cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3: DESEMBER 2019" : 15 Documents clear
PENAATAN DAN PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA PERCAKAPAN DALAM NOVEL ‘CINTA BRONTOSAURUS’ KARYA RADITYA DIKA Sri Hardina; Ngudining Rahayu; Dian Eka Chandra Wardhana
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.9565

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk penaatan dan pelanggaran prinsip kerja sama percakapan yang terdapat di dalam novel ‘Cinta Brontosaurus’karya Raditya Dika. Penaatan dan pelanggaran dari prinsip kerja sama percakapan bukan hanya terdapat di dalam sebuah wacana lisan, tetapi juga terdapat di sebuah wacana lisan yang dituliskan, salah satu contohnya adalah novel. Di dalam novel tersebut terdapat percakapan antar tokohnya yang mengandung bentuk-bentuk penaatan dan pelanggaran prinsip kerja sama percakapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah percakapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk mencari bentuk-bentuk penaatan dan pelanggaran prinsip kerja sama adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data terdapat 5 tahap yaitu, (1) transkripsi data, menuliskan dan memberi nomor pada percakapan yang terdapat dalam novel (2) identifikasi data, (3) klasifikasi data, mengelompokkan data sesuai dengan jenisnya (4) interpretasi data, memberikan penafsiran (5) validasi data, dengan melakukan pengecekan ulang dan (6) kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian penaatan dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam novel ‘Cinta Brontosaurus’ ditemukan bentuk-bentuk penaatan dan pelanggaran, yang mencakup semua maksim yaitu, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi dan maksim cara. Bentuk penaatan muncul pada konteks percakapan yang serius, sehingga percakapan yang muncul cenderung menggunakan kalimat yang cukup, sesuai fakta, dan jelas. Selain itu ditemukan juga bentuk penaatan maksim ganda. Sedangkan bentuk pelanggaran yang muncul bisa disengaja atau tidak sengaja dilakukan oleh para tokoh untuk memunculkan humor bagi pembaca.
MAKNA NAMPUN KULE DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU PASEMAH Bayu Utomo; Sarwit Sarwono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8318

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan makna nampun kule dalam adat pernikahan suku Pasemah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan Metode penelitian kualitatif etnografi. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan melihat prinsip-prinsip dalam kajian etnografi dan menekankan pada penafsiran tentang fenomena kebudayaan masyarakat tertentu. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: tradisi nampu kule merupakan  simbol bagi pasangan bujang dan gadis calon pengantin yang akan melaksanakan akad pernikahan yang bertujuan untuk mempersatukan keluarga kedua belah pihak melalui musyawarah sampai ada kesepakatan dari sejak mereka akan menikah sampai nantinya menjadi sepasang suami istri. Tradisi nampun kule dilaksanakan dengan tahapan (1) nuei rasan (2) ngalih tutughan (3) nentukan kekendakan (4) perundingan terakhir (5) Ijab Kabul (6) bimbang. Dari aspek makna hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara keseluruhan teks pantun dalam nampun kule memiliki makna pengharapan sekaligus ungkapan perasaan sukacita dari keluarga kedua belah pihak yang akan segera mempunyai ikatan keluarga melalui perkawinan, dan unsur-unsur dalam nampun kule memberikan pemaknaan berbeda yang membentuk sebuah tatanan adat yang masih dipertahankan di masyarakat suku Pasemah. Nampun kule pada masyarakat Pasemah memiliki fungsi sebagai sarana untuk mempersatukan antara keluarga pihak bujang dan pihak gadis dengan melalui musyawarah sampai ada kesepakatan dengan rangkaian adat yang sudah ditentukan.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 7 BENGKULU SELATAN Mutiara Wulandari; Didi Yulistio; Nafri Yanti
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8243

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX  D SMP Negeri 7  Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif untuk meberikan informasi tentang kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan. Pengumpulan data dalam bentuk tes tertulis dengan aspek penilaian yaitu: kesesuaian isi dengan topik, struktur, dan ejaan bahasa Indonesia. Wujud data pada penelitian ini berupa skor hasil belajar yang menggambarkan kemampuan siswa dalam menulis teks pidato. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan, yang telah dipilih secara acak menggunakan teknik sample random sampling. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan dapat nilai rata-rata sebesar 77,90 kategori baik. Artinya, siswa telah memiliki kemampuan menulis teks pidato, tetapi kemampuan menulis siswa perlu ditingkatkan agar lebih baik lagi. Secara khusus, tiap aspek  hasil penilaian kemampuan menulis teks pidato ini sebagai berikut: (1)  aspek isi berkategori sangat baik, (2) aspek struktur berkategori sangat baik, (3) aspek diksi berkategori baik, (4) aspek kalimat efektif berkategori baik, dan (5) aspek ejaan berkategori cukup.
PROFIL HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 DAN SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU BERDASARKAN AKREDITASI SEKOLAH Yospat Sudarso; Suhartono Suhartono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.039 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini keseluruhan siswa kelas X SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata–rata hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Bengkulu adalah 80,50 dan nilai rata–rata hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Kota Bengkulu adalah 80,12. Nilai rata–rata yang dimiliki kedua sekolah menunjukkan profil hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X berada pada kategori baik (Baik).
PERJUANGAN TOKOH PEREMPUAN DALAM ANTOLOGI CERPEN PEREMPUAN PENAKLUK OMBAK KUMPULAN KARYA RAFFLESIA WRITER COMMUNITY (KAJIAN SASTRA FEMINIS) Febry Iqbal Suharno; Yayah Chanafiah; Amrizal Amrizal
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.9566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan peran serta bentuk-bentuk perjuangan tokoh perempuan dalam antologi cerpen Perempuan Penakluk Ombak kumpulan karya Rafflesia Writer Community. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sastra feminis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah sebagai berikut: membaca kumpulan cerpen Perempuan Penakluk Ombak secara cermat serta menandai kutipan-kutipan berdasarkan peristiwa berkaitan dengan masalah dalam penelitian, Membuat sinopsis singkat pada cerpen pilihan, Mengidentifikasi tokoh-tokoh perempuan meliputi kedudukan serta perannya, Menafsirkan ideologi feminisme yang terdapat pada cerpen, Menganalisis bentuk perjuangan tokoh-tokoh perempuan terkait dengan ranah domestik dan publik, Menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kedudukan tokoh-tokoh perempuan  dikelompokkan menjadi dua yakni lingkungan keluarga yang terdiri dari kedudukan tokoh perempuan sebagai seorang Ibu, Istri dan Anak dan yang kedua lingkungan sosial yang terdiri dari kedudukan tokoh perempuan sebagai anggota masyarakat. (2) Bentuk perjuangan tokoh-tokoh perempuan pada umumnya berkaitan dengan bidang pekerjaan. Pekerjaan ini dikelompokkan menjadi dua ranah yakni pekerjaan pada ranah domestik dan pekerjaan pada ranah publik. Seperti pekerjaan tokoh perempuan sebagai petani karet yang termasuk ke dalam ranah domestik, Kemudian tokoh perempuan bekerja sebagai pengacara termasuk ke dalam ranah publik. 

Page 2 of 2 | Total Record : 15