cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
STUDI SUPERELEVASI DAN CROSS SLOPEDALAM PENENTUAN JALAN ANGKUT PADA DIMENSI ALAT ANGKUT TERBESAR Djunaidi, Muhammad; Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian menentukan ukuran geometri jalan angkut yang seharusnya dengan mengacu pada dimensi alat angkut terbesar yang digunakan, meliputi lebar jalan, kemiringan jalan, jari-jari tikungan, superelevasi dan cross slope. Metode penelitian adalah deskripsi analitik dengan cara melakukan survey lapangan pada  jalan angkut kuari batugamping  menuju Crusher.  Hasil penelitian angka super elevasi sebesar 0,04 m/m maka kecepatan rencana saat melewati tikungan harus disesuaikan. Untuk lebar jalan angkut satu jalur pada tikungan sebesar 6 meter dan untuk dua jalur 14 meter serta  angka superelevasi yang diterapkan sebesar 0,04 m/m, maka beda tinggi yang harus dibuat antara sisi dalam dan sisi luar tikungan adalah 0,23 m untuk satu jalur dan 0,56 m untuk dua jalur. Berdasarkan hasil perhitungan untuk jalan angkut satu jalur dengan lebar 5 meter beda tinggi yang harus dibuat antara bagian tengah dari jalan dengan bagian tepi jalan adalah    10 cm, sedangkan untuk dua jalur dengan lebar 9 meter beda tinggi yang harus dibuat antara bagian tengah dari jalan dengan bagian tepi jalan adalah 18 cm .
Studi Identifikasi Potensi Pertambangan Bahan Galian Pasir dan Batu di Wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat Karim, Razak; Conoras, Wawan A.K
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1776.133 KB)

Abstract

Identification of potential minerals, is a preliminary activity in the inventory of potential mineral resources in an area. In this study, the process of identifying sand and rock excavation was carried out in the area of ??East Sahu Subdistrict and South Ibu District, West Halmahera, North Maluku Province. This study uses the preliminary exploration method step approach which is carried out by mapping the excavation material and observations and sampling in the field. The results of the study showed that the research area consisted of Volcanic Geomorphic units and Geomorphic Fluvial Units. Where volcanic geomorphic units are formed due to volcanic activities that are dated / quarterly. This unit is filled with quarterly volcanic rock units, consisting of volcanic breccia rocks occupying 25% of the research area. This lava rock also has an area of ??7-9% of the area of ??investigation. Whereas for Alluvial deposits containing coastal sand deposits and volcanic breccia it has an area of ??only 2-3% of the total area of ??investigation. The remaining 62% is filled by tuffa rock units which are pyroclastic material in the form of falling pyroclastic and glide / flow pyroclastic. In addition, this volcanic material can be used as building materials such as home foundations, stone temples / decorative stones, road foundation, for road pavement even as asphalt road mixtures. Abstrak Identifikasi potensi bahan galian, merupakan suatu kegiatan pendahuluan dalam menginventarisir potensi sumberdaya bahan galian disuatu wilayah. Dalam penelitian ini, proses identifikasi bahan galian pasir dan batuan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan kabupaten halmahera barat provinsi maluku utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan tahapan metoda eksplorasi pendahuluan yang dilakukan dengan cara pemetaan bahan galian dan pengamatan serta pengambilan sampel dilapangan. Hasil penelitian memperlihatkan pada daerah penelitian terdiri dari satuan Geomorfik Vulkanik dan Satuan Geomorfik Fluvial. Dimana satuan Geomorfik vulkanik terbentuk akibat adanya aktivitas ? aktivitas gunung api yang berumur recen/kuarter. Satuan ini diisi oleh satuan batuan vulkanik kuarter, terdiri dari batuan breksi vulkanik menempati 25% dari luas wilayah penelitian. Batuan lava ini juga memiliki luasan 7-9% dari luas wilayah penyelidikan. Sedangkan untuk endapan Alluvial yang berisikan endapan pasir pantai dan breksi vulkanik memiliki luasan hanya 2-3% dari luas wilayah penyelidikan. Sisanya sekitar 62% diisi oleh satuan batuan tuffa yang merupakan material piroklastik berupa piroklastik jatuhan maupun piroklastik luncuran/aliran. Selain itu juga material vulkanik ini dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan seperti pondasi rumah, batu temple / batu hias, dasar pondasi jalan, untuk perkerasan jalan bahkan sebagai material campuran jalan aspal.    
PRANCANGAN PABRIK CINNAMIC ALDEHYDE DARI ASETALDEHIDA DAN BENZALDEHIDA DENGAN KAPASITAS 30.000 TON PER TAHUN Abukasim, Sudarto M
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.744 KB)

Abstract

ABSTRAK  Untuk memenuhi berbagai kebutuhan di dalam negeri, perlu adanya prarancangan suatu pabrik. Salah satunya cinnamic aldehyde yang dibuat dengan mereaksikan asetaldehida dan benzaldehida. Cinnamic aldehyde (C9H8O) merupakan cairan yang berwarna kuning dengan bau yang tajam digunakan secara khusus untuk pembuatan minyak wangi, yang dikomersilkan di Prancis tahun 1937. Cinnamic aldehyde juga digunakan sebagai penambah aroma dalam pembuatan permen, sabun serta obat-obatan.  Prarancangan pabrik cinnamic aldehyde dari asetaldehida dan benzaldehida dengan kapasitas 30.000 ton per tahun yang direncanakan didirikan tahun 2015 untuk menunjang kebutuhan dalam negeri berdasarkan data impor BPS dari tahun 2001-2005. Dengan mengetahui proses reaksi dan karakter bahan baku (sifat fisik dan kimia) maka dapat dihitung neraca massa dan panas hasil reaksi yang ditunjang dengan alat utama yaitu mixer, reaktor, netralizer, filter, decanter, dan menara distilasi. Berdasarkan tinjauan katalis yang digunakan yang tidak dapat menyebabkan korosi, maka pabrik Cinnamic Aldehyde dari Acetaldehyde dan Benzaldehyde tergolong sebagai pabrik beresiko rendah. Perhitungan evaluasi ekonomi menunjukkan: 1) Keuntungan sebelum pajak Rp 142.983.917.990,30 per tahun dan keuntungan setelah pajak Rp 71.491.958.995,15 per tahun, 2) ROI (Return On Investment) sebelum pajak 54,42% ROI sesudah pajak 27,21 % dan ROI sebelum pajak untuk pabrik berisiko rendah minimal  44% untuk pabrik yang beresiko tinggi, 3) POT (Pay Out Investment) sebelum pajak 1,55 Tahun, POT sesudah pajak 2,68 Tahun dan POT sebelum pajak untuk pabrik berisiko tinggi maksimal 2 tahun, 4) BEP (Break Event Point) adalah 52,745 % dan SDP (Shut Down Point) adalah 37,011 %. BEP untuk pabrik kimia pada umumnya berkisar antara 40 ? 60 %, dan 5) DCF (Discounted Cash Flow) diperoleh dari trial sebesar 25,103%. Dari data hasil perhitungan analisis ekonomi di atas dapat disimpulkan bahwa Pabrik Cinnamic Aldehyde dari Acetaldehyde dan Benzaldehyde kapasitas produksi 30.000 ton/tahun ini layak didirikan.
SISTEM MONITORING AKADEMIK DI SMA MUHAMMADIYAH TERNATE BERBASIS WEB SERVICE SURATIN, MUHAMMAD D
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem monitoring siswa penting untuk membantu orang tua/wali murid dalam mengawasi aktifitas anaknya di sekolah. Pada penelitian ini, dibangun sebuah sistem berbasis Web Service menggunakan bahasa pemograman PHP dengan library NuSOAP di SMA Muhammadiyah Ternate yang menyediakan informasi perihal nilai, absensi, jadwal pelajaran, ekstrakulikuler, dan pembayaran. Sistem ini dapat diakses oleh aplikasi mobile client berbasis Java 2 Mobile Edition (J2ME). Dari hasil uji coba simulasi menggunakan jaringan localhost dengan 125 data siswa, semua method bisa diakses oleh client dan  respon dari data request bisa disajikan lintas platform (Web, HP).
PENGARUH WAKTU PENGILINGAN MENGUNAKAN BALL MILL TERHADAP UKURAN PARTIKEL BATUAN BASALT Asis, Sardin
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.034 KB)

Abstract

ABSTRAK  Tujuan Penelitian Untuk mengetahui  besar nilai Reduction Ratio (RR) Ball Mill  proses Kominusi (Size Reduction) Pada batuan basal,sehingga peneliti dapat mengetahui besar energi pengerusan yang di butuhkan oleh ball mill selama proses pengolahan berlangsung.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Pengamatan langsung di laboratorium, Berdasarkan HasilPerhitungan di laboratorium Pengujian sampel dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana besar nilai Reduction Ratio (RR) Pada Ball Mill  prosesKominusi (Size Reduction) pada material  batuan basalt. Dengan waktu dan berat yang di dapat dalam percobaan ini adalah: 0,1kg dengan total waktu pengoperasian selama 0,15menit menghasilkan ukuran butir 0,67.gram, Dari perhitungan reduction ratio yang dilakukan diperoleh Radiction ratio terbaik berada pada diameter 7,9 dengan berat sampel 0,1kg dengan nilai 68,695 sedangkan yang terendah berada pada nilai 16,528  dengan diameter 7,9 sehingga dapat dikatakan bahwa reduction ratio berhubungan dengan besarnya umpan dan diameter, semakain besar maka reduction ratio semakin kecil dan sebaliknya.
PENINGKATAN PRODUKSI PERALATAN PEMOTONGAN DIAMOND WIRE PADA PENAMBANGAN MARMER Djainal, Herry; Saing, Zubair
DINTEK Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tingkat produksi alat potong diamond wire pada proses pemotongan blok marmer baik secara horisontal maupun vertikal. Pengamatan terhadap alat potong tersebut dilakukan pada salah satu perusahaan penambangan marmer di daerah Jawa barat, yaitu pada PT mandala Marmer Indonesia. Target Produksi alat potong diamond wire sawin ?yang direncanakan adalah 20 m2/hari untuk satu alat potong, baik pemotongan secara horisontal maupun vertikal dengan rata-rata jam kerja 7 jam/hari. Berdasarkan pengamatan di lapangan produksi alat diamond wire sawing secara horisontal maupun vertikal belum sesuai dengan target produksi yang di rencanakan oleh pihak perusahaan. Oleh karena itu untuk mencapai target produksi  yang direncanakan, maka perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan guna pencapaian target produksi, yaitu; 1.Peningkatan Efisiensi kerja alat dengan cara; meningkatkan disiplin kerja karyawan, melakukan pemeliharaan berkala pada peralatan, menyediakan air yang cukup untuk pemotongan, menyediakan stok bahan baka; 2.Memberi motifasi kerja pada karyawan; 3.Memberi pemahaman yang cukup terhadap pekerjaan yang dihadapi. Setelah adanya upaya perbaikan maka kemampuan produksi alat diamond wire sawing dapat ditingkatkan, untuk pemotongan horisontal dapat ditingkatkan menjadi 21,33% sedangkan untuk pemotongan vertikal ditingkatkan menjadi  21.34%. Sehingga produksi diamond wire secara horizontal setelah upaya perbaikan menjadi 20,30 m2 / hari , sedangkan produksi diamond wire secara vertikal setelah upaya perbaikan menjadi 20,99 m2 / hari
MANAJEMEN STOCKPILE UNTUK MENCEGAH TERJADINYA SWABAKAR BATUBARA DI PT.PLN (PERSERO) TIDORE Jolo, Aliyusra
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Terdapat beberapa penyebab terjadinya swabakar batubara(Spontaneus Combustion) karena batubara merupakan bahan bakar organi dan apabila bersinggungan langsung dengan udara dandalam keadaan temperatur tinggi akan terbakar sendiri,keadaan ini akan di percepat oleh: reaksi eksotermal,bacterial,aksikatalis dari benda-benda organic selain itu karbonisasi yang rendah serta kadar belerang yang tinggi. Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan PT.PLN (PERSERO) Tidore kepulauan manejemen stockpile batubara belume fektif dan efesien hal ini dapat di lihat dari kurangnya penenganan batubara masuk yang di simpan di stockpile masi terdapat batubara kotoran akibat sampah anorgani dari parapekerja di lokasi kemudian batubara atau material yang di siram dengan masih mengunakan air. Untuk itu menejemen yang efektif untuk mencegah terjadinya swabakar batubara di PLTU Tidore adalah pemberhatikan kebersihan di lokasi stockpile,proses penyiraman batubara harusmengunakan bahan campuran cimikal karna dengan mengunakan air akan menurunkan kualitas daribatubara itu sendiri.
K KAJIAN KARAKTERISTIK BATUAN BEKU ANDESIT SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DI DAERAH SULAMADAHA KECAMATAN TERNATE BARAT KOTA TERNATE Karim, Razak -; Suriadi, Sahdan
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.24 KB)

Abstract

The potential of andesite igneous rock caused by volcanic activity, makes the City of Ternate has the potential of rock and sand extraction which is very abundant. Therefore this research was conducted to determine the characteristics of andesite rocks based on the results of testing physical and mechanical properties in the Laboratory, and how to determine the feasibility and non-feasibility of the availability of these andesite rocks as building construction raw materials in accordance with Standards. The study was carried out in the Sulamadaha area of ??Ternate City, where testing of rock samples was carried out at the SABO Laboratory, Center of Water Resources Research and Development in Yogyakarta and testing of other rock aggregate samples was carried out in the Laboratory of Structur and Materials in Civil Engineering Department, Khairun University in Ternate. Description of rocks has a fine solid gray color, afanitic textured crystalline subhedral, with mineral compositions contained in them are orthoclase feldspard, plagioclase, and quartz. The average compressive strength of andesite rocks from four samples is 1.357,015 kg/cm², for the test results the maximum shear resistance is 29,85%, while the average test results of water absorption ability in andesite rocks are 3,67 %. So it was concluded that andesite igneous rocks of Sulamadaha area, West Ternate District were feasible and fulfilled the requirements and quality of natural stone for building materials in accordance with Indonesian Industrial Standards (SII-0378-80).
PEMODELAN DAN ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL LATERIT SITE PULAU PAKAL PT. ANTAM (PERSERO) TBK UBP NICKEL MALUKU UTARA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT DAN ORDINARY KRIGING Conoras *, Wawan AK; Tabaika **, Mardiman
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.938 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemodelan dan estimasi Sumberdaya nikel laterit bertujuan untuk mengetahui penyebaran sumberdaya yang ditampilkan dalam bentuk blok model serta mengetahui hasil estimasi nikel laterit yang akurat dan komersial dari suatu endapan. Hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya memprsentasikan bentuk dan penyebaran dari endapan mineral sehingga memudahkan dalam melakukan penambangan serta dapat memperkirakan batas-batas penambangan berdasarkan hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya. Data yang digunakan dalam pemodelan dan estimasi sumberdaya nikel laterit terdiri dari data bor hasil eksplorasi, koordinat bor, dan klasifikasi kadar eksplorasi. Metoda Pengolahan dan analisa data menggunakan pemodelan dan Metode estimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan pendekatan metode Inverse Distance Weight (IDW) dan Ordinary kriging dengan ukuran grid terbesar 25 M³ dan model ukuran blok 25 M x 25 M tebal blok 3 M dan ukuran blok terkecil 12,5 M x 12, 5 M tebal block terkecil 1.5.  Hasil estimasi Sumberdaya Ni metode Inverse Distance Weight (IDW) dengan total tonase sebesar 1,221,090 ton kadar Ni 1.96, kadar Fe 15.91, dan Total hasil estimasi metode Ordinary kriging1,604,063 dengan kadar Ni 1.52 dan kadar Fe 20.01 ton. Berdasarkan hasil estimasi, dilakukan perbandingan kedua metode terhadap data bor eksplorasi (data Komposit kadar Ni). Dari grafik  hasil perbandingan terlihat pola grafik kadar kadar Ni yang lebih cenderung mengikuti pola grafik kadar data bor eksplorasi/ data komposit Ni adalah pola grafik data dari metode Ordinary kriging dibandingkan pada metode Inverse Distance Weight
PENGHITUNG JUMLAH SEL DARAH MERAH MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION Suratin, Muhammad Dzikrullah
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian pembuatan Program yang memiliki kemampuan untuk mengenali citra sel darah merah danS menghitung jumlahnya.  Ketelitian dan konsentrasi dokter sangat menentukan hasil analisis.  Di lain pihak analisis preparat darah tepi tidak menghasilkan bukti citra sehingga tidak dapat dianalisis oleh banyak dokter. Analisis citra merupakan salah satu metode dalam pengolahan citra digital. Proses pengenalan citra / training pada aplikasi ini menggunakan jaringan saraf tiruan dengan metode backpropagation. Proses prapengolahan citra digital dimulai dari akuisisi data citra, konversi citra dengan metode laplacian, Training citra sel darah merah, hingga citra siap untuk dianalisis.  Analisis citra yang dilakukan dalam hal ini adalah pencacahan jumlah sel darah merah.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue