cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Permintaan Bahan Bakar Minyak Dengan Menggunakan Time Series Di wilayah Distribusi Bacan Umar, Ruslan M
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk  menduga secara tepat dan penapsiran secara detail dari kebutuhan bahan Bakar premium dan Solar tahun 2015 sampai 2025 di  Pulau Bacan K abupaten di P rovinsi Maluku utara.  Penelitian ini Menggunakan Metode Peramalan adalah Metode Seri Waktu, Untuk Peramalan Masa Depan, Subsidi Penggunaan Subsidi BBM Dan Jenis Solar Dari Tahun 2016-2025 yaitu: Jenis Bahan Bakar Subsidi Bersubsidi Bahan Bakar Yakni: 734.659.022.0 KL dan Penggunaan Subsidi Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Yaitu: 528.955.621.6 KL. Dalam Peramalan Pada Tahun Depan (Seri Waktu) Dengan Pola Pemuatan Pemuatan Pola, Prakiraan Motor yang sering digunakan untuk Periode Mendatang adalah Smoothing Smoothing Smoothing Single Untuk Mendapatkan Nilai Peramalan Harga Bahan Bakar Mnyak Tipe Premium Dan Solar Dari Tahun 2000 Sampai 2025.
PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DIPT. PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM TERNATE Daryanto, Harun; Djainal, Herry
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.276 KB)

Abstract

ABSTRAK Menyadari pentingnya sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dan orang lain yang ada di tempat kerjaPT. Pertamina (PERSERO) Terminal BBM Ternate merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha minyak dan gas bumi yang beroperasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara. Proses kerja atau kegiatan yang berlangsung dalam Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ternate diantaranya penerimaan, penimbunan dan penyaluran BBM. Telah dilakukan penelitian di PT. Pertamina (Persero)Terminal BBM Ternate Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja secara umum dan pada bagian penerimaan BBM secara khusus di Terminal BBM Ternate.Metode penelitian yang digunakankualitatif deskriptif teknik pengambilan data di lakukan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi pada pihak LK3 dan Pimpinan Pertamina di Terminal BBM Ternate. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dilakukan oleh pekerja di TBBM Ternate darisistem K3 yang telah dilaksanakan sesuai peraturan dan kebijakan K3 melalui program K3 yang dijalankan secara berkala, adanya sistem reward dan punishment, penanggulangan kebakaran dan pencegahan nearmiss accident, serta setiap minggu melakukan safety talk di semua unit / bagian Terminal BBM. Disetiap lokasi yang memiliki potensi risiko yang perlu diperhatikan serta perilaku K3 yang belum membudaya ditambah dengan konsumen yang tidak memahami K3. Kata Kunci :  Sistem Keselamatan,Kesehatan Kerja, TBBM Ternate.
RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN KUALITAS AIR TANAH STUDI KASUS ; KECAMATAN KOTA MABA Umar, Ruslan M
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pertambangan merupakan salah satu kegiatan yang merusak lingkungan. Untuk dapat meminimalisasi beban kontaminasi pencemaran ke lingkungan perairan airtanah dan sungai. Pencemaran air sering terjadi salah satunya akibat dari kegiatan pertambangan di sekitar Kecamatan Kota Maba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis baku mutu airtanah sesuai dengan peruntukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Hasil penelitian terhadap parameter kimia yaitu parameter amonia dan parameter flourida yang telah melewati baku mutu airtanah sebagaimana yang telah di atur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Sehingga perlu di jaga kawasan-kawasan daerah tangkapan air hujan sesuai dengan strategi pengembangan wilayah di Kecamatan Kota Maba.
ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA TAMBANG BATUBARA SEAM 13 UTARA DI PT. KITADIN TANDUNG MAYANG KALIMANTAN TIMUR Pranata *, Wiro Indra; Djunaidi **, Muhammad
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisa  kestabilan  lereng  bertujuan  untuk  mengetahui  nilai  faktor  keamanan lereng,  dengan  geometri  lereng  yang  telah  terbentuk  pada  saat  ini  dan  pengaruh tinggi  muka  air  tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng pada daerah penelitian saat ini dan untuk pembanding bagi penerapan bentuk lereng berikutnya. Geometri lereng yang ada di lokasi ini, untuk lereng tunggal mempunyai ketinggian antara 6 ? 21 meter dengan sudut kemiringan antara 24? 20? hingga 53? 97? dan untuk lereng total mempunyai ketinggian antara 15 ? 65 meter dengan sudut kemiringan lereng  antara 16? 7? sampai 37? 54?. Dari hasil analisis diketahui bahwa kondisi lereng tunggal daerah penelitian pada tingkat kejenuhan air jenuh total, hampir seluruhnya tidak dalam keadaan mantap dengan angka faktor keamanan di bawah 1,0 kecuali lereng f1. Untuk kondisi lereng total yang relatif mantap adalah lereng FF? pada kondisi jenuh total dengan faktor keamanan di atas 1,0. Perhitungan untuk kondisi kering lereng tunggal umumnya dalam keadaan mantap  kecuali lereng tunggal A1, A4, C1 dan D1 dengan nilai faktor keamanan di bawah 1,0 dan untuk lereng total semuanya dalam kondisi mantap. Sifat dari kekerasan lapisan overburden yang beragam dan keterbatasan dari peralatan mekanik yang dipergunakan mengakibatkan bentuk geometri lereng tambang tidak teratur.
INTERPRETASI TAHANAN JENIS BAWAH PERMUKAAN DAERAH MOROTAI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK SCHLUMBERGER CONFIGURATION VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING 1D A.K Conoras *, Wawan; Rasai **, Julhija; Salahu ***, Husaen
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.323 KB)

Abstract

Air merupakan salah satu sumber kebutuhan manusia sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterdapatan air tanah pada lapisan batuan atau tanah dibawah permukaan, pada beberapa desa di daerah Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Pada penelitian ini menggunakan metoda Geofisika aktif tahanan Jenis / Geolistrik dengan Konfigurasi Schlumberger VES 1D, kemudian dari hasil pengukuran di lakukan perhitungan analisa data tahanan jenis, kemudian mengiterpretasi nilai hasil tahanan jenis sebenanya pada tiap lapisan serta interpretasi atau pendugaan posisi airtanah.  Hasil analisa dan interpretasi data tahanan jenis pada penelitian ini menampilkan pada Desa Waya bula, lapisan pembawa air tanah kualitas bagus (akuifer) terdapat pada kedalaman AB/2= 8 m Pasir, pasir kasar, kerikil tidak berlempung dengan nilai tahanan jenis >70 ?m. Pada Desa Buo-buo, lapisan pembawa air tanah kualitas rendah sampai menengah terdapat pada kedalaman AB/2= 3 - 4 m Pasir, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 16.17 - 45.80 ?m. Pada Desa Cendana, lapisan pembawa air tanah terdapat pada kedalaman AB/2= 12 m, hasil interpretasi pada lapisan ini, diduga terdapatnya batugamping dan pasir kasar dengan nilai tahanan jenis 440.03 ?m. Pada Desa Sangowo, lapisan pembawa air tanah (akuifer) kualitas menengah sampai sangat bagus terdapat pada kedalaman AB/2= 4 - 10m dengan jenis lapisan Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 36.02 - 306.87?m. Pada Desa Saleh, lapisan pembawa air tanah kualitas menengah sampai sangat rendah terdapat pada kedalaman AB/2= 8 - 10m. Pada lapisan ini terdapat Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 20.15 - 51.65?m.
RANCANGAN POLA DAN ARAH PENGUPASAN LAPISAN TANAH PADA PENAMBANGAN NIKEL LATERITE DI PULAU GE Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun suatu rancangan teknis penambangan yang teratur dan efektif, Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah model observasi lapangan yang didasari pada pendekatan secara langsung dan tidak langsung yang bertujuan untuk memperbandingkan kenyataan di lapangan dengan teori yang ada, serta mencoba untuk membuat suatu pendekatan teoritis  Metode penambangan yang digunakan adalah metode open pit dengan cara pengupasan lapisan tanah penutup back filling. Jumlah cadangan bijih nikel yang ada di blok X  bukit raya adalah      634.122,38 ton dan volume tanah penutup yang harus di pindahkan sebesar 191.749,50 m3
IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PEREDARAN KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE C.45 Hamza, Sahriar
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.982 KB)

Abstract

The purpose of the research is to determine the growth rate of Four-Wheel Vehicles in Ternate. The implementation of data mining using the C.45 Algorithm aims to predict the circulation of four-wheeled vehicles in Ternate through the year as an attribute in determining a value.  The results are obtained from the gain and ratio through the classification process toward brand and number of vehicles based on the year. The data shows that there was an increase in the number of circulation of four-wheeled vehicles in Ternate in 2013 to 2016, which was 0.91%. This will predict to increase in the following year.
EVALUASI KADAR PRODUKSI NIKEL LATERIT DI PT. ANTAM TBK Masuara, Abjan Hi
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.795 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan mengumpulkan lebih banyak data-data sekunder dari kegiatan eksplorasi awal sampai detil yang telah dilakukan disertai hasil-hasil studi di daerah penelitian. Data-data eksplorasi meliputi data-data assay kadar Ni beserta posisi sampelnya dilengkapi dengan metode pengambilan contoh, serta prosedur dari kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan. Kemudian dilakukan analisis yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan kadar Ni yang terjadi antara data eksplorasi dengan realisasi penambangan, dan melakukan analisis terhadap beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab terjadinya perbedaan kadar tersebut. Penelitian diawali dengan pengamatan di lapangan untuk mempelajari faktor-faktor yang secara khas berperan dalam genesa endapan nikel laterit di daerah penelitian yang kemungkinan faktor-faktor ini tidak diperhitungkan dalam genesa endapan nikel laterit secara general, tetapi memiliki peranan yang penting dan bersifat unik yang hanya terjadi di daerah penelitian yang berperan dalam distribusi kadar nikel, misalnya kondisi hidrogeologi, morfologi, aktivitas longsoran, dan lain-lain. Dari hasil analisis diketahui selisih kadar antara eksplorasi dengan realisasi penambangan spebesar  0,06% dengan persentase penurunan kadar sebesar 2,60%.
STUDI PIPA PESAT PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Kamis*, Marlina; Amir **, Ruslan
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekasaran penstock dan turbulensi aliran air menyebabkan munculnya rugirugi (headloss). Semakin tajam sudut belokan maka semakin besar headlossnya walaupun memiliki panjang datar/L yang kecil artinya panjang miring penstock kecil. Tetapi jika sudut belokan kecil maka headloss juga mengecil namun panjang datar/L memanjang artinya panjang miring penstock memanjang sehingga headloss utama membesar akibat bertambahnya panjang penstock. Tujuan  penelitian ini dikaji tentang hubungan sudut belokan pipa pesat/penstock dengan daya listrik terbangkitkan. Analisis data menggunakan persamaan hidrolika dan coba dengan berbagai kasus Hgross yaitu 4,8, dan 12 m. Hasil analisis ditampilkan dalam bentuk tabel untuk tiap kasusnya. Selanjutnya dibahas bagaimana hubungan antara daya listrik terbangkitkan dengan sudut belokan pipa pesat/penstock dengan mempertimbangkan headloss yang ada. Berdasarkan hasil analisis maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa semakin tinggi Hgross maka semakin besar pula sudut belokan pipa pesat yang efektif (memberikan daya listrik terbesar) artinya panjang pipa pesat semakin pendek seperti pada kasus 1a dengan Hgross = 4 m maka sudut belokan efektifnya 35º sedangkan untuk Hgross =12 m maka sudut belokan efektifnya 50º. Semakin besar debit maka semakin kecil pula sudut belokan pipa pesat yang efektif (memberikan daya listrik terbesar) seperti pada kasus 1 dengan Q = 2 m maka sudut belokan efektifnya untuk Hgross =12 m adalah 50º sedangkan untuk kasus 3 dengan Q = 1.4 m maka sudut belokan efektifnya untuk Hgross =12 m adalah 35º. Akan tetapi pipa pesat juga semakin panjang akibat besarnya debit sehingga perlu dipertimbangkan juga terhadap biaya konstruksi akibat hal tersebut.
IMPLEMENTASI METODE PROFILE MATCHING DALAM PENENTUAN KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA TRANS MAIDI KOTA TIDORE KEPULAUAN Noh, Junaidi
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.6 KB)

Abstract

Abstrak Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan adalah dengan memberikan bantuan rumah layak huni. Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tidore Kepulauan sebagai bagian dari pemerintah juga mengambil peran dalam hal ini. Pemberian bantuan yang dilakukan juga didasari pada pertimbangan kondisi objektif calon penerima.  Penelitian dilakukan untuk mendiskusikan bagaimana membuat program komputer berupa sebuah system yang dapat membantu memutuskan pemberian bantuan pada calon penerima. System ini dibuat dengan metode profile matching. Hasil dari system yang dirancang diimplementasikan pada pengambilan keputusan pemberian bantuan pada masyarakat calon penerima di desa Trans Maidi Kota Tidore Kepulauan. Dari hasil perancangan dan uji coba diperoleh hasil keputusan yang diambil didasarkan pada rangking para kandidat. Metode profil yang digunakan mampu memberikan hasil sebagaimana mestinya

Page 10 of 33 | Total Record : 323


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue