are aware of the importance of preserving the environment by not throwing garbage in the river and can raise their concern so that they can participate.
Pemetaan Kebutuhan Program Parenting Education dalam Persiapan Regenerasi Remaja di Desa Wisata Pentingsari Yogyakarta Fitta Ummaya Santi; Kabut Yuli Asih; Desi Astika Sari; Dewi Pristanti
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32265

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Permasalahan orang tua di kawasan Desa Wisata Pentingsari terhadap persiapan regenerasi desa wisata, (2) kebutuhan program parenting di Desa Wisata Pentingsari dalam upaya mempersiapkan regenerasi desa wisata, (3) faktor pendukung dan penghambat dalam rencana program Parenting education di desa wisata Pentingsari.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan subjek penelitian: tokoh masyarakat, pengelola wisata dan orang tua yang memiliki anak remaja di Desa Wisata Pentingsari. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara/FGD, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan triangulasi, diskusi terfokus dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan Program parenting education dipandang penting untuk meningkatkan pengetahuan parenting bagi orang tua. Akan tetapi, pengetahuan dan keterlibatan orang tua dalam mempersiapkan regenerasi desa wisata masih kurang. Kebutuhan program parenting education dalam mempersiapkan regenerasi desa wisata diantaranya: peningkatan kesadaran orang tua, membangun komunikasi efektif orang tua dan anak, dan strategi dalam persiapan regenerasi desa wisata. Faktor pendukung adalah dukungan pengelola wisata dan keterlibatan forum orang tua di desa Pentingsari ditandai dengan adanya program kerja yang sama. Faktor penghambat adalah antusias yang masih rendah dari orang tua untuk terlibat dalam program. Mapping of Parenting Education Program Needs in Preparation for Regeneration in Pentingsari Tourism Village AbstractThis study aims to describe: (1) The problems of parents in the Tourism Village area of Pentingsari regarding the preparation for regeneration of a tourism village, (2) the need for a parenting program in Pentingsari Tourism Village in an effort to prepare for regeneration of a tourist village, (3) supporting and inhibiting factors in the program plan Parenting Education in the tourist village of Pentingsari. This type of research is a qualitative-descriptive study with research subjects: community leaders, tourism managers and parents who have teenagers in Pentingsari Tourism Village. The method of data collection was done by interviewing / FGD, observation, and documentation. Data analysis used qualitative analysis techniques with triangulation, focused discussion and extension of observations. The results showed that the parenting education program was deemed important to increase parenting knowledge for parents. However, the knowledge and involvement of parents in preparing tourism village regeneration is still lacking. The needs for parenting education programs in preparing for the regeneration of tourism villages include: increasing parental awareness, building effective communication between parents and children, and strategies in preparing for regeneration of tourist villages. The supporting factor is the support of the tourism manager and the involvement of the parents forum in Pentingsari village which is marked by the existence of a similar work program. The inhibiting factor is the low enthusiasm of parents to be involved in the program.
Pembelajaran Keaksaraan Dasar PKBM Bina Sekar Melati di Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Bantul Sutrisno Sutrisno
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32418

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui  (1) Pelaksanaan pendidikan keaksaraan dasar, (2) Hasil dari pendidikan keaksaraan dasar, dan (3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaaan pendidikan keaksaraan dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengelola PKBM Bina Sekar Melati, tutor pendidikan keaksaraan dan warga belajar pendidikan keaksaraan dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan miles dan huberman. Hasil penelitian yaitu (1) Pelaksanaan Pendidikan keaksaraan dasar di Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul berjalan dengan baik, (2) Hasil dari pendidikan keaksaraan dasar ialah warga belajar mampu membaca, menulis dan berhitung sederhana setelah diberikan pembelajaran, dan (3) Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan keaksaraan dasar ialah (a) Kemampuan tutor, (b) dukungan dari pemerintah pusat, (c) dukungan dari pemerintah setempat, (d) motivasi dari warga belajar, dan (e) sarana dan prasarana yang memadai . Sedangkan faktor penghambatnya ialah (a) daya tangkap warga belajar berbeda-beda, (b) Kegiatan di desa seperti arisan PKK, Membantu tetangga yang mempunyai hajatan serta mati listrik membuat warga belajar tidak berangkat pembelajaran Basic Literacy Learning PKBM Bina Sekar Melati in Triharjo Village, Pandak District, Bantul AbstractThis study aims to determine (1) Implementation of basic literacy education, (2) Results of basic literacy education, and (3) Supporting and inhibiting factors in implementing basic literacy education. This study uses qualitative research methods with a qualitative descriptive approach. The subjects of this study were the manager of PKBM Bina Sekar Melati, literacy education tutors and residents learning basic literacy education. Data collection methods used were interviews, observation and documentation, data analysis techniques using miles and Huberman. The results of the study are (1) The implementation of basic literacy education in Triharjo Village, Pandak Subdistrict, Bantul Regency is going well, (2) The results of basic literacy education are the people learning to be able to read, write and count simple after learning, and (3) Factors supporters of the implementation of basic literacy education are (a) Tutor ability, (b) support from the central government, (c) support from local government, (d) motivation from learning citizens, and (e) adequate facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are (a) the different learning capacities of the residents of learning, (b) Activities in the village such as the PKK social gathering, helping neighbors who have a celebration and power outages make learning residents not go to learning. 
Metode Pengenalan Berbahasa Inggris di Pioneer Montessori School Padang Arifah Prima Satrianingrum; Yulsyofriend Yulsyofriend; Syahrul Ismet
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.31571

Abstract

AbstrakMasa usia dini disebut juga dengan golden age yang sangat tepat untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak. Aspek bahasa merupakan salah satu aspek yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai metode pengenalan berbahasa Inggris di Pioneer Montessori School Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ialah kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Sedangkan teknik pengabsahan data menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pioneer Montessori School Padang terdapat 12 (dua belas) metode pengenalan berbahasa Inggris untuk anak usia dini. Metode tersebut terdiri dari TPR (Total Physical Response), singing song, dancing, concrete things, art, reward, story telling, three period lesson, games, sport, listen and repeat, serta pembiasaan dan pengulangan dalam berbahasa.  THE INTRODUCTION METHOD TYPE OF ENGLISH AT PIONEER MONTESSORI SCHOOL OF PADANGAbstractThe early childhood era also called by golden age which is precise for them to support their development and growth. Language aspect is one of the important aspect. The purpose of this research is to describe what kind of method th at Pioneer Montessori School of Padang use for introducing English. This researchis  using descriptive- qualitative method. The informantion gained from the head master and  teachers of the school. The technical of data aggregation  are observation, interview and documentation. Data analysis conducted through data reduction, data display, and data verification. The technical of approval was using credibility, transferability, dependability and confirmability. The result of research showed that in Pioneer Montessori School of Padang there are 12 (twelve) English introduction methods for early childhood. The method are TPR (Total Pyshical Response), singing song, dancing, concrete things, art, reward, story telling, three period lesson, games, sport, listen and repeat, also habituation and repetition. 
Komunitas Baca Rumah Luwu Sebagai Inovasi Sosial Untuk Meningkatkan Minat Baca Di Kabupaten Luwu Rahmawati Rahmawati
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32593

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi memberikan bahwa kompetensi individu sangat diperlukan untuk dapat mencapai kehidupan yang lebih baik. Persoalan menumbuhkan dan meningkatkan semangat baca serta menjadikan membaca sebagai budaya masyarakat Indonesia, merupakan salah satu persoalan yang sangat menarik untuk di bahas. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seperti apa inovasi sosial yang di lakukan sahabat komunitas Rumah Luwu dalam peningkatan minat baca masyarakat kabupaten luwu sebagai perwujudan kepedulian yang di implementasikan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong minat baca di masyarakat sejak tahun 2017 hingga sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Alat yang digunakan untuk menggumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tehnik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang ditemukan yaitu bahwa inovasi sosial melalui kegiatan-kegiatan literasi yang di lakukan oleh komunitas baca rumah luwu membawa dampak yang positif terhadap minat baca masyarakat kabupaten luwu, hal ini bisa di lihat dari peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya selain itu adanya modal sosial yang di jadikan prinsip dalam menjalankan komunitas ini  di yakini akan mengembangkan komunitas Rumah Luwu dalam meningkatkan minat baca masyarakat dan mensejahterakan masyarakat. Luwu House Reading Community as a Social Innovation to Increase Reading Interest in Luwu Regency AbstractThe development of technology provides that individual competence is indispensable for achieving a better life. The issue of growing and increasing the enthusiasm for reading and making reading the culture of Indonesian society is one of the most interesting issues to discuss. So, this study aims to describe what social innovations have been carried out by the friends of the Rumah Luwu community in increasing reading interest in the people of Luwu district as a manifestation of concern which has been implemented through activities that can encourage reading interest in the community since 2017 until now. The method used in this research is descriptive qualitative. The tools used to collect data were observation, interviews and documentation. The data analysis technique is done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results found were that social innovation through literacy activities carried out by the reading community of Rumah Luuwu had a positive impact on the reading interest of the people of Luwu district, this can be seen from the increase in community participation in its implementation besides the existence of social capital which was made The principle of running this community is believed to develop the Rumah Luwu community in increasing people's interest in reading and improving the welfare of the community. 
Jalinan Kemitraan Program Posyandu dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan Bastian Rina; Ishak Abdulhak; Yanti Shantini
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.31620

Abstract

AbstrakKesehatan tubuh menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan dalam menjaga fisik selalu sehat dan selalu berproduktif. Hal tersebut tidak semua orang memahami pentingnya pengembangan diri secara mandiri yang tidak bisa dipisahkan dengan kesehatan tubuh. Agar dapat berproduktif maka masyarakat perlu diberdayakan. Memberdayakan masyarakat yang bersangkutan dengan membangun kemitraan dalam bentuk kerja sama antara beberapa pihak. Di sini kemitraan antara masyarakat dan Posyandu telah dibentuk. Kemitraan antara keduanya adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat di sektor kesehatan. Hal ini dapat dilakukan dengan mempraktikkan kemitraan program yang saling menguntungkan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi serta studi literatur terkait yang membahas program kemitraan pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan. Data dapat berupa: (1) bentuk kemitraan yang saat ini terjalin dalam pengembangan program Posyandu (2) bentuk pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kemitraan yang terjadi di posyandu Ledeng Kota Bandung belum terjalin dengan baik, salah satu penyebabnya adalah kurangnya komuniasi antara pihak posyandu dan pihak masyarakat. Bentuk pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan yaitu memberdayakan masyakat khususnya para orang tua angota posyandu untuk menjaga kebersihan lingkungan. Pemberdayaan masyarakat di sector kesehatan mencakup kemampuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat. Posyandu Program Partnership in Efforts to Empower Communities in the Health Sector AbstractBody health becomes an important thing to consider in maintaining a healthy and always productive. Not everyone understands the importance of independent self-development which cannot be separated from physical health. In order to be productive, the community needs to be empowered. Empowering the community concerned by building partnerships in the form of cooperation between several parties. Here a partnership between the community and Posyandu has been formed. The partnership between the two is an effort to empower people in the health sector. This can be done by practicing mutually beneficial partnership programs. The approach in this research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques use observation, interviews, documentation and study of related literature that discusses community empowerment partnership programs in the health sector. Data can be in the form of: (1) forms of partnerships currently in place in developing the Posyandu program (2) forms of community empowerment in the health sector. The results showed that the forms of partnership that occurred in Posyandu Ledeng Bandung had not been well established, one of the causes was the lack of communication between the posyandu and the community. The form of community empowerment in the health sector is empowering the community, especially the parents of posyandu members to keep the environment clean. Community empowerment in the health sector includes the ability to identify and solve health problems through community empowerment. 
SUMBANGAN POSYANDU LANSIA “DELIMA” DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL LANSIA DI DUSUN WIDORO KIDUL Sri Sundariningsih
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32683

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang sumbangan Posyandu Lansia “Delima” dalam meningkatkan kepedulian sosial lansia melalui: (1) Kegiatan, (2) Pelaksanaan, (3) Hasil kegiatan, (4) Faktor pendukung dan penghambat kegiatan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kader dan anggota lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kegiatan di Posyandu Lansia “Delima” yaitu penimbangan berat badan, pengukuran tensi darah, penyuluhan dan konseling, kunjungan rumah, PMT, kajian keagamaan, arisan, dan senam lansia. Kedua, pelaksanaan program meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dalam pelaksanaan tersebut anggota lansia mendapatkan sumbangan kepedulian sosial lansia. Ke tiga, hasil dari kegiatan adalah anggota lansia sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan fisik, psikologis dan meningkatkan kembali hubungan sosial di masyarakat. Ke empat, faktor pendukung meliputi adanya kader yang berkompeten, adanya dukungan  dana dari pemerintah dan dukungan dari keluarga. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi lanjut usia yang sudah lemah, kondisi cuaca yang tidak menentu dan belum lengkapnya peralatan kesehatan. THE CONTRIBUTION OF POSYANDU LANSIA “DELIMA” INCREASING SOCIAL CARE FOR THE ELDERLY IN  WIDORO KIDUL AbstractThis study aims to describe the contribution of PosyanduLansia “Delima” in increasing elderly social care, which consists: (1) Activities, (2) Implementation, (3) Results of activities, (4) Factors supporting and inhibiting the activities. This research belongs to a qualitative approach with a kind of descriptive research. The subject of this research were cadre and elders. The data were collected through interview techniques, observation, and documentation. The validation that used was source triangulation. The data analysis technique that used was data reduction, data collection method, and conclusion drawing. The results of this research show: first, the activity of PosyanduLansia “Delima” is weight lift, blood measures, counseling, home visits, PMT, religious, arisan, and gymnastic for the elderly. Second, the implementation of activities including the planning, implementation, and evaluation which are in this implementation the elders get a contribution of social care. Third, The results of the activity are elderly members who already have the knowledge and skills to maintain physical, psychological health and improve social relations in the community. Four, supporting factors including competent cadres, the government funding supports, and support from the family. Inhibiting factors are elderly conditions that have been weak, erratic weather conditions, and incomplete health equipment.
“Mirror of Effect” dalam Perkembangan Perilaku Anak pada Masa Pandemi Covid 19 Ismaniar Ismaniar; Setiyo Utoyo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32429

Abstract

AbstrakWork From Home (WFH) selama masa pandemi covid 19 memberikan dampak yang cukup beragam bagi setiap orang. Terjadinya perubahan secara tiba-tiba dalam habitual keseharian senantiasa menyebabkan ketidaksiapan secara emosional pada setiap anggota keluarga, baik orang tua maupun anak. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua akan pengaruh negatif yang dapat terjadi akibat interaksi yang terjadi antara anggota keluarga, pada perkembangan perilaku anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Mirror of effect merupakan suatu fenomena yang terjadi dimana perilaku anak mencerminkan perilaku lingkungan sosial di sekitarnya. Karakteristik anak yang cenderung mudah berimitasi, belum memiliki konsep yang kuat tentang moral serta menyukai aktivitas bermain menyebabkan kemungkinan Mirror of effect terhadap hal negatif dalam perkembangan perilakunya akan terjadi jika orang tua kurang mampu mengendalikan emosi selama Work From Home pada masa pandemi covid 19. Oleh sebab itu maka diharapkan orang tua mampu mengendalikan emosi dan selalu berusaha menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif untuk perkembangan perilaku anak. “Mirror of Effect” in the Development of Child Behavior During Work From Home (WFH) during the Covid Pandemic 19AbstractWork From Home (WFH) during the Covid 19 pandemic had quite a variety of impacts for everyone. The sudden change in daily habituals always causes emotional unpreparedness in each family member, both parents and children. The purpose of this study is to increase parental awareness of the negative effects that can occur due to interactions that occur between family members and on the development of early childhood behavior. The research method used is literature study. The results showed that; Mirror of effect is a phenomenon that occurs in which children's behavior reflects the behavior of the social environment around them. The characteristics of children who tend to easily imitate, do not have a strong concept of morality and like playing activities, causing the possibility of a Mirror of effect on negative things in the development of their behavior if parents are less able to control emotions during Work From Home during the Covid 19 pandemic. Therefore, it is hoped that parents will be able to control emotions and always try to create a family environment that is conducive to the development of children's behavior.

Page 1 of 1 | Total Record : 8