cover
Contact Name
ERP Wardoyo
Contact Email
jpp@untan.ac.id
Phone
+6281522519199
Journal Mail Official
jpp@untan.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Tanjungpura Jalan Daya Nasional Pontianak Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Prospektif
ISSN : 25793713     EISSN : 25795627     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpp
Jurnal Pembelajaran Prospektif (JPP) is aimed at facilitating scholars, researchers, curriculum developers, educational practitioners, and teachers for publishing the original articles in the form of research paper, theory-based empirical paper, book review, and paper review. The topic areas are covering: Educational Research, Literacy works, Innovative Teaching and Learning Method, Curriculum and Material Development, Assessment, and Best Practice. Jurnal Pembelajaran Prospektif terbit 2 kali dalam setahun, yaitu bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023)" : 8 Documents clear
PELAKSANAAN BUDAYA SEKOLAH DIKAJI DARI NILAI KARAKTER DI SMAN 1 JAWAI SELATAN KABUPATEN SAMBAS Cahya, Nurul
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi budaya sekolah yang dikaji dari nilai-nilai karakter di SMAN 1 Jawai Selatan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan studi deskriptif. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, menggunakan wawancara terhadap informan, dan mendokumentasikan hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan budaya sekolah dilakukan dengan 4 kegiatan, yaitu: rutin/pembiasaan, keteladanan, spontan, dan pengkondisian. Kegiatan yang bersifat kebiasaan atau rutin yaitu upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari senin, salat dzuhur berjamaah, salat duha munfarid (mandiri), kegiatan membaca doa sebelum memulai dan di akhir pembelajaran, membaca kitab suci AlQuran sebelum memulai pembelajaran, ekstrakurikuler kegiatan pramuka, dan kegiatan bersihbersih lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan spontan antara lain memberikan bantuan apabila ada warga sekolah dan masyarakat sekitar sekolah yang tertimpa bencana, razia kerapian rambut siswa putra, razia membawa handphone ke sekolah, razia paku penggerebekan, dan teguran siswa yang kurang disiplin di sekolah. Kegiatan keteladanan berupa kerapihan, kedisiplinan, dan kesantunan tutur atau tuturan yang dilakukan oleh kepala sekolah, tenaga tata usaha (TU) dan guru. Kegiatan pengkondisian antara lain lingkungan sekolah yang dipenuhi pepohonan, halaman sekolah yang bersih, musala dan tempat wudhu, tempat sampah berserakan di setiap ruang kelas dan sudut ruangan, toilet siswa yang bersih, ruang kelas yang rapi dan bersih, visi dan misi yang berkaitan dengan karakter nilai-nilai, dan poster sekolah yang mendukung nilai-nilai karakter.
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA DI MADRASAH ALI Irwandi, Irwandi
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan kemampuan koneksi dan disposisi matematis siswa dalam materi bilangan berpangkat melalui pembelajaran berbasis masalah (PBM). Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitis yang berorientasi pada pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kesimpulan umum kemampuan koneksi matematis siswa pada materi bilangan berpangkat termasuk dalam kategori sedang dengan persentase skor sebesar 52,57%; (2) disposisi matematis siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah menunjukkan kecenderungan yang positif, artinya bahwa sebagian besar siswa memiliki sikap yang baik dalam hal kepercayaan diri dalam menyelesaikan masalah, mengeksplorasi ide-ide, menyelesaikan tugas-tugas, keingintahuan untuk menemukan sesuatu, merefleksi proses berpikir, mengaplikasikan matematika dalam bidang lain dan penghargaan peran matematika; (3) setelah dilakukan delayed-test tampak bahwa tidak terjadi perbedaan hasil tes kemampuan koneksi matematis siswa secara signifikan, berarti bahwa retensi kemampuan koneksi matematis siswa dapat bertahan cukup lama.
PENGUATAN SIKAP NASIONALISME DALAM BUDAYA SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 SAJINGANPERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA Wandira, Ayu
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74237

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan penguatan nasionalisme dalam budaya sekolah di SMA Negeri 1 Sajingan perbatasan Indonesia-Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah warga sekolah yaitu kepala sekolah, wakil kesiswaan, guru PPKn, dan siswa. Observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan nasionalisme budaya sekolah terjadi melalui berbagai tindakan rutin, spontan, keteladanan, dan pengkondisian. Kegiatan rutinnya antara lain upacara bendera setiap hari Senin, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum belajar, memutar lagu kebangsaan di lingkungan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Kegiatan spontan antara lain mengumpulkan sumbangan ketika warga sekolah sedang berduka atau mengalami bencana, dan menjenguk teman dan guru yang sakit. Kegiatan yang patut dicontoh antara lain penggunaan produk dalam negeri dan penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah. Kegiatan pengkondisian berupa penyediaan poster atau slogan nasionalisme dan pemasangan foto Presiden, Wakil Presiden dan lambang negara. Dari segala kegiatan rutin, spontan, keteladanan dan pengkondisian, akan mampu menumbuhkan nasionalisme.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DIKAJI DARI KEMAMPUAN SPASIAL MATEMAATIS DI SMP Hasanah, Miftahul
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74216

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis yang dianggap sebagai kemampuan yang paling dibutuhkan saat ini yang tentunya didukung oleh kemampuan matematis lainnya, salah satunya adalah kemampuan spasial matematis. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tingkat kemampuan komunikasi matematis; (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan spasial matematis; dan (3) mendeskripsikan tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa yang dipelajari dari kemampuan spasial matematis di SMP. Penelitian ini dilakukan di SMP Nurul Islam Sungai Kakap Kubu Raya. Penelitian metode campuran yang memadukan metode kuantitatif dan kualitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Hasil tes dan wawancara terhadap 23 siswa kelas VIII A digunakan sebagai dasar data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, persentase siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi sebesar 4%, dibandingkan dengan 74% siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis sedang dan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis rendah sebesar 22%. Persentase siswa yang memiliki kemampuan spasial matematis tinggi sebesar 0%, persentase siswa yang memiliki kemampuan spasial matematis sedang sebesar 43%, dan persentase siswa yang memiliki kemampuan spasial matematis rendah sebesar 57%. Dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa di sekolah tersebut termasuk dalam kategori sedang. Tingkat kemampuan spasial matematis siswa pada mata pelajaran bangun datar termasuk dalam kategori rendah. Siswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi mempunyai kemampuan spasial sedang, siswa dengan kemampuan komunikasi matematis sedang mempunyai dua tingkat kemampuan spasial matematis yaitu sedang dan rendah, dan siswa dengan kemampuan komunikasi matematis rendah juga mempunyai kemampuan spasial matematis rendah.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING MATERI JARAK DALAM DIMENSI TIGA DIKAITKAN DENGAN SIKAP ILMIAH SISWA Thomas, Thomas
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sikap ilmiah siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Kayan Hulu. Hasil penelitian ini menggambarkan siswa dengan kategori tingkat sikap ilmiah tertentu berdasarkan indikator sikap ilmiah yaitu rasa ingin tahu, menghargai data, berpikir kritis, keterbukaan, kerjasama dan ketekunan. Dari keenam indikator sikap ilmiah, siswa dengan indikator aspek rasa ingin tahu, aspek menghargai data, aspek berpikir kritis, dan aspek kerjasama mempunyai tingkat sikap ilmiah dalam kategori baik. Sedangkan siswa dengan aspek berpikir terbuka dan ketekunan mempunyai tingkat sikap ilmiah dalam kategori sangat baik.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PECAHAN DI SMP Kartika, Novia Dwi
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74234

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran mandiri terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada mata pelajaran pecahan di kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Capkala dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menyebarkan soal penalaran matematis pecahan dan angket kemandirian belajar. Kemudian data diperoleh dari hasil analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh persamaan regresi linier sederhana Y = 10,134 + 1,255X dengan uji determinasi (R square) sebesar 0,580 menunjukkan bahwa variabel kemandirian belajar (independen) mempunyai pengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis (dependen) adalah 58% dan 42% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji t menunjukkan thitung > ttabel (3,487 > 1,711) sehingga Ho ditolak, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan penalaran matematis.
DESKRIPSI PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA OLEH CALON GURU PENGGERAK DI SMAN 1 PEMANGKAT Rahmah, Muharrika
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran matematika oleh calon guru mengemudi di SMAN 1 Pemangkat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Observasi tidak langsung, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk pengumpulan data. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dan teknik validasi data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran, calon guru mengemudi membuat perencanaan pelaksanaan pembelajaran (RPP), yang membedakan RPP calon guru mengemudi adalah perencanaan pembelajaran yang dibedakan dan menyisipkan pembelajaran sosial emosional. Dalam RPP yang dibedakan, terdapat pemetaan kebutuhan belajar siswa berdasarkan hasil penilaian diagnostik yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam pelaksanaan pembelajaran, calon guru mengemudi telah melaksanakannya sesuai dengan RPP yang dikembangkan yang memuat pembelajaran pembedaan, pembelajaran sosial emosional, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran efektif di kelas. Pada aspek evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh calon guru mengemudi sangat memperhatikan proses dan hasil pembelajaran. Terdiri dari penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan proses pembelajaran oleh calon guru mengemudi berjalan dengan baik, dan terdapat berbagai bentuk pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada siswa.
PENERAPAN MODEL PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELARUTAN DAN HASILKALI KELARUTAN SISWA SMA Rochaety, Etty
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v8i2.74215

Abstract

Penelitian Tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 melalui model pembelajaran kooperative Problem Solving. Secara garis besar terdapat empat tahapan PTK, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, siklus 1 sebagai data perbandingan untuk siklus 2 .Jumlah siswa yang aktif dalam penelitian ini sebanyak 29 orang siswa.Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif problem Solving dapat memberikan hasil belajar yanglebih baik. Hal ini dapat dilihat dengan rata- rata perolehan nilai pada siklus 1, yaitu 11 .04 dan milai ketuntasan belajar 0 % kemudian terjadi peningkatan nilai rata- rata pada siklus 2 dengan pembelajaran kooperatif Problem Solving dengan nilai rata- rata kelas 73.4 dengan presentase ketuntasan belajar 67.86% .

Page 1 of 1 | Total Record : 8