cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-I´lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 25988883     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Komunikasi dan Dakwah merupakan isu yang saban hari semakin "panas". Komunikasi selalu menjadi panas karena isu-isu besar hari-hari ini muncul karena ulah. Komunikasi baik media, komunikator maupun konten komunikasi itu sendiri. Manakala dakwah merupakan "program agama" yang tidak mungkin lepas dari komunikasi maka tak berlebihan, jika komunikasi dan dakwah ibarat dua sisi mata uang yang berdampingan. Atas alasan inilah, Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram merasa perlu menghadirkan Al-I'lam sebagai media untuk mengkaji dan menganalisa segala tetek bengek yang berkaitan dengan dua isu besar tersebut.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
The Role of Mass Media in Shaping Public Opinion and Its Implications for Islamic Da’wah in the Digital Era Sukarta Sukarta
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9, No 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v9i2.39138

Abstract

Abstrak: Perkembangan era digital telah memperkuat peran media massa sebagai instrumen utama dalam membentuk opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, pengaruh, tantangan, serta etika pemanfaatan media massa dalam konteks dakwah Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media massa memiliki kemampuan dalam menyajikan informasi, mengagendakan isu, serta membentuk kerangka berpikir masyarakat, sehingga menjadi sarana strategis dalam menyebarkan pesan-pesan Islam. Selain itu, media massa juga berkontribusi dalam memperluas jangkauan dakwah, meningkatkan kredibilitas dai, serta mendorong dialog antarumat beragama. Namun, pemanfaatannya tidak terlepas dari berbagai tantangan, seperti penyebaran hoaks, provokasi, dan misinformasi yang berpotensi merusak citra Islam dan memicu konflik sosial. Oleh karena itu, diperlukan penerapan etika dakwah yang memperhatikan prinsip jurnalistik dan penghormatan terhadap keberagaman. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas dakwah melalui media massa bergantung pada kualitas konten, strategi komunikasi yang tepat, serta kolaborasi dengan berbagai platform media. Dengan pendekatan yang bijak dan bertanggung jawab, media massa dapat menjadi sarana dakwah yang konstruktif, damai, dan inspiratif bagi masyarakat. Abstract:The advancement of the digital era has strengthened the role of mass media as a primary instrument in shaping public opinion. This study aims to analyze the role, influence, challenges, and ethical considerations in the utilization of mass media within the context of Islamic da’wah. The method employed is a descriptive qualitative approach through a literature review of various relevant scientific sources. The findings indicate that mass media possesses the capacity to disseminate information, set public agendas, and shape societal frameworks of thought, thereby becoming a strategic medium for conveying Islamic messages. Furthermore, mass media contributes to expanding the reach of da’wah, enhancing the credibility of preachers (da’i), and fostering interfaith dialogue. However, its utilization is not without challenges, including the spread of hoaxes, provocation, and misinformation, which may potentially damage the image of Islam and trigger social conflict. Therefore, the application of ethical da’wah principles that emphasize journalistic standards and respect for diversity is essential. This study asserts that the effectiveness of da’wah through mass media depends on the quality of content, appropriate communication strategies, and collaboration across various media platforms. With a wise and responsible approach, mass media can serve as a constructive, peaceful, and inspiring medium for da’wah in society
Dai Credibility through Public Speaking: An Analysis of Persuasive Communication Ni’amah, Luthfi Ulfa
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9, No 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v9i2.39294

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kredibilitas dai yang tidak hanya didasari oleh kompetensi keilmuan dalam bidang agama, namun juga dibutuhkan skill atau keahlian lain yang dapat meningkatkan kredibilitas seseorang sebagai dai. Terlebih di era sekarang dimana konten dakwah dapat diakses dengan mudah dan siapa saja dapat membuat konten dakwah. Terkadang mad’u lebih memilih dai dengan kemampuan pengolahan bahasa dan public speaking yang bagus meskipun dengan latar belakang keilmuan yang kurang mumpuni. Oleh karena itu, dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kredibilitas dai melalui public speaking dengan analisis komunikasi persuasif sebab dalam proses kegiatannya dakwah merupakan komunikasi persuasif.  Penelitian ini menggunakan metode library research, peneliti melakukan proses pengumpulan data dan analisis data baik dari jurnal, buku, artikel ilmiah dan sumber literature lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Keberhasilan dakwah sangat ditentukan oleh kemampuan dai dalam mengimplementasikan komunikasi persuasif, baik melalui retorika, pilihan kata ataupun sikap yang ditampilkan. Kredibilitas dai juga menjadi pengaruh diterima atau tidaknya pesan yang disampaikan, dan melalui kemampuan public speaking dalam melakukan komunikasi persuasif dapat meningkatkan kredibilitas seseorang sebagai dai. Abstract:  This study was motivated by the fact that a dai’s credibility is not determined solely by competence in religious scholarship but also requires other skills that can enhance one’s standing as a preacher. This is particularly relevant in the present era, when da’wah content is easily accessible and anyone can create da’wah-related content. At times, the mad’u tend to prefer dai who possess strong language mastery and public speaking skills, even when their scholarly background is less substantial. Therefore, this study aims to analyze dai credibility through public speaking within the framework of persuasive communication, since da’wah in practice is a form of persuasive communication. This study employs a library research method. The researcher collected and analyzed data from journals, books, scholarly articles, and other literature relevant to the topic under discussion. The success of da’wah is largely determined by a dai’s ability to implement persuasive communication through rhetoric, word choice, and the attitudes displayed. Dai credibility also influences whether the message conveyed is accepted by the audience, and the use of public speaking in persuasive communication can enhance a person’s credibility as a dai