cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
WAHANA KAJIAN PENDIDIKAN IPS
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Disiplin Kerja dengan Kinerja Guru SMP Negeri se-Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe Hastian, Yusni
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.374 KB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah terdapat hubunganantara kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru? (2) Apakah terdapat hubunganantara disiplin kerja dengan kinerja guru? (3). Apakah terdapat hubungan secara bersamasamaantara kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja dengan kinerja guru?Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan: (1)kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru; (2) disiplin kerja dengan kinerja guru;(3) secara bersama-sama antara kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja dengankinerja guru.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yakni, dengan sampel sebanyak 43responden guru. Teknik penarikan sampel menggunakan sensus, metode ini diambil denganpertimbangan jumlah sampel yang sedikit, waktu dan kemampuan peneliti mengingat jarakantara sekolah satu dengan lainnya berjauhan. Metode pengumpulan data menggunakaninstrumen angket.Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier berganda, dan korelasiPearson Produc Moment. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaanregresi Ŷ = 12,77 + 0,402X1 + 0,673X2. Uji keberartian persamaan regresi diperoleh Fhitung= 43,626 dengan harga probabilitas sebesar p= 0,000 < 0,05, menunjukkan bahwa secarasimultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan kepalasekolah dan disiplin kerja dengan kinerja guru. Sedangkan uji koefisien korelasi r = 0,8282dengan koefisien deterrminasi R2 = 0,670 yang berarti bahwa kinerja guru 66% dijelaskansecara bersama-sama oleh variabel kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja,sedangkan sisanya 34% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Sedangkan uji parsialmenunjukan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan kepemimpinankepala sekolah dengan kinerja guru; dan (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikanantara disiplin kerja dengan kinerja guru.
Hubungan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah dengan Mutu Mengajar Guru SD Negeri Se- Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe Tanggapili, Rasda
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.155 KB)

Abstract

ABSTRAK RASDA TANGGAPILI, G2G1 13 037, “Hubungan Supervisi AkademikKepala Sekolah dan Budaya Sekolah dengan Mutu Mengajar Guru SD Negeri se-Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe”. Dibimbing oleh Prof. Dr. La Ode Turi, M.PdPembimbing I dan Dr. Abdul Halim Momo, M.Si selaku Pembimbing II. PadaProgram Studi Pendidikan IPS Konsentrasi Administrasi Pendidikan.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe yangbertujuan untuk mengungkapkan hubungan supervisi akademik kepala sekolah danbudaya sekolah dengan mutu mengajar guru SD Negeri di Kecamatan UepaiKabupaten Konawe.Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey, dan pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dianalisis secarakuantitatif dengan menggunakan alat bantu program SPSS Versi 21. Adapaun subjekpenelitian adalah guru dan kepala sekolah. Sampel yang digunakan dalam penelitianinin adalah sebanyak 30 orang yang merupakan guru SD di Kecamatan Uepai. Metodeanalisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) supervisi akademik kepala sekolahberpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu mengajar guru SD Negeri diKecamatan Uepai Kabupaten Konawe. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t pada tingkatatau kepercayaan 0,742 dengan koefisien beta 0,693, dimana thitung = 6,032 dan nilaiprobabilitas = 0,000 < 0,05. 2) Budaya sekolah berpengaruh positif dan signifikanterhadap mutu mengajar guru SD Negeri di Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe. Halini ditunjukkan oleh hasil uji t pada tingkat atau kepercayaan 0,293 dengan koefisienbeta 0,264, dimana thitung = 2,297 dan nilai probabilitas = 0,030 < 0,05. 3) Supervisiakademik kepala sekolah dan budaya sekolah secara simultan berpengaruh terhadapmutu mengajar guru SD Negeri di Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe. Hal iniditunjukkan oleh hasil uji F diperoleh Fhitung = 36,932, dimana koefisien determinasi R2= 0,732, dengan nilai probabilitas 0,000 < 0,05.Kesimpulan dari penelitian ini mengandung makna bahwa peningkatanSupervisi akademik kepala sekolah dalam hal ini peran kepala sekolah sebagaisupervisor dan Budaya sekolah menyebabkan terjadinya perubahan mutu mengajarguru ke arah yang lebih baik lagi. Masing-masing variabel dalam penelitian iniberpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu mengajar guru dan secara bersamasamaberpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu mengajar guru SD diKecamatan Uepai Kabupaten Konawe.Kata Kunci : Supervisi Akademik, Budaya Sekolah, Mutu Mengajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KELAS VIII MTs NEGERI 1 KENDARI HASWATI, HASWATI
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.897 KB)

Abstract

ABSTRAK: Haswati, Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas VIII MTs Negeri 1 Kendari, dibimbing oleh H. Mursidin dan Abdul Halim Momo.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk meningkatkan aktifitas mengajar guru dalam pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT), (2) Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT), dan (3) Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT).Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, subyeknya adalah siswa kelas VIII-2 MTs Negeri 1 Kendari yang berjumlah 33 orang. Faktor yang diteliti adalah aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran serta hasil pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Dalam Penelitian Tindakan Kelas ini mengikuti tahapan dalam PTK yaitu: (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan tindakan; (3) Observasi; (4) Evaluasi dan (5) Refleksi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kualitatif dalam bentuk persentase dan selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I hasil belajar siswa dari 33 orang siswa hanya 16 orang atau 48,48% yang memperoleh nilai tuntas sebanyak 17 orang atau 51,52% belum tuntas. Hasil pembelajaran Siklus II menunjukkan bahwa sebanyak 31 orang atau 93,93% siswa berada pada kategori tuntas dan 2 orang atau 6,07% siswa tidak tuntas. Pada aspek aktivitas belajar Siklus I pertemuan 1 hanya mencapai 44,44% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 61,11%. Aktivitas belajar siswa pada Siklus II pertemuan 1 menjadi 88,89% dan pada pertemuan 2 berada pada level 100,00%. Pada aspek aktivitas guru Siklus I pertemuan 1 persentase yang diperoleh adalah 61,11% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 83,33%.. Pada Siklus II pertemuan 1, dan aktivitas guru mencapai 100,00%. Pada siklus II pertemuan 2 juga 100,00%,.Kesimpulannya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran sekaligus meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-2 MTs Negeri 1 Kendari dalam mata pelajaran IPS.Kata kunci: Team Games Tournament (TGT), aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar IPS
Meningkatkan Minat dan Kreatifitas Siswa Dalam Pembelajaran Kooperatif Tive Jigwas Dengan Media Audio Visual Siswa Kelas X SMA NEGERI 1 RAHA Tahun PELAJARAN 2015/2016 dalle, Zulfyati
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.513 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari suatu strategi pembelajaran yang efektif dan Efisien dalam mengajarkan materi Seni Budaya ( Seni Tari) bagi siswa kelas X diSMA Negeri 1 Raha dengan cara mengaktifkan siswa pada pembelajaran. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan , pelaksanaan , observasi dan refleksi. Sedang untuk mengaktifkan siswa dalam penelitian ini , peneliti menggunakan lembar kerja yang diberikan kepada siswa dalam kelompok besar dan kelompok kecil.Yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Raha sedang objeknya adalah pembelajaran materi Apresisi tari tradisional daerah setempat ( Linda) yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa dalam kelompok ahli dan kelompok biasa, Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa dalam menguasai materi pegembangan ragam gerak tari tradisional daerah setempat ( Linda),yang diberikan.Peningkatan penguasaan materi ini mulai dari siklus I siswa dapat meningkat sebesar 28 % dari kondisi awal sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat sebear 30 %. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan pada pengambil jabatan ataupun pelaksana pembelajaran dalam hal ini yaitu pengajar untuk mengajarkan materi pembelajaran dalam kelompok ahli dan dengan tehnik mengaktifkan siswa .
BELO BAMBA DAN BELO BARUGA: PERANANNYA DALAM WILAYAH KESULTANAN BUTON MANSYUR, MUNAWIR
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.376 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah : (1) Apakah Belo Bamba dan Belo Baruga dibutuhkan di wilayah Kesultanan Buton; (2) Bagaimanakah peranannya Belo Bamba dan Belo Baruga pada masa Kesultanan Buton?. Tujuan penelitian ini adalah (10 Menjelaskan tentang pengenalan Belo Bamba dan Belo Baruga dalam Kesultanan Buton; (2) Menjelaskan peranan Belo Bamba dan Belo Baruga pada masa Kesultanan Buton.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian sejarah dengan menggunakan metode sejarah dengan analisis deksriptitf kualitatifHasil penelitian ini menunjukan bahwa wilayah laut dan daratan di kesultanan Buton merupakan satu kesatuan yang utuh dan tak dapat dipisahkan. Dalam sistim tata kelola administrasi pemerintahahn wilayah kesultanan. Wilayah dalam kekuasaan yang dipisahkan oleh laut melahirkan etnik dan bahasa yang berbeda – beda. Demikian pula dengan sistem ekonomi masyarakat, alam kepercayaan masyarakat dipengaruhi oleh ajaran Islam sebagai agama yag terakhir masuk di wilayah kesultanan Buton. Kemudian adanya Belobamba yang dijadikan sebagai salah satu calon pemimpin di istana kerajaan seperti yang di dapatkan oleh Murhum dari Raja Muna serta Belo Baruga itu sendiri terjadi pada zaman Ratu Wa Kaa Kaa yang dijadikan sebagai pengawal raja atau sultan sebanyak 10 orang laki-laki dari golongan anak menteri yang disebut (Belo Baruga Umane) dan 10 orang perempuan yang berumur 7 tahun yang di ambil dari golongan papara (golongan masyarakat rendah/biasa) yang disebut (Belo Baruga bawine). Tugas dan perannya adalah Belo Baruga laki-laki selain pengawal di istana Raja atau sultan, juga ditugaskan untuk menuntut ilmu pendidikan dan ilmu pengetahuan dan belajar tentang ilmu agama juga pada guru atau kiai yang disebut Apoguru Antona Islamu,  dan Belo Baruga perempuan ditugaskan untuk melayani kebutuhan sultan dari segi jasmani dan rohani atau lahir batinnya serta ditugaskan juga menjaga dan melayani kebutuhan putra putri sultan tanpa terkecuali. 
PENGARUH METODE MENGAJAR DRILL DAN METODE MENGAJAR EKSPLORASI DALAM MENINGKATKANKETERAMPILAN DRIBBLING PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SMPN 18 KENDARI NARABA, LA ODE
X W Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : X W

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.284 KB)

Abstract

Abstrak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis (1) pengaruh metode mengajar drill terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola (2)pengaruh metode mengajar eksplorasi terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola (3)perbedaan pengaruh metode mengajar drill dengan metode eksplorasi terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola, Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrument yang digunakan adalah tes unjuk kerja Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)metode drill berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola, dimana nilai signifikansi t hitung = 11,452 dengan nilai signifikan p-value dua arah = 0,000. Karena nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05. Dengan demikian perbedaan terdapat perbedaan yang signifikan hasil pre tes dan hasil pos tes pada kelompok siswa yang diajar dengan motode drill dengan rataan perbedaan skor sebesar 12,18. dan post-tes 14,82(2)Terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran eksplorasi terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dimana nilai signifikansi t hitung = 10,67 dengan nilai signifikan p-value dua arah = 0,000. Karena nilai signifikan ini lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05, maka pengujian (3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill dengan metode eksplorasi terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dimana nilai t hitung = 2,94 dengan nilai signifikan, p-value dua arah = 0,006. Karena nilai signifikan ini lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05, maka pengujian bersifat nyata dengan rata=rata post tes metode drill = 15,10 dan post-tes mdtodeeskplorasi= 13.70. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode drill dan metodeeskplorasidapat meningkatkan kemampuan menggiring bola, akan tetapi metode drilllebih baik pengaruhnya dibanding dengan metode eskplorasimenggiring bola pada siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini.Kata Kunci:Metode Mengajar Drill, Metode Mengajar Eksplorasi, dan Keterampilan Dribbling

Page 1 of 1 | Total Record : 6