cover
Contact Name
Rahmad Hidayat
Contact Email
rahmad_dayat22@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiappublik.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi Publik (JIAP)
ISSN : 23392932     EISSN : 26155826     DOI : -
Core Subject : Social,
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) adalah salah satu jurnal penelitian yang dikelola oleh Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Mataram, p-ISSN 2339-2932 & ISSN Online: 2615-5826. Tiap tahun terbit dua kali yakni bulan Maret dan September. Adapun cakupan publikasi pada JIAP adalah hasil penelitian di bidang administrasi publik.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020): September 2020" : 11 Documents clear
MELALUI SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT: TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN Mawar Sukma Sinaga; Adji Suradji Muhammad
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2182

Abstract

Pemerintah memiliki tugas utama yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. sebagaimana tertuang dalam “PembukaanuuUndang-Undang Dasar 1945”, diartikan secara mendalam dan menyeluruh bahwa melalui pendidikan setiap warga dapat meningkatkan taraf kehidupannya dari tingkat terendah hingga ketingkat pencapaian tertinggi. Survei Kepuasan Masyarakat merupakan media untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah dalam bidang Pendidikan. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yang berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor  14  Tahun  2017  Tentang  Pedoman Penyusunan Survei  Kepuasan  Masyarakat  Unit Penyelenggara Pelayanan Publik  yang menggunakan metode survei dengan pengukuran skala Likert. Skala Likert merupakan skala psikometrik untuk dipergunakan dalam mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang terhadap suatu jenis layanan publik yang biasanya digunakan dalam riset berbentuk survei. Responden dalam penelitian ini merupakan pengguna pelayanan publik dalam bidang pendidikan di Kabupaten Bintan. Melalui survei ini diketahui bahwa nilai kesenjangan pelayanan yang diberikan dan ekspektasi atau harapan penerima layanan dalam Bidang Layanan Pendidikan yang diselenggaran Pemerintah Kabupaten Bintan secara keseluruhan unsur yang dinilai memperoleh klasifikasi baik dengan nilai GAP berada di kisaran 0,8- 0,99.  
STUDY ON IMPLEMENTATION OF WAREHOUSE RECEIPT POLICY IN PEPPER COMMODITIES IN BANGKA BELITUNG ARCHIPELAGO PROVINCE bambang ari satria
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2705

Abstract

Bangka Belitung is the largest national pepper producing area with the trademark Muntok White Pepper. In line with that, the Provincial Government of the Bangka Belitung Archipelagohas formulated the first strategic policy in Indonesia towards the warehouse receipt system on pepper commodities. The policy arose in an effort to improve the welfare of pepper farmers. This study aims to determine the implementation of the warehouse receipt system policy on pepper commodity in Bangka Belitung and the factors that influence it.This study uses qualitative research methods. This study focuses on discussing how to implement the warehouse receipt system policy in the pepper commodity in Bangka Belitung by looking at four aspects that serve as a reference in analyzing policy implementation, namely: communication, disposition, resources, and bureaucratic structure. Data collection techniques use in-depth interviews, observation and documentation techniques.The results show that the implementation of the warehouse receipt system policy on pepper commodities in the Bangka Belitung Archipelago Province was not running optimally. One of factors that affect that policy is the aspect of communication. There are still many farmers who do not get information clearly related to the warehouse receipt system. From the aspect of disposition, there is no synergy among stakeholders in running the program. From the aspect of resources, the competencies of the management team must be increased. From the aspect of bureaucratic structure, there is a split between organizational units, namely between the Bangka Belitung Archipelago Provincial Government and the Pepper Management, Development and Marketing Agency (BP3L). 
Peranan Kepemimpinan Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemulihan Pembangunan Fisik Pasca Gempa (Studi Di Desa Batulayar Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat) mustamin mustamin; rahmad hidayat; yogi alfian
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2794

Abstract

            Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Batulayar, bertujuan untuk mengetahui efektivitas indikator peranan kepemimpinan Kepala Desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan fisik pasca gempa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik analisis kualititatif dan analisis kuantitatif, untuk analisis kualititatif menggunakan data primer yang bersumber dari informan Kepala Desa dan Sekretaris Desa, sedangkan analisis kuantitatif ( prosentase baris ) menggunakan data primer yang bersumber dari 110 orang responden ( masyarakat, tokoh masyarakat, dan aparat desa ).Hasil penelitian yang dicapai, bahwa peranan kepemimpinan Kepala Desa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan fisik pasca gempa, meliputi 8 indikator yaitu kepekaan terhadap lingkungan, keteladanan, kesetian pada janjinya, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan menggerakan potensi masyarakat, kemampuan melaksanakan tugas  pemerintah, kemampuan  melaksanakan  koordinasi dan kemampuan melaksanakan tugas yang telah menjadi tanggung jawab berada pada kategori“Cukup Baik”(72,16 %).Meskipun ada beberapa factor penghambat terkait peranan kepemimpinan Kepala Desa, antara lain : masih terbatas sarana dan prasarana serta masih terdapat visi-misi kepala desa yang belum terealisasi. Akan tetapi juga terdapat sejumlah faktor pendukung, anatara lain : tokoh masyarakat setempat aktif memberikan masukan / saran untuk perbaikan dan koordinasi antara institusi terlaksana secara  intensif dalam  penanganan berbagai masalah di desa. 
Pemanfaatan Sukuk untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Yanuar Pribadi
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2458

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas mengenai pemanfaatan utang pemerintah dalam bentuk Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk untuk membiayai proyek pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Kementerian PU-PR merupakan instansi yang mendapatkan alokasi anggaran proyek berbasis Sukuk paling besar dalam kurun waktu 2015-2019. Data penelitian berasal dari data sekunder berupa pagu anggaran dan realisasi pelaksanaan proyek dan dianalisis secara deskriptif dengan hasil wawancara dengan pelaksana proyek dan pengelola proyek Sukuk di Kementerian Keuangan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Sukuk merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur pemerintah yang prospektif karena pasar keuangan syariah yang masih terus tumbuh dan berkembang. Namun demikian, kendala pada pelaksanaan proyek yang berimbas pada tambahan biaya utang perlu diminimalkan. Peningkatan kualitas perencanaan dan pengusulan proyek, penilaian kelayakan yang lebih ketat, serta mekanisme reward and punishment untuk menjamin proyek berjalan tepat waktu harus diterapkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan sehingga pembiayaan proyek yang didanai dari utang terutama Sukuk dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.AbstractThis study aims to discusses Government Islamic Debt Securities or Sukuk used to financing the projects at the Ministry of Public Works and Public Housing. The Ministry had the largest Project Based Sukuk allocation in 2015-2019. The research uses data from budget allocation and the realization of project implementation using descriptive analysis and combined with interviews from project implementers and debt managers. The result shows that Sukuk are prospective sources for government infrastructure development as the Islamic financial markets are still growing. However, problems on project implementation need to be minimized. Quality of project planning preparation should be improved, rigorous feasibility studies, and suitable mechanism of reward and punishment has to be implemented to ensure the effectiveness of the project.
Analisis Peran Kelompok Sadar Wisata Telok Kombal Dalam Mengembangkan Ekowisata Bukit Sumbur Suma Muhammad Rahmatul Burhan; Mardiah Mardiah
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2733

Abstract

This research aims to determine the role of Pokdarwis in the development of the Sumbur Suma Hill in Telok Kombal, North Lombok. This research uses the case study method. Focus of the research is to examine the role of Pokdarwis with the role indicators presented by Minztberg: Interpersonal roles, Roles related to information, and the role of decision makers. The main data collection by interview was collaborated with the results of observation and documentation. Data were analyzed using an Interactive Model technique that passes through two types of triangulation (data triangulation and methodological triangulation). In an effort to develop the Sumbur Suma Hill ecotourism, Pokdarwis Telok Kombal has performed its role as it should, although it is still faced with various obstacles. For product development, Pokdarwis plays the role of decision maker. In terms of standardization development, Pokdarwis plays two roles, the role associated with information and the role of decision makers. Then community empowerment, Pokdarwis plays two roles, interpersonal role and decision maker role. The stakeholder part, Pokdarwis has been able to carry out its entire role.
Pengaruh Organizational Commitment dan Happiness at Work terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Varibel Mediasi di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Endah Agustien; Pantius Drahen Soeling
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2570

Abstract

Abstrak: Fokus dalam penelitian ini adalah berupaya untuk meningkatkan kinerja pegawai di BKKBN dengan menggali hubungan antara kinerja pegawai dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya, yakni organizational commitment, happiness at work, dan motivasi kerja. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriftif dan analisis inferensial menggunakan pendekatan Structural Equation Model melalui perangkat lunak SmartPLS3 terhadap 200 data responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational commitment dan happiness at work berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja pegawai. Adapun saat hubungan antara organizational commitment dengan kinerja pegawai dimediasi oleh motivasi kerja, menunjukkan hasil bahwa motivasi kerja dapat memediasi hubungan secara signifikan. Begitu juga saat hubungan antara happiness at work dengan kinerja pegawai dimediasi oleh motivasi kerja hasilnya memperlihatkan bahwa motivasi kerja berhasil memediasi hubungan secara signifikanAbstract:  The focus in this research is to improve employee performance in The BKKBN by exploring the relationship between employee performance with factors influenced, include of organizational commitment, happiness at work, and work motivation. The approach of this research uses quantitative methods. Primary data were collected by distributing questionnaires. Analysis of data processed by descriptive analysis and inferential analysis using the Structural Equation Model through SmartPLS3 software to 200 respondents' data. The results showed that organizational commitment and happiness at work had a positive and significant effect on work motivation and employee performance. As for the relationship between organizational commitment and employee performance is mediated by work motivation, showing the results that work motivation can mediate significantly. The same of the relationship between happiness at work and employee performance is mediated by work motivation, the results show that work motivation successfully mediates the relationship significantly.
Smart City Kota Magelang : Perubahan Manajemen Pemerintahan Daerah dalam Penerapan Electronic Governance Yuni Kurniasih; Tri Asih Wismaningtyas
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2734

Abstract

Governance perspective appears as a solution to the limitations of the government’s concept. The development of increasingly smart technologies makes the concept of ‘smart’ not only applied to a variety of devices, but also to various systems and orders. So that management changes by linking information technology in government organizations are needed. This effort is considered effective to improve government performance, especially in public services. This research using qualitative methods. This aims of this research is to find out how management changes of the Magelang City as a smart city and to find out whether are all components of both the government environmental and the communities are ready for the existence of smart city. The results of this research are management changes of Magelang City as smart city has begun. That is can be analyzed in the form of framework thinking changes, changing the structure, re-empowerment, and renewal. Readiness of the government of Magelang City is already exist to confront as smart city, but it still needs more improvement. Therefore, in the implementation of smart city program, the government of Magelang City should encourage socialization to the society that there is a form of public service through utilize information technology and carry out deliberations on it to stakeholders in order to create cooperation to realize the actual concept of smart city in Magelang City.
EFEKTIFITAS PEMASARAN POLITIK (PULL MARKETING) TERHADAP KEMENANGAN ABM-ENNY PADA PEMILIHAN GUBERNUR SULAWESI BARAT TAHUN 2017 sadar bahtiar; rifaid rifaid
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2664

Abstract

Information Communication Technologi (ICT) merupakan sarana yang sangat berperan atas perubahan kehidupan masyarakat. Kebisaan masyarakat kini bergeser masuk kedalam pemanfaatan TIK, meninggalkan cara lama menuju cara baru. Demokrasi digital adalah salah satu bentuk penggunaan TIK dalam area politik. Demokrasi digital merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan media internet dalam ruang lingkup politik. Pemanfaatan media internet dengan beberapa jenis platform kini menjadi wadah bagi pelaku politik praktis untuk melakukan kampanye politik. Pengunaan media internet dalam ranah politik bukan hanya dilakukan oleh para kontestan politik melainkan juga dilakukan oleh para penyelenggara dan pengwas pemilihan seperti KPU, BAWASLU dan beberapa Lembaga lain dengan peran dan koridor masing-masing. Media internet dengan beberapa jenis platform media sosial adalah wadah dalam menyampaikan pesan politik kepada masyarakat. Penelitian ini menggunankan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data derskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemasaran politik (pull marketing) terhadap kemenangan ABM-Enny. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pemasaran politik Pull marketing ABM-Enny bersama timnya dalam kemenangan pada pemilihan gubernur Sulawesi Barat tahun 2017 cukup efektif. Hal itu tercapai karena kemampuan aktivitas pemasaran politik yang dilakukan, dengan menggunakan strategi pull marketing yang dikombinasikan dengan strategi pemsaran politik yang lainnya seperti startegi push marketing dengan pass marketing. Yaitu pemanfaatan media sosial dalam mobilisasi massa yang sebelum melakukan kunjungan langsung kelapangan (pull marketing). Pemasaran politik yang dilakukan melalui media sosial juga dimanfaatakna dengan strategi menghadirkan para figur yang dianggap berpengaruh sehingga dapat pula mempengaruhi pilihan masyarakat (pass marketing).
Implementasi Kebijakan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di Puskesmas Sinar Baru Pada Tahun 2018 Sudracun Sudracun; Mirawati Wati; Zakiyudin Fikri
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2738

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Implementasi kebijakan program Posbindu PTM di Puskesmas Sinar Baru pada tahun 2018. Program Posbindu PTM merupakan salah satu program pemerintah Kabupaten Bangka dalam menanggapi masalah Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Sinar Baru. Adanya program Posbindu PTM ini bertujuan untuk menurunkan persentase Penyakit Tidak Menular (PTM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) di Puskesmas Sinar Baru pada tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan trianggulasi. Teori yang digunakan yaitu teori Jones dalam Widodo (2007:89-96) yang terdiri dari dimensi organisasi, dimensi interprestasi dan dimensi aplikasi serta untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi, peneliti menggunakan teori Edward III dalam Nugroho (2017:747) yang terdiri dari komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti menunjukkan bahwa para pelaksana Program Posbindu PTM personil kurang lengkap dan mempunyai tugas rangkap. Untuk faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi sangat mempengaruhi implementasi kebijakan program Posbindu PTM di Puskesmas Sinar Baru pada tahun 2018.
Collaborative Governace in Post Earthquake Disaster Management on The Western Island of Java Sri Wahananing Dyah; Eko Prasojo
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v8i2.2686

Abstract

The geographical conditions of Indonesia which are on the Pacific Ring of Fire and are crossed by three world plates, the Eurasian plate, the Indo-Australian plate and the Pacific plate make Indonesia the most disaster-prone country, especially earthquakes. The large number of population in Indonesia contributes to the risk of life and social loss, physical loss, and economic loss. Based on this, the government seems to need more attention to disaster management efforts, which are multidimensional. On the other hand, disaster management in Indonesia have not yet become a national strategic issue and development goals so that resulting in disaster management in Indonesia are still not optimal due to the collaborative management processes that are not comprehensive and sustainable between the various levels of actors involved.The purpose of this study is to analyze collaborative governance in the prevention of earthquake reconstruction rehabilitation in the Western Island of Java. This study uses a post positivism approach with qualitative research methods through in-depth interviews and documentation studies.The results of this study indicate that it is needed: the objectives in post earthquake disaste management must consider providing solutions that can reach ordinary people, community independence and participation, human resources, technology, finance and legal as well as derivative rules, leader support, and collaboration between governments, non-governmental institutions, private sector, donor agencies, international agencies, universities and the community

Page 1 of 2 | Total Record : 11