cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis
Published by Universitas Semarang
ISSN : 19794800     EISSN : 25808451     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis (JREB) are published three times a year in April, August and December.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI SUBSEKTOR KERAMIK, KACA DAN PORSELIN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2016 Rimmi Tomson Hasundungan; Aty Herawati
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.488 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i1.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Manajemen Modal Kerja dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Manufaktur di Subsektor Keramik, Kaca dan Porselin yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausalitas, sampel penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur di subsektor keramik, kaca dan porselin yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2016 sebanyak 6 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda data panel dengan tingkat kepercayaan sebesar 0,05, analisis deskriptif, uji t dan pengujian menggunakan software Eviews 9.5SD. Manajemen modal kerja diukur dengan NOWC/sales dan NTC, kebijakan modal kerja diukur dengan CATAR dan CLTAR dan Likuiditas diukur dengan OCF/CL. Berdasarkan pengujian model didapatkan bahwa fixed effect adalah model terbaik. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan hasil bahwa NOWC/Sales berpengaruh positif terhadap ROIC, NTC berpengaruh negatif terhadap ROIC, CATAR berpengaruh positif terhadap ROIC, CLTAR berpengaruh positif terhadap ROIC dan OCF/CL berpengaruh positif terhadap ROIC. This study aims to examine and analyze the effect of Working Capital and Liquidity on the Performance Manufacture Company on Subsectore Keramik, Kaca and Porcelin in Indonesia Listed Company period 2009-2016. This study is quantitative causality methode, with sample used to all manufacture company on Subsectore Ceramic, Glass amd Porceline in Indonesia Listed Company period 2009-2016 amounted to 6 companies. Data analysis model uses multiple linier regression panel data with level of confidence at 0,05, descriptive statistics, t test and examined using by software Eviews 9.5SD. Working capital management measured by NOWC/Sales and NTC, working capital management policy measured by CATAR and CLTAR, and liquidity measured by OCF/CL. Based on the results model analysis found that fixed effect model is the best on this study. Based on the results found that there is negative relationship NTC on ROIC, positive relationship NOWC/Sales on ROIC, positive relationship CATAR on ROIC, positive relationship CLTAR on ROIC and positive relationship OCF/CL on ROIC.
MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) MELALUI PENGELOLAAN KECERDASAN DAN SIKAP ETIS Dicky Adhinurwanto; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.016 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1135

Abstract

Faktual problem yang saat ini sedang dihadapi oleh PNS adalah sorotan negatif akibat kemerosotan mental dan moral yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas pelayanan, mengemukanya praktek KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), menguaknya issue amoral yang telah melibatkan penyelenggara negara, juga terungkap perilaku kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh anggota PNS adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Mengacu pada temuan faktual problem yang ada maka masalah penelitian yang dirumuskan adalah “Bagaimana meningkatkan sikap etis dan kinerja PNS di lingkungan kantor Setda Provinsi Jawa Tengah?”.Dengan menggunakan data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden pegawai Biro Umum di Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, penelitian ini menguji pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terhadap sikap etis dan kinerja. Pengujian pengaruh antar variabel dilakukan dengan menggunakan Uji Regresi Berganda.Hasil pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap sikap etis. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual serta sikap etis terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Factual problems currently being faced by civil servants is negative spotlight due to mental deterioration and moral demonstrated in carrying out the ministry, collusion, corruption and nepotism, to reveal issue amoral that has involved state officials, also revealed violent behavior in the home the stairs were made by members of civil servants is a fact that can not be denied. Referring to the factual findings of the problems formulated the research problem is "How to improve ethical attitudes and performance of civil servants in the Central Java Provincial Secretariat office?".By using the data obtained through a questionnaire distributed to respondents employee in the Office of General Bureau Secretariat of Central Java province, this study examines the effect of emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence of the ethical attitude and performance. Testing the influence between variables is done by using multiple regression test.The test results of multiple regression showed that emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence proved significant positive effect on the ethical attitudes. The results also indicate that emotional intelligence, intellectual, spiritual intelligence and ethical attitude shown to have a significant influence on employee performance.
PERBANDINGAN KINERJA REKSA DANA SAHAM DENGAN METODE SHARPE, TREYNOR, DAN JENSEN Ni Putu Ayu Darmayanti; Ni Putu Santi Suryantini; Henny Rahyuda; Sayu Ketut Sutrisna Dewi
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.811 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1079

Abstract

Reksa dana saham merupakan reksa dana yang menawarkan keuntungan yang tinggi namun juga memiliki risiko yang tinggi karena dipengaruhi oleh fluktuasi yakni penurunan harga saham yang dipengaruhi mekanisme pasar di bursa efek. Oleh karena itu para calon investor harus memiliki pengetahuan dalam memilih reksa dana mana yang akan dipilih. Dalam penelitian ini ingin membandingkan antara metode pengukuran kinerja Treynor, Sharpe, dan Jensen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ranking kinerja reksa dana saham yang dihasilkan menggunakan  ketiga metode tersebut, membandingkan kinerja reksa dana saham dengan suatu standar pengukuran (benchmark) yaitu kinerja IHSG, dan kemudian untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan ranking yang dihasilkan oleh ketiga metode tersebut. Berdasarkan hasil penilaian kinerja dengan metode Sharpe, jika dibandingkan dengan IHSG sebagai benchmark, sebanyak 17 (18,5 persen)  reksa dana memiliki kinerja yang outperform atau kinerjanya di atas kinerja portofolio pasar. Sisanya sebanyak 75 reksa dana ditemukan underperform atau kinerjanya di bawah portofolio pasar. Hasil penilaian kinerja dengan metode Treynor dan Jensen, sebanyak 33 (35,87 persen) reksa dana memiliki kinerja yang outperform atau kinerjanya di atas kinerja portofolio pasar. Sisanya sebanyak 59 reksa dana ditemukan underperform. Reksa dana yang outperform dapat dipertimbangkan oleh investor sebagai alternatif investasi. Dari hasil pengujian statistik mengenai perbedaan ranking kinerja reksa dana dengan menggunakan metode Sharpe, Treynor, dan Jensen, dapat disimpulkan bahwa ketiga metode penilaian kinerja tidak menghasilkan ranking kinerja yang berbeda-beda secara signifikan Equity funds are mutual funds that offer high profits but also have a high risk because they are influenced by fluctuations in the decline in stock prices which are influenced by market mechanisms on the stock exchange. Therefore, potential investors must have knowledge in choosing which mutual fund to choose. In this study wanted to compare the performance measurement methods of Treynor, Sharpe, and Jensen. The purpose of this study was to determine the ranking performance of equity funds generated using these three methods, compare the performance of equity funds with a benchmark standard, namely the JCI performance, and then to find out whether or not there are ranking differences generated by these three methods. . Based on the results of the performance evaluation with the Sharpe method, when compared with the JCI as a benchmark, as many as 17 (18.5 percent) mutual funds have outperformed performance or performance above the market portfolio performance. The results of the performance appraisal with the Treynor and Jensen methods, as many as 33 (35.87 percent) mutual funds have outperformed performance or performance above the market portfolio performance. Mutual funds that are outperformed can be considered by investors as an alternative investment. From the results of statistical tests regarding differences in the ranking of mutual fund performance using the Sharpe, Treynor, and Jensen methods, it can be concluded that the three methods of performance appraisal do not produce performance ratings that differ significantly.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Fatimah Nur Isnawati; Kesi Widjajanti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.682 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v12i1.1528

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan  rasio-rasio keuangan perusahaan (profitabilitas, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan) terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2013 - 2017. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 135 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013 – 2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.Teknik analisis yang digunakan menggunakan program IBM SPSS (Statistical Package for Sosial Science) versi 20. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif signifikan antara variabel profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal dengan nilai perusahaan. Penelitian ini juga menunjukkan hubungan tidak signifikan antara kepemilikan institusional dan pertumbuhan penjualan dengan nilai perusahaan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa sturtur modal mampu memediasi hubungan antara profitabilitas,  terhadap nilai perusahaan.  Struktur modal tidak mampu memediasi hubungan antara kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian ini untuk meningkatkan kinerja manajemen perusahaan sebaiknya lebih fokus dalam mengelola hasil laba perusahaan dan dapat memberikan keputusan-keputusan yang tepat untuk mendapatkan keuntungan yang berkesinambungan, juga harus dapat mengontrol efesiensi dan efektivitas biaya, mengelola sumber daya yang dimiliki agar dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan yang besar. Pengambilan keputasan yang tepat mengenai sumber pendanaan yang akan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan. The purpose of this study is to measure and analyze the influence of institutional ownership and company financial ratios (profitability, company size and sales growth) on firm value with capital structure as an intervening variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2013 period - 2017. The population in this study were 135 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2013 - 2017. The sampling technique used was purposive sampling. The analytical technique used was the IBM SPSS program (Statistical Package for Social Science) version 20. Results The research shows a significant positive relationship between the variables of profitability, company size and capital structure with firm value. This study also shows the insignificant relationship between institutional ownership and sales growth with firm value. In this study, it shows that capital structure is able to mediate the relationship between profitability, and firm value. Capital structure is not able to mediate the relationship between institutional ownership, company size, and sales growth towards firm value. The implication of this research is to improve the performance of company management should be more focused in managing the results of company profits and can provide the right decisions to get sustainable benefits, also must be able to control efficiency and cost effectiveness, manage the resources they have in order to continue to grow and develop become a big company. Appropriate decision making regarding the source of funding to be used for the company's operational activities.
DETERMINAN KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Muhammad Syukron Ginanjar; Indarto Indarto; Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.154 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v12i2.1661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kerjasama tim terhadap kinerja Pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Jumlah populasi sejumlah 175. Sampel penelitian ini menggunakan 158 responden yaitu dari Pegawai Negeri pada Polri di Bagsumda Polres Jajaran Polda Jateng. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (beban kerja) mempengaruhi kinerja Pegawai. Motivasi kerja terbukti sebagai variabel mediasi antara beban kerja terhadap kinerja Pegawai.This study aims to determine the relationship between workload and teamwork on employee performance with work motivation as an intervening variable. The total population is 175. The sample of this study used 158 respondents, namely from the Civil Servants at the National Police in Bagsumda, Central Java Regional Police. The analytical tool used in this study is SEM. The results showed that the independent variable (workload) affected the employee's performance. Work motivation is proven as a mediating variable between workload and employee performance. 
PENGARUH LEVERAGE, FIXED ASSET INTENSITY, DAN FIRM SIZE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN REVALUASI ASET SEBAGAI MODERASI Riski Meirdiani Lestari; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.434 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v12i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage yang diproksikan dengan debt to asset ratio, fixed asset intensity dan firm size terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan price to book value dengan revaluasi aset sebagai moderasi. Data diambil dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2016. Dengan metode purposive sampling, diperoleh 42 sampel perusahaan revaluer. Data diolah menggunakan analisis SEM smartPLS versi 3.0 Hasil pengujian menunjukkan bahwa leverage dan firm size berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaaan, sedangkan fixed asset intensity tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Revaluasi aset tidak memoderasi hubungan antara leverage, fixed asset intensity dan firm size terhadap nilai perusahaan The purpose of this study is to analyze the influence of leverage which using debt to asset ratio as the proxy, fixed asset intensity and firm size to the firm value which using price to book value as the proxy with revaluation of fixed assets as a moderating.The data obtained from the financial statements and annual report of manufacturing companies that listed in the Indonesian Stock Exchange on period 2015-2016. As much as 42 revaluer firms were taken as a sample using purposive sampling method, ande analyzed by the Structural Equatiom Modeling (SEM) analysis using smartPLS version 3.0.The results shows that leverage and firm size significantly effect to the firm value, but fixed asset intensity has not significant effect to the firm value. As a moderating variable, revaluation of fixed assets can not moderate the effect of leverage, fixed asset intensity and firm size to the firm value.
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH MERGER Agung Prajanto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.73 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v12i2.1416

Abstract

ABSTRAKPerusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD. BKK) merupakan salah satu badan usaha milik pemerintah provinsi jawa tengah yang menjadi sumber pendapatan asli daerah. Keberadaan PD. BKK membantu perekonomian masyarakat di Jawa tengah dalam bentuk simpanan dan penyaluran pinjaman untuk kegiatan usaha. Jumlah unit PD BKK yang banyak membuat tata kelola manajemen dan pengendalian internal tidak bisa berjalan dengan maksimal seperti banyak terjadi kredit bermasalah penyelewengan dana dan sebagainya. Salah satu upaya untuk meminimalkan permasalahan  internal tersebut adalah dengan merger. Perda No. 4 tahun 2017 tentang Pembentukan PD BPR BKK Jawa tengah menjadi awal pelaksanaan merger PD BKK Jateng. Hasil analisis sebelum merger menunjukkan bahwa kinerja perusahaan yang dilihat dari rasio keuangan menunjukkan beberapa rasio keuangan  hasil yang tidak bisa mencapai nilai maksimal seperti ROA dan CAR hal ini disebabkan oleh adanya kerugian dan belum adanya permodalan dari pemrov jateng. Setelah dilakukan merger, kinerja keuangan mendapatkan hasil yang berbeda pada tahun 2018. Hal ini ditunjukkan dengan Rasio ROA dan CAR yang semakin meningkat dikarenakan adanya beberapa penghapusan beberapa kredit/aset bermasalah dan adanya tambahan setoran modal dari pemrov.Kata Kunci: Merger, Kinerja keuangan, Perusahaan Daerah       ABSTRACPerusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD. BKK) is one of the business entities owned by the Central Java provincial government which is a source of local revenue. The existence of PD. BKK helps the economy of the people in Central Java in the form of deposits and lending for business activities. The large number of PD BKK units that make management governance and internal control unable to run optimally as many credit problems occur are misappropriation of funds and so on. One effort to minimize these internal problems is by merger. Perda No. 4 of 2017 concerning the Establishment of PD BPR BKK Java is the beginning of the implementation of the merger of PD BKK Central Java. The results of the analysis before the merger show that the company's performance seen from financial ratios shows some of the results of financial ratios that cannot reach maximum values such as ROA and CAR due to the existence of losses and the lack of capital from the Central Java provincial government. After a merger, financial performance gets different results in 2018. This is indicated by the increasing ROA and CAR ratio due to the elimination of several credit / problem assets and additional capital deposits from the provincial government.Keywords: Mergers, Financial Performance, Regional Companies
PENGARUH WORK – LIFE BALANCE, KEPUASAN KERJA DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP TURNOVER INTENTIONS DENGAN MENTORING SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA KARYAWAN HOTEL DAFAM SEMARANG Bernardus Ferry Wahyu Laksono; Paulus Wardoyo
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v12i1.1525

Abstract

Turnover intentions merupakan hal yang dihindari dari suatu organisasi, karena fenomena turnover memiliki biaya yang signifikan dan konsekuensi negatif lainnya untuk setiap organisasi. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh work – life balance, kepuasan kerja, work engagement terhadap turnover intentions, dan juga pengaruh work – life balance, kepuasan kerja, work engagement yang dimoderasi oleh mentoring terhadap turnover intentions.Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner, dan skala pengumpulan data dengan skala likert. Data yang ada kemudian dianalisa menggunakan aplikasi smart-PLS versi 3.2.7.Terdapat pengaruh negatif signifikan dari setiap variabel bebasnya. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel baik Work – Life Balance, Kepuasan Kerja, Work Engagement, dan Mentoring telah berkontribusi menekan tingginya Turnover Intentions di Hotel Dafam Semarang.   Turnover intentions are avoided by an organization, because the turnover phenomenon has significant costs and other negative consequences for each organization. This study wanted to know the effect of work-life balance, job satisfaction, work engagement on turnover intentions, and also the effect of work-life balance, job satisfaction, work engagement which was moderated by mentoring towards turnover intentions.The research method used is to use a quantitative approach. The method of data collection in this study is the questionnaire method, and the scale of data collection with the Likert scale. The data is then analyzed using the smart-PLS version 3.2.7 application.There is a significant negative effect of each independent variable. This shows that each variable both Work - Life Balance, Job Satisfaction, Work Engagement, and Mentoring have contributed to suppressing the high turnover intensity at Dafam Hotel Semarang.Turnover intentions merupakan hal yang dihindari dari suatu organisasi, karena fenomena turnover memiliki biaya yang signifikan dan konsekuensi negatif lainnya untuk setiap organisasi. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh work – life balance, kepuasan kerja, work engagement terhadap turnover intentions, dan juga pengaruh work – life balance, kepuasan kerja, work engagement yang dimoderasi oleh mentoring terhadap turnover intentions.Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner, dan skala pengumpulan data dengan skala likert. Data yang ada kemudian dianalisa menggunakan aplikasi smart-PLS versi 3.2.7.Terdapat pengaruh negatif signifikan dari setiap variabel bebasnya. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel baik Work – Life Balance, Kepuasan Kerja, Work Engagement, dan Mentoring telah berkontribusi menekan tingginya Turnover Intentions di Hotel Dafam Semarang. 
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PENYALURAN KREDIT PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI KOTA SEMARANG widya prananta; Yulianti Yulianti; Anita Damajanti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v12i2.1544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan BPR terhadap penyaluran kredit di kota Semarang. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari Laporan Publikasi Otoritas Jasa Keuangan. Data yang diperoleh sebanyak 69 laporan keuangan BPR di Kota Semarang dari tahun 2014-2016. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Penelitian ini menggunakan alat analisis SPSS Versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPK (Dana Pihak Ketiga), ROA (Return on Asset), NPL (Non-performing Loans), CAR (Capital Adequacy Ratio), dan LDR (Loan to Deposit Ratio) secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit di BPR Kota Semarang. Sementara secara parsial ROA (Return on asset), NPL (Non-performing Loans), CAR (Capital Adequacy Ratio) tidak memiliki pengaruh, sementra DPK (Dana Pihak Ketiga) dan LDR (Loan to Deposit Ratio) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit sehingga Bank Perkreditan Rakyat harus menghimpun Dana Murah dari Masyarakat agar kredit yang disalurkan memiliki bunga Kredit yang Kompetitif dan menjaga likuiditasnya agar ratio LDR tetap berada di ratio yang ditetapkan Bank Indonesia.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, PROFITABILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP EFFETIVE TAX RATE SERTA DAMPAKNYA TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO Toni Gunawan; Endang Rusdianti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.781 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v12i1.1526

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio, Profitability dan Firm Size terhadap Efective Tax Rate serta dampaknya terhadap Dividend Payout Ratio. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis pengaruh Efective Tax Rate dan  rasio-rasio keuangan perusahaan (Debt to Equity Ratio, Profitability dan Firm Size) terhadap  Dividend Payout Ratio pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2012 - 2016. Dan diperoleh sampel sebanyak 16 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).  Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara variabel profitabilitas, Profitability dan Firm Size dengan Efective Tax Rate dan Profitability dan Firm Size dengan Dividend Payout Ratio . Penelitian ini juga menunjukkan hubungan tidak signifikan antara Debt to Equity Ratio dengan Efective Tax Rate dan variabel Debt to Equity Ratio dan Efective Tax Rate dengan Dividend Payout Ratio. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa Efective Tax Rate tidak terbukti memediasi hubungan antara Debt to Equity Ratio, Profitability dan Firm Size terhadap Dividend Payout Ratio.

Page 5 of 18 | Total Record : 171