cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 544 Documents
EVALUASI STRUKTUR BALOK LANTAI 2 PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. RASHIDIN PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT A, Arman.; Jasman, Rendi Mai
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.712 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1328

Abstract

Beton merupakan salah satu pilihan sebagai bahan struktur dalam kontruksi bangunan. Inovasi teknologi beton selalu dituntut guna menjawab tantangan akan kebutuhan, beton yang dihasilkan diharapkan mempunyai kwalitas tinggi meliputi kekuatan dalam daya tahan tanpa mengabaikan nilai ekonomis. Peraturan mengenai standar spesifikasi agregat di indonesia mengalami perubahan seiring dikeluarkannya SNI 7656-2012 dan ASTM C 136-06 yang mengenai persyaratan Spesifikasi agregat untuk perencanaan beton. Salah satu hal baru yang tercantum dalam SNI 7656-2012 adalah dalam hal penentuan gradasi saringan di tetapkan dalam zona-zona yang telah di tentukan, hal ini sedikit berbeda dari peraturan ASTM C 136-06 yang menyatakan bahwa spesifiksi gradasi telah di tentukan.Penelitian ini bersifat eksperiment yang dilaksanakan dilaboratorium teknik sipil Institut Teknologi Padang (ITP).Objek pada penelitian ini adalah beton dengan mutu sedang yang menggunakan bahan Standar SNI 7656-2012 dan ASTM C 136-06. Pembuatan benda uji yang digunakan berbentuk kubus berukuran lebar 15 mm x tinggi 15 mm x Panjang 15 mm. Sebanyak (3) sampel tiap variasi campuran yang berbeda dengan umur beton 7,14,dan 28 hari. Rata - rata nilai pengujian kuat tekan beton kubus umur 7 hari degan suhu air 25 °C proses pengerjaan pada pagi hari Standar SNI 7656-2012  sebesar 171,55Kg/m² dan Standar ASTM C 136-06 sebesar 166,72 Kg/m² dengan persen perbandingan kuat tekan sebesar 3%. Sementara pada benda uji kubus umur 14 hari dengan suhu air 28°C proses pengerjaan pada siang hari Standar SNI 7656-2012  sebesar 222,30 Kg/m² dan Standar ASTM C 136-06 sebesar 210,22 Kg/m² dengan persen perbandingan kuat tekan sebesar 5%. Setelah dilakukan pembuatan benda uji dengan suhu air 25 °C langsung perawaatan benda uji, kubus umur 28 hari mengalami peningkatan kuat tekan beton peroleh nilai Standar SNI 7656-2012  sebesar 267,60 Kg/m² dan Standar ASTM C 136-06 sebesar 264,58 Kg/m² dengan persen perbandingan kuat tekan sebesar 1%. Berdasarkananalisisdanpembahasandapatdisimpulkanbahwa Job Mix Designbetonmetode ASTM C 136-06 menghasilkanproporsicampuranbahanyang relativelebihefisiendibandingkanmetode SNI 7656-2012.Artinyabahwasecarateoritis Job Mix Design beton fc' 20.75Mpa metode ASTM C 136-06 lebihekonomisdarisegipenggunaanbahandarimetode SNI 7656-2012.
ANALISIS PENGARUH SUHU MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA KONDISI TORSI DAN DAYA MAKSIMUM Studi Kasus: Sepeda Motor YAMAHA VEGA ZR M.Eng., Ir. H. Nefli Yusuf,
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): VOLUME 1 NO 2 JUNI 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.509 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.770

Abstract

Reaksi pembakaran bahan bakar bensin (C8H18) dengan oksigen (O2) dalam keadaan sempurna akan menghasilkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O) murni. Tetapi karena bensin merupakan campuran senyawa hidrokarbon yang diikuti oleh unsur-unsur lainnya sedemikian rupa dalam proses pembakaran yang begitu singkat akan terjadi hasil unsur dan senyawa lainnya. Pada pengujian emisi gas buang biasanya yang dideteksi adalah senyawa dari unsur C, H dan N. Unsur Nitrogen perlu diamati karena merupakan kandungan udara terbesar yang  melebihi Oksigen. Pada penelitian ini akan dilakukan pengamatan terhadap emisi gas buang pada kondisi torsi maksimum dan daya maksimum dengan memvariasikan suhu (temperatur) mesin. Senyawa yang diamati konsentrasinya adalah CO, CO2, HC dan O2. Torsi maksimum terjadi pada putaran rendah sedang daya masimum terjadi pada putaran yang lebih tinggi. Hasil percobaan memperlihatkan konsentrasi gas buang naik dengan naiknya temperatur, kecuali konsentrasi CO2. Konsentrasi CO dan HC lebih tinggi pada kondisi Torsi maksimum, sebaliknya untuk konsentrasi CO2 dan O2. Kata kunci: reaksi pembakaran, bensin, konsentrasi gas buang.  
IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA WAKTU PELAKSANAAN KONSTRUKSI GEDUNG SECARA SWAKELOLA STUDI KASUS : PEMBANGUNAN RKB SEKOLAH SD DAN SMP KOTA BUKITTNGGI S.T., M.T., Deddy Kurniawan,
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): VOLUME 1 NO 2 JUNI 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.048 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.762

Abstract

Proyek konstruksi memiliki sejumlah resiko yang bervariatif, terutama pada proyek swakelola  dengan  melibatkan banyak  pihak,  dan  memakai  berbagai  macam  sumberdaya,  serta menghadapi banyak masalah ketidakpastian dan resiko, jika terjadi dapat mengurangi kerugian waktu yang dapat menjadikan proyek tertunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pembangunan RKB sekolah. Proses didalam manajemen resiko proyek adalah identifikasi faktor-faktor resiko, analisa resiko, evaluasi resiko, dan tindakan mengelola resiko. Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor resiko dilakukan secara kualitatif, dengan menganalisa data persepsi yang didapat dari kuesioner dengan responden pemilik proyek, tim pelaksana dan tim perencana/pengawas pembangunan RKB sekolah di kota Bukittinggi tahun anggaran 2018. Analisa data diolah dengan statistik deskriptif, Analytic Hierarchy Process (AHP), dan analisa level resiko, untuk mendapatkan rangking faktor. Korelasi nonparametris dilakukan dengan korelasi Spearman. Hasil analisa data menunjukkan ada tujuh faktor resiko utama yang berpengaruh terhadap kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pembangunan RKB sekolah di Bukittinggi, yaitu : Kemampuan dan kecakapan pelaksana, rangking 1 (14.168%); Singkatnya waktu pekerjaan, rangking 2 (13.562%); Manajemen proyek yang kurang pengalaman, rangking 3 (12.529%); Perpajakan, rangking 4 (11.230%); Gangguan cuaca, rangking 5 (11.046%); Tenaga kerja dan produktifitas peralatan, rangking 6 (11.039%); dan Perkiraan Bill of Quantity yang kurang akurat, rangking 7 (10.314%). Dari analisa korelasi nonparametris didapat bahwa faktor resiko berkorelasi dengan kinerja waktu yang dapat menurunkan kinerja waktu proyek. Kata kunci : Faktor-Faktor Resiko, Kinerja Waktu , dan Proyek Swakelola
EVALUASI FASILITAS DAN JARAK TEMPAT PERHENTIAN KENDARAAN PENUMPANG UMUM (TPKPU) TRANS PADANG Yermadona, Helga
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.877 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1080

Abstract

Koridor I Trans Padang mempunyai 73 tempat perhentian kendaraan penumpang umum (TPKPU) yaitu 45 halte dan 28 tempat pemberhentian bus (TPB) yang terdiri dari arah Imam Bonjol-Batas Kota sebanyak 35 unit (21 halte dan 14 TPB) dan arah Batas Kota–Imam Bonjol sebanyak 38 unit (24 halte dan 14 TPB). Di lapangan ditemukan bahwa informasi atau petunjuk jadwal kedatangan dan keberangkatan Trans Padang tidak dicantumkan di halte/TPB. Sehingga penumpang kesulitan memprediksi jadwal bus dan berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menunggu bus. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi fasilitas dan jarak antar halte/TPB sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: 271/HK.105/DRJD/96. Penelitian dilakukan dengan survey halte/TPB Trans Padang sepanjang Koridor I, kemudian mengevaluasi dan membandingkan kondisi eksisting hasil survey dengan standar yang ada. Berdasarkan analisis didapatkan hasil banyak halte/TPB yang tidak memenuhi syarat kelengkapan fasilitas. Berdasarkan jarak antar halte/TPB yang memenuhi syarat pada arah Imam Bonjol-Batas Kota sebanyak 19 halte/TPB, dan arah Batas Kota-Imam Bonjol 21 halte/TPB. Kata kunci: Trans Padang, halte, TPB dan Koridor I.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI OBYEK WISATA PENYANGGA GEOPARK DI KABUPATEN MERANGIN PROPINSI JAMBI Radinal, Radinal; Ishak, Ishak
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.491 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1439

Abstract

Pemerintah Kabupaten Merangin berupaya menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu andalan penggerak perekonomian wilayah. Peningkatan Situs Geopark menjadi target pemerintah Kabupaten Merangin, terdapat beberapa objek wisata yang dapat menunjang peningkatan status Geopark tersebut salah satunya objek wisata Danau Pauh yang terletak di Desa Danau Pauh Kec. Jangkat. Kendala yang dihadapi yaitu permasalahan kondisi sarana transportasi menuju objek wisata tersebut. Kondisi jalan dibeberapa tempat wisata yang kurang memadai seperti pada obyek wisata Danau Pauh, menjadi salah satu alasan utama kurangnya minat wisatawan. sehingga dibutuhkannya perbaikan dan pengembangan jaringan jalan.Perlu dilakukan peningkatan jalan menuju obyek wisata tersebut, namun apakah investasi tersebut memberikan hasil yang diharapkan, untuk itu perlu dikaji kelayakannya.            Kelayakan yang dianalisis terdiri dari biaya investasi dan manfaat yang diterima. Manfaat yang ditinjau terdiri dari manfaat langsung dan tidak langsung. Dari hasil analisis dapat dideskripsikan jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dengan lalulintas rendah berdasarkan peraturan yang ada dapat direncanakan jalan tersebut dengan lebar badan jalan 5,5 m dengan panjang 1,03 km dengan lapis aspal. Berdasarkan analisis ekonomi yang dilakukan sesuai dengan kriteria investasi, dapat ditarik kesimpulan. NPV sebesar Rp. 78.647.373.948,72 menghasilkan nilai positif, maka investasi tersebut menghasilkan keuntungan(arus kas). Diperoleh tingkat pengembalian ekonomi internal EIRR sebesar 22,52 %. Bahwa hasil EIRR diatas suku bunga, jadi investasi dapat dilaksanakan.
PERINGKAT FAKTOR PENYEBAB YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KLAIM DARI KONTRAKTOR KE OWNER PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG Ariani, Vivi
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.305 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1000

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempresentasikan hasil survei tentang penentuan peringkat faktor yang mempengaruhi terjadinya pengajuan klaim oleh penyedia jasa berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang dimiliki atas tuntutan yang menjadi tanggung jawab pemilik proyek (pengguna jasa) pada proyek-proyek swasta dan pemerintah di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya tuntutan/klaim pada proyek konstruksi. Adapun pelaksanaan penulisan artikel ini diorganisasikan sebagai berikut: Pertama kajian literatur terkait klaim konstruksi dipaparkan dan diikuti dengan penyebab terjadinya pengajuan klaim yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Selanjutnya adalah analisis dan diskusi dan diakhiri oleh konklusi dan rekomendasi. Metodologi penelitian ini didesain bentuk penelitian kuantitatif dengan penyebaran survey kuesioner kepada praktisi industri konstruksi untuk menjawab tujuan penelitian. Pengumpulan data survey kuesioner  dilakukan kepada stakeholder proyek konstruksi di Kota Padang, meliputi pemilik proyek (owner), konsultan perencana, konsultan pengawas dan kontraktor. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu: rata-rata (mean) dan standar deviasi. Mean digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata dari jumlah respon untuk tiap jawaban yang tersedia. Selanjutnya berdasarkan mean dan standar deviasi ditetapkan rangking masing-masing pernyataan. Analisa dilanjutkan dengan menghitung natural cut off point untuk mereduksi peringkat/rangking. Dari hasil analisa, diperoleh 12 faktor (dari 28 faktor)  penyebab terjadinya klaim konstruksi oleh kontraktor terhadap pemilik proyek. Luaran penelitian diharapkan dapat membantu manajer proyek untuk mempermudah proses pengajuan dan efisiensi keberhasilan klaim proyek konstruksi.  Kata kunci: Klaim, Proyek Konstruksi, Kontraktor dan Pemilik
ANALISA FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN LINGKAR UTARA KOTA PADANG PANJANG) Priana, Surya Eka
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.536 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.609

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Namun jika terjadi kerusakan jalan akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial lainnya namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan, faktor penyebabnya serta solusi untuk mengatasi kerusakan yang terjadi.  Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survei kerusakan jalan pada ruas Jalan Lingkar Utara Kota Padang Panjang.  Hasil survei jenis kerusakan jalan pada ruas jalan Lingkar Utara Kota Padang Panjang adalah retak memanjang, retak melintang, retak kulit buaya, retak pinggir, retak berkelok-kelok, retak blok, bergelombang, kegemukan, pengeluasan, lubang, tambalan, pelepasan butiran, dan sungkur. Faktor-faktor penyebab kerusakan secara umum adalah peningkatan beban volume lalu lintas, sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang sangat tipis, proses pelaksanaan pekerjaan yang kurang sesuai dengan spesifikasi. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen.Kata Kunci: Faktor penyebab; kerusakan jalan, retak kulit buaya, retak pinggir, retak blok
SISTEM INFORMASI PROMOSI DAN PENJUALAN KERAJINAN SULAMAN BERBASIS WEB PADA SULAMAN INDAH MAYANG PARIAMAN Nelfira, Nelfira; Putri, Nency Extise; Yuni, Via Rahmai
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1607.752 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1329

Abstract

This reseach was conducted at the handycrafts Sulaman Indah Mayang Pariaman. Sulaman Indah Mayang is a bussiness that sells various kinds of minang embroidered crafts. The effort craft Sulaman Indah Mayang still use conventional way in processing sales data and do promotion.  For  that  required  an  information  system  that  will  assist  in  the  process  of  promotion  and  sales. Information system application of promotion and sale of web based embroidery craft developed using PHP programming language and MySql as database. Application design using object oriented methodology with UML design tool. The end result of this research is the creation of application of Information System Promotion and Web- Based Sales that can help Sulaman Indah Mayang in the process of promotion and sales.
PENGARUH KUALIFIKASI KONTRAKTOR TERHADAP KUALITAS PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN TANAH DATAR M.T., IPP, Ir. Surya Eka Priana,
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): VOLUME 1 NO 2 JUNI 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.592 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.724

Abstract

AbstractIn the national development, the construction service industry has an important role in the country's economy because it is able to contribute to gross domestic product of seven percent. Of the 98,000 existing contractors in Indonesia, 1% of them are large qualifications, 9% of middle qualifications and 90% of small qualifications, the increase in the number of companies has not been followed by improvements in their qualifications and performance, which can be seen from the quality of work, the timeliness of completion, and efficient utilization of personnel resources, capital, and technology in the implementation of construction services is not as expected. Based on the description above, then the formulation of the problem of this study are What factors affect the quality of contractor work in Tanah Datar regency and Analyze contractor qualification relationship with the quality of construction project work in Tanah Datar regency. The main factors affecting the quality of the contractor's work are the human resource factors such as technical personnel who do not understand the technical specifications, working drawings and sufficient capital to finance the projects undertaken so that contractors experience financial difficulties when undertaking the project, in the filing of termin, the project capital obtained from bank loans, technical personnel understand the making of the report, the difficulty of putting STM and D3 engineering personnel, insuring the manpower, full-time technical personnel are always at the project site, technical personnel are placed the same as contract documents. Key Words : qualification, quality, construction
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON ANTARA CAMPURAN AGGREGAT KASAR BATU PECAH (SPLIT) DENGAN BATU ALAM PALEMBAYAN UNTUK BETON STRUKTUR MT, Masril
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.121 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.605

Abstract

Kekuatan beton sekarang ini sangat dipengaruhi oleh bahan dan material yang digunakan serta dilatar belakangi oleh dua jenis aggregat kasar dan mutu beton yang dipakai untuk struktur bangunan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan struktur saat ini.Pemilihan material beton dilakukan untuk menentukan kekuatan karakteristik dari struktur beton itu sendiri, material dari aggregat kasar yang dipergunakan aggregat kasar batu pecah (split) dan aggregat kasar batu alam kemudian yang sangat menentukan sekali adalah aggregat halus.Dalam penelitian perbandingan campuran beton  memakai aggregat halus pasir murni dengan membandingkan aggregat halus yang dicampur dengan debu batu bara dengan porsentase campurannya 1%, 2%, 5%, 10% dan 15% , kemudian diukur nilai slump dengan dengan air yang bervariasi dan air untuk 1m3 campuran membutuhkan air yang maksimalnya sekitar 259 liter, masing-masing dilakukan pengujian terhadap benda uji berbentuk selinder pada umur 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari, dan analisa akhir pada penelitian ini adalah umur 28 hari, ternyata campuran beton aggregat halus dicampur dengan debu batu bara lebih tinggi kuat tekan beton struktur, pada mutu beton rencana yang sama (K 250), dengan selisih pebedaan sekitar 5%. Kata Kunci :  Uji Kuat Tekan Beton