cover
Contact Name
Arman Rifat Lette
Contact Email
lette.arman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
vinsenmaking@yahoo.com
Editorial Address
http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/kesehatan
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
CHMK HEALTH JOURNAL
ISSN : 20861567     EISSN : 26151154     DOI : -
Core Subject : Health,
CHMK HEALTH JOURNAL memuat artikel hasil penelitian yang terkait dengan bidang Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi dan biostatistika, Promosi kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, Kebijakan dan Manajemen kesehatan, dan sebagainya) , baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Wadah ini kiranya menjadi salah satu saluran bagi pengembangan IPTEK dan SCIENCE di bidang Kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
SURVEY FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG Kristina Goti
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1443.818 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu post partum di Puskesmas Alak Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang yang didapat dengan menggunakan teknik consecutive sampling sesuai dengan kriteria sampel yang ditetapkan. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini terdiri dari 4 variabel faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada ibu post partum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% subjek memiliki tingkat pengetahuan rendah, 89% tidak mengalami masalah psikologi, 36% mengalami masalah kesehatan dan 51% mengalami masalah sosial budaya. Berdasarkan hasil penelitian di atas disarankan kepada pihak tenaga kesehatan perlu mengadakan penyuluhan dan promosi kesehatan kepada masyatakat khususnya pada ibu-ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi baru lahir. Kata kunci: Pemberian ASI eksklusif, pengetahuan, psikologis, kesehatan, sosial budaya.
analisis faktor yang mempengaruhi kekerasan orangtua terhadap anak usia sekolah dirumah perempuan kupang Romaldus B Saodala
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.13 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.37

Abstract

perilaku kekerasan, kekerasan pada anak, anak usia sekolah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP ODHA DI LSM PERJUANGAN KOTA KUPANG Haryati - Zainudin
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.87 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.38

Abstract

KKUALITAS HIDUP, ODHA (ORANG DENGAN HIV AIDS )
HUBUNGAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL KELUARGA TERHADAP PERSEPSI DIRI DAN KESEMBUHAN PENDERITA KUSTA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKUNASE DAN PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG yosef thiento tobu
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.652 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.42

Abstract

ABSTRAKTobu Yosef Thiento 2016 .“Hubungan Dukungan Psikososial Keluarga Terhadap Persepsi Diri dan               Kesembuhan Penderita Kusta Di Wilayah Kerja  Puskesmas Bakunase dan Puskesmas            Sikumana Kota Kupang” Karolus Ngambut, SKM, M.KesNs. Rosiana Gerontini, S.Kep. Penyakit kusta adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae, yang pertama kali menyerang susunan saraf tepi. Penyakit kusta dapat menyebabkan masalah yang diakibatkannya karena adanya persepsi yang salah diantaranya adalah anggapan bahwa penyakit kusta merupakan penyakit kutukan, penyakit menjijikan. Persepsi tersebut menimbulkan beberapa masalah bagi penderita baik secara fisik dan psikologis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan psikososial keluarga terhadap persepsi diri dan kesembuhan penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Bakunase dan Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Case Control Study dengan menggunakan uji statistic Chi-Square.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 42 responden yang terbagi dalam kelompok kasus dan kontrol, yang memiliki dukungan psikososial baik dalam kelompok kasus (42,9%), dukungan psikososial cukup (57,1%), sedangkan pada kelompok kontrol yang memiliki dukungan psikososial baik (61,9%), dukungan psikososial cukup (38,1%). Persepsi diri pada baik pada kelompok kasus (57,1%), persepsi diri buruk (42,9%), sedangkan pada kelompok kontrol yang memiliki persepsi diri baik (71,4%) dan persepsi buruk (28,6%), dan kesembuhan pada kedua kelompok tersebut kelompok kasus memiliki kesembuhan baik (47,6%) dan sedangkan kelompok control memiliki kesembuhan baik (52,4%). Dari hasil uji statistic chi-square pada kelompok kasus di peroleh p-value 0,011<0,05 dan pada kelompok kontrol 0,017<0,05 yang menunjukan adanya hubungan antara dukungan psikososial keluarga terhadap persepsi diri dan kesembuhan penderita kusta pada kelompok kasus dan kontrol.                                                                                                             Kata Kunci : Dukungan Psikososial, Persepsi Diri, Kesembuhan
HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN IBU TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN ISPA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Toribius - Joman
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.50

Abstract

pemahaman ibu tentang pencegahan dan penanganan ISPA kejadian ISPA, balita
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DROP OUT PENGOBATAN KATEGORI I PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA KUPANG margareth christin klemens
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.898 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i2.134

Abstract

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DROP OUT PENGOBATAN KATEGORI I PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA KUPANG
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA YANG BERKUNJUNG KE PUSKESMAS RIMBO KEDUI KABUPATEN SELUMA Nurul Khairani
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.913 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i2.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan status sosial ekonomi keluarga dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma pada bulan Januari-April 2017 berjumlah 162 orang dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Jumlah  sampel  yang digunakan sebanyak 62 orang ibu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji  statistik Chi-Square (χ2) melalui Program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 62 orang ibu yang memiliki balita terdapat 52 ibu (83,9%) yang memiliki balita dengan status gizi baik, terdapat 32 ibu (51,6%) berpengetahuan baik dan terdapat 31 ibu (50,0%) dengan status sosial ekonomi keluarga sejahtera. Penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma dengan kategori hubungan sedang, ada hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan kepada pihak Puskesmas agar lebih meningkatkan kegiatan seperti penyuluhan dan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang status gizi balita terutama pada kasus gizi buruk dan gizi kurang. Kata kunci : pengetahuan ibu, status sosial ekonomi, status gizi balita
GAMBARAN DAMPAK MINUM SOPI PADA REMAJA DI KECAMATAN MAULAFA, KOTA KUPANG arman rifat lette
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.742 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.257

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Alkohol, seperti obat-obat terlarang lainnya menimbulkan banyak dampak negatif pada tubuh, mental dan kehidupan sosial manusia. Laporan WHO mengenai alkohol dan kesehatan menyebutkan sebanyak 320.000 orang usia 15-29 tahun meninggal di seluruh dunia setiap tahun karena berbagai penyebab terkait dengan alkohol. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat sejenis minuman fermentasi lokal beralkohol, yaitu: sopi. Karakteristik psikologis yang khas pada remaja merupakan faktor yang memudahkan terjadinya tindakan penyalahgunaan alkohol. Namun, untuk terjadinya hal tersebut masih ada faktor lain yang memainkan peranan penting yaitu faktor lingkungan. Berdasarkan hasil pengamatan di Kota Kupang, khususnya di Kecamatan Maulafa diketahui banyak remaja yang sudah mulai mencoba-coba untuk mengonsumsi minuman keras, khususnya minuman sopi dari usia 11 tahun.Tujuan: 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak minum sopi pada remaja di Kecamatan Maulafa Kota Kupang. 2. Menggali secara mendalam dampak yang dialami oleh remaja karena mengonsumsi sopiMetode Penelitian: Penelitian kualitatif dengan rancangan eksplorasi dan pendekatan fenomenologi. Informan utama adalah remaja yang minum sopi dan informan pendukung adalah tokoh agama atau tokoh masyarakat, orangtua remaja yang minum sopi, penjual sopi, petugas kesehatan dan remaja yang tidak minum sopi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara : 1. Observasi; 2. Wawancara mendalam; 3. Diskusi Kelompok terarah. Cara pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan strategi convenience sampling. Untuk keabsahan data dilakukan : 1. Triangulasi sumber; 2. Triangulasi metode; dan 3. Member checking.Hasil penelitian: Dampak minum sopi pada remaja adalah : 1. Remaja menjadi acuh tak acuh kepada orangtua, 2. Menyebabkan tingkat kriminal, khususnya perkelahian dan kecelakaan di kalangan remaja semakin meningkat, 3. Remaja menjadi ketagihan minum sopi, 4. Mengalami gangguan kesehatan (dada terasa sakit dan muntah bercampur darah), 5. Membolos sekolah untuk minum sopi bersama teman-temanKesimpulan: Sopi terbukti memberikan dampak yang tidak bagus untuk para remaja. Remaja harus berupaya menghentikan konsumsi sopi, supaya tidak berakibat buruk bagi kesehatan tubuh karena dampak negatif sopi yang sudah terbukti di masyarakat. Perlu adanya kerjasama lintas sektor untuk mencegah perilaku minum sopi di kalangan remaja. Kata Kunci: minum sopi, remaja, dampak minum sopi 
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN USIA PERTAMA KALI MENSTRUASI (MENARCHE) PADA REMAJA DI SMPN2 NEKAMESE KABUPATEN KUPANG Selviyanti Liwe
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.219 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i2.282

Abstract

ABSTRAKSelviyanti , 2017. Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dengan Usia Pertama Kali Menstruasi (menarche) Pada SIswi SMPN 2 Nekamese Kabupaten Kupang. Program Studi Ners STIKes Citra Husada Mandiri Kupang. Sabinus Kedang, S.Kep.,Ns.,M.Kep dan Erna Febriyanti S.Kep.,Ns.,MANRemaja adalah masa peralihan dari anak menuju ke dewasa dimana terjadi perubahan fisik, mental dan emosional yang sangat cepat. Salah satu perubahan yang dialami remaja khususnya remaja putri yaitu mengalami haid pertama (menarche). Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi usia menarche adalah status gizi. Untuk mengetahui status gizi pada remaja dapat menggunakan rumus indeks massa tubuh (IMT) dimana cara perhitungannya dengan berat dalam kilogram dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan dalam meter (kg/m2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan usia pertama kali menstruasi (menarche) pada remaja di SMP Negeri 2 Nekamese. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif mengunakan desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yakni total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang siswi. Instrumen yang di gunakan yakni lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai signifikasi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value = 0,014 dimana p < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan usia pertama kali menstruasi (menarche) pada siswi di SMPN 2 Nekamese. Dari hasil penelitian tersebut disarankan kepada pihak sekolah untuk memberikan pendidikan mengenai pentingnya kesehatan reproduksi remaja dan status gizi remaja di masa sekarang.Kata kunci: Indeks massa tubuh, usia menarche
FAKTOR PEJAMU DAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA IBU RUMAH TANGGA (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang) Aysanti Yuliana Paulus
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 1 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.395 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v2i1.299

Abstract

 Background : STIs  are big problem in society’s health, especially as a consequences of sexual health and reproduction towards women, children and the poor. Women suffering from some STIs, such as gonorrhea and chlamydia can cause pelvic inflammatoion disease, ectopic pregnancy, and infertility, whereas HSV-2 infections can treble a risk of transmitted HIV or more. This study aim to prove the factors influencing with STIs towards housewives. Method: This study resulted mix method where quantitative was as the main approach with case-control design and qualitative, supportted by qualitative method using indepth interview. The target population was all housewives using clinic of STI at Puskesmas Bandarharjo, with the sample of 88 people consisting of 44 cases and 44 controls by using consecutive sampling technique. The writter gradually analysed the data, from univariate and bivariate analysis by using chi-square,  followed by multivariate analysis by using multiple logistic regression. Result: The results show the factors influencing with STIs towards housewives are history of previous STI (p = 0.001; OR = 19.5; CI95% = 3.4 to 112.1), who have ever experienced domestic violence (p = 0.042; OR = 4.4; CI95%= 1.1 to 18.2), and have permissive culture (p = 0.009; OR = 7.8; CI95%= 1.7 to 36.1) with probability to be infection is 98.06%.Conclusion: The result of this study can beconcluded that there is a relationship between history of previous STI, who have ever experienced domestic violence, and have permissive culture with STIs at Puskesmas Bandarharjo.Key Words: STIs, housewife, factor influecing.

Page 2 of 10 | Total Record : 96