cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 16938259     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Extrapolasi is a peer-reviewed journal, published by Civil Engineering Department of Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Extrapolasi is a journal that concerned with all aspect of civil engineering, such as :Building Materials and Structures, Constructions Technology, Constructions Management, Road and Bridge Engineering, Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage, Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering and Transportation Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
ANALISIS RESIKO KONSTRUKSI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM UMBULAN Dewi Kurnia Sari, Firta Riyanti
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 02 (2014)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.69 KB)

Abstract

Proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan merupakan proyek prioritas  Pemerintah  yang terdapat dalam MP3EI dengan  masa konsesi berlangsung selama 25 tahun. Jangka waktu yang panjang ini akan menimbulkan banyak resiko, karena kondisi yang “uncertainty”.  Masing-masing resiko tersebut spesifik dan kompleks. Resiko dalam bidang konstruksi itu sendiri sangat beragam dan kompleks dan diperlukan analisa resiko secara detail. Resiko dalam bidang konstruksi sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari urutan tingkat resiko, serta menentukan metode konstruksi yang tepat untuk pemasangan pipa transmisi SPAM Umbulan.  Penelitian dilakukan dengan analisa kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling yaitu pada personil yang terlibat langsung pada pemasangan SPAM. Berdasarkan model yang dikembangkan dari teori yang relevan dengan melakukan pengujian atas model dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbasis AMOS. Analisa kualitatif digunakan untuk menentukan metode pemasangan pipa sesuai dengan kondisi lebar jalan yang ada. Metode pemasangan pipa dibedakan menjadi 3 metode sesuai dengan konsisi lahan, yaitu  metode open trench, metode microtunnel dan metode pipe bridge.  Dengan menggunakan analisa Confirmatory Factor Analysis pada metode open trench diperoleh bahwa resiko tertinggi terdapat pada variabel kondisi lahan dengan loading factor 0.937, pada metode microtunnel  diperoleh bahwa resiko tertinggi terdapat pada variabel teknik dan konstruksi dengan loading factor 0,963, sedangkan pada metode pipe bridge  diperoleh resiko tertinggi terdapat pada variabel peralatan  dengan loading factor 0,926. Pada penggalian Tipe A dan Tipe B dilakukan dengan menggunakan alat berat sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah. Sedangkan pada penggalian Tipe C dengan cara manual membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan alat, dan karena lamanya proses tersebut mengakibatkan biaya yang lebih besar.Kata kunci: Resiko konstruksi, metode konstruksi.
OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN LINEAR SCHEDULING METHOD PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ARSIP DINAS PEKERJAAN UMUM KALIMANTAN TENGAH DI PALANGKA RAYA ., Syayuti
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 01 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.064 KB)

Abstract

Linier Scheduling Method (LSM) adalah metode penjadualan yang khusus dipergunakan untuk proyek repetitif, tetapi sejauh mana penggunaan Linier Scheduling Method (LSM) pada pembangunan gedung bertingkat dan seberapa pengaruhnya. Dalam penelitian ini telah dicoba dengan menggunakan Linier Scheduling Method (LSM) tetapi tidak ada dampaknya pada pembangunan gedung bertingkat sedikit. Dapat diyakini untuk pembangunan gedung bertingkat banyak manfaat dari Linier Scheduling Method (LSM) sangat banyak. Setelah menggunakan Linier Scheduling Method (LSM), terbukti tidak perlu dilakukan dan oleh karena itu dilakukan cara biasa. Untuk menganalisis waktu dibutuhkan biaya sebesar Rp. 3.804.319.821,36 dengan waktu normal 207 hari kalender dengan orang-hari (man-days) 9 (2x12 OH). Biaya yang dibutuhkan tetap sebesar Rp. 3.804.319.821,36 dengan waktu percepatan 175 hari kalender. Biaya yang dibutuhkan dengan biaya lembur dalam 30 hari (1 bulan) sebesar Rp. 71.280.000,00 sehingga biaya total naik sebesar Rp. 3.875.599.821,36 dengan waktu percepatan 145 hari kalender dengan orang-hari (man-days) 9 (2x12 OH).  Proyek repetitif yang ditinjau adalah proyek dengan jenis yang sama, yaitu gedung bertingkat banyak. Dari masing – masing kegiatan tersebut dihitung berapa durasi proyek yang bisa dipercepat dengan memakai Linier Scheduling Method (LSM) sebagaimana yang telah disebutkan. Metode percepatan durasi dengan Linier Scheduling Method (LSM) bisa menguntungkan untuk dilakukan, dan layak untuk diterapkan apabila metode percepatan tidak bisa dilakukan.Kata Kunci : Percepatan waktu, optimalisasi.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PASAR TRADISIONAL DESA PADANGSAMBIAN DI DENPASAR BALI PUJA, I MADE
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 01 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.54 KB)

Abstract

Permasalahan Pasar tradisional di Desa Padangsambian Denpasar Bali ialah tidak dapat menampung jumlah pedagang dan pengunjung yang semakin ramai. Sehubungan dangan itu, salah  satu pemecahan masalah tersebut adalah dengan melakukan pembangunan pasar tradisional.  Dalam proses pembangunan diperlukan analisis studi kelayakan investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembangunan dan berapa besar biaya investasi pasar tradisional Desa Padangsambian di Denpasar Bali dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari aspek finansial. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara interview, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan studi kelayakan aspek keuangan yang meliputi Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period.   Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa : a) Proyek Pasar Tradisional ini berlokasi di Desa Padang Sambian, Denpasar Provinsi Bali menelan investasi sebesar Rp. 6.608.446.000,- dengan masa investasi 10 tahun. Dibangun saat tingkat suku bunga pada posisi 12% / tahun dengan laju inflasi menurut data BPS Propinsi Bali yaitu 4,014%;  b) Stand yang dibangun sebanyak 108 lapak/los dan 108 kios. Disewakan dengan harga sewa Rp. 400.000,- per bulan untuk kios dan Rp. 300.000,- per bulan untuk lapak/los; dan  c) Analisa kelayakan menunjukan bahwa proyek pasar tradisional ini layak untuk dijalankan dengan perolehan Net Present Value menghasilkan nilai positif yaitu sebesar Rp. 1.213.909.306,-, Internal Rate of Return lebih tinggi dari tingkat suku bunga 12% yaitu 16,06%, dan Payback Period terjadi pada tahun ke 4 bulan ke 9 lebih cepat dari masa investasi.Kata Kunci : Studi Kelayakan Investasi 
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN SCAFFOLDING/ ALAT PERANCAH KONSTRUKSI UNTUK PENGEMBANGAN PERUSAHAAN GENERAL CONTRACTOR PT. SANTOSO SHAFANARA ., Hudhiyantoro; Sudarmadi, Trisunu
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 01 (2012)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.062 KB)

Abstract

Penggunaan strategi yang baru dalam hal pemakaian sendiri alat perancah untuk digunakan dalampekerjaan konstruksi adalah ide pemikiran awal untuk inovasi perusahaan dalam rencana pengembanganinvestasi perusahaan. Investasi jangka panjang memerlukan biaya modal yang cukup besar dalampelaksanaannya, maka diperlukan perhitungan yang seksama sehingga tidak menimbulkan kerugian dalampengambilan keputusan. Dalam melakukan perluasan usaha, perusahaan memerlukan alat untukmenganalisis, yaitu dengan menggunakan studi kelayakan. Studi kelayakan merupakan proses perencanaandan pengambilan keputusan mengenai pelaksanaan proyek dan merupakan dasar pertimbangan untukmemutuskan apakah investasi dalam proyek tertentu dapat dilaksanakan atau tidak. Tujuan dari penelitian iniadalah : 1) Mengetahui pendapatan yang diperoleh dari alat perancah pada PT. Santosa Shafanara apabiladipakai sendiri. 2) Mengetahui pendapatan yang diperoleh dari alat perancah pada PT. Santoso Shafanaraapabila disewakan semua. 3) Mengetahui pendapatan yang diperoleh dari alat perancah pada PT. SantosoShafanara apabila sebagian dipakai sendiri dan sebagian disewakan. 4) Mengetahui persentase perbandingansewa dan dipakai sendiri yang optimal. 5) Menganalisa usaha pengembangan perusahaan PT. SantosoShafanara ditinjau dari analisa investasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptifkuantitatif. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 1) pendapatan perusahaan dari dipakaisendiri untuk proyek sebesar 31.72% atau Rp. 32.675.000 rupiah 2) dengan cara menyewakan mendapat nilaisebesar 55.25% atau Rp. 56.910.000 rupiah 3) dengan cara separuh sewa dan separuh dipakai sendiri sebesar13.03% atau Rp. 13.418.000 rupiah. 4) Dari analisa kriteria investasi terhadap PP = 0,312 tahun, nilai NPV=2.365.306.406 nilai IRR=4,28 % dan PI sebesar 10,65 (10.67 >1). Dari semua hasil analisa kriteria kelayakaninvestasi dengan metode PP, NPV, IRR dan PI maka untuk pengembangan perusahaan PT. Santoso ShafanaraGeneral Contractor sangat layak untuk dilaksanakan.Kata kunci : Perancah, Pendapatan, Kelayakan
ANALISA PENGARUH KINERJA MANDOR TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TUBAN ., Mushthofa
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 02 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.884 KB)

Abstract

This study analyzed the effect of the performance of supervisors on the quality of construction projects in the city of Tuban. Population of this research is the foreman who led the work force in the execution of a construction project in the city of Tuban. The number of samples in this study were 34 people foreman in construction projects with a value of more than Rp. 250 million and below a value of Rp. 5 Billion. Data collection techniques in this study by taking primary data to find data directly in construction projects and take a secondary data by searching the literature related to this research. Analysis of the data used in this study using multiple linear regression with a comparison of two methods, namely Enter and Stepwise method. Results were analyzed by both methods are equally demonstrate that capability foreman work has a significant influence on the quality of construction projects in the city of Tuban with sig. 0.000 <0.05. Predictive power of the regression model with the Enter method (R-square) which is formed in this test has a value of 94.1%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 94.1%, while the remaining 5.9% was influenced by variables other than a model. While stepwise (R-square) which is formed in this test has a value of 93.6%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 93.6%, while the remaining 6.4% is influenced by other variables outside the model. The conclusion from this study is that among the factors foreman performance which include: the ability to work foreman, work discipline foreman, the foreman relationship with the project organization and work motivation foreman, the most dominant influence on the quality of construction projects is the capability of working foreman.Keywords: ability, performance, quality
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH SEDERHANA (Studi Kasus : Perumahan Graha Arya Wiraraja, Perumahan Satelit Permai, Perumahan Griya Mapan, Perumahan Batu Kencana di Kabupaten Oetomo, Wateno; Lestari, Agustin Dwi
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 02 (2012)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor harga, fisik bangunan, fasilitas, desain,lokasi terhadap keputusan pembelian rumah sederhana di Kabupaten Sumenep. Di samping ini penelitian inijuga bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor mana yang mempunyai pengaruh dominan terhadapkeputusan pembelian rumah sederhana di Kabupaten Sumenep.Jumlah sampel yang digunakan analisis inisebanyak 170 orang yang menyebar di empat lokasi perumahan yaitu 17 responden dari Perumahan GrahaArya Wiraraja, 66 responden dari Perumahan Satelit Permai, 29 responden dari Perumahan Griya Mapan,58 responden dari Perumahan Batu Kencana. Penarikan sampel dilakukan dengan metode Sampel RandomSampling (sederhana). Untuk mengetahui pengaruh faktor harga, fisik bangunan, fasilitas, desain, lokasiterhadap keputusan pembelian rumah sederhana di empat perumahan tersebut, digunakan SEM melaluiProgram Amos 20.0. Teknik analisis SEM untuk menguji 9 ( Sembilan ) hipotesis dengan α = 0,05.NilaiLoading Factor P (Regression Weights) pengujian hipotesis dari 9 hipotesis hanya 4 hipotesis yangberpengaruh signifikan bila dibandingkan dengan taraf nyata α = 0,05 yaitu Harga terhadap Lokasi, Hargaterhadap Keputusan Pembelian, Fasilitas terhadap Keputusan Pembelian, Lokasi terhadap KeputusanPembelian.Koefisien determinasi hasil Amos adalah sebesar 0,759. Hal ini menunjukkan variasi variabelvariabelbebas (eksogen) dapat menjelaskan 75,9% terhadap variabel terikat (endogen) atau variabelkeputusan pembelian. Sedangkan sisanya 24,1% dijelaskan variabel-variabel eksogen lain yang tidak diteliti.Kata kunci : keputusan membeli, harga, fisik bangunan, fasilitas, desain, lokasi
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR PONPES AMANATUL UMMAH DESA KEMBANG BELOR KECAMATAN PACET MOJOKERTO Lisan, M. Fashikhul
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 02 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.853 KB)

Abstract

Ponpes Amanatul Ummah di Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto memiliki luas ± 50.423 m2. Dengan kian meningkatnya jumlah murid, guru dan pegawai, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya ruang parkir. Kurangnya tempat parkir menyebabkan parkir kendaraan menjadi semrawut dan banyak yang parkir di-pinggir jalan sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Saat ini direncanakan untuk membangun gedung parkir bertingkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir dan kelayakan finansial pembangunan gedung parkir tersebut. Data sekunder yang dikumpulkan meliputi data jumlah guru, pegawai murid, gambar rencana dan estimasi biaya pembangunan gedung parkir. Data primer yang dikumpulkan meliputi data pencatatan nomor plat kendaraan yang parkir dan inventarisasi fasilitas parkir. Kemudian dilakukan analisis karakteristik parkir sehingga didapat kebutuhan parkir dan selanjutnya dianalisis kelayakan finansialnya (dengan indikator NPV, BCR dan IRR). Dari hasil analisis diperoleh karakteristik parkir sepeda motor dan kendaraan roda empat meliputi volume parkir kendaraan (kendaraan/jam) dan rata-rata lamanya parkir (jam/kendaraan).  Kemudian dibuat analisis kelayakan finansial untuk alternatif I (seluruh kendaraan ringan dikenakan biaya). Untuk alternatif II (seluruh kendaraan ringan dan sepeda motor dikenakan biaya). Kedua alternatif tersebut dianalisa dan apabila  masih belum layak secara finansial, selanjutnya dicoba alternatif III (dengan menaikkan tarif parkir).Kata kunci : gedung parkir, karakteristik parkir, kelayakan finansial
VALUE ENGINEERING PEKERJAAN PONDASI PADA PROYEK PABRIK SEMEN BOSOWA BANYUWANGI Wicaksana, Budi; Zakaria, Rayandra Nusdjalin
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 02 (2012)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.887 KB)

Abstract

Pada era globalisasi sekarang ini semuanya makin kompetitif, peserta tender makin banyak apalagidengan globalisasi maka kontraktor dari luar negri mulai masuk ke Indonesia bersaing dengan kontraktorlokal. Mereka tentunya masuk ke negeri orang berbekal dengan pengalaman dan teknologi tinggi sertaperalatan yang modern. Hal ini mau tidak mau kontraktor lokal harus bisa meningkatkan kemampuannyauntuk bersaing dengan kontraktor internasional, tentunya ini tidak lepas dari kemampuan Sumber DayaManusia, penguasaan teknologi yang berkembang dengan cepat maupun peralatan-peralatan canggih jugamaterial-material modern yang dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian proyek dimana pada akhirnyadapat mengurangi biaya overhead dan meningkatkan mutu yang dihasilkan karena penggunaan alat yangpresisi serta mudah dioperasikan. Tingkat kompetitif yang tinggi maka setiap kontraktor dituntut untukmelakukan inovasi dan harus kreatif mencari alternatif yang dapat menurunkan biaya tanpa mengurangi mutuserta fungsi konstruksi yang dikerjakan. Sehingga untuk mengikuti tender bebas diharapkan harga yangditawarkan bisa bersaing dengan kontraktor lainnya dimana tujuan akhir adalah menjadi pemenang tender,meningkatkan omzet produksi perusahaan sesuai target yang ditentukan. Pada Proyek Semen BosowaBanyuwangi penggunaan tiang bor pile dikombinasi dengan mini pile 20 x 20 adalah yang palingmenguntungkan dibanding dengan menggunakan pondasi tiang pancang spoon pile atau pondasi bor pileuntuk seluruh bangunan dengan pertimbangan : aspek biaya, aspek kualitas, waktu pelaksanaan relatif lebihlambat, metode bor pile sudah teruji, peralatan kerja yang digunakan, penempatan material yang tidakmemerlukan tempat luas, bentuk konstruksi fleksibel.Kata kunci: Value engineering, Pondasi
QUALITY ANALYSIS AND RESTRAINT OF PROCESS PNPM-MPd INFRASTRUCTURE AREA OF JALAN RABAT BETON CASE STUDY: IN THE VILLAGE KEBALANPELANG SUB DISTRIK BABAT REGENCY LAMONGAN ESTI Abidin, Zainul
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 01 (2013)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poor is one of social problems that can’t be resolved fill reght now. The care accures through allcountries in the world and has difficull resolving, till this case still accure in many country. The dividing ofthis case is not only the responsibility of each goverment, but also the responsibility of it’s own society. Howover theer effort is in order to be able to fill the wellfere. One of the efforts is to develope the activiteis ofcountermeasuves of poor cases and opening the work field which is in PNPM lounched by goverment in2007 held in every fields specially in infrastructure basic praperation need by village sociaty. The step ofprocess of developing of facilities and infrastructures, basickly includes submiting activities planing,praperation and doing it the control of PNPM Mandiri Perdesaan held through monitoring, supervition,evaluation and reporting toword activities and the follow-up. The control toword the proces and activities ofPNPM Mandiri Perdesaan held be society propoused to empower all of inplementation. Based on the resultof analyzing of implementation process of monitoring helld be monitoring team a the activities andmeasuring the result of test helld in the field reach 225 kg/cm2 minimally and 306 kg/cm2 maximally morethan what lecanced by goverment 175 kg/cm2 ( PBI’71) in implementations fo PNPM-MPd program showfilling the program technic based on anlizing and measuring of test result which held in the field with PTO.Keywords : Restraint, Efektif, PNPM-MPd
STUDI GAP ANALYSIS OHSAS 18001:2007 TERHADAP SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN FLY OVER PASAR KEMBANG SURABAYA Cahyanti, Nilamsari
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 01 (2013)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.093 KB)

Abstract

Proyek Pembangunan Fly Over Pasar Kembang Surabaya adalah Proyek Pembangunan Fly Overyang membentang pada Jalan Pasar Kembang dan Jalan Diponegoro, memiliki panjang 775 m dengan lebar17 m, meliputi lebar lajur 2 x (3,5x2) m, lebar pemisah tengah 1,5 m dan lebar trotoar 2 x 0,75 m denganempat lajur. Tujuan dibangunnya Fly Over Pasar Kembang Surabaya adalah untuk mengatasi kemacetanpada persimpangan Jalan Diponegoro, Banyu Urip dan Pasar Kembang, serta meningkatkan mutu pelayananmasyarakat pengguna jalan. Pelaksanaan proyek Fly Over Pasar Kembang Surabaya dihadapkan pada tigatujuan, yaitu: Biaya, Waktu, dan Mutu. Ketiga tujuan ini dapat diartikan sebagai sasaran proyek yang tepatbiaya, tepat waktu, dan tepat mutu. Dalam usaha mencapai ketiga sasaran proyek tersebut maka pada setiapawal masing-masing pekerjaan yang terkandung di dalam proses pembangunan Fly Over Pasar KembangSurabaya perlu dilakukan penelitian penggunaan sistem Manajemen K3, dengan tujuan (1) Mengetahuiproses penerapan sistem Manajemen K3 pada proyek pembangunan Fly Over Pasar Kembang Surabaya, (2)Mendapatkan elemen yang terkait dengan OHSAS 18001:2007. Dari hasil analisis didapatkan bahwa (1)Proses monitoring dan evaluasi SMK3 pelaksanaan konstruksi Fly Over Pasar Kembang, bertujuan hanyauntuk mengukur tingkat penyelenggaraan SMK3 dalam pemenuhan syarat-syarat keamanan, keselamatan dankesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi yang dilakukan kepada pihak pengguna jasa (Satker), PPKdan pihak penyedia jasa. Dengan melakukan penyesuaian hasil proses monitoring dan evaluasi SMK3 kedalam elemen Manajemen K3 OHSAS 18001:2007, pelaksanaan SMK3 lebih menguntungkan.Keuntungannya adalah elemen-elemennya dapat dipakai untuk menetapkan kebijakan K3, perencanaan,tujuan dan program K3. (2) Melalui perhitungan Gap Analysis menggunakan Radar Chart, didapatkanelemen Manajemen K3 OHSAS 18001:2007 yang terkait dengan hasil proses monitoring dan evaluasi SMK3adalah elemen Kebijakan K3 (klausul 4.2) dengan nilai 94,00%, Perencanaan (klausul 4.3) dengan nilai96,30%, Implementasi dan Operasi (klausul 4.4) dengan nilai 96,30%, Pemeriksaan dan Perbaikan (klausul4.5) dengan nilai 93,34% dan Kajian Manajemen (klausul 4.6) dengan nilai 93,33%. Hal tersebutmenunjukkan baik sekali dan sesuai dengan penerapan sistem manajemen K3 yang dilakukan melaluimonitoring dan evaluasi.Kata kunci : fly over, gap analysis, OHSAS

Page 6 of 10 | Total Record : 91