Articles
171 Documents
PENGARUH DISPLIN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI SEBAGAI VARIABEL MODERATING
Agustina Widia;
Endang rusdianti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.025 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i3.1143
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah : (1) Menganalisis dan mendiskripsikan pengaruh antara Disiplin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, (2) Menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh Disiplin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kecamatan Banyumanik Kota Semarang yang dimoderasi oleh Tambahan Penghasilan Pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori atau penelitian yang menjelaskan. Populasi penelitiannya adalah seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Banyumanik Kota Semarang 130 orang. Responden sejumlah 130 orang dipilih menggunakan sensus. Hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) adanya pengaruh antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai sehingga hipotesis pertama dugaan terbukti atau dapat diterima; (2) adanya pengaruh antara Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai isehingga hipotesis kedua terbukti atau dapat diterima; (3) Tambahan Penghasilan Pegawai sebagai variabel moderating pengaruh Disiplin kerja terhadap Kinerja Pegawai sehingga hipotesis ketiga terbukti atau dapat diterima; dan (4) Tambahan Penghasilan Pegawai sebagai variabel moderating pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai sehingga hipotesis keempat terbukti atau dapat diterima The research objectives to be achieved are: (1) Analyzing and describing the influence of Work Discipline and Job Satisfaction on the Performance of Banyumanik Subdistrict Semarang City Employees, (2) Analyzing and describing the effect of Work Discipline and Job Satisfaction on Employees Performance in Banyumanik District Semarang City moderated by Additional Employee Income. This type of research is explanatory research or research that explains. The research population is all employees in the District Banyumanik Semarang City 130 people. 130 respondents were chosen using the census. The results of this study can be concluded: (1) there is an influence between work discipline on employee performance so that the first hypothesis is suspected or acceptable; (2) the influence of Job Satisfaction on Employee Performance so that the second hypothesis is proven or acceptable; (3) Additional Employee Income as a moderating variable the influence of work discipline on employee performance so that the third hypothesis is proven or acceptable; and (4) Additional Employee Income as a moderating variable on the effect of Job Satisfaction on Employee Performance so that the fourth hypothesis is proven or acceptable.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN INTEGRITAS TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLISI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Damar Tedja Sukmana;
Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.758 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1081
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan dan integritas terhadap kinerja anggota polri Ditreskrimum Polda Jateng dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Sampel penelitian 96anggota polri Ditreskrimum Polda Jateng yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah SmartPLS 3.0. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen (kepemimpinan dan integritas) mempengaruhi kinerja anggota polri Ditreskrimum Polda Jateng secara langsung. Kepuasan kerja Gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja anggota polri Ditreskrimum Polda Jateng sementara kepuasan kerjaterbukti sebagai variabel mediasi antara kepemimpian dan integritas terhadap kinerja anggota Polri. This study aims to determine the relationship between leadership and integrity to police officer performance at Ditreskrimum Polda Jateng with work satisfaction as intervening variable. The research sample was 96 members of the police officerDitreskrimum Polda Jateng obtained by purposive sampling technique. Measuring instrument used in this study is Smart PLS 3.0. Methods of data analysis used in this study is a multiple regression analysis. The results showed that all variable independent (leadership and integrity) affent to police officer performance directly. work satisfaction affent to police officer performance and work satisfaction as intervening variable between leadership and integrity to police officer performance.
PERAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Liyandri R. Tarigan;
Chatarina Yekti Prawihatmi
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (710.983 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1133
Begitu banyak penelitian terdahulu mengenai pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan menunjukkan hasil yang bervariasi . Hal ini menarik untuk menguji konsistensi hasil penelitian sebelumnya dan memperoleh bukti empiris ada tidaknya pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Semakin membaiknya sektor perbankan di picu pula dengan munculnya surat edaran Bank Indonesia tahun 2013 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance dapat di asumsikan bahwa penerapan GCG dalam di sektor perbankan juga akan semakin baik, dan dapat disetarakan dengan GCG dalam ASEAN sehingga akan mendukung dalam implementasi MEA. Variabel bebas yang mewakili GCG adalah jumlah dewan direksi, ukuran dewan komisaris, komisaris independen dan ukuran perusahaan. Penelitian ini memilih periode penelitian 2012-2015 untuk melihat apakah perusahaan khususnya perbankan semakin siap dalam menghadapi MEA 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah Direksi tidak berpengaruh terhadap Kinerja keuangan perbankan. Dewan Komisaris tidak berpengaruh terhadap Kinerja keuangan Perbankan. Sesuai dengan teori, komisaris independen dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan.Many previous studies regarding the effect of Good Corporate Governance on financial performance have varied results. It is interesting to test the consistency of the results of previous studies and obtain empirical evidence whether or not the influence of Good Corporate Governance on Banking Financial Performance is listed on the Indonesia Stock Exchange. The improvement in the banking sector was also triggered by the emergence of the 2013 Bank Indonesia circular letter regarding the implementation of Good Corporate Governance. It can be assumed that the implementation of GCG in the banking sector will also be better, and can be balanced with GCG in ASEAN so that it will support MEA implementation. The independent variable representing GCG is the number of board of directors, the size of the board of commissioners, independent commissioners and company size. This study chose the 2012-2015 research period to see whether companies, especially banks, were better prepared to face the 2015 MEA. The results of the study showed that the number of Directors did not affect banking financial performance. The Board of Commissioners has no effect on Banking financial performance. In accordance with the theory, independent commissioners and company size influence the financial performance of banks.
KEUNGGULAN BERSAING : BERPENGARUH TERHADAP KINERJA PEMASARAN (STUDI PADA UMKM MAKANAN DAN MINUMAN DI KABUPATEN KENDAL)
Delta Lexi Arbawa;
Paulus Wardoyo
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.417 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i1.1077
Permasalahan penelitian yang diusung dalam penelitian ini adalah adanya kontroversi hasil penelitian tentang pengaruh orientasi pasar, orientasi kewirausahaan dan orientasi belajar terhadap kenerja pemasaran sehingga ditambahkannya variabel keunggulan bersaing untuk menjembatani gap tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh orientasi pasar, orientasi kewirausahaan dan orientasi belajar terhadap keunggulan bersaing dan menganalisis pengaruh orientasi pasar, orientasi kewirausahaan, orientasi belajar dan keunggulan bersaing terhadap kinerja pemasaran.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha UMKM makanan dan minuman yang berada di 6 kecamatan Kabupaten Kendal yang berjumlah 485 pengusaha UMKM. Sampel yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu 122 responden, dengan alat analisis path analisis.Hasil dari penelitian ini Orentasi pasar berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Orientasi pembelajaran tidak berpengaruh terhadap keunggulan bersaing. Orentasi pasar tidak berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Orientasi kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Orientasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran. Keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran. The research problem that was carried out in this study was the controversy of research results on the effect of market orientation, entrepreneurial orientation and learning orientation on marketing performance so that the addition of competitive advantage variables to bridge the gap. The purpose of this study is to analyze the effect of market orientation, entrepreneurial orientation and learning orientation on competitive advantage and analyze the influence of market orientation, entrepreneurial orientation, learning orientation and competitive advantage on marketing performance.The population in this study were all food and beverage MSME entrepreneurs in 6 districts of Kendal Regency, totaling 485 MSME entrepreneurs. The sample used in this study is 122 respondents, with a path analysis analysis tool.The results of this study Market orientation has a significant effect on competitive advantage. Entrepreneurial orientation has a significant effect on competitive advantage. Learning orientation does not affect competitive advantage. Market orientation does not affect marketing performance. Entrepreneurial orientation does not affect marketing performance. Learning orientation has a significant effect on marketing performance. Competitive advantages have a significant effect on marketing performance.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN REFORMASI PERPAJAKAN
Oxy Mahendra Prabowo;
Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (896.377 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i3.1144
Direktorat Jenderal Pajak telah melakukan perubahan yang bersifat menyeluruh dan komprehensif di segala bidang. Salah satunya melalui pelaksanaan reformasi perpajakan dengan pembentukan kantor yang menerapkan sistem administrasi perpajakan modern dengan didukung teknologi informasi terkini. Perubahan organisasi ini diharapkan akan meningkatkan kinerja pegawai serta meningkatkan profesionalisme dan integritas pegawai agar mampu memberikan pelayanan yang prima yang berorientasi pada kepuasan wajib pajak sehingga dapat mempermudah dan membantu wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Penelitian ini difokuskan untuk meneliti efektivitas pelaksanaan reformasi perpajakan di Lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak.Narasumber dalam penelitian ini adalah pegawai dan wajib pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak, serta Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, memperlihatkan bahwa pelaksanaan Reformasi Perpajakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak sudah berjalan dengan baik. Melalui upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, manajemen sistem informasi terpadu, dan edukasi kepada wajib pajak yang berkesinambungan diharapkan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak dapat meningkatkan kinerja dalam rangka pencapaian kepatuhan dan penerimaan pajak yang optimal. The Directorate General of Taxation has made changes that are comprehensive and comprehensive in all fields. One of them is through the implementation of tax reform with the establishment of an office that implements a modern tax administration system supported by the latest information technology. This organizational change is expected to improve employee performance and improve the professionalism and integrity of employees in order to be able to provide excellent service oriented to the satisfaction of taxpayers so as to facilitate and assist taxpayers in fulfilling their tax obligations. This study focused on examining the effectiveness of the implementation of tax reform in the Demak Primary Tax Office.The interviewees in this study were employees and taxpayers in the Demak Primary Tax Office, as well as Commission XI Member of the People’s Representative Council of the Republic of Indonesia. Based on the results of the study, it was shown that the implementation of Tax Reform in the Demak Primary Tax Office had gone well. Through efforts to improve the quality of human resources, integrated information system management, and education to sustainable taxpayers, it is expected that the Primary Demak Tax Service Office can improve performance in order to achieve optimal compliance and tax revenue
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI : DAMPAK PELATIHAN BERSUBSIDI SERTA PERAN INSTRUKTUR
Putri Eldyani;
Paulus Wardoyo
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (733.368 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1082
Studi ini membahas tentang peran pelatihan bersubsidi serta peran instruktur bagi peningkatan kompetensi beserta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh BBPLK Semarang, sedangkan jumlah responden 134 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah puprosive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dengan menggunakan Smart PLS 2. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran instruktur sangat berpengaruh dalam memotivasi peserta pelatihan yang sekaligus menjadi penentu dalam meningkatkan kompetensi pelatihan. This study discusses the role of subsidized training and the role of instructors in improving competence. The population in this study was all training participants held in BBPLK Semarang, while the number of respondents was 134 people. The sampling technique used is purposive sampling. The collected data is then processed using Smart PLS 2. The results of the study concluded that the role of the instructor was very influential in motivating the training participants as well as being a determinant in improving training competencies.
KINERJA YANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI DAN KOMPENSASI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Ronny Hardiansyah Wicaksana;
Marjam Desma Rahadhini;
Alwi Suddin
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.871 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1134
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat berkaitan dengan kinerja dari karyawan yang ada dalam perusahaan. Karyawan mengemban tugas dan fungsi dalam perusahaan. Meningkatnya kinerja perusahaan merupakan indikator dari keberhasilan suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, 2) pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan, 3) pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan, dan 4) variabel yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah survei pada karyawan CV Panca Putra di Karanganyar. Jenis data menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Populasi target adalah karyawan bagian produksi sebanyak 534 karyawan. Sampel ditentukan 80 karyawan dengan proportional cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, motivasi dan kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kompensasi merupakan variabel yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan, karena nilai koefisien regresinya 0,473; lebih besar daripada lingkungan kerja (0,261), dan motivasi (0,393) The success of a company is closely related to the performance of existing employees within the company. Employees carry out the task and functions within the company. Increased corporate performance is an indicator of the success of a company. The purpose of this study is to analyze: 1) the influence of work environment on employee performance, 2) the influence of motivation on employee performance, 3) the effect of compensation on employee performance, and 4) the dominant variable influence on employee performance. This type of research is a survey on employees of CV Panca Putra in Karanganyar. Types of data use qualitative and quantitative data. Data sources use primary and secondary data sources. Target population is employees of production as much as 534 employees. The sample was determined by 80 employees with proportional cluster random sampling. Data collection using questionnaires. Data analysis using multiple linear regression test. The results showed that the work environment, motivation and compensation effect on employee performance. Compensation is a dominant variable affecting employee performance, because the value of regression coefficient 0.473; greater than the working environment (0.261), and motivation (0.393)
Analisis Pengaruh Kompetensi, Sarana Pendukung Teknologi Informasi Dan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Terhadap Kinerja SDM
Sugiyanto Sugiyanto;
Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (698.812 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i1.1078
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, pemberian insentif dan pelatihan kerja terhadap motivasi kerja dalam rangka meningkatkan produktivitas tenaga kerja di bagian produksi PT. Surya Rengo Containers – Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh antara kepemimpinan, pemberian insentif dan pelatihan kerja terhadap motivasi kerja dalam rangka meningkatkan produktivitas tenaga kerja.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis explanatory yaitu menjelaskan pengaruh antar variabel tertentu melalui pengujian hipotesis. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data dari sumber utama dan diperoleh melalui kuisoner yang diperoleh dari karyawan di bagian produksi PT. Surya Rengo Containers – Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan di bagian produksi area corrugator PT. Surya Rengo Containers – Semarang yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu pengambilan sampel dimana setiap elemen penelitian mempunyai kemungkinan yang sama untuk dipilih. Sampling adalah suatu cara atau teknik yang dipergunakan untuk menentukan sampel penelitian (Supardi, 2005). Teknik penelitian menggunakan metode sensus yaitu seluruh popolasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 30 orang.Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan, pemberian insentif, pelatihan kerja serta motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja operator produksi pada PT. Surya Rengo Containers - Semarang.
PENGARUH REMUNERASI, KEPUASAN KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZEN BEHAVIOR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SEKSI BPKB DITLANTAS POLDA JATENG
J. Reza Ferdiyono;
Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (824.055 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i3.1145
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh remunerasi, kepuasan kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja anggota BPKB Ditlantas Polda Jateng melalui organizational citizen behaviorsebagai variabel intervening.Responden yang digunakan adalah 50 anggota bagian BPKB Ditlantas Polda Jateng. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda, uji-t, analisis jalur, dan sobel-test.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) terdapat pengaruh positif remunerasi terhadap OCB (2) Terdapat pengaruh positif kepuasan kerja terhadap OCB (3) Terdapat pengaruh positif kepemimpinan transformasional terhadap OCB (4) Terdapat pengaruh positif remunerasi terhadap kinerja anggota BPKB Polda Jateng. (5) Terdapat pengaruh positif kepuasan kerja terhadap kinerja anggota BPKB Polda Jateng(6) Terdapat pengaruh positif kepemimpinan transformasional terhadap kinerja anggota BPKB Polda Jateng (7) Terdapat pengaruh positif OCB terhadap kinerja anggota BPKB Polda Jateng. This study aims to determine the effect of remuneration, job satisfaction and transformational leadership on the performance of members of BPKB Ditlantas of Central Java Regional Police through organizationa citizen behavior l as an intervening variable.The respondents used were 50 members of the BPKB Directorate of Central Java Regional Police. Research data was collected using a questionnaire. Data analysis was performed using Multiple Regression Analysis Techniques, t-test, path analysis, and sobel-test.Based on the results of the study it is known that (1) there is a positive influence on remuneration on OCB (2) There is a positive influence on job satisfaction on OCB (3) There is a positive influence of transformational leadership on OCB (4) There is a positive influence of remuneration on the performance (5) There is a positive influence on job satisfaction on the performance (t count = 2.236, probability (ρ) = 0.030). (6) There is a positive influence of transformational leadership on the performance (7) There is a positive influence of OCB on the performance of Central Java Police BPKB members
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA UKM
Janatul Husnah;
Tatiek Nurhayati
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.418 KB)
|
DOI: 10.26623/jreb.v11i2.1083
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kinerja, iklim organisasi terhadap kinerja, pelatihan terhadap inivasi, iklim organisasi terhadap inovasi, inovasi terhadap kinerja dan pelatihan terhadap iklim organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode explanatory yaitu menjelaskan hubungan antara variable independent dan dependent serta di pengaruhi oleh variable intervening. Metode pengumpuloan data dengan menggunakan survey (koesioner) yang melibatkan 134 orang pelaku UKM fashion di Kota Semarang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM (Amos ). Hasil penelitian menunjukan bahwa, pelatihan dan iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan inovasi, selanjutnya inovasi berpengaruh positif juga terhadap kinerja dan pelatihan berpengaruh positif terhadap iklim organisasi. Hasil lain yang dapat dilihat dari penelitian ini bahwa Inovasi tidak dapat memdiasi pelatihan terhadap kinerja namun iklim organissi terhadap kinerja. Ha; tersebut disebabkan akrena pelatihan dan inovasi dapat meningkatkan kinerja secara terpisah dan sendiri-sendiriThe purpose of this study was to determine the effect of training on performance, organizational climate on performance, training on innovation, organizational climate for innovation, innovation on performance and training on organizational climate. The method used in this study is an explanatory method that explains the relationship between independent and dependent variables and is influenced by intervening variables. The method of collecting data by using a survey (questionnaire) involving 134 people of fashion icon in the city of Semarang. The analytical tool used in this study is SEM (Amos). The results showed that training and organizational climate had a positive and significant effect on performance and innovation, then innovation had a positive effect on performance and training had a positive effect on the organizational climate. Another result that can be seen from this study is that innovation cannot improve training on performance but organizational climate for performance. Ha; This is because training and innovation can improve performance separately and individually