cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 16938259     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Extrapolasi is a peer-reviewed journal, published by Civil Engineering Department of Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Extrapolasi is a journal that concerned with all aspect of civil engineering, such as :Building Materials and Structures, Constructions Technology, Constructions Management, Road and Bridge Engineering, Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage, Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering and Transportation Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TURNAROUND TERHADAP PEMBANGUNAN KAPAL BARU DENGAN METODE AHP Studi Kasus pada Turnaround di PT. PAL Indonesia (Persero) Surabaya Moetriono, Hary; Susanti, Nani Ari
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 02 (2012)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.984 KB)

Abstract

Salah satu kekhasan proyek yang ruang lingkupnya dinamis adalah proyek tersebut dapat berkurangataupun bertambah, bisa berurutan atau tidak. Sebagai contoh ketika saat pelaksanaan pekerjaan, ternyataunit yang diperiksa masih layak untuk digunakan, maka ditunda dulu pekerjaannya tersebut. Begitu pula bilapada suatu rangkaian unit produksi terdapat perbaikan yang harus didahulukan, walaupun tidak beradapada rangkaian unit yang pertama , maka harus dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Tetapi dikarenakandari pihak perusahaan hanya menyediakan waktu yang sedikit, maka pengelolaan proyek pembangunankapal yang ruang lingkupnya dinamis tersebut harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Dalam studi kasusini, penulis menemukan proyek yang mempunyai ruang lingkup dinamis proyek turnaround di sebuahperusahaan galangan kapal. Pada proyek turnaround, kinerja yang paling diutamakan adalah mutu dansafety, baik selama proyek berlangsung, maupun setelah selesai dan digunakan oleh user. Dengan dibantumetode AHP untuk melakukan pembobotan resiko, kemudian melakukan korelasi uji konsistensi, diperoleh10 (sepuluh) faktor yang mempengaruhi pembangunan kapal baru pada proyek turnaround, yaitu: masihterdapat item-item yang belum masuk schedule dan keterlambatan material yang dibeli dari luar negeri.Adapun respon resiko yang diambil untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan adalah dengan mitigateyaitu melibatkan engineer kontraktor pada tahap detil perencanaan dan perancangan, dan transfer yaitumengalihkan kerugian atas keterlambatan material kepada pihak asuransi.Kata kunci: turnaround, dinamis, pihak asuransi
STUDI PERBANDINGAN PERENCANAAN STRUKTUR BAJA MENGGUNAKAN PROFIL BIASA DAN PROFIL KASTELA PADA PROYEK GEDUNG PGN DI SURABAYA Lukmansa, Indra
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 02 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.723 KB)

Abstract

Material konstruksi yang paling populer saat ini adalah baja, material ini merupakan komponen utama dari bangunan-bangunan di dunia, khususnya bangunan tinggi. Balok kastela merupakan balok tampang I atau WF dengan lubang atau bukaan pada badan, dimanfaatkan untuk duct work, instalasi perpipaan, dan lain-lain, menggantikan cara konvensional yaitu dengan menggantungkan pipa atau duct pada balok. Adapun tujuan penulisan tersebut adalah: Untuk mengetahui hasil perencanaan menggunakan balok baja kastela. Untuk mengetahui penggunaan antara balok baja kastela dan balok baja biasa, mana yang lebih ekonomis. Pada penelitian terdahulu yaitu pada Karya Ilmiah Tugas Akhir S1 (Strata 1) milik Indra Lukmansa, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Tahun 2013. Telah dibuat kesimpulan untuk Tugas Akhir S1. Dalam perencanaan struktur baja biasa untuk profil kolom menggunakan profil H 350.175.7.11 untuk lantai 1 dan 2, profil 300.150.6,5.9 untuk lantai 3 dan 4, dan 250.125.6.9 untuk lantai atap. Untuk profil balok menggunakan profil WF 300.150.6,5.9.  Keunggulan konstruksi baja antara lain: mempunyai kekuatan yang tinggi, keseragaman dan keawetan yang tinggi, sifat elastis, daktilitas baja cukup tinggi, dan beberapa keuntungan lain pemakaian baja sebagai material konstruksi adalah kemudahan penyambungan antarelemen yang satu dan yang lainnnya menggunakan alat sambung las atau baut. Langkah penyelesaian masalah: gambar prarencana, menghitung pembebanan bangunan, menghitung beban gempa, analisa pembebanan, dan control stabilitas. Dalam metode kastela tidak diperlukan penambahan elemen pada baja profil. Secara umum sudut yang digunakan minimum sebesar 45º dan maksimum sebesar 70º, sedangkan yang paling sering digunakan adalah sudut 45º dan 60º.  Dari hasil perencanaan maka telah didapatkan semua perencaan struktur baja menggunakan profil kastela. Yaitu untuk profil kolom menggunakan profil H 250.175.7.11. Untuk profil balok menggunakan profil WF 175.90.5.8. Dijadikan bentuk kastela menjadi profil 264.90.5.8. Sedangkan dilihat dari segi ekonomisnya. Biaya total menggunakan struktur baja kastela adalah Rp.1.307.358.000,-.  Sedangkan biaya total menggunakan struktur baja biasa adalah Rp. 1.791.453.000,-. Maka dari itu Selisih harga antara penggunaan struktur baja biasa dengan struktur baja kastela adalah Rp.484.095.000,-. Atau dengan perbandingan 1/1,4. Maka dapat disimpulkan kembali bahwa pekerjaan struktur baja kastela lebih ekonomis materialnya dibanding daripada baja biasa, jika ditinjau dari berat sendiri bangunan total. Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan struktur baja kastela lebih ekonomis. Mengingat berat sendiri banguna sangat berpengaruh terhadap gaya yang dihasilkan dari berat bangunan itu sendiri, semakin besar berat bangunan, maka semakin besar pula gaya yang ditimbulkan.Kata kunci: Kastela, Profil H.
STUDI KELAYAKAN PROYEK RELOKASI PABRIK PHOSPHATE KE INDONESIA (Studi Kasus Relokasi Pabrik Phosphate dari Taiwan Ke Indonesia) Penangsang, Sentjiaki
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 02 (2012)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.47 KB)

Abstract

Relokasi Pabrik Phosphate Taiwan ke Indonesia ini dimaksudkan untuk memanfaatkank peluangusaha, karena diprediksikan produk phosphate mempunyai pasar yang cukup baik dan prospetif. Suatuproyek relokasi, harus memenuhi berbagai persyaratan/tuntutan teknis dan financial agar dapat beroperasidengan baik dalam jangka panjang. Untuk itu dilakukan penelitian kelayakan proyek ini. Denganmemperhatikan factor produk phosphate yang dibuat, pemasaran, yuridis, teknis, rancangan manajementerapannya dan keuangan. Penelitian kelayakan proyek ini dilakukan dengan mencari sensitivitas proyeknyaatas nilai investasi, ratio pinjaman, bunga pinjaman perbankan, harga penjualan, nilai tukar mata uang local,optimasi produksi dan nilai ekonomis proyek. Untuk perhitungannya dan simulasi sensitivitas kelayakanproyek ini digunakan computer dengan program paket excel 97 microsoft office. Dari hasil penelitian yangtelah dilakukan dan rekomendasinya, proyek ini layak dan untuk pembangunannya investor perlumemperhatikan beberapa saran yang bersifat teknis maupun non teknis akan kemungkinan ditindaklanjutinya investasi ini. Kata kunci : relokasi, kelayakan, sensitivitas
ANALISIS INVESTASI PEMBANGUNAN PASAR AGRO WISATA BATURITI TABANAN – BALI ., Ma’un
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 01 (2013)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.208 KB)

Abstract

Pembangunan Pasar Agrowisata Baturiti memerlukan Investasi sebesar Rp. 22.246.018,- bersumberdana 100% dari Investor PT.Pancawibawa Suryatama cabang Tabanan Provinsi Bali.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pembangunan pasar AgrowisataBaturiti Tabanan itu layak / tidak untuk dibangun ditinjau dari : 1. Net Present Value (NPV), 2. Internal Rate of Ritent ( IRR ) 3. Discounted Payback Periode (DPP ). Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah Pembangunan Pasar Agrowisata Baturiti Tabanan Layak untuk dibangun ditinjau dari Hasil perhitungan Net Present Value ( NPV )= Rp 6.613.612.424 yanglebih besar dari nol, Internal Rate of Raturn ( IRR) = 24,82 % lebih besar dari pada Hasil yang diharapkan18 %, dan Discounted Payback Period (DPP) = 7 tahun 7 bulan lebih cepat pengembalian Investasi dariwaktu yang direncanakan 10 tahun.Kata Kunci : Net Present Value, Internal Rate of Return, Discounted Payback Periode
RED BRICKS AND LIGHT BRICKS COST ANALYSIS FOR WALLS AND MILD STEEL AND WOOD FOR ROOF TRUSS ( BPN office construction case study in Mojokerto regency) Puri, Wuwuh Asrining
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 01 (2013)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fast growth of infrastructure requires the need of advance science and technology. Moreover, thedevelopment of building materials recently are more advanced, begin from replacement brick with light brickor floor plat replaced with lightweight cover, the metal deck, then a roof that no longer use an easel tripod,the lightweight steel roof truss. To compare the economic value of the current building materials, it needs astudy on the material and installation price comparisons; for wall, it needs the comparison on the brickmaterials and lightweight brick, as both materials have many advantages and are easy in installment. Thisstudy is also to analyze the cost of wood frame construction and roof construction price of mild steel frame /Truss in buildings that are commonly used, and finally, to compare the costs of each structure from bothmaterials. The study on BPN office Mojokerto regency finds that the consumption of the brick wall materialis much cheaper Rp 30.386, - per m2 or Rp. 169.184.690, for all building wall compared with theconsumption of lightweight brick. Whereas the wooden roof frame is cheaper Rp 11.349.724 , - for all roofframe building compared with the material of mild steel / truss . This study focuses on the cost of materialsand installation. Other costs and Installation time of both types of materials are not analysed.Keywords : cost, red brick, light brick, mild steel,wood
OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN CPM DENGAN ALGORITMA GENETIKA PADA STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN LABORATORIUM EKONOMI UBHARA SURABAYA Yulianto, Ahmad
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 02 (2013)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.298 KB)

Abstract

Jaringan kerja merupakan suatu metode yang dianggap mampu memberikan teknik dasar dalammenentukan urutan dan durasi kegiatan unsur proyek sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan waktupenyelesaian proyek secara keseluruhan. Algoritma Genetika adalah salah satu teknik untuk menyelesaikanmasalah matematis yang kompleks sehingga dapat memberikan solusi secara evolusioner. Denganmengkombinasikan kedua metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih baik. Penelitianini dilakukan untuk mengetahui durasi optimal suatu proyek dan biaya yang timbul akibat optimalisasi. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diolah menjadi data alternatif durasi setiapkegiatan beserta biaya yang timbul untuk tiap-tiap durasi. Pembuatan jaringan kerja awal sebanyak 16jaringan kerja. Setiap jaringan kerja memiliki 100 kegiatan dan setiap kegiatan memiliki informasi durasi danpredecessor kegiatan tersebut. Enam belas jaringan kerja tersebut dievaluasi durasi dan biayanya, dan apabiladurasi optimal belum tercapai maka proses dilanjutkan sampai optimasi tercapai. Evaluasi durasi proyekmenggunakan metode CPM. Hasil dari perhitungan diperoleh bahwa durasi yang paling optimal adalah 133hari dengan biaya sebesar Rp 760.100.093,82. Hal ini menunjukkan ada percepatan durasi sebanyak tujuhhari (5 %) dan penurunan biaya sebesar Rp 51.777.906,17 (6,38 %). Kata kunci : Optimasi penjadwalan proyek, CPM, Algoritma Genetika
STUDI ANALISIS PEMODELAN BANGKITAN DAN TARIKAN LALU LINTAS (Studi Kasus : SMAN 1 TAMAN DAN SMPN 2 TAMAN SIDOARJO) Handriyadi, Mokhammad Rahisa; Sarya, Gede; Rizkiardi, Aditya; Trimurtiningrum, Retno
Extrapolasi Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.272 KB)

Abstract

AbstrakIndonesia adalah negara yang sangat besar, memiliki sekitar 266,91 juta penduduk. Dengan meningkatnya populasi orang, sangat mempengaruhi jumlah kendaraan. Namun, itu tidak diimbangi dengan pembangunan jalan, yang menyebabkan kemacetan dan aktivasi produksi di sekolah, industri, dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bangkitan dan tarikan di SMA Negeri 1 Taman dan SMP 2 Taman – Sidoarjo.Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa bangkitan dan tarikan pada SMA Negeri 1 Taman dan SMP 2 Taman - Sidoarjo untuk sepeda motor, uji korelasi (r) adalah 1 dan uji Regresi adalah Y = 42.7142 + 0,2857 X dari 112 guru, untuk antar jemput tes korelasi adalah 0,1 dan tes sederhana Regresi adalah Y = 1103,80 + 236 X dari 2333 siswa, untuk transportasi umum tes korelasi (r) adalah 1 dan tes sederhana Regresi adalah Y = 891,66 + 32,3 X dari 2333 siswa. Volume lalu lintas maksimum terjadi pada hari Senin pukul 6.30 hingga 7.30 pagi untuk arah Surabaya adalah 3923 kendaraan / jam dan arahKata kunci: Bangkitan dan tarikan, sistem transportasi, analisa regresi Abstract Indonesia is an enormous country, it has about 266.91 million people. By the increment of population, it also affects the number of vehicles. However, it does not compensate by constructing the road, which causes congestion and production activation at school, industry, etc. This research purpose is to analyze the production and attraction at State High School 1 of Taman and Junior High School 2 of Taman – Sidoarjo.From the result, it can be seen that the production and attraction at State High School 1 of Taman and Junior High School 2 of Taman – Sidoarjo for motorcycle, the correlation test (r) is 1 and the Regression test is Y = 42.7142 + 0.2857 X of 112 teachers, for the shuttle the correlation test is 0.1 and the simple test Regression is Y = 1103.80 + 236 X of 2333 students, for public transportation the correlation test (r) is 1 and the simple test Regression is Y = 891.66 + 32.3 X of 2333 students. The maximum traffic volume occurs on Monday at 6.30 to 7.30 a.m. for Surabaya direction is 3923 vehicle/hour and Sidoarjo direction is 2276 vehicle/hour, and for degree saturation is obtained 0,97.Keywords: Production and Attraction, Transportation System, Regression Analysis
Analisis Debit Air Andalan PDAM di Daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat Pertumbuhan Penduduk Tahun 2028 Saves, Faradlillah; Rochmah, Nurul; Putra, R. Firdaus Alamsyah
Extrapolasi Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.272 KB)

Abstract

AbstrakPDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah perusahaan daerah yang berwenang untuk memproduksi dan mendistribusikan air kepada pelanggan. Pemanfaatannya tidak hanya terbatas untuk keperluan rumah tangga, tetapi untuk fasilitas umum juga. Seiring dengan pertumbuhan air bersih tentu saja akan semakin meningkat pula. Tugas Akhir ini akan menjelaskan perhitungan debit andalan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat. Selain itu juga menganalisa proyeksi pertumbuhan penduduk dengan menggunakan metode Aritmatik dan Geometrik serta menghitung kebutuhan air, sehingga dapat diketahui kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5. Wilayah Surabaya Barat 10 tahun kedepan yaitu pada tahun 2028. Setelah diketahui debit andalan dan kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat, maka dapat diketahui keseimbangan airnya. Kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat 10 tahun kedepan yaitu pada tahun 2028 adalah 3.914,59 liter/detik lebih kecil dari debit andalan saat ini yang didasarkan dari data PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yaitu sebesar 3.955,99 liter/detik. Artinya debit andalan air PDAM untuk pelanggan di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat mampu memenuhi kebutuhan air sampai tahun 2028.Kata Kunci : Aritmatik, Debit Andalan, Kebutuhan Air, Keseimbangan Air, Zona 5.AbstractPDAM Surya Sembada Surabaya City is a regional company authorized to produce and distribute water to customers. Utilization is not only limited to household needs, but also for public facilities. Along with the growth of clean water, of course, it will increase as well. This Final Project will explain the calculation of the reliable discharge of PDAM Surya Sembada Surabaya City in the Zone 5 area of West Surabaya Region. It also analyzes population growth projections using the Arithmetic and Geometric methods and calculates water needs, so that the water needs of PDAMs in Zone 5 can be identified. West Surabaya Region in the next 10 years, namely in 2028. After knowing the reliable discharge and water needs of PDAMs in the Zone 5 area of West Surabaya Region, the water balance can be known. PDAM water demand in the Zone 5 region of West Surabaya Region in the next 10 years, namely in 2028, is 3,914.59 liters / second smaller than the current mainstay discharge based on data from PDAM Surya Sembada of Surabaya, which is 3,955.99 liters / second. This means that the mainstay discharge of PDAM water for customers in the Zone 5 region of West Surabaya Region is able to meet water needs until 2028.Keywords: Arithmetic, Mainstay Discharge, Water Balance, Water Needs, Zone 5.
Studi Analisis Biaya Dan Waktu Menggunakan Metode Time Cost Trade Off (TCTO) Pada Proyek Telkom Manyar-Surabaya. Rosyid, Rizal; Sarya, Gede; Beatrix, Michella; Oetomo, Wateno
Extrapolasi Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.5 KB)

Abstract

AbstrakTime cost trade off merupakan kompresi jadwal untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan dari segi waktu (durasi), biaya, dan pendapatan. Tujuannya adalah memampatkan proyek dengan durasi yang dapat diterima dan meminimalisasi biaya total proyek. Pengurangan durasi proyek dilakukan dengan memilih aktivitas tertentu. Analisa dimulai dengan melakukan penyusunan jaringan kerja ( network diagram ) dengan menggunakan microsoft project. Setelah itu dilakukan proses crashing menggunakan penambahan pekerja dan penambahan jam kerja yang terdapat pada jalur kritis. Selanjutnya melakukan perhitungan dengan metode time cost trade off untuk mencari nilai crash cost dan cost slope yang terdapat pada jalur kritis. Dari hasil analisa yang dilakukan diperoleh durasi proyek normal 639 hari kalender setelah dilakukan proses crashing kegiatan penambahan jam kerja menjadi 622 Hari dan tenaga kerja menjadi 623 hari kalender dan biaya proyek awal sebesar Rp. 250.320.084.731 setelah dilakukan proses crashing kegiatan dengan alternatif penambahan tenaga kerja diperoleh biaya sebesar Rp. 250.559.140.422 dan penambahan jam kerja sebesar Rp. 252,734,398,495. Sehingga dapat disimpulkan dengan metode time cost trade off terjadi pengurangan durasi dan peningkatan biaya. Kata Kunci : crashing kegiatan, jadwal, jalur kritis, percepatan, time cost trade of. AbstractTime cost trade off is a schedule compression to get projects that are more profitable in terms of time (duration), costs, and income. The aim is to compress the project to an acceptable duration and minimize the total project cost. The reduction in project duration is done by selecting certain activities. The analysis begins by preparing a network diagram (network diagram) using Microsoft Project. After that the crashing process is done using the addition of workers and additional hours of work contained in the critical path. Next do the calculations with the time cost trade off method to find the value of the crash cost and cost slope contained in the critical path. From the results of the analysis, the normal duration of the project is 639 calendar days after the process of crashing, adding work hours to 622 days and labor to 623 calendar days and the initial project cost of Rp. 250,320,084,731 after the process of crashing activities with an alternative addition to labor obtained a fee of Rp. 250,559,140,422 and additional working hours in the amount of Rp. 252,734,398,495. So that it can be concluded with the time cost trade off method there is a reduction in the duration and increase in costs. Keywords: crashing activities, schedules, critical paths, acceleration, time cost trade of. 
Modifikasi Perencanaan Gedung Apartemen Gunawangsa Gresik dengan Struktur Baja Tahan Gempa Fambudi, Ivan Oky Febry; Sutriono, Bantot; Trimurtiningrum, Retno; Rochmah, Nurul
Extrapolasi Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.194 KB)

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang desain alternatif Apartemen Gunawangsa Gresik menggunakan struktur baja tahan gempa. Desain eksisting Apartemen Gunawangsa Gresik berupa struktur beton. Struktur baja dipertimbangkan sebagai alternatif desain karena material baja memiliki daktilitas yang lebih baik dan bobot yang lebih rendah daripada beton, dimana hal tersebut baik untuk bangunan tahan gempa.Apartemen Gunawangsa akan dirancang dengan sistem struktur rangka penahan momen sesuai dengan ketentuan SNI 1726: 2012 tentang perencanaan struktur tahan gempa dan SNI 1729: 2015 tentang struktur baja bangunan.Dari hasil desain, dimensi profil penampang baja yang digunakan sebagai balok adalah WF 400.200, WF 350.175, WF 300.150, WF 250.125, WF 200.100, dan WF 175.90. Sedangkan untuk profil penampang adalah King cross K800.300, K700.300, K588.300, K600.200, dan K500.200. Selanjutnya, pada substruktur / struktur bawah, pondasi dirancang dengan kedalaman 8 meter, dan diameter 60 cm.Kata kunci: Struktur baja, system rangka pemikul momen,  king cross.Abstract This paper presents the alternative design of Gunawangsa Gresik Apartment using Earthquake Resistance Steel Structure. The existing structure of Gunawangsa Gresik is concrete. Steel structure is being considered as the alternative design because steel material has better ductility and lower weight than concrete which is good for earthquake resistant buildings.Gunawangsa Apartement would be designed with moment resisting frames structure system in accordance with the provisions of SNI 1726:2012 concerning earthquake-resistant structure planning and SNI 1729:2015 concerning the building steel structures..From the results of the design, the steel cross-section profile dimensions used as beams are WF 400.200, WF 350.175, WF 300.150, WF 250.125, WF 200.100, and WF 175.90. Whereas for cross-section profiles are King cross K800.300, K700.300, K588.300, K600.200, and K500.200. Furthermore, in the substructure/lower structure, the foundation were designed with 8 meters deep, and diameter of 60 cm.Keywords: Steel Structure, momen resisting frame structures, king cross.

Page 8 of 10 | Total Record : 91