cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
wartapengabdian@unej.ac.id
Editorial Address
6th Floor, CDAST Building, Universitas Jember Jalan Kalimantan 37 Kampus Tegalboto Jember, East Java, Indonesia Postal Code 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Warta Pengabdian
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 26557509     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta Pengabdian merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan The Centre for Human Rights, Multiculturalism, and Migration (CHRM2) Universitas Jember. Di bawah naungan Universitas Jember, jurnal ini memiliki visi untuk menjadi sebuah lembaga unggulan dalam pengembangan sains, teknologi, dan seni berwawasan lingkungan, bisnis dan pertanian industrial untuk kesejahteraan masyarakat. Seturut dengan misinya, jurnal ini merupakan luaran lembaga sekaligus wadah yang memuat artikel-artikel ilmiah (penelitian dan pengabdian multidispliner) yang ditulis oleh para peneliti dan akademisi yang fokus pada pengabdian dan advokasi. Warta Pengabdian diharapkan dapat meningkatkan komunikasi yang mendorong adanya diskusi yang kritis antara para peneliti, pembuat kebijakan (decision maker) dan masyarakat secara umum terkait hal-hal yang terjadi di sekitar mereka.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian" : 5 Documents clear
Pengembangan Produk Penyedap Rasa dan Tepung Jamur Tiram di Desa Penambangan dan Kelurahan Dabasah Kabupaten Bondowoso Indah Yulia Ningsih; Ika Barokah Suryaningsih; Ema Rachmawati
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.8632

Abstract

Jamur tiram merupakan salah satu hasil pertanian yang diminati masyarakat. Banyaknya petani jamur tiram menyebabkan sulitnya harga komoditas ini bertahan bila seringkali terjadi panen raya secara bersamaan. Di Kabupaten Bondowoso, tepatnya di Desa Pertambangan dan Kelurahan Dabasah telah dilakukan budidaya oleh kelompok petani. Namun, para petani jamur tiram tersebut tidak memiliki pengetahuan, dan keterampilan untuk menghasilkan produk olahan jamur tiram yang tahan lama dan memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan penyuluhan dan pelatihan mengenai pembuatan dan pengemasan produk olahan jamur tiram dalam bentuk penyedap rasa dan tepung jamur tiram. Adanya diversifikasi produk berperan dalam meningkatkan nilai tambah komoditas jamur tiram, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para petani. Kata Kunci: Jamur Tiram, Penyedap Rasa, Tepung Jamur, Pengembangan Produk
Percepatan Daya Usaha Industri Olahan Buah Salak Melalui Rekonstruksi Technopreneurship Didik Suharijadi
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.9064

Abstract

Masyarakat Desa Pancakarya Kecamatan Ajung memanfaatkan hasil pertanian yang berlimpah dengan membangun home industry yang mengolah hasil pertanian menjadi keripik dan kopi. Salah satu hasil pertanian yang diolah adalah buah dan biji salak. Hasil olahan mereka menambah keanekaragaman kuliner Kabupaten Jember. Dari hasil analisis diperoleh garis besar permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra yaitu area pemasaran yang sempit. Kondisi ini menyebabkan perekonomian mitra tidak dapat optimal. Program pengabdian bertujuan mengupayakan tumbuhnya kreatifitas varian produk, dan pengadaan alat proses produksi yang dapat meningkatkan jumlah dan standar produk olahan buah salak, serta pola pemasaran yang lebih global. Oleh karena itu, target khusus dari program ini adalah mitra memiliki barang produksi yang lebih terstandart berbasis teknologi terapan dan pola pemasaran yang berbasis sistem informasi. Tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat berusaha memberikan solusi dengan membantu pengadaan peralatan produksi olahan buah salak. Untuk merealisaikan tujuan program dan mendapatkan target yang diinginkan, maka dilakukan pelatihan pengetahuan mengenai technoprenuership. Pada program pengabdian ini akan banyak diketengahkan kegunaan teknologi dan manfaatnya untuk mendukung pembuatan olahan buah salak yang memiliki rasa yang khas, terstandard sehingga dapat dipercaya oleh konsumen. Pada mitra juga akan dilatih untuk menjual produk luaran pengabdian dengan pola pemasaran secara online maupun offline. Pemasaran secara online selain meningkatkan penjualan produk juga menjadi ajang promosi kekhasan Jember. Pemasaran offline sasarannya adalah toko-toko dan pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern. Kata Kunci: Olahan Salak, Kuliner Jember, Pemasaran Online, Kekhasan jember
Penggalian Motif Ukir Lokal Guna Meningkatkan Kualitas Rumah Ukir Desa Pokaan, Kabupaten Situbondo Panakajaya Hidayatullah
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.9065

Abstract

Rumah ukir di Desa Pokaan merupakan rumah produksi seni ukir dan destinasi wisata edukasi yang diinisiasi oleh masyarakat Desa Pokaan. Direalisasi oleh mahasiswa KKN dan telah di-launching pada bulan Agustus 2018. Selain menyelenggarakan wisata edukasi untuk masyarakat, rumah ukir juga aktif memproduksi karya seni ukir yang dijual ke Bali baik dalam jumlah yang besar maupun kecil. Seluruh karyawan yang bekerja di rumah ukir merupakan masyarakat usia produktif di Desa Pokaan. Eksistensi rumah ukir diharapkan dapat menumbuh kembangkan minat masyarakat Desa Pokaan untuk bergerak berwirausaha. Mengingat di Desa Pokaan setidaknya ada dua pengrajin ukir dan beberapa masyarakatnya rata-rata terampil mengukir. Mengembangkan wisata edukasi merupakan salah satu upaya untuk membangun kesejahteraan Desa, serta mendukung program pemerintah Kabupaten Situbondo pada tahun kunjungan wisata 2019. Melihat potensi Desa Pokaan yang kaya dengan seni ukir, pada saat launching pemerintah Desa dan Kecamatan berkomitmen bahwa dalam jangka panjang akan mencanangkan (branding) Desa Pokaan sebagai Desa Wisata ‘Sentra Ukir’. Ada beberapa kendala yang terjadi di rumah ukir Desa Pokaan, pertama adalah rumah ukir belum memiliki ciri khas (karakteristik) motif dan pola ukirnya sehingga belum cukup mampu untuk membranding potensi lokal Desanya. Kedua teknologi dan metode penggarapan serta mekanisme manajemennya masih menggunakan cara – cara tradisional. Kegiatan pengabdian ini berfokus untuk mengatasi kedua kendala yang dihadapi oleh rumah ukir Desa Pokaan. Melalui penggalian potensi lokal untuk diaktualisasikan ke dalam bentuk motif dan pola ukir sehingga dapat menjadi ciri khas ukiran lokal, serta melakukan pendampingan dan pengembangan skill dalam hal penerapan teknologi, metode dan manajeman produksi. Kata Kunci: Pengembagan Kualitas, Motif Lokal, Wisata Edukasi, Rumah Ukir, Pokaan
Peningkatan Soft Skill Siswa Melalui Pembuatan Sabun Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) di MA. Habiburrahman Jatian - Pakusari Jember Hadi Barru Hakam Fajar Siddiq; Agnis Pondinekaria Aditama
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.9101

Abstract

Community service activities undertaken by lecturers from Pharmacy Diploma III Program of Pharmacy Academy of Jember held on March, 2018, held at MA. Habiburrahman Jatian, Pakusari Jember provides benefits for students in improving students skill through soap red dragon fruit extract. MA. Habiburrahman was senior high school under the Ministry of Religious Affairs located in Jatian-Pakusari-Jember. MA. Habibirrahman also has a religious education institution that is Pondok Pesantren Habibirrahman. Nearly 70% of students of MA. Habiburrahman were santri. The results show that MA Habiburrahaman does not have a curculum that focuses on the attachment of students. Therefore, this program provides many benefits to students to add soft skills in the field of technology. In addition, this program is in great demand by all students. Keywoard: Community Servive, Soft Skill, Soap, Red Dragon Fruit
Pengelolaan Sampah Terpadu Pulau Kodingareng Lompo Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Dan Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Syahid
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.8769

Abstract

Pulau kodingareng lompo dengan jumlah penduduk 4170 jiwa belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik, sehingga sampah masih banyak yang dibuang kelaut. Sampah masih dibiarkan tertimbun dibelakang rumah warga di pinggir pantai, baik sampah organic maupun anorganik. Kesadaran warga akan pentingnya kebersihan dan kesehatan masih rendah, masih ada sebagian warga yang tidak memiliki WC dan membuang air besar dilaut. Padahal Pulau ini memiliki pasir putih yang cantik sehingga berpotensi untuk menjadi destinasi wisata. Tujuan dari Program KKN PPM Dikti yang dilaksanakan pada tanggal 4 juli -4 Agustus 2018 di Pulau Kodingareng Lompo adalah untuk meningkatkan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah dilaut, memiliki kesadaran pola hidup sehat dan bersih dan mampu mengelola sampahnya baik sampah organic dan non organic. Program ini terdiri dari tiga garis besar kegiatan yaitu pemilahan dan pengolahan sampah, pembangunan incinerator ramah lingkungan dan penyuluhan hidup bersih dan sehat. Pengolahan sampah secara terpadu meliputi pemilahan dari rumah tangga antara sampah organik dan non organik, pembuatan kompos untuk sampah organic, daur ulang sampah non organik yang masih bisa dimanfaatkan dan pembakaran sampah dengan menggunakan incinerator ramah lingkungan. Solusi Incenerator ramah lingkungan dibutuhkan karena sulitnya membawa sampah yang ada dipulau ke tempat pembuangan akhir sampah kota Makassar. Penyuluhan Hidup sehat dan Bersih diberikan langsung ke setiap rumah tangga dan anak-anak sekolah.. Setelah program berakhir terlihat ada perubahan pola pikir dan perilaku dari warga. Kata Kunci: Manajemen Sampah, Incinerator ramah lingkungan, Pulau Kodingareng

Page 1 of 1 | Total Record : 5