cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kerinci,
Jambi
INDONESIA
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 26156547     EISSN : 18581080     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan (e-ISSN 2615-6547, p-ISSN 1858-1080 is a peer-reviewed (double blind review) journal published by Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic Institute of Kerinci. The goal of this journal is to facilitate scholars, researchers, and teachers for publishing the original research articles or review articles. Jurnal Tarbawi published two editions in one year in July and December.
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
JENIS-JENIS ZINGIBERACAE ATAU KELUARGA JAHE-JAHEAN YANG DIDAPATKAN DI DAERAH LEKUK 50 TUMBI LEMPUR Novinovrita M
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JENIS-JENIS ZINGIBERACAE ATAU KELUARGA JAHE-JAHEAN YANG DIDAPATKAN DI DAERAH LEKUK 50 TUMBI LEMPUR
GENERASI MUDA DAN KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM Pitriani Pitriani
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kaidah bahasa Qur’ani generasi muda atau yang disebut “asy-syabab”didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap seperti: Berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak. Memiliki standar moralitas (iman), berwawasan, bersatu, optimis dan teguh dalam pendirian serta konsisten dengan perkataan. Seorang yang tidak berputus-asa, pantang mundur sebelum cita-citanya tercapai. Generasi muda Islam harus menjadikan Rasulullah SAW sebagai tauladan bagi umat manusia, Kepemimpinan dalam Islam adalah seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Dimana kepemimpinan Nabi sesuai dengan Al Qur’an, Artinya setiap tindakan Nabi SAW adalah sesuai dengan petunjuk Al Qur’an atau tindakan Nabi itu adalah manifestasi dari Al Qur’an. Bagaimanakah Al Qur’an menjadi pedoman dalam memimpin. Kepemimpinan dalam pandangan Islam merupakan amanah dan tanggung jawab yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada anggota-anggota yang dipimpinnya, tetapi juga akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT. Jadi, pertanggungjawaban kepemimpinan dalam Islam tidak hanya bersifat horizontal-formal sesama manusia, tetapi bersifat vertikal-moral, yakni tanggung jawab kepada Allah SWT di akhirat. Kepemimpinan sebenarnya bukanlah sesuatu yang menyenangkan, tetapi merupakan tanggung jawab sekaligus amanah yang amat berat dan harus diemban sebaik-baiknya.
PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM PENINGKATAN KEDISIPLINAN DI SEKOLAH Pitriani Pitriani
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan kata lain, pendidikan adalah aspek yang menentukan masa depan yang lebih baik bagi peserta didik. Karena pada dasarnya pendidikan bertujuan mengembangkan berbagai potensi diri yang ada pada diri peserta didik agar peserta didik menjadi kreatif, berilmu, mandiri, cakap, berakhlak mulia, serta mempunyai keterampilan. Untuk tercapainya hal tersebut tentu tidak lepas dari kedisiplinan peserta didik, dimulai dari orang tua dalam membimbing dan menanamkan kedisplinan di dalam keluarga kepada anak-anak mereka dirumah dan juga guru ketika peserta didik berada disekolah dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada peserta didik untuk mengikuti dan mentaati peraturan disekolah, sehingga tercapai kedisiplinan peserta didik dalam proses belajar mengajar dan mentaati peraturan yang telah ditetapkan. Pembinaan yang dilakukan untuk membentuk kedisiplinan peserta didik disekolah seperti memberi bimbingan, arahan kepada peserta didik, dengan sabar dan terus menerus sehingga mereka terbiasa dan memahami aturan-aturan dari sekolah. Memilih metode belajar yang menyenangkan dan membangun kedekatan antara guru dengan peserta didik layaknya seorang sahabat dengan sahabat, sehingga peserta didik merasa percaya dan nyaman dalam mengikuti proses belajar mengajar, sehingga meningkatkan kedisiplinan peserta didik, dalam mengikuti pelajaran. Menjalin kerjasama antara guru dengan orang tua. Kerjasama antara guru dan orang tua sangat penting sekali dilakukan karena guru dan orang tua, memiliki tanggung jawab yang sama untuk pembinaan terhadap peserta didik sehingga peningkatan kedisiplinan peserta didik disekolah dapat dicapai.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM Ridho Ridho
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum (PTU) telah memperoleh landasan yang kokoh sejak dikeluarkan Ketetapan MPRS Nomor II Tahun 1960 dan Undang-Undang Perguruan Tinggi Nomor 22 Tahun 1961, yang mewajibkan pengajaran mata kuliah agama di perguruan tinggi negeri. Di dalam GBHN dinyatakan bahwa dasar dan tujuan pendidikan nasional adalah Pancasila dan bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, dan mempertebal semangat kebangsaan, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Berangkat dari fenomena tersebut, maka beberapa pertanyaan yang menarik yang akan dijadikan fokus penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut ; (1) bagaimana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diterapkan di PTU? (2) bagaimana profil dan kualifikasi ketenagaan pendidikan/ dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Agama Islam di PTU? (3) bagaimana respon mahasiswa terhadap pembelajaran Pendidkan Agama Islam di PTU? (4) apa metode/ strategi pembelajaran Pendidkan Agama Islam yang dikembangkan di PTU? (5) apa sarana dan prasarana pembelajaran Pendidikan Agama Islam di PTU? (6) bagaimana sistem penilaian /evaluasi yang dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di PTU? Sesuai dengan hasil temuan penelitian yang ada, maka Pembelajaran PAI di PTU seyogyanya perlu penambahan SKS, sesuai dengan kebutuhan, bisa jadi menjadi 4 SKS atau lebih. Disamping itu, perlu juga dibentuk lembaga konsultasi keagamaan, yang berfungsi sebagai pusat konsultasi pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Jenjang karir dosen PAI di Perguruan Tinggi Umum seyogyanya diperhatikan, karena dosen agama sering dianggap tidak setara dengan dosen-dosen bidang ilmu lainnya, sehingga sering sekali terhambat jenjang karir mereka, baik dari aspek kepangkatan, jabatan structural dan lain-lainnya. Perlu diadakan sertifikasi bagi para dosen agama yang belum memiliki kualifikasi atau latarbelakang pendidikan Agama yang berkualitas, agar proses pembelajaran PAI berjalan sesuai dengan harapan. Perlu dilakukan upaya standarisasi sarana dan prasarana pembelajaran PAI di PTU agar proses pembelajaran bisa berjalan secara efektif, efisien, meanrik, dan produktif.
ASPEK-ASPEK PSIKOLOGIS DALAM PEMBELAJARAN Selvia Erita
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An educator should be able to realize the teaching behavior appropriately, in order to be able to realize the fair behavior of students through effective teaching and learning interactions in a conducive teaching and learning situation. One of them know what the psychological aspects in teaching. Psychological aspects of learning including the interests, attitudes, motivation and activity arising or developing in the learning process. Mathematics learning objectives related to their interests, attitudes, motivation, creativity and activity can be acceptable if the learning activity contributes to the development of the individual, social competence, or life satisfaction.
BEBERAPA MODEL, PENDEKATAN, STRATEGI, DAN METODE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Selvia Erita
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper deals with some models, approaches, strategies and methods in the study of mathematics. Issues discussed were the definition, characteristics and types of model, approach, strategy and methods in the study of mathematics. How to choose and define models, approaches, methods and learning strategies. Teachers' efforts in organizing and using a variety of teaching variables is an important part in the success of students achieve the planned objectives. Therefore, the selection of methods, strategies and approaches in a classroom situation in question is very important. The effort to develop teaching strategies grounded in the understanding that teaching is a form of efforts to give guidance to students for learning activities or in other words membelajarkan students as mentioned above. From here reflected an understanding that learning is not solely result oriented, but also process-oriented. The quality of the process will provide a space in determining the quality of the results achieved.
PENDIDIKAN ANAK METODE NABI (Kewajiban Menyusui, Mengasuh Dan Menjamin Nafkah Anak) Syukrawati Syukrawati
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma`ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut". “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadnya
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN FIQH UNTUK SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Syukrawati Syukrawati
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

selama ini fiqh diajarkan dengan metode yang relatif konvensional. Artinya, proses belajar mengajar dilakukan dengan cara penyampaian materi, dilanjutkan dengan menghafal dan praktik, sehingga bagi sebagian siswa terkesan monoton dan membosankan. Tidak jarang pula, karena alasan mengejar target kurikulum, para pendidik membebani siswa dengan materi yang begitu banyak tanpa memperdulikan apakah siswa telah benar-benar paham, tertarik dengan yang diajarkan atau tidak. Padahal suasana belajar yang monoton akan menciptakan suasana yang tidak nyaman bahkan bisa mengakibatkan stres. Kondisi yang tidak kondusif ini akan sangat menyulitkan untuk meningkatkan minat belajar fiqh dan dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Sehingga dibutuhkan suatu upaya pengembangan metode pembelajaran fiqh yang sesuai, tepat dan menyenangkan. 
SOME EFFORTS TO MOTIVATE CHILDREN (STUDENTS) IN LEARNING ENGLISH Novri PAhrizal
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SOME EFFORTS TO MOTIVATE CHILDREN (STUDENTS)    IN LEARNING ENGLISH
Using Allo-Repetition Strategy To Increase Students’ Participation in Conversation Novri PAhrizal
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Using Allo-Repetition Strategy To Increase Students’ Participation in Conversation

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2025): Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 20 No. 2 (2024): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 20 No. 1 (2024): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2022): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2021): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2021): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2020): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2020): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 02 (2019): Vol 15 No 02 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2019): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2019): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol 14 No 1 (2018): Volume 14 Nomor 1 Juli 2018 Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 13 No 2 (2017): Tarbawi Vol 13 No 1 (2017): Tarbawi Vol 13 No 1 (2017): Tarbawi Vol. 13 No. 1 (2017): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2016): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 1 No 2 (2016) Vol 1 No 2 (2016) Vol 1 No 1 (2016) More Issue