cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
historis.ummat@gmail.com
Editorial Address
http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah
ISSN : 26224763     EISSN : 26141167     DOI : https://doi.org/10.31764/historis
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Historis merupakan jurnal yang memuat naskah atau hasil penelitian di bidang kependidikan khususnya sejarah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UM Mataram dengan ISSN 2549-7332 (Print) dan ISSN 2614-1167 (Online). Terbit pertama kali Juni 2017. Adapun ruang lingkup Jurnal Historis berupa hasil penelitian pendidikan & pengembangan kependidikan di bidang sejarah, sosial, sosiologi, budaya, adat istiadat, permainan rakyat, lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang sejarah dan sosial dalam pengembangan pemuda, remaja, dan masyarakat secara berkelanjutan. Artikel yang masuk ke meja tim redaksi akan melalui proses seleksi mitra bestari/editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2024): Desember" : 6 Documents clear
Candi Prambanan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Gerasela, Gerasela; Susanti, LR Retno; Hudaidah, Hudaidah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.27877

Abstract

Abstrak; Tujuan dari adanya penelitian ini untuk melakukan analisa terhadap candi Prambanan yang bercorak Hindu dari Kerajaan Mataram Kuno dan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan ialah metode penelitian studi kepustakaan dengan mengumpulkan sumber bacaan melalui jurnal yang kemudian dilakukan kritik sumber. Hasil penelitian ialah candi Prambanan merupakan candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan di masa wangsa Sanjaya pada abad 9M, candi Prambanan memilki tiga candi utama yakni candi Siwa, candi Brahma, dan candi Wisnu yang dipersembahkan untuk Trimurti, pada komplek candi Prambanan terdapat 240 buah candi serta pada candi Prambanan memilki relief Kalpataru, relief Ramayana dan relief Kresnayana. Abstract: The aim of this research is to analyze the history of the Prambanan temple as a relic of the ancient Mataram kingdom with a Hindu style and is the largest Hindu temple in Indonesia. The research method used in this research is the library study research method by collecting reading sources through journals and then criticizing the sources. The result of the discussion is that the Prambanan temple is a temple built by Rakai Pikatan during the Sanjaya dynasty in the 9th century AD. The Prambanan temple has three main temples, namely the Shiva temple, the Brahma temple and the Vishnu temple which is dedicated to the Trimurti. In the Prambanan temple complex there are 240 temples and in Prambanan temple has Kalpataru reliefs, Ramayana reliefs and Kresnayana reliefs.
INTENSI KEMERDEKAAN DAN DUNIA PERGERAKAN MAS MARCO KARTODIKROMO Sulton, Agus; Susilo, Joko
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.28504

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran Mas Marco dalam gerakan sosial pra-kemerdekaan. Gerakan sosial itu dilakukan dengan menghadirkan ilustrasi teks sederhana dan umum supaya mudah dimengerti oleh masyarakat pembaca. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa gerakan sosial pra-kemerdekaan tidak hanya dilakukan dengan organisasi kerumanan. Narasi teks juga memiliki kemampuan untuk menjadikan pemerintah kolonial khawatir tentang intensi kemerdekaan. Respon pemerintah terhadap teks-teks yang diproduksi Mas Marco dapat menjadi bukti, narasi dapat memberi penyadaran kepada pembaca, bahkan menggerakkan seseorang untuk melakukan tindakan gerakan sosial.Abstract: This study aims to reveal the role of Mas Marco in the pre-independence social movement. The social movement was carried out by presenting simple and general text illustrations so that it is easy to understand by the reading public. The results of this study found that the pre-independence social movement was not only carried out by crowd organizations. The narrative text also has the ability to make the colonial government worried about the intention of independence. The government's response to the texts produced by Mas Marco can be evidence, the narrative can provide awareness to readers, even move someone to take social movement actions.
Implementasi Literatur Sejarah Lokal dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Menggunakan Pendekatan CRT di SMA Negeri 2 Palembang Saputra, Andi; Hudaidah, Hudaidah; Wardiyah, Wardiyah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.26537

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul “Implementasi Literatur Sejarah Lokal dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Menggunakan Pendekatan CRT di SMAN 2 Palembang”. Latar belakang penulisan didasari pada proses pembelajaran sejarah di lingkungan pendidikan yang terasa kering dan kurang menarik, sehingga kurang memberi ruang yang bermakna pada peserta didik dalam memahami proses pembelajaran. Pada penelitian ini peneliti merumuskan bagaimana meningkatkan hasil belajar sejarah pada kelas XII 6 SMA Negeri 2 Palembang dengan muatan materi upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekan 1945-1949 menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan literatur sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dan desain format lesson study yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan refleksi pada pembelajaran. Desain penelitian ini dilaksanakan dengan dua tahap siklus penelitian. Dari penelitian ini terdapat peningkatan hasil belajar pada 35 peserta didik dikelas XII 6 SMA Negeri 2 Palembang dari sebanyak rata-rata poin soal jawaban benar dari 75.22% meningkat pada rata-rata poin jawaban benar sebanyak 97.22%.Abstract: This study is entitled "Implementation of Local History Literature in Improving History Learning Outcomes Using the CRT Approach at SMAN 2 Palembang". The background of the writing is based on the history learning process in the educational environment that feels dry and less interesting, so that it does not provide meaningful space for students to understand the learning process. In this study, the researcher formulated how to improve history learning outcomes in class XII 6 of SMA Negeri 2 Palembang with the material content of the Indonesian nation's efforts to maintain independence from 1945-1949 using the Culturally Responsive Teaching approach with local history literature. This study aims to improve learning outcomes by using the classroom action research (CAR) method and lesson study format design consisting of planning, implementation and reflection on learning. This research design was carried out with two stages of the research cycle. From this study, there was an increase in learning outcomes in 35 students in class XII 6 of SMA Negeri 2 Palembang from an average of 75.22% correct answer points to an increase in an average of 97.22% correct answer points.
MENELUSURI SEJARAH PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA TRADISIONAL DI MUSEUM NEGERI SUMATERA SELATAN Dani, Fitri Rahma; Susanti, LR Retno; Sandy, Adie Citra
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.27406

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sejarah perlengkapan rumah tangga tradisional yang di lestarikan di museum negeri sumatera selatan. Didalam penelitian ini menggunakan sebuah metode deskripsi kualitatif dan juga melakukan sebuah observasi dalam melihat benda peninggalan sejarah serta melakukan observasi di berbagai artikel maupun buku yang pembahasannya masih berkaitan dengan perlengkapan rumah tangga tradisional. Dari hasil penulisan artikel ini bisa di simpulkan jika sejarah peralatan rumah tangga ini memiliki sejarah yang panjang dan juga setiap barang yang ada memiliki manfaat dan keunikan masibg-masing yang menjadikan sebuah cirikhas dari setiap bendanya. Pelestarian peninggalan benda tradisional ini sangat perlu didukung sebab membuat benda menjadi terlindungi dan bisa di jadikan sebuah informasi bagi orang lain.Abstract: The aim of this research is to find out the history of traditional household equipment preserved in the South Sumatra state museum. This research uses a qualitative description method and also makes observations in looking at historical relics and makes observations in various articles and books whose discussion is still related to traditional household equipment. From the results of writing this article, it can be concluded that the history of household appliances has a long history and each item has its own benefits and uniqueness which makes each item unique. The preservation of traditional heritage objects really needs to be supported because it protects objects and can be used as information for other people.
Dinamika Buruh Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Tahun 1916-1928 Sukmaningtyas, Ardhiani Regita; Utama, Nanda Julian
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.26811

Abstract

Abstrak: Keberadaan Kota Semarang di Pulau Jawa cukup penting karena menjadi suatu jaringan perdagangan yang penting bagi Nusantara maupun internasional pada saat itu. Kemajuan ini tetap memiliki sisi negatif, yaitu kapitalisme di Semarang yang tidak berpihak pada nasib kaum buruh dan hanya mengeruk keuntungan dari para buruh yang datang bekerja, disertai tidak adanya upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dari para buruh tersebut. Sneevliet dan Semaun yang merupakan tokoh komunis menentang pengaruh kapitalis yang dibawa oleh pemerintah kolonial Belanda dengan menggerakkan serikat-serikat buruh. Yang nantinya pada tahun 1919, Semaun yang tergabung dalam Serikat Islam mendirikan organisasi sendiri yaitu Havenarbeidersbond yang nantinya berganti nama menjadi Serikat Laut dan Gudang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah oleh Kuntowijoyo, yaitu: pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kaum buruh, terbentuk organisasi-organisasi buruh pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selanjutnya, organisasi ini melakukan aksi-aksi pemogokan kerja untuk menuntut adanya kenaikan upah dan kesejahteraan kaum buruh. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, organisasi ini justru terlibat dan ditunggangi oleh PKI. Pemerintah pada saat itu tentunya tidak berkenan dengan organisasi buruh yang berafiliasi dengan PKI. Hingga pada akhirnya banyak penangkapan dan pengasingan buruh dan anggota-anggota PKI, serta meredupnya kegiatan organisasi buruh pelabuhan di Semarang.Abstract: The existence of the city of Semarang on the island of Java was quite important because it became an important trade network for the archipelago and the world at that time. This progress still has a negative side, namely capitalism in Semarang which does not side with the fate of the workers and only profits from the workers who come to work, accompanied by no efforts to improve the welfare of these workers. Sneevliet and Semaun who were communist figures opposed the capitalist influence brought by the Netherlands colonial government by mobilizing trade unions. Later in 1919, Semaun, who was a member of the Islamic Union, established his own organization, namely Havenarbeidersbond which was later renamed the Sea and Warehouse Union.The method used in this study is the historical research method by Kuntowijoyo, namely: topic selection, heuristic, verification, interpretation, and historiography. The results of this study show that in an effort to improve the welfare of workers, Tanjung Emas Semarang port labor organizations were formed. Furthermore, this organization carried out strike actions to demand an increase in wages and the welfare of workers. However, in its implementation, this organization was actually involved and ridden by the PKI. The government at that time certainly did not like labor organizations affiliated with the PKI. Until finally many arrests and exiles of workers and PKI members, as well as the dimming of the activities of port labor organizations in Semarang.
Peran Pemerintah terhadap Pelestarian Tempat Wisata Taman Waruga di Minahasa Sagala, Devi; Makagansa, Filppo Ch; Tumbel, Jelinda Harianti; Gosal, Pierre Heince; Sembiring, Ymelia Andani Br
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v9i2.27864

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas peran pemerintah dalam upaya pelestarian tempat wisata Taman Waruga di Minahasa. Taman Waruga merupakan salah satu situs budaya dan sejarah penting yang mencerminkan tradisi dan identitas masyarakat Minahasa. Pelestarian tempat wisata ini tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya, tetapi juga sebagai upaya mendukung perkembangan pariwisata lokal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis kebijakan, strategi, dan tindakan pemerintah dalam melestarikan Taman Waruga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berperan aktif dalam melaksanakan program konservasi, promosi pariwisata berkelanjutan, serta edukasi masyarakat lokal mengenai pentingnya menjaga situs tersebut. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan anggaran dan partisipasi masyarakat yang rendah masih perlu diatasi untuk mencapai pelestarian yang optimal.Abstract: This study discusses the role of the government in efforts to preserve the Waruga Park tourist attraction in Minahasa. Waruga Park is one of the important cultural and historical sites that reflects the traditions and identity of the Minahasa people. The preservation of this tourist attraction is not only important to maintain cultural heritage, but also as an effort to support the development of local tourism. Through a qualitative descriptive approach, this study analyzes government policies, strategies, and actions in preserving Waruga Park. The results of the study show that the government plays an active role in implementing conservation programs, promoting sustainable tourism, and educating local communities about the importance of maintaining the site. However, several challenges such as budget constraints and low community participation still need to be overcome to achieve optimal conservation.

Page 1 of 1 | Total Record : 6