cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI PADA TANAH SALIN Amandus Amandus; Tatang Abdurrahman; Radian Radian
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3231

Abstract

Cow manure and NPK fertilizers applied to saline soils can help reduce soil salinity levels and help increase soybean growth and yield through the physical and chemical improvement of soil quality. This study aims to determine the best interaction between cow manure and NPK fertilizer in increasing the growth and yield of soybeans on saline soils. The research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, from August to November 2022. The research design used was a factorial complete randomized design of two factors. The first factor was cow manure (k1= 15 tonsha-1, k2= 20 tons.ha-1, and k3= 25 tons.ha-1). The second factor was NPK fertilizer (p1= 200 kg.ha-1, p2= 300 kg.ha-1, and p3 = 400 kg.ha-1),each treatment was repeated three times. The results showed that the interaction of 15 tons.ha-1 of cow manure and 200 kg.ha-1 of NPK fertilizer was the best dose in increasing plant height at 4 and 5 WAP. The best amount of cow manure is 20 tons.ha-1 in increasing the dry weight of the top of the plant, root volume, number of pods and seed weight per plant. The best dose of NPK fertilizer is 300 kg.ha-1 to increase seed weight per plant.INTISARIPupuk kandang sapi dan pupuk NPK yang diaplikasikan pada tanah salin dapat membantu dalam menurunkan kadar salinitas tanah dan membantu dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai melalui perbaikan kualitas tanah secara fisik dan kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan interaksi antara pupuk kandang sapi dan pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai pada tanah salin. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, pada bulan Agustus-November 2022. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi (k1= 15 ton/ha,  k2= 20 ton/ha, dan k3= 25 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (p1= 200 kg/ha, p2= 300 kg/ha, dan p3= 400 kg/ha), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian diperoleh interaksi pupuk kandang sapi 15 ton/ha dan pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan tinggi tanaman umur 4 dan 5 MST. Dosis pupuk kandang sapi yang terbaik adalah sebesar 20 ton/ha dalam meningkatkan berat kering bagian atas tanaman, volume akar, jumlah polong dan bobot biji per tanaman. Dosis pupuk NPK terbaik adalah sebesar 300 kg/ha dalam meningkatkan bobot biji per tanaman.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENINGKATAN KAPASITAS PETANI KOPI ARABIKA DI KOTA SUNGAI PENUHI Hamidi Hamidi; Gunarif Taib; Asmawi Asmawi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3230

Abstract

Increasing the capacity of Arabica coffee farmers in Sungai Penuh is an effort to increase the capacity of farmers through an extension approach, both in group training and individual training by government agricultural extension workers to improve technical skills in Arabica coffee cultivation, managerial and building partnership networks. For this reason, research was carried out which seeks to understand the role of agricultural extension in increasing the capacity of arabica coffee farmers in Sungai Penuh. This research is a qualitative research and categorized as descriptive research. The results of this study are the role of agricultural extension workers in increasing the capacity of arabica coffee farmers, both technical cultivation, managerial and partnership networking by coffee farmers in Sungai Penuh is in the medium category. The capacity of Arabica coffee farmers in Sungai Penuh, consisting of cultivation techniques, management and partnership networks. The lowest capacity is managerial and partnership, while the highest is cultivation technical capacity.INTISARIPeningkatan kapasitas petani kopi arabika di kota sungai penuh merupakan upaya peningkatan kemampuan petani melalui pendekatan penyuluhan baik anjang sana kelompok maupun anjang sana perorangan oleh penyuluh pertanian pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dalam hal teknis budidaya kopi arabika, manajerial dan membangun jejaring kemitraan. Untuk itu dilakukan penelitian yang berupaya untuk memahami peran penyuluhan pertanian dalam peningkatan Kapasitas  Petani Kopi Arabika di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan dikategorikan sebagai penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan kapasitas petani kopi arabika baik teknis budidaya, manajerial dan jejering kemitraan oleh petani kopi di Kota Sungai Penuh berada pada kategori sedang. Kapasitas petani kopi arabika di kota sungai penuh, terdiri dari teknis budidaya, manajerial dan jejaring kemitraan. Kapasitas paling rendah yaitu manajerial dan kemitraan, sedangkan yang paling tinggi adalah kapasitas teknis budidaya.
EVALUASI STATUS KESUBURAN KIMIA TANAH PADA KAWASAN PERBUKITAN MENOREH DI DESA BIGARAN KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH Listianto, Fernanda Ghifary; Peniwiratri, Lelanti; Ratih, Yanisworo Wijaya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3427

Abstract

Bigaran Village, which is located in the Menoreh Hills, has a hilly topography and is dominated by dry land which is thought to be lacking in nutrients. Evaluation of soil fertility is required to diagnose nutrient problems in the soil. This research was conducted with the aim of identifying soil chemical properties, determining soil chemical fertility status, and making a map of soil chemical fertility status in Bigaran Village Research management includes field surveys, determination of sample point locations, soil sampling, laboratory analysis of soil chemical properties, and evaluation of soil chemical fertility. The research was conducted from February to March 2023. Assessment of soil fertility status based on the 1995 soil fertility technical guidelines. Representative sample points were determined purposively based on the results of overlaying thematic maps (Slope Slope Map, Land Use Map, and Soil Type Map) and obtained 13 land units. The research of results showed that the Cation Exchange Capacity (CEC) values at the study sites ranged from 12.61-27.76 me/100g, Base Saturation values (KB) from 34.96-67.88%, P2O5 HCl content 25% 20.24 -105.53 mg/100g, K2O content between 15.26-128.12 mg/100g, C-Organic content ranging from 0.48-1.35%, N-Total content 0.10-0.17%, pH content 5.78-6.49%. Of the 13 sample points tested, all showed low soil fertility status. Map of Soil Chemical Fertility Status in Bigaran Village presented at a scale of 1:12,000. Low soil fertility status is symbolized in yellow.  Keywords :  Fertility Status, Menoreh Hills, Bigaran Village, Map INTISARIDesa Bigaran yang berada di Perbukitan Menoreh memiliki topografi berbukit serta didominasi oleh lahan kering yang diduga minim akan unsur hara. Diperlukan evaluasi kesuburan tanah untuk mendiagnosa masalah-masalah keharaan dalam tanah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi sifat kimia tanah, menentukan status kesuburan kimia tanah, dan membuat peta status kesuburan kimia tanah Desa Bigaran. Tata laksana penelitian meliputi survey lapangan, penentuan lokasi titik sampel, pengambilan sampel tanah, analisis laboratorium sifat kimia tanah, dan evaluasi kesuburan kimia tanah. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2023. Penilaian status kesuburan tanah berdasarkan petunjuk teknis kesuburan tanah 1995. Titik sampel pewakil ditentukan secara purposive berdasarkan hasil overlay peta tematik (Peta Kemiringan Lereng, Peta Penggunaan Lahan, dan Peta Jenis Tanah) dan didapatkan 13 satuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan nilai Kapasitas Tukar Kation (KTK) pada lokasi penelitian berkisar antara 12,61-27,76 me/100g, nilai Kejenuhan Basa (KB) dari 34,96-67,88%, kandungan P2O5 HCl 25% 20,24-105,53 mg/100g, kandungan K2O antara 15,26-128,12 mg/100g, kandungan C-Organik berkisar antara 0,48-1,35%, kandungan N-Total 0,10-0,17%, kandungan pH 5,78-6,49% Dari 13 titik sampel yang diuji, semua menunjukan status harkat kesuburan tanah rendah. Peta Status Kesuburan Kimia Tanah Desa Bigaran disajikan dengan skala 1:12.000. Status kesuburan tanah rendah disimbolkan dengan warna kuning. Kata kunci :  Status Kesuburan, Perbukitan Menoreh, Desa Bigaran, Peta
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BUAH NAGA ORGANIK DI KAMPUNG ORGANIK BEJI DI KABUPATEN WONOGIRI Zaenal Abidin; Irma Wardani; Umi Nur Solikah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3539

Abstract

The aim of this research is to determine and analyze internal and external factors in Beji Organic Village. The basic research method used is a qualitative method. The location determination for this research was carried out purposively, namely in Beji Organic Village. Data collection methods were carried out by observation, questionnaires and interviews. The data analysis used is multiple linear regression analysis using the IE Matrix, SWOT Analysis and QSPM. The results of this research show that in the IE matrix analysis the position of Beji Organic Village is in cell II, namely growth and development. Alternative strategies used are product development, market penetration, market expansion. The results of the QSPM Matrix are product development strategies with a value of 7.26. From this research, it can be suggested to Gapoktan Beji to diversify their products and innovate processed products derived from dragon fruit. Keywords: Marketing, Dragon Fruit, SWOT. INTISARITujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pada Kampung Organik Beji. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Penentuan lokasi pada penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), yaitu di Kampung Organik Beji. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuisioner, dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Matrik IE, Analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada analisis matrik IE posisi Kampung Organik Beji berada pada sel II yaitu tumbuh dan membangun. Alternatif strategi yang digunakan adalah pengembangan produk, penetrasi pasar, perluasan pasar. Hasil dari Matrik QSPM yaitu strategi pengembangan produk dengan nilai 7,26. Dari penelitian ini dapat disarankan kepada Gapoktan Beji disarankan agar melakukan diversifikasi produk dan menginovasi produk olahan yang berasal dari buah naga Kata kunci : Pemasaran, Buah Naga, SWOT
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA JAMUR MERANG (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah Sleman) Khabibi, Muhamad Lutfi; Millaty, Marosimy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3549

Abstract

Straw mushrooms are one type of mushroom that is commonly consumed. This mushroom, with the scientific name Volvariella volvacea, has become a popular cultivation object among farmers in Indonesia. Cultivating straw mushrooms at the Anwar Futuhiyyah Islamic Boarding School has bright prospects because the cultivation process is relatively simple, with a relatively short harvest period, around one to three months, which means the capital invested in this business can be turned over quickly. This research aims to assess the financial aspects of cultivating straw mushrooms at the Anwar Futuhiyyah Islamic Boarding School located in Blotan Hamlet, Wedomartani, Ngemplak, Sleman Regency, Yogyakarta. The method used in this research is a case study, using primary and secondary data. The data is then analyzed using various evaluation methods, such as Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Benefit-Cost Ratio (BC), and Income-Cost Ratio (R/C). Based on the results of data analysis, it was found that in the cultivation of straw mushrooms at the Anwar Futuhiyyah Islamic Boarding School, the Payback Period (PP) is 3 years or the equivalent of 12 production cycles. The Breakeven Point (BEP) at the unit level is around 64.7 units, while in rupiah it is around IDR 1,681,810. The Benefit-Cost Ratio (BC) stands at 0.36, while the Revenue-Cost Ratio (R/C) is 1.36. The results of this calculation show that the straw mushroom cultivation business has the potential to be a profitable investment and is worth continuing. Keywords: Feasibility Analysis, Straw Mushroom INTISARIJamur merang adalah salah satu varietas jamur yang umum dikonsumsi. Jamur ini, dengan nama ilmiah Volvariella volvacea, telah menjadi objek budidaya yang populer di kalangan petani di Indonesia. Budidaya jamur merang di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah memiliki prospek yang cerah karena proses budidayanya relatif sederhana, dengan masa panen yang relatif singkat, sekitar satu hingga tiga bulan, yang berarti modal yang diinvestasikan dalam usaha ini dapat diputar dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai aspek keuangan dalam budidaya jamur merang di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah yang terletak di Dusun Blotan, Wedomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan berbagai metode evaluasi, seperti Periode Pengembalian Modal (PP), Titik Impas (BEP), Rasio Manfaat-Biaya (BC), dan Rasio Pendapatan-Biaya (R/C). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa dalam budidaya jamur merang di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah, Periode Pengembalian Modal (PP) adalah 3 tahun atau setara dengan 12 siklus produksi. Titik Impas (BEP) pada tingkat unit adalah sekitar 64,7 unit, sedangkan dalam nilai rupiah sekitar Rp 1.681.810. Rasio Manfaat-Biaya (BC) mencapai 0,36, sementara Rasio Pendapatan-Biaya (R/C) adalah 1,36. Hasil perhitungan ini menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur merang memiliki potensi menjadi investasi yang menguntungkan dan layak untuk diteruskan. Kata kunci : Kelayakan Usaha, Jamur Merang
EFIKASI BEBERAPA JENIS HERBISIDA TERHADAP PENGENDALIAN GULMA DI SEPANJANG PINGGIR TRACK KERETA API (PARIAMAN-NARAS) DIVRE II SUMATERA BARAT Randi Ismirat; Ardi Ardi; Irawati Irawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3365

Abstract

This study aims to determine the best type of herbicide in controlling weeds on the railroad tracks. This research was carried out from June - September 2022 beside the railroad plot of the Pariaman Station - Naras Station, West Sumatra. This study was arranged according to a randomized block design (RBD) consisting of 5 levels of herbicide treatment namely glyphosate 135 ml/15L, paraquat 67.5 ml/15L, sulfentrazone 67.5 ml/15L, glufosinate 135 ml/15L, and no treatment. From the research results, it was found that the best type of herbicide that can control weeds on the edges of the railway is glyphosate herbicide 135 ml/15L. This can be shown in the SDR value with the dominant weed population being small until the 49th day from both broadleaf weeds, grasses, and puzzles. Glyphosate herbicide was effective in controlling weeds up to 49 HSA and weeds grew back on 56 days HSA. Keywords: efficacy, weed, herbicide, identification. INTISARIPenelitin ini bertujuan untuk mengetahui jenis herbisida terbaik dalam mengendalikan gulma pada pinggiran jalan kereta api.  Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Juni – September 2022 dipinggir jalan rel kereta api petak jalan Stasiun Pariaman – Stasiun Naras Sumatera Barat. Penelitian ini disusun menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 taraf perlakuan herbisida yaitu glifosat 135 ml/15L, parakuat 67,5 ml/15L, sulfentrazone 67,5 ml/15L, glufosinat 135 ml/15L, dan tanpa perlakuan. Dari hasil penelitian didapatkan jenis herbisida terbaik yang dapat mengendalikan gulma pada pinggiran kereta api adalah herbisida glifosat 135 ml/15L. Hal ini dapat ditunjukkan pada nilai SDR dengan populasi dominan gulma menjadi kecil hingga hari ke-49 baik dari gulma berdaun lebar, rerumputan, dan teki-tekian. Herbisida glifosat efektif mengendalikan gulma hingga 49 HSA dan gulma tumbuh kembali pada hari 56 HSA. Kata kunci : efikasi, gulma, herbisida, identifikasi.
PENGARUH SOLID DARI LIMBAH KELAPA SAWIT DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) Predi Ramanda; Siti Hartati Yusida Saragih; Khairul Rizal; Dini Hariyati Adam
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3337

Abstract

AbstractHybrid corn plants (Zea mays L) are horticulture which have high economic value. The purpose of this study was to find out the effect of giving solids from palm oil waste on the production of hybrid corn plants (Zea mays L). This research used randomized group design (RAK) method on Aer Serdang Village, Kampung Rakyat District, South Labuhanbatu Regency from January to March 2023. Data processing used observational data after incubation, and final observations of plants were statistically with mean of  growth and production of corn plants had an effect on plant height. Rhis research showed  namely a total of 17.40 in three treatments, total number of leaves 106 in three treatments on the number of leaves and on cob length per sample of three treatments and and three repetitions 51 and Klobot per polybag on corn plants 565 three actions. Keywords: Waste, Oil Palm, Production, CornINTISARI            Jagung adalah tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian Solid Dari Limbah Kelapa Sawit dalam meningkatkan produksi jagung hibrida (Zea mays L). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) di Desa Aer merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Januari- Maret 2023. Pengolahan data digunakan data hasil pengamatan setelah inkubasi, dan hasil akhir pengamatan berdasarkan nilai rerata.  Hasil Penelitian tersebuat bahwa efek pemberian solid dari limbah kelapa sawit memiliki pengaruh terhadap tinggi tanaman yaitu totalnya 17,40 pada tiga perlakuan, total jumlah daun 106  pada tiga perlakuan  pada jumlah daun dan pada panjang tongkol per sampel tiga perlakuan dan  dan tiga pengulangan  51 dan Klobot per polybag pada tanaman jagung 565 tiga perlakuan. Kata kunci : Limbah, Kelapa Sawit, Produksi, Jagung.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI LAHAN GAMBUT KABUPATEN KUBU RAYA Safitri Amanati; Eva Dolorosa; Maswadi Maswadi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3290

Abstract

Horticultural farming is one of the commodities that can improve the welfare of farmers. Cayenne pepper is one of the priority horticultural crops. The centre of cayenne pepper in West Kalimantan is Kubu Raya Regency, where cayenne pepper is widely grown on peatlands and Rasau Jaya Sub-district is the most significant contributor to production so research was conducted in this area to know whether cayenne pepper farming is profitable or not by analysing farmers' income. This research used a survey method with descriptive quantitative analysis and was analysed using Microsoft Excel software. The respondents were 32 farmers who cultivated cayenne pepper on peatland. The results showed that farm income in Rasau Jaya Subdistrict obtained an average income of Rp.38,194,886 per hectare per growing season with receipts of Rp.65,050,353 per hectare per growing season and costs incurred of Rp.26,855,467 per hectare per growing season. Another analysis obtained, namely the R / C Ratio of 2.4, which means that the cost incurred by one unit of rupiah generates revenue of Rp.2.4 and the B / C Ratio of 1.4, which means that the cost incurred by one unit of rupiah generates a profit of Rp.1.4 and the production BEP of 691.93 kg and price BEP of Rp.15,914 so that the farming carried out by farmers is profitable because the production and selling price of cayenne pepper in the research area is greater than the break-even point (BEP).INTISARIUsahatani hortikultura salah satu komoditas yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Cabai rawit menjadi salah satu  tanaman prioritas hortikultura. Sentra cabai rawit di Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Kubu Raya dimana cabai rawit banyak ditanam di lahan gambut dan Kecamantan Rasau Jaya menjadi penyumbang produksi terbesar sehingga penelitian dilakukan di wilayah ini dengan tujuan untuk mengetahui usahatani cabai rawit menguntungkan atau tidak dengan menganalisis pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis kuantitatif deskriptif dan dianalisis menggunakan software microsoft excel. Responden penelitian berjumlah 32 petani yang berbudidaya cabai rawit di lahan gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani di Kecamatan Rasau Jaya memperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp.38.194.886 per hektar per musim tanam dengan penerimaan sebesar Rp.65.050.353 per hektar per musim tanam dan biaya-biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.26.855.467 per hektar per musim tanam. Analisis lain yang diperoleh, yaitu R/C Ratio sebesar 2,4 dimana berarti biaya yang dikeluarkan sebesar satu satuan rupiah menghasilkan penerimaan sebesar Rp.2,4 dan B/C Ratio sebesar 1,4 dimana berarti biaya yang dikeluarkan sebesar satu satuan rupiah menghasilkan keuntungan sebesar Rp.1,4 serta BEP produksi sebesar 691,93 kg dan BEP harga sebesar Rp.15.914 sehingga usahatani yang dilakukan petani mengalami keuntungan karena produksi dan harga jual cabai rawit di daerah penelitian lebih besar dari hasil titik impas (BEP).
PERSEPSI SANTRI TERHADAP MINAT WIRAUSAHA BIDANG PERTANIAN DI PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ KERJAN, BEJI, PATUK, GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Marfusalim, Muhamad Wildan; Salehawati, Nurul
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3567

Abstract

This research aims to determine the perceptions of students, to find out the interests of students and to find out the factors that influence students' perceptions of students' interests. This research is a descriptive research method with a quantitative approach. Data collection in this research uses the interview method, and distributes questionnaires. Validity test and reliability, which are needed to measure the strength and validity of research instruments, descriptive statistical analysis methods and multiple linear regression analysis. The income expectation variable (2,452) t table (2,000) and the Sig value 0.017 0.05 h₀ The income expectation variable has a positive effect with partial significance towards students' interest (accepted), family environment variables (2,000) t table (2,000) and sig value. 0.050 0.05 h₀ The family environment variable has a positive effect with partial significance on students' interest (accepted), the entrepreneurship education variable (0.596) t table (2.000) and the Sig value. 0.553 0.05h₀ The entrepreneurship education variable has no partial significant effect on students' interest (rejected). The Income Expectation variable has a significant effect on the Entrepreneurship Interest Variable, the Family Environment variable has a significant effect on the Entrepreneurship Interest Variable, Entrepreneurship Education has no significant effect on the Entrepreneurship Interest Variable, Madrasah Aliyah Al Mumtaz Islamic Boarding School educational institutions must always maximize entrepreneurship programs in the agricultural sector both in terms of creativity, quality and quantity. Keywords: Perception, Family Environment, Entrepreneurship Education, Interest. INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: persepsi santri, minat santri dan faktor yang mempengaruhi persepsi santri terhadap minat santri.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan membagikan kuesioner. Uji validitas dan reliabilitas diperlukan untuk mengukur kekuatan dan keabsahan instrumen penelitian, metode analisis statistik deskripsi dan analisis regresi linier berganda, variabel ekspektasi pendapatan (2.452) > t tabel (2.000) dan nilai Sig 0,017 <  0,05, variabel ekspektasi pendapatan berpengaruh positif secara signifikasi parsial terhadap minat santri (diterima),variabel lingkungan keluarga ( 2.000) t tabel (2.000) dan nilai sig. 0,050 < 0,05, variabel lingkungan keluarga berpengaruh positif secara signifikasi parsial terhadap minat santri (diterima),variabel pendidikan kewirausahaan (0.596) t tabel (2.000) dan niali Sig. 0,553 > 0.05h₀ variabel pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh secara siginifikasi parsial terhadap minat santri (ditolak).Variabel ekspektasi pendapatan berpengaruh signifikan terhadap variabel minat berwirausaha,variabel lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap variabel minat berwirausaha, pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha, lembaga pendidikan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al Mumtaz perlu selalu memaksimalkan program kewirausahaan di bidang pertanian baik dari segi kreativitas, kualitas maupun kuantitas. Kata kunci: Pesepsi, Lingkungan Keluarga, Pendidikan Kewirausahaan, Minat
ANALISIS SWOT DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TEH (STUDI KASUS KELOMPOK TANI TEGAL SUBUR AKTIF KULON PROGO) Haninda, Fakhri; Millaty, Marosimy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3535

Abstract

This research aims to identify the internal and external factors, as well as alternative strategies that can be applied by the Tegal Subur Aktif Farmer Group in Kulon Progo. The study was conducted from June to September 2023 using a qualitative approach, employing the IFAS and EFAS matrix analysis methods, along with SWOT analysis. The results from the IFAS and EFAS matrices place the Tegal Subur Aktif Farmer Group in Quadrant IV, where each factor has a negative value indicating limitations and constraints. Strategic steps that the Tegal Subur Aktif Farmer Group can take, based on the SWOT matrix analysis and the conditions in Quadrant IV, involve implementing W-O (Weakness-Opportunity) strategies. This includes enhancing farmers' knowledge and experience, as well as providing intensive training for efficient crop maintenance. By applying these strategies, the farmer group has the opportunity to maximize tea production potential despite limited agricultural land. Keywords: SWOT Analysis, Alternative Strategies, Tea INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal, eksternal, serta strategi alternatif yang dapat diterapkan oleh Kelompok Tani Tegal Subur Aktif Kulon Progo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni sampai September 2023 dengan menggunakan kualitatif menggunakan metode analisisi matriks IFAS, EFAS, dan analisis SWOT. hasil dari matriks IFAS dan EFAS Kelompok Tani Tegal Subur Aktif berada pada kuadran IV dimana setiap faktor memiliki nilai negatif yang menunjukkan adanya keterbatasan dan kendala. langkah-langkah strategis untuk yang dapat dilakukan Kelompok Tani Tegal Subur Aktif berdasarkan analisis matriks SWOT dan kondisi pada kuadran IV, dapat diambil dari strategi W-O (weakness-opportunity) yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman petani, serta pelatihan intensif untuk efisiensi perawatan tanaman. Dengan penerapan strategi ini, kelompok tani memiliki peluang untuk memaksimalkan potensi produksi teh dengan terbatasnya lahan pertanian. Kata kunci: Analisis SWOT, Strategi Alternatif, Teh

Page 96 of 139 | Total Record : 1386