cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan Publik Bidang Administrasi (studi kasus pada kantor kecamatan samarinda ilir) Thomas Bambang Triono
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.887 KB)

Abstract

This research is based on the quality of service available in sub-district office of samarinda ilir, with attention to 5 dimension aspects, namely dimension tangibles, Realiability, Responsiveness, Anssurance and Emphaty.The purpose of this study is to determine the quality of public services in the District Office Samarinda Ilir Samarinda City, as well as to determine the supporting factors and inhibiting services in the District Office Samarinda Ilir Samarinda City. The type of research or explanation used is qualitative descriptive used to analyze the relationship between research variables. Types of data used are kusioner, observation, interview, and documentation.From the results of the research, it is found that (1) the quality of public service in Samarinda District Office of Ilir Kota Samarinda has applied dimension of Tangible, Realiability, Responsiveness, Assurance and Emphaty along with its indicator. However, there are some indicators that have not been run in accordance with the wishes of the community, including the inconvenience of service places including incomplete facilities and infrastructure, unskilled employees in using service aids, and unemployment of employees in the service process. (2) Inhibiting factor of public service implementation in Samarinda District Office of Ilir Kota Samarinda is lack of personnel resources and infrastructure facilities. While the supporting factor is the spirit given by employees to each other, held a coordination meeting every three months then give the cultivation of awareness to serve the community with sincerity and in accordance with the conscience. Another supporting factor is the existence of facilities in the form of tools to facilitate the process of service.
TINJAUAN KAPABILITAS APARAT PENGAWASAN INTERNAL PEMERINTAH BERDASARKAN INTERNAL AUDIT CAPABILITY MODEL UNTUK MEWUJUDKAN PERAN YANG EFEKTIF DI INSPEKTORAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Asnah Wahyuni
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.087 KB)

Abstract

                This study aims to describe the condition of the capability of East Kalimantan Province Inspectorate, the constraints faced in increasing its capability and the efforts made by Inspectorate of East Kalimantan Province to increase its capability based on internal audit capability model (IACM). This research use desciptive qualitative approach. The scope of the discussion is in East Kalimantan Province Inspectorate. The data used are the primary data obtained from interviews, questionnaires, observations, and documentation studies, as well as secondary data in the form of documents related to the research. The focus of the research is the capability of the Government Internal Supervisory Apparatus using the internal audit capability model with six indicators, namely Roles and Services, Human Resource Management, Professionalism Practices, Management and Performance Accountability, Organizational Relations and Culture and Governance Structure. The results show the level of capability of Inspectorate of East Kalimantan Province at level 3 with note (there are still elements that must be upgraded by APIP to go to full level), that is the East Kalimantan Provincial Inspectorate must arrange the plan to reach Level 3 on 4 elements as role element and Service , HR Management, Professionalism Practice and Governance Structure. To overcome the matters in these elements, East Kalimantan Provincial Inspectorate performs capability improvement efforts in accordance with the complete capabilities of APIP Under the Regulation of the Head of BPKP Number 1633 / K / JF / 2011 to realize an effective role for clear in Government regulations Number 60 /2008. 
IMPLEMENTASI APLIKASI E-OFFICE PADA KESEKRETARIATAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Suri Handayani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.773 KB)

Abstract

Suri Handayani NPM: 14.11.1001.3509.144, Public Administration Science Program, State Administration Department, Faculty of Social and Political Sciences, "the implementation of e-office application on the secretariat of East Kalimantan Provincial Development Planning Board". Under the guidance of Dr. Marjoni Rachman, M.Si and Dr. H. Mugni Baharuddin, M. Hum.This research is based on the public response to the Organization of Regional Devices (OPD) in supporting the public information disclosure is still very underused or even not known at all either due to lack of information and socialization and the community itself who do not know or do not understand the use and utilization of e- office.The purpose of this study explains how the implementation of e-office applications on the secretariat of the Regional Development Planning Board of East Kalimantan Province in particular in terms of effectiveness. Type of research or explanation used is descriptive research in which using interview techniques, observation, documentation and questionnaires. In this study, which is described is the implementation of e-office applications on the secretariat of East Kalimantan Provincial Development Planning Board.From the results of the research based on the results of the recapitulation of the answers of 15 respondents who have been processed by the researchers, the total score of the overall data collection results is 728 included in the category of interval "quite effective and very effective", but more closely effective. And based on the average respondent answers for all items statement about the effectiveness of employees in implementing e-office that is = (728: 900) x 100% = 81% of the expected 100%.
PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH KOTA SAMARINDA Suparsih Suparsih
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.552 KB)

Abstract

Suparsih, Pengaruh Tata Ruang Kantor Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda. Di bawah bimbingan Bapak Suhardimaan, S.Sos, M.Si selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak Dr. H. Mugni Baharuddin, MH. selaku Dosen Pembimbing II.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari tata ruang kantor terhadap produktivitas kerja pegawai pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah jenis penelitian verifikatif/uji hipotesis. Untuk populasi pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda berjumlah 39 orang, dan sampel yang diambil berjumlah 39 orang pula. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara, angket dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tahapan dari pencarian koefisien korelasi product moment, koefisien determinasi, dan uji persamaan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Nilai koefisien korelasi sebesar 0,735, yang menunjukkan terdapat tingkat hubungan yang kuat dan positif antara tata ruang kantor dan produktivitas kerja pegawai Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda, dikarenakan rhitung lebih besar daripada rtabel (0,735 > 0,316), 2) Bentuk pengaruh dari variabel x (tata ruang kantor) terhadap variabel y (produktivitas kerja pegawai) dapat dinyatakan dengan persamaan regresi Y = 1,075 + 0,805X. 3) Nilai koefisien determinasi sebesar 54% untuk pengaruh dari tata ruang kantor terhadap produktivitas kerja pegawai pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda, dan sisanya sebesar 46% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain, seperti kepemimpinan, manajemen kantor, motivasi, dan lain sebagainya. Kemudian, nilai uji signifikansi adalah sebesar 6,652, dengan demikian thitung lebih besar daripada ttabel (6,652 > 2,026), dan hipotesis yang diterima adalah Hipotesis Alternatif (Ha), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari tata ruang kantor terhadap produktivitas kerja pegawai pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Samarinda.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Effri Noris
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.064 KB)

Abstract

Pelayanan merupakan tugas utama yang hakiki dari sosok aparatur, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Tugas ini telah jelas digariskan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yang meliputi 4 (empat) aspek pelayanan pokok aparatur terhadap masyarakat, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial selain itu diperjelas lagi dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 63 tahun 2003 yang menguraikan pedoman umum penyelenggaraan pelayanan publik.Pelayanan publik merupakan salah satu kebutuhan dalam rangka pemenuhan pelayanan sesuai peraturan perundang-undangan. Pemenuhan kebutuhan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara dan penduduk untuk mendapatkan pelayanan atas barang, jasa dan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik dengan maksimal.Untuk meningkatkan kualitas pelayanan banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain sumber daya manusia, kesadaran, aturan, organisasi, ketrampilan dan kemampuan, sarana pelayanan, serta pengalaman pelanggan selain itu faktor internal dan eksternal menjadi penting dan berpengaruh dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.Selain itu penulis menemukan adanya respon pegawai yang tidak tanggap dengan masyarakat yang ingin melakukan pelayanan dan belum mengerti mengenai prosedur pelayanan. sikap tidak tanggap sangat menganggu kualitas pelayanan yang di rasakan oleh masyarakat yang datang dan ingin mendapatkan pelayanan yang baik.
PERANAN KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PERSONIL PEMADAM KEBAKARAN PADA BADAN SATUAN POLISI PAMOMG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN KUTAI BARAT Kornelius Kaya
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.176 KB)

Abstract

Kornelius Kaya, Peranan Koordinasi Terhadap Efektivitas Kerja Personil Pemadam Kebakaran Pada Badan Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kabupaten Kutai Barat.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh koordinasi terhadap efektivitas kerja Personil Pemadam Kebakaran Pada Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Barat. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau peranan variabel koordinasi terhadap variabel efektivitas kerja, menggunakan instrument analisis koefisiensi korelasi rank spearmans, perhitungan analisa menggunakan program SPSS 17,0 for windows.            Populasi dalam penelitian adalah seluruh Personil pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Barat jumlah personil sebanyak 28 orang, sebagian berstatus Pegawai Negeri Sipil dan pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK). Karena populasinya tidak terlalu besar, maka penulis tidak mengambil sampel melainkan seluruh populasi yang ada dijadikan responden, atau dengan kata lain menggunakan metode sensus.            Berdasarakan perhitungan diperoleh harga rs hitung sebesar 0,670 yang ternyata lebih besar dibandingkan dengan harga table rs (Harga Kritis rs) sebesar 0,456 ubtuk N = 14 pada tingkat kepercayaan 95%.  Dari hasil perhitungan rumus spearman’s, maka dapat dilihat bahwa r yang diperoleh dari hasil perhitungan rumus korelasi product moment adalah lebih besar dibandingkan r tabel spearman’s (0,670 > 0,456), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variable koordinasi terhadap variable efektivitas kerja personil pemadam kebakaran Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Barat.            Dari hasil perhitungan hasil uji-t adalah sebesar 2,817, hal ini berarti berarti  bahwa thit = 2,817, hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 2,817 > ttab = 1,690 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 28 (28 – 2 = 26).  Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peranan yang positif dan signifikan dari variabel koordinasi terhadap variabel efektivitas kerja. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa rumusan masalah di dalam penelitian ini telah terjawab dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya bahwa koordinasi berperan terhadap efektivitas kerja personil pemadam kebakaran satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Barat. 
PENGARUH KEPEMIMPINAN SUB BAGIAN UMUM TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SAMARINDA Rahmansyah Rahmansyah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.8 KB)

Abstract

Setelah analisa data dilakukan maka selanjutnya adalah melakukan pembahasan hasil penelitian.Berdasarkan hasil perhitungan Korelasi product Moment antara variabel Kepemimpinan dengan variabel Kinerja pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, menyatakan bahwa hipotesis yang telah diajukan dapat diterima, dengan nilai yang diperoleh 577. Nilai 577kemudian dikonsultasikan pada table Interpretasi Korelasi Product Moment, dengan hasil interpretasi sedang karena 577 berada pada interval 0,40-0,599. Sehingga dikatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara signifikan antara Kepemimpinan terhadap Kinerja pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda.Kemudian Berdasarkan perhitungan uji-t didapat hasil 3,873 ini berarti dapat dikatakan bahwa =3,873 hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga t-kritis student ternyata lebih besar, yaitu=3,873>1,967 pada tingkat signifikan 0,05 untuk n-2= 32 (32-2=30). Ini berarti terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel Kepemimpinan dengan variabel Kinerja.Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa rumusan masalah didalam penelitian terjawab dan hipotesis yang diajukan yang dapat terbukti kebenarannya
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DIKANTOR KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER Yovin Alvian Salmin
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.905 KB)

Abstract

Yovin Alvian Salmin, 2018 Pengaruh budaya organisasi terhadap kenerja pegawai dikantor kecamatan Long Ikis. Dibimbing oleh Bapak Dr.H. Mugni Baharuddin, M.Hum sebagai dosen pembimbing I dan Bapak Drs.H. Maskan AF, M.Si sebagai dosen pembimbing II.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dikantor kecamatan Long Ikis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisis uji regresi linear sederhana, uji validitasi dan uji realibilitas, dan koefisien determinasi. populasi penelitian ini adalah pegawai pada kantor kecamatan Long Ikis, sampel dalam penelitian ini adalah 28 responden.Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Analisis dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 21.0.Berdasarkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, maka kesimpulan yang di peroleh yaitu ada pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan analisa koefisien determinasi dari hasil perhitungan didapatkan thitung sebesar 9,621 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H0 di tolak dan H1 diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan varaibel budaya organisasi terhadap variabel kinerja pegawai. 
ANALISIS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH BANK BCA DI KANTOR CABANG PEMBANTU WAHID HASYIM KOTA SAMARINDA Nani Sofiani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.354 KB)

Abstract

AnalisisPelayanan Terhadap Kepuasan  Nasabah Bank BCA  Di  KantorCabangPembantuWahidHasyimKotaSamarinda. Dra. Hj. Nanik Pujiastuti M.Si, selaku Pembimbing I dan Suhardiman, S.Sos, M.Si selaku pembimbing II.Visi Bank BCA adalah Bank Pilihan Utama Andalan Masyarakat Yang Berperan Sebagai Pilar Penting Perekonomian Indonesia. Bank dipandang dari segi usaha yang tidak lepas dari kebijakan pemasaran yang merupakan faktor yang sangat menentukan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelayanan memerlukan penanganan dan perhatian yang serius. Usaha-saha perbankan yang dilakukan oleh bank, baik oleh bank pemerintah maupun bank swasta mengarah kepada persaingan pengembangan nasabah, menarik nasabah serta mendapatkan kepercayaan mayarakat, merupakan point bagi kredibilitas bank dari berbagai bidang.Bank termasuk perusahaan industri jasa karena produknya hanya memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat .Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan kemudian menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan / atau bentuk-bentuklainnyadalamrangkameningkatkantarafhidup  rakyatbanyak. Dalammenjalankan fungsinya, bank dalammenyalurkandana yang diperolehnyaharusmenggunakanpertimbangan yang matang agar dana yang disalurkanmampumenciptakanpendapatanmaksimalbagi bank khususnyadanmasyarakatpadaumumnya.Nasabahmerupakan asset pentingbagisuatuperusahaankarenadarinasabah bank akanmendapatkankeuntungan, dengandemikian bank harusmampumenjagadanmempertahankankonsumennya. Terdapatbanyakstrategi yang dapat di lakukan bank agar mampumempertahankannasabahnya.Berdasarkan analisis bertujuan untuk meningkatkan kepuasan nasabah maka pihak PT Bank BCA Cabang Kota Samarinda harus meningkatkan kinerja pada atribut prosedur kerja pelayanan, kecepatan transaksi, bersikap adil dalam melayani, penawaran suku bunga, dan kegiatan pemberian hadiah atau undian hal ini disebabkan  atribut-atribut  ini dianggap penting namun pelaksanaannya masih dirasakan kurang oleh nasabah. 
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN PENGAJUAN IZIN OPERASIONAL KETENAGAKERJAAN ( SIO) PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Norma Yunita
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.738 KB)

Abstract

NORMA YUNITA, 2018, NPM. 14.11.1001.3509.145 research title  “Analysis of Factors Affecting the Operational Service of Employment Operational Permits (Sio) in the One Stop Investment Services and One Stop Services in East Kalimantan Province”.Lecture : Bapak Drs. H. Maskan, AF, M.Si dan Bapak Drs. Jamil Bazarah, M.Si.This study aims to find out (1) how the general description of licensing services at the Capital Investment and Service Terpadusatu Pintu (2) factors that affect the quality of service at the Department of Investment and Integrated Services one door East Kalimantan Province.This research method is qualitative research. Qualitative research is an approach that is also called investigative approach because usually researchers collect data by face to face face-to-face and interact with people in place of research. Data collection was done by interviewing technique and participant observation. Data analysis in this research use three paths that is data reduction, data presentation, and conclusion.The results of this study indicate that (1) Quality of service at the Investment Service and Terpadusatu Pintu service already reflects the 14 service standards according to the index of community satisfaction in accordance with regulations KEP/25/M.PAN/2/2004 about Utilization of State Apparatus. (2) Factors affecting the quality of service at the Investment Department and Integrated Services one Door, among others, is the lack of quality of human resources, and kuantias employee licensing services.