cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis
Published by Universitas Semarang
ISSN : 19794800     EISSN : 25808451     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis (JREB) are published three times a year in April, August and December.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUM PERUMNAS REGIONAL IV BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUT BUMN NOMOR 100 TAHUN 2002 Sukarno .; Indarto .
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.703 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.524

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor penting bagi setiap perusahaan atau organisasi.Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk membuat perencanaan organisasi dalam upaya mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan di masa yang akan datang dan sebagai alat untuk menilai keberhasilan perusahaan atau organisasi tersebut. Keberhasilan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selain diukur dengan pendekatan Balanced Scorecard dengan menggunakan 4 (empat) perspektif pengukuran yaitu perspektif keuangan (financial), pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan juga dapat dinilai tingkat kesehatannya didasarkan pada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 100 Tahun 2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai meliputi 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Balance Scorecard pada Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung dilihat dari 4 (empat) perspective, antara lain : perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta proses belajar dan berkembang dan menganalisis tingkat kesehatan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 100 Tahun 2002 yang meliputi 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi. Penelitian ini mengambil lokasi di PerusahaanUmum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV. Bandung dengan menganalisis laporan keuangan tahun 2007, 2008 dan 2009 serta menilai tanggapan dari Asisten Manager, Manager, Deputy General Manager dan General Manager mengenai penerapan Balance Scorecard.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung dilihat dari Balance Scorecard yang meliputi 4 (empat) perspective, antara lain: perspektif keuangan, proses bisnis internal, serta proses belajar dan berkembang, mengalami kenaikan cukup signifikan yang ditunjukkan oleh Key Performance Indikator dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 menunjukkan peningkatan cukup signifikan yaitu pada tahun 2007 dengan total skor 68,21, tahun 2008 dengan total skor 104,21, dan tahun 2009 dengan total skor 123,05. Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 100 tahun2002, maka diperoleh hasil tingkat kesehatan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung tahun 2007, 2008 dan 2009 berdasarkan aspek finansial, aspek operasional dan aspek administrasi adalah pada tahun 2007 dengan total skor 70,59 dikategorikan “SEHAT” “A”, tahun 2008 dengan total skor 110,65 dikategorikan “SEHAT” “AAA” dan tahun 2009 dengan total skor 130,30 dikategorikan “SEHAT” “AAA”.
ANALISIS PENGARUH INDEKS HARGA SAHAM ASING DAN VARIABEL MAKROEKONOMI INDONESIA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE JANUARI 2013 – AGUSTUS 2015) David Triyono; Indarto Indarto; Aprih Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 9, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.411 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v9i3.883

Abstract

Kondisi perekonomian dunia saat ini tengah mengalami gejolak di bidang ekonomi. Pada pertengahan tahun 2015 beberapa negara mengalami krisis dan gejolak di bidang ekonomi diantaranya Yunani, China, Malaysia serta beberapa negara lainnya.Ekonomi dunia yang semakin terintegrasi akan berdampak kepada negara Indonesia tak terkecuali  ke industri pasar modal.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh beberapa indeks saham asing dan indikator makro  ekonomi Indonesia terhadap kondisi Pasar Modal Indonesia (IHSG). Beberapa  indeks  saham  asing  yang  dipakai  dalam  penelitian  ini  yaitu indeks Dow Jones, indeks Shanghai (SSE), indeks Singapura (STI), nilai tukar USD/IDR, tingkat suku bunga dan Inflasi di Indonesia yang datanya diambil bulanan dari Januari 2013 sampai Agustus 2015.Untuk mengetahui apakah beberapa indeks saham  asing dan  indikator  ekonomi  Indonesia mempunyai  pengaruh  positif  atau  negatif terhadap IHSG,  dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel indeks Dow Jones,  indeks  Shanghai,  dan  indeks  STI  berpengaruh  positif  terhadap pergerakan  IHSG,  sedangkan  variabel  kurs USD/IDR, suku bunga dan inflasi berpengaruh negatif terhadap pergerakan IHSG.
MODEL PENGUATAN KESIAPAN KERJA LULUSAN ( Studi Pada BBPLK Semarang ) Lucia Hartiningtyas Mardyasari; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.594 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i1.707

Abstract

Temuan bahwa tenaga kerja lulusan  BBPLK Semarang kurang memiliki kesiapan untuk terjun ke dunia kerja sesuai dengan standar kebutuhan tenaga perusahaan serta masih adanya perbedaan hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang menjelaskan kesiapan kerja. Yang kemudian mendorong studi ini untuk mengembangkan dan menguji model kesiapan kerja.Model kesiapan kerja yang dikembangkan, menggunakan lima variabel prediktor, yaitu variabel pelatihan, variabel praktek kerja industri dan variabel kompetensi yang dalam model penelitian merupakan variabel eksogen yang diduga dapat membangun self efficacy dan locus of control dan juga dapat menjelaskan kesiapan kerja lulusan  BBPLK Semarang. Model kesiapan kerja yang dikembangkan dalam studi ini selanjutnya diuji secara empiris dengan menggunakan data penelitian yang diperoleh melalui wawancara kepada 112 responden peserta pelatihan BBPLK Semarang dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM).HasilnyThe finding that the employment of graduates BBPLK Semarang less prepared to plunge into the world of work in accordance with the standards and needs of power companies are still differences in the results of previous research on the factors that explain job readiness. These studies were then encouraged to develop and test models of job readiness.Job readiness models developed, using five predictor variables, namely training variables, variables and variable industrial technical competence in the research model is an exogenous variable that could be expected to build self-efficacy and locus of control and also may explain the job readiness of graduates of BBPLK Semarang. Job readiness models developed in this study were tested empirically using research data obtained through interviews with 112 respondents of trainee of BBPLK Semarang using a questionnaire and analyzed by using analysis of Structural Equation Modeling (SEM).The result of this study shows that the work required to build the readiness of locus of control and self efficacy. Locus of control requires competence, work practices and training industry. Meanwhile, to build self-efficacy is required competencies and working practices of the industry.a studi ini menunjukkan bahwa untuk membangun kesiapan kerja diperlukan locus of control dan self efficacy. Locus of control memerlukan kompetensi, praktek kerja industri dan pelatihan. Sedangkan untuk membangun self efficacy diperlukan kompetensi dan praktek kerja industri. 
ANALISA PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN MOTIVASI EKSTRINSIK, MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP KINERJA SDM DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ahmad Muni; Tatiek Nurhayati; Hardani Widhiastuti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.104 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i3.1146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir, motivasi ektrinsik, dan motivasi intrinsik terhadap kinerja SDM dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening.Responden yang digunakan adalah 60 karyawan pada Kantor Jasa Penilai Publik “Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda, uji-t, dan analisis jalur.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Pengembangan karir mempengaruhi kepuasan kerja karyawan KJPP NDR (2) Motivasi ektrinsik mempengaruhi kepuasan kerja karyawan KJPP NDR (3) Motivasi intrinsik mempengaruhi kepuasan kerja karyawan KJPP NDR  (4) pengembangan karir mempengaruhi kinerja karyawan KJPP NDR (5) motivasi eksrinsik mempengaruhi kinerja karyawan KJPP NDR (6) motivasi intrinsik mempengaruhi kinerja karyawan KJPP NDR (7) kepuasan kerja mempengaruhi kinerja karyawan KJPP NDR This study aims to determine the effect of career development, motivation extrinsic and intrinsic motivation on the performance and job satisfaction as an intervening variable.The respondents used were 60 employees at the Public Appraisal Services Office "Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Partners. Research data was collected using a questionnaire. Data analysis was performed using Multiple Regression Analysis Techniques, t-test, and path analysis.Based on the results of the study it is known that (1) Career development affects the job satisfaction of KJPP NDR employees (2) Extrinsic motivation influences job satisfaction of KJPP NDR employees (3) Intrinsic motivation affects KJPP NDR employee job satisfaction (4) career development affects the performance of KJPP NDR employees  (5) extrinsic motivation affects the performance of KJPP NDR employees (6) intrinsic motivation affects the performance of KJPP NDR employees (7) job satisfaction affects the performance of KJPP NDR employees .
DETERMINAN KEPUTUSAN TRANSFER PRICING (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011 S.D. 2014 ) Ja’far Shodiq; Kesi Widjajanti; Endang Rusdianti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.559 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1131

Abstract

Fenomena globalisasi telah mendorong banyak perubahan pada perusahaan Perusahaan tidak membatasi kegiatan operasinya hanya di negeri sendiri dan menjadi Perusahaan Multinasional.  Perusahaan multinasional seringkali menjalankan praktek transfer pricing. Transfer pricing merupakan kebijakan perusahaan dalam menentukan harga transfer suatu transaksi baik itu barang, jasa, harta tak berwujud, atau pun transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Transfer pricing  bisa dilakukan antardivisi dalam satu perusahaan bisa juga antara dua atau lebih perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa (berafiliasi). Praktek transfer pricing dulunya dilakukan perusahaan untuk menilai kinerja antar anggota atau divisi perusahaan. Seiring dengan perkembangan  zaman praktek transfer pricing sering dipakai untuk memaksimalkan laba dan manajemen pajakHasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pajak berpengaruh terhadap keputusan transfer pricing  2) Struktur kepemilikan berpengaruh  terhadap keputusan transfer pricing 3) Leverage berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap keputusan transfer pricing. Kemudian, Leverage tidak berfungsi sebagai intervening bagi  pajak dan struktur kepemilikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pajak yang di proksikan dengan Corporate Tax Rate (CTR) terbukti berkaitan erat dengan keputusan hutang jangka pendek perusahaan, demikian juga dengan struktur kepemilikan yang diproksikan dengan kepemilikan institusional berkaitan erat dengan kebijakan hutang perusahaan, dan  keputusan transfer pricing melalui penjualan yang berkaitan erat dengan Debt to Asset Ratio (DAR) yang mencerminkan keberlangsungan usaha perusahaan (going concern).
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN UTANG SERTA DAMPAKNYA TERHADAP TARIF PAJAK EFEKTIF Sri Sarwoasih; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.819 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i1.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas yang diproksikan dengan return on asset, pengaruh likuiditas yang diproksikan dengan current ratio serta pengaruh pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan asset growth dan sales growth terhadap effective tax rate dengan debt to equity ratio sebagai variable intervening dan untuk mengetahui pengaruh return on asset dan sales growth secara langsung terhadap effective tax rate. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dengan metode purposive sampling, sampel penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014–2016 sejumlah 108 sampel. Hasil uji hipotesis menyatakan return on asset dan current ratio berpengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio, asset growth dan sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio, debt to equity ratio, return on asset,  dan  sales growth berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate. Hasil sobel test model 1 : debt to equity ratio berhasil memediasi return on asset dan effective tax rate, Model 2 : debt to equity ratio tidak berhasil memediasi sales growth dan effective tax rate.This research aims to determine the effect of profitability proxies by return on assets, the influence of liquidity proxies by current ratio and the influence of the company’s growth proxies by asset growth and sales growth to the effective tax rate to the debt to equity ratio as intervening variable and to know the effect of return on asset and sales growth directly to effective tax rate. The types of data used in the form of quantitative data with using purposive sampling method, the sample research is a manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2016 with number of samples are 108.             Hypothesis test result : return on asset and current ratio has significant effect to debt to equity ratio, asset growth and sales growth has not significant effect on debt to equity ratio, debt to equity ratio, return on asset and sales growth has a significant effect on effective tax rate. The results of the sobel test model 1: debt to equity ratio succeed in mediating return on assets and effective tax rate, Model 2: debt to equity ratio did not succeed in mediating sales growth and effective tax rate.
ANALISIS PENGARUH RETURN ON EQUITY, FIRM SIZE, CURRENT RATIO DAN INSTITUTIONAL OWNERSHIP TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO DENGAN DEBT TO EQUITY RATIO SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ika Rosyada Fitriati; Mohammad Chabachib; Harjum Muharam
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.907 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i3.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengujipengaruh variabel return on equity, firm size, current ratio dan institutional ownership terhadap dividend payout ratio dengan debt to equity ratio sebagai variabel intervening. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diambil dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Uji kelayakan model menggunakan uji multikolinieritas, uji koefisien determinasi dan uji signifikansi. Teknk analisis menggunakan analisis jalur dan sobel test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa current ratio dan institutional ownership berpengaruh negatif signifikan terhadap debt to equity ratio, firm size dan current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap dividend payout ratio, debt to equity ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap dividend payout ratio serta debto equity ratio mampu memediasi pengaruh current ratio terhadap dividend payout ratio dan pengaruh institutional ownership terhadap dividend payout ratio.The aimed of this study is examine the effect of variable return on equity, firm size, current ratio and institutional ownership toward dividend payout ratio with debt to equity ratio as an intervening variable. Sampling using purposive sampling. Data taken from Indonesian Capital Market Directory (ICMD). The test of feasibility models using multicoliniarity test, coefficient determination test and test of significance. The analysis technique using path analysis and sobel test. The result of this study indicate that the current ratio and institutional ownership have significant negative effect on debt to equity ratio, firm size and current ratio have significant positive effect on dividend payout ratio, debt to equity ratio has significant negative effect on dividend payout ratio and the debt to equity ratio capable of mediating influence current ratio toward dividend payout ratio and the effect of institutional ownership toward dividend payout ratio.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DAN KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Muhammad Nur Rokib; Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.324 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif, komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.Responden yang digunakan adalah 50 karyawan pada Kantor Jasa Penulai Publik Jimmy Prasetyo & Rekan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda, dan analisis jalur.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) gaya kepemimpinan partisipatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan (2) Komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan (3) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan  (4) gaya kepemimpinan partisipatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan (5) komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan. This study aims to determine the effect of participatory leadership style, organizational communication on employee performance through job satisfaction as an intervening variable.The respondents used were 50 employees at the Public Starter Services Office Jimmy Prasetyo & Partners. Research data was collected using a questionnaire. Data analysis was performed using Multiple Regression Analysis Techniques, and path analysis.Based on the results of the study it is known that (1) participatory leadership style has a positive and significant effect on employee job satisfaction at KJPP Jimmy rasetyo & Partners  (2) Organizational communication has a positive and significant effect on employee job satisfaction at KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan (3) job atisfaction has a positive and significant effect on employee performance on KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan  (4) participatory leadership style has a positive and significant effect on employee performance on KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan (5) organizational communication has a positive and significant effect on the performance of employees at KJPP Jimmy Prasetyo & Partners..
PENGARUH KUALITAS PELATIHAN TERHADAP KINERJA SDM MELALUI KECERDASAN EMOSI DAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA TENGAH Nur Chibtiyah; Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.348 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1132

Abstract

Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia “Potroyudan” Jepara dan Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia “Turusgede” Rembang Jawa Tengah mempunyai tugas memberikan pelayanan kepada Lanjut Usia terlantar yang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, untuk itu diperlukan suatu keahlian untuk lebih bisa berkomunikasi lebih aktif. Metode  penelitian yang digunakan dalam thesis ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Variabel dalam penelitian ini terdapat tiga variable bebas dan dua variabel, yaitu: kualitas pelatihan, kecerdasan emosi , komunikasi terapeutik, dan  kinerja pelayanan. Dari hasil penelitian terdapat pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan kecerdasan emosi, artinya semakin ditingkatkan kualitas pelayanan maka akan semakin meningkat kecerdasarn emosi seseorang; ada pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan komunikasi terapeutik, artinya semakin ditingkatkan kualitas pelayanan, maka akan semakin meningkat pula komunikasi terapeutik seseorang; tidak ada pengaruh signifikan antara kecerdasan emosi dengan komunikasi terapeutik, artinya walaupun kecerdasan emosi ditingkatkan tidak akan mempengaruhi komunikasi terapeutik; pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan kinerja pelayanan, artinya jika kualitas pelatihan ditingkatkan akan semakin meningkat pula kinerja pelayanan; ada pengaruh signifikan antara kecerdasan emosi dengan kinerja pelayanan, artinya bila kecerdasan emosi ditingkatkan maka kinerja pelayanan juga akan meningkat; dan ada pengaruh signifikan antara komunikasi terapuetik dengan kinerja pelayanan, artinya jika komunikasi terapeutik ditingkatkan maka kinerja pelayanan juga akan meningkat pula. The Elderly Social Service House "Potroyudan" Jepara and the Aged Social Care Center "Turusgede" Rembang is a Social Service Home of Social Service of Central Java Province. The research method used in this thesis is using quantitative approach with ex post facto design. Variable in this research there are three independent variables and two variables, namely: training quality, emotional intelligence , therapeutic communication , and service performance. From the results of the study there is a significant influence between the quality of training with emotional intelligence, which means the increased quality of service will increase the intelligence of one's emotions; There is a significant influence between the quality of training and therapeutic communication, which means that the higher the quality of service, the more therapeutic communication will increase; There is no significant influence between emotional intelligence and therapeutic communication, meaning that although enhanced emotional intelligence will not affect therapeutic communication; A significant influence between the quality of training and service performance, meaning that if the quality of training is improved, the service performance will increase; There is a significant influence between emotional intelligence and service performance, meaning if the emotional intelligence is improved then the service performance will also increase; And there is significant influence between therapeutic communication with service performance, meaning if therapeutic communication is improved then service performance will also increase also.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM DENGAN NILAI PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Danarji Nirmolo; Kesi Widjajanti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.344 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i1.1076

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari variabel debt to equity ratio (DER), dividend payout ratio (DPR), earning per share (EPS) terhadap nilai perusahaan (PBV) dan pengaruh DER, DPR, EPS, dan PBV terhadap harga saham pada perusahaan yang tercatat dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2014 -2017. Penelitian menggunakan metode purposive sampling untuk pengambilan sampel. Data diperoleh berdasarkan data laporan keuangan perusahaan dan laporan statistik tahunan yang berasal dari www.idx.co.id, diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Berdasarkan uji statistik F menunjukkan bahwa kedua model memenuhi kriteria fit karena memiliki nilai signifikansi yang kurang dari α 0,05. Sedangkan berdasarkan uji statistik t menunjukkan bahwa debt to equity ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan karena memiliki nilai signifikansi kurang dari α 0,05. Sedangkan variabel dividend payout ratio dan earning per share tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan dividend payout ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Earning per share dan nilai perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham.  The purpose of this study is to analyze the impact of the variables debt to equity ratio (DER), dividend payout ratio (DPR), and earning per share (EPS) toward firm value (PBV) and the influence of DER, DPR, EPS, and PBV toward price stock on  companies listed in the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange in the 2014 - 2017. Research using purposive sampling method for taking samples. Data obtained from company financial reports and yearly statistic reports of Indonesia Stock Exchange listed at IDX (www.idx.co.id), obtained 30 samples of firms. Analysis technique used is panel data regression analysis. Based on the test statistic F indicates that both of the model is fit because has a significance value less than 0,05 of α. Meanwhile, based on statistical t test showed that debt to equity ratio has positive and significant impact on firm value because it has a significance value less than 0,05 of α although dividend payout ratio and earning per share don’t have significant impact on firm value. Meanwhile, debt to equity ratio doesn’t have significant impact on stock price but dividend payout ratio has negative and significant impact on stock price. Earning per share and firm value have positive and significant impact on stock pric

Page 3 of 18 | Total Record : 171