cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 544 Documents
PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR METODE ANALISA KOMPONEN DAN AASHTO (STUDI KASUS: JALAN LUBUK ALAI - KOTO LAMO KABUPATEN LIMA PULUH KOTA) Kurniawan, Deddy; Yermadona, Helga; Wailussy, Idris
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Vol. 2 No. 2 Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.447 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1462

Abstract

Lubuk Alai - Koto Lamo road is an agricultural and tourism lane located in Lima Puluh Kota, West Sumatra, so that this road holds an important role in the economic sector. The purpose of this study is to compare the planning of thick pavement liners by using Bina Marga Component Analysis 1987 method and AASHTO 1993 method on the Lubuk Alai - Koto Lamo road STA 0 + 000 to STA 3 + 800 Lima Puluh Kota Districts. The method used to analyze the data is Bina Marga Component Analysis 1987 method and AASHTO 1993. The results obtained that in 10 year planning for Component Analysis  the thickness of 5 cm MS 340 Laston surface course, the base course of Class A thick Aggregate 15 cm and the subbase course of Sirtu Class B thickness is 10 cm. With using AASHTO 1993 analysis  the thickness of 11 cm MS 340 Laston surface course, the base course of Class A thick Aggregate 8 cm and the subbase course of Sirtu Class B thickness is 18 cm.
APLIKASI PETANI PINTAR DALAM MONITORING DAN PEMBELAJARAN BUDIDAYA PADI BERBASIS ANDROID Rian Farta Wijaya; Rahmad Budi Utomo; Debi Yandra Niska; Khairul Khairul
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.297 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1093

Abstract

Petani adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan menanam tanaman dan kemudian memanen hasil tanaman untuk dijual atau dikonsumsi. Petani harus memiliki pengetahuan mengenai tanaman yang akan ditanam untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Aplikasi Petani pintar dibuat untuk menjadi media bantu Petani muda yang belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam melakukan kegiatan bertani. Aplikasi Petani pintar dibuat dengan menyajikan informasi penting seperti teknik budidaya, penyakit, hama, dan manfaat yang berkaitan pada tanaman padi. Tanaman padi dipilih menjadi pokok materi dikarenakan padi merupakan pilihan makanan utama yang dibutuhkan manusia yang berada di Indonesia, dan pada saat ini juga Petani sudah berkurang jumlahnya.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN FIREFLY ALGORITHM DALAM MENENTUKAN MINIMUM SPANNING TREE Desi Novianti; Dewi Anggraini Puspa Hapsari
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juni 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.663 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.723

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan akurasi   dalam  penyelesaian masalah minimum spanning tree dengan menggunakan algoritma PSO dan FA.  Sehingga mendapatkan akurasi terbaik dari keduaalgoritma tersebut. Menganalisis algoritma adalah untuk menemukan karakteristik dalam rangka untuk mengevaluasi kesesuaian untuk berbagai aplikasi atau membandingkannya dengan algoritma lain untuk aplikasi yang sama. Selain itu, analisis algoritma dapat membantu kita memahami lebih baik, dan dapat menyarankan perbaikan diinformasikan. Algoritma cenderung menjadi lebih pendek, sederhana, dan lebih elegan selama proses analisis. Minimum spanning tree merupakan adalah Spanning Tree dengan jumlah bobot terkecil yang berguna untuk membantu mengatasi problem seperti  menentukan untuk merentangkan jaringan kabel listrik yang menghubungkan sejumlah lokasi dengan panjang kabel yang digunakan sependek-pendeknya mungkin,  melihat pengelompokan data yang tersebar pada suatu ruang, Perencanaan jaringan transportasi/distribusi barang. Dan masih banyak problem lainnya. Algoritma PSO dan FA merupakan beberapa algoritma yang digunakan untuk implementasikan problem minimum spanning tree. Dimana hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah algoritma PSO lebih baik daripada algoritma FA dalam segi kompleksitas waktu eksekusi. Sehingga mendapatkan akurasi terbaik dari kedua algoritma tersebut.
ANALISIS 〖SF〗_6 PADA SEALINGEND TERHADAP TEKANAN MOISTURE CONTENT DAN DEWPOINT GIS KIARACONDONG Irvan Aditia Pratama; Teguh Arfianto
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.136 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1002

Abstract

Gas Insulated Substation (GIS) didefinisikan sebagai rangkaian beberapa peralatan yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan.Pada umumnya gas bertekanan yang digunakan adalah Sulfur Hexafluoride ( ). Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin menguji dan menganalisis kualitas gas  pada GIS  untuk tetap menjaga dan meningkatkan keandalan pada GIS . metode yang dilakukan adalah mengihitung nilai  dew point , moisture content dan menghitung laju penurunan tekanan gas  pada Sealingend serta membandingkanya dengan standar Internasional. Pada penelitian ini penulis mendapat hasil nilai dewpoint -44 °C pada pole A dan Pole B ini menunjukan bahwa nilai dewpoint masih sesuai dengan standar internasional yaitu -5 °C dan pada hasil penurunan tekanan pole A dan pole B mendapat hasil penurunan sebesar 26,10% dan 0 % ini mengindikasikan bahwa pada kompartement sealing end pole A mengalami kebocoran karena sudah tidak sesuai dengan standar laju kebocoran yaitu 1% sehingga akan berpengaruh kepada kualitas gas  ,akan tetapi untuk pole B masih sesuai dengan standar yang berlaku. Sehingga untuk  nilai kandungan dewpoint dan moisture content pada sealingend masih sesuai standar akan tetapi sealing end pole A sudah mengalami kebocoran .
PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) PADA PRODUKSI READY MIX CONCRETE (STUDI KASUS: PT. IGASAR PADANG) Utami Dewi Arman
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.779 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.610

Abstract

Dasar pemikiran perlunya Total Quality Management (TQM) adalah cara terbaik agar perusahaan dapat bersaing dan unggul dalam persaingan global dengan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, diperlukan upaya perbaikan berkesinambungan terhadap kemampuan manusia, proses dan lingkungan sesuai dengan kebutuhan dan kepuasan konsumen. Untuk mengkaji bagaimana penerapan Total Quality Management (TQM) dalam produksi ready mix concrete di PT. Igasar, maka dilakukan studi kasus dengan menyebarkan angket kuisioner pada beberapa konsumen, melakukan wawancara kepada staf di unit produksi dan unit yang terkait lainnya serta mengumpulkan data-data tertulis yang telah didokumentasikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana penerapan Total Quality Management (TQM) pada proses produksi ready mix concrete dan merekomendasikan teori penerapan TQM. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa PT. Igasar belum menerapkan TQM namun telah menerapkan Total Quality Control (TQC), yang dalam hal ini TQC merupakan elemen dari TQM itu sendiri. Berdasarkan hasil analisis perhitungan statistik, dari segi informasi tentang produk diperoleh bahwa 30 % dari jumlah pelanggan mengetahui dan menggunakan produk ready mix concrete dari konsumen lain, 30 % mengetahui dari promosi dan 40% mengetahui sendiri. Dari segi jadwal pengiriman produk, 20 % dari pelanggan menyatakan tidak terlambat, 70% menyatakan kadang-kadang terlambat dan 10 % menyatakan sering terlambat, sedangkan dari segi pelayanan, 30 % dari pelanggan menyatakan sangat puas dengan tanggapan keluhan, 50 % menyatakan cukup puas dengan tanggapan keluhan dan 20 % menyatakan tidak puas dengan tanggapan keluhan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa produk ready mix concrete dari PT.Igasar dinilai memenuhi spesifikasi dan persyaratan yang ditetapkan oleh konsumen, namun dari segi pelaksanaan termasuk jadwal pengiriman dan pelayanan kurang memuaskan bagi konsumen.Kata kunci: pengendalian, mutu, waktu, pengiriman, ready mix concrete
KEBUTUHAN ENERGI PADA PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT, SERBUK KULIT PINUS DAN AKASIA Sulaiman Sulaiman; Thomas Tegar
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Vol. 2 No. 2 Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.104 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1434

Abstract

Human needs for wood as building materials or furniture continue to increase along with the increase in population, while the availability of wood in the forest is both limited in number and quality. This affects the particle board industry which is increasingly difficult to get good quality solid wood. One alternative to replace wood particles is Oil Palm Empty Bunches which has enormous potential to be used in the engineering field, especially as raw material for making particle boards, by utilizing acacia bark as an adhesive (matrix). To make particle board energy is needed in the manufacturing process. The energy needed in the process of making particle boards is 47,446,211.61 Joules for 25 particle boards or for 1 board for 1,897,848.46 Joules. If converted to Rupiah, the value of one particle board is Rp. 5030. When compared with factory-made prices with a size of 120 cm x 250 cm with a thickness of 1.2 cm at a price of Rp. 90,000, the particle boards that have been made are more expensive than factory-made ones.
SISTEM KOMUNIKASI FIBER OPTIK DAN PEMANFAATANNYA PADA PT.SEMEN PADANG Hariyadi Hariyadi
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.061 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.614

Abstract

Pada Era Globalisasi ini, Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) semakin berkembang dengan pesatnya,dimana akan menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkwalitas, sehingga dapat melaksanakan pekerjaan perindustrian secara efektif dan efisien.Fiber optik merupakan jaringan yang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis lainnya, ini relatif mahal. Namun, fiber optik memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis lainnya. Fiber optik tidak membawa sinyal elektrik, seperti lainnya yang menggunakan tembaga. Tujuan penelitian ini adalah sistem komunikasi fiber optik dan pemanfaatannya pada PT.Semen Padang. Dengan adanya pemakaian jaringan fiber optik di PT.Semen Padang, dapat mempercepat proses kerja yang berlangsung. Keywords: fiber optic, jaringan, cahaya, semen padang
PENGARUH FAKTOR CURAH HUJAN DAN ALIRAN PERMUKAAN UNTUK PROGNOSA DEBIT DAN INDEK BANJIR DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA BAHAYA BANJIR PADA DAERAH DATARAN BANJIR ALIRAN SUNGAI Nofrizal Nofrizal
Rang Teknik Journal Vol 2, No 2 (2019): Vol. 2 No. 2 Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.57 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i2.1383

Abstract

     Batang Kuranji merupakan salah satu sungai yang melintasi Kota padang dan bermuara di wilayah bagian utara kota yang merupakan bagian dari wilayah Kota Padang. Topografi di bagian hulu merupakan daerah perbukitan dengan lembah sungai yang sempit dan kelandaian yang relatif curam, sedang dibagian tengah merupakan dataran rendah dengan kemiringan dasar sungai landai. Bagian hilir sungai Bt Kuranji bermuara di Pantai Padang yang merupakan Daerah Perumahan dan fasilitas social lainnya. Permasalahan dominan yang dihadapi kawasan ini adalah genangan air yang terjadi setiap musim hujan yang menggenangi sebagian besar kawasan di sepanjang alur sungai utama bagian hilir  yang merupakan salah satu anak sungai. Genangan banjir yang rutin terjadi diantaranya sekitar kecamatan nangghalo,siteba sekitarnya. Dalam penelitian ini untuk mencari mencari besaran indeks banjir dalam upaya mitigasi parameter yang beresiko terhadap bahaya banjir di wilayah tersebut selalu siap dan waspada dalam segala rencana maupun pelaksanaan aktifitas kegiatan. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini pendekatan metoda diskriptif, sehingga didapatkan simulasi – simulasi bahaya banjir pada setiap daerah dataran banjirnya sepanjang alur sungai batang kuranji ini.Dari hasil analisis data didapat debit puncak pada periode ulang 100 tahun sebesar 1079.4 m3/dt,dengan tinggi genangan 0.20 m sampai 3.66 m pada daerah sub Das kuaranji 2 pada daerah dataran banjir,dengan luas genangan 28 hektar Key Wood :Banjir,DAS Kuranji,Flood Pland,Mitigasi Banjir
KAJIAN DINDING PENAHAN TANAH PADA TEBING SUNGAI UNTUK PENGENDALIAN BANJIR Ishak Ishak
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juni 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.235 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.773

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan salah satu pekerjaan konstruksi yang penting dalam suatu pekerjaan proyek dan dapat mempengaruhi pekerjaan selanjutnya serta hasil akhir dari proyek tersebut maka perencanaan, perhitungan dan perancangan harus dilakukan dengan tepat dan akurat. Analisis yang baik juga diperlukan karena ada banyak faktor yang mempengaruhi di dalamnya, seperti properti tanah, muka air tanah, dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan konstruksi dinding penahan tanah yang ideal, maka analisis stabilitas dinding perlu ditinjau faktor aman terhadap geser (sliding) dan guling (overtuning) harus mencukupidan tekanan tanah yang terjadi pada tanah dasar pondasi tidak boleh melebihi kapasitas daya dukung yang diizinkan.Perencanaan struktur dinding penahan tanah ini direncanakan aman terhadap pergeseran, penggulingan, dan keruntuhan kapasitas daya dukung tanah. Hasil analisis didapat faktor stabilitas terhadap geser 2,067, stabilitas terhadap guling 3,258 dan keruntuhan kapasitas daya dukung 3,033.
ANALISIS PERILAKU STRUKTUR ATAS GEDUNG ASRAMA PUSDIKLAT IPDN BASO, BANGUNAN WING 1 DENGAN BEBAN GEMPA BERDASARKAN SNI 03-1726-2012 Masril Masril
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.558 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1112

Abstract

Perancangan struktur bangunan di daerah rawan gempa seperti Bukittinggi harus mengikuti peraturan-peraturan yang ditetapkan pemerintah. Pemerintah telah menerbitkan peraturan tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, yaitu SNI 03-1726-2002 dan pemerintah juga telah menerbitkan peraturan terbaru tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, yaitu SNI 03-1726-2012. Perlu untuk diketahui perbedaan antara kedua peraturan tersebut, serta nilai perbandingan dimensi struktur yang direncanakan berdasarkan SNI 03-1726- 2002 dengan dimensi struktur yang direncanakan berdasarkan SNI 03-1726-2012. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil design antara realisasi lapangan yang telah dirancang menggunakan SNI terdahulu dengan SNI terbaru yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Struktur dianalisa melewati tahapan seperti halnya perencanaan dimulai dari preliminary design, pembebanan struktur, pembebanan gempa menggunakan metoda terbaru yaitu respons spectrum atau memasukkan grafik berdasarkan tabel percepatan dasar batuan, analisa gaya yang terjadi pada struktur dengan menggunakan SAP 2000 versi demo, penulangan berdasarkan hasil output SAP 2000 versi demo, membandingkan penulangan realisasi lapangan dengan hasil analisa. Didapatkan hasil bahwa bangunan didesign  menggunakan faktor keamanan yang tinggi sehingga hasil analisis tidak menyimpang dari realisasi lapangan yang terlihat pada hasil penulangan kolom, balok utama, balok anak, ring balok, dan plat masih lebih kecil dari pada realisasi penulangan di lapangan.