cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 36 (2012)" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS DI INDONESIA : ADA APA DI CORPORATE GOVERNANCE Lasmiatun -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.022 KB)

Abstract

The weakness of government offices and supportingcommittee in keeping on system exactly, accordances with the function have been fixed. This is more weakening the minority owner, but, on the contrary, it will strengthen the position of majority stock,holdet to exploit. The compang’s resources for it is necessity, eventhongh bring a loss to other people’s necessity(especially the minority stock-holder)The combination between Indonesian capital market’s small relativity with the little of the company ownership propotion (inform) stock, sold to public, make the majority owner in strong position. Especially, by unability control (mechanism of other external) such as marger and acquisition to discipline the company that does not apply the principle of corporate governance exaetly.It’s not found the effort of improvement wholly yet that include the improvement to all component of corporate governance system in supporting to carry outying out this system the application of control mechanism in order to guarantee carrying out this system proporting and continuonsly. Keywords : Corporate Governance, Business Ethic
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PERIKANAN Taufiq, M.; -, sutopo
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.978 KB)

Abstract

Ikan sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu produk perikanan yang memiliki sifat musiman dan cepat rusak sehingga menyebabkan ketersediannya juga tidak tetap. Dengan demikian diperlukan strategi pemasaran yang tepat sehingga kendala pemasaran produk perikanan dapat diatasi. Strategi pemasaran yang digunakan meliputi strategi umum (bauran pemasaran) yang mencakup aspek produk, harga, distribusi dan promosi sedangkan strategi khusus meliputi strategi pemasaran produk benih ikan dan ikan konsumsi.
PROBLEMATIKA SISTEM ALIH DAYA DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA Rahmat, Wachid Fuady
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
IMPLEMENTASI NIAT (INTENTION) DALAM KEHIDUPAN KERJA Siti Hidayah; Haryani -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.4 KB)

Abstract

Niat (intention) merupakan representasi kognitif dari kesiapan seseorang untuk melakukan suatu perilaku/tindakan, dan niat ini dijelaskan ke dalam tiga determinan, yakni sikap (pendapat diri sendiri tentang perilaku), norma subjektif (pendapat orang lain tentang perilaku), dan kontrol perilaku yang dirasakan. Ketiga determinan ini dapat memprediksi perilaku/tindakan, dalam hal ini kehidupan kerja.Kata Kunci: Niat, Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku yang dirasakan 
PELUANG DAN TANTANGAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK DI INDONESIA DARI MASA KE MASA Sudarman -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.209 KB)

Abstract

Akuntan publik diperlukan untuk mengurangi information asymmetry antara principal (pemilik) dengan agen (manager profesional) serta debitur. Agen memiliki informasi yang lebih banyak dibandingkan dengan prinsipal atau kreditur  yang berakibat agen bertindak menguntungkan dirinya sendiri yang bukan merupakan bagian dari keinginan principal. Banyak peluang profesi akuntan publik kedepan karena hanya satu-satunya profesi diberi kewenangan oleh Depatemen Keuangan Republik Indonesia untuk memberikan jasa audit, diberlakukannya Undang-Undang Perseroan Terbatas,  sector perbankan yang mewajibkan bagi nasabahnya yang memperoleh fasilitas kredit dalam jumlah tertentu dan banyaknya fasilitas yang diberikan kepada Profesi Akuntan Publik untuk memberikan jasa profesinya. Yang tidak kalah pentingnya bahwa profesi Akuntan Publik di Indonesia jumlahnya sangat tidak sebanding dengan jumlah pengguna jasa profesi akuntan publik. Sedangkan tantangan berat yang mennghadang profesi ini meliputi perkembangan Profesi Akuntan Publik di Indonesia dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN lainnya tergolong lambat, hal ini akan menjadi tantangan berat dengan masuknya Akuntan Publik Asing ke Indonesia sehingga persaingan akan semakin berat, dilain pihak sulitnya calon-calon professional muda untuk mendapatkan sertifikat PPAk, CPA dibandingkan dengan Megara-negara maju.Kata kunci : Akuntan Publik, Peluang, Tantangan, Peran Aktif Akademisi 
PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DARI SISI PENAWARAN PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Nunung Ghoniyah; Nurul Wakhidah
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.11 KB)

Abstract

The objective of this study is to know about musyarakah financing in offer side in syariah bank in Indonesia by using equity rasio variable, liability and profit sharing. The analyze used SPSS program. T-test and hierarchical regression analysis were used to test the hypotheses.  The result indicated that equity rasio and profit sharing have positive and significant relationship with musyarakah financing. Liability variable had no positive relationshipand significant with musyarakah financing. Beside, there was no diferentiation significanly between musyarakah financing in  syariah bank and syariah business unit. Kata kunci : musyarakah financing, equity, liability and profit sharing.
SISTEM JUST IN TIME ( JIT ) PENTING BAGI PERUSAHAAN INDUSTRI Putu Sulastri
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.152 KB)

Abstract

Persediaan merupakan suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha yang normal atau persediaan barang-barang yang masih dalam proses ataupun persediaan bahan baku. Persediaan merupakan salah satu aset paling mahal dan harus ada keseimbangan antara investasi persediaan dan tingkat pelayanan konsumen. Dari itulah timbul yang namanya konsep just in time adalah suatu konsep di mana bahan baku yang digunakan untuk aktifitas produksi didatangkan dari pemasok atau suplier tepat pada waktu bahan itu dibutuhkan oleh proses produksi, sehingga akan sangat menghemat bahkan meniadakan biaya persediaan barang/penyimpanan barang/ stocking cost. Tujuan utama just in time adalah untuk meningkatkan laba dan posisi persaingan perusahaan yang dicapai melalui usaha pengendalian biaya, peningkatan kualitas, serta perbaikan kinerja pengiriman dan  meningkatkan produktivitas sistem produksi atau operasi dengan cara menghilangkan semua kegiatan yang tidak menambah nilai bagi suatu produk, karena JIT merupakan suatu filosofi manajemen operasi yang berusaha untuk menghilangkan pemborosan pada semua aspek dari kegiatan-kegiatan produksi perusahaan.
FAKTOR EMOSI DALAM PERILAKU KONSUMEN Darsono -
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.439 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas dari aspek rasional dan emosional bagi pemasaran. Pertama, tiga factor utama lingkungan toko (factor social, desain, dan ambient) harus dikelola sedemikian rupa sehingga dapat menciptakan mood positif bagi konsumen. Sherman, et al,. (1997) menemukan bahwa factor social dan desain dari lingkungan toko berpengaruh positif terhadap kesenangan  (pleasure), sedangkan factor ambience berpengaruh positif terhadap arousal.  Kedua, pemasar harus menerapkan pendekatan iklan yang berbeda untuk kategori individu yang berlainan. Pendekatan soft – sell (image-oriented) cocok diimplementasikan untuk menarik minat high self-monitoring individuals yang sangat mempedulikan “being the right person in the right place at the right time’’ (Synder dan Debono, 1985) Ketiga, pemasar dapat bahwa menawarkan nilai social dan emosional tertentu melalui prestige pricing; ketersediaan yang terbatas; komunikasi pemasaran yang berbasis citra social dan berfokus pada asosiasi dengan orang, obyek atau simbol tertentu ; dan penawaran eksklusif yang baru (Sheth, et al., 1999). Keempat, pemasar juga dapat membentuk kelompok konsumen eksklusif yang mengelola berbagai aktivitas khusus. Dalam kasus hedonic consumption, konsumen cenderung akan lebih terlibat dan berpatisipasi aktif dalam aktivitas-aktivitas khusus, karena event semacam itu dapat menawarkan kepuasan emosional kepada mereka.
KONFLIK DALAM ORGANISASI,APAKAH SELALU NEGATIF? (KAJIAN PRILAKU ORGANISASI) ida martini alriani
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.609 KB)

Abstract

Konflik suatu fenomena yang bersifat universal.Kebanyakan orang akan mengalami konflik,baik dengan dirinya sendiri , dengan orang lain,maupun dengan kelompok.Begitu pula konflik dalam organisasi ,sering kali konflik dianalogikan dengan sesuatu yang negative,timbulnya konflik bisa memunculkan stress,kegagalan pencapaian tujuan,sampai organisasi terpecah belah .Apakah pandangan tersebut dapat berlaku secara umum,merupakan pertanyaan yang sering mengemuka.Ternyata tidak demikian,dalam organisasi, konflik dapat dipandang sebagai sesuatu yang negative dan positif (Robbins Sthepen,2003).Bagi yang berpandangan tradisional (The Traditional View) ,semua konflik adalah buruk,ada kekerasan,bersifat,disfungsional,dimana konflik dicirikan komunikasi buruk,kurangnya keterbukaan,kekurang percayaan,dan daya tanggap pimpinan kurang.Sementara yang berpandangan hubungan manusia (The Human Relations View),konflik dinilai peristiwa wajar dan alami,konflik tidak dapat disingkirkan dan sebaliknya dapat membawa manfaat kinerja.Sedangkan pandangan interaksionis (The Interactionist View),pimpinan sengaja menciptakan konflik untuk memotivasi anggotanya untuk berinovasi,inisiatif dan kreatif.Menyadari Konflik dalam organisasi tidak dapat dihindari,sehingga yang diperlukan pengelolaan konflik dalam pencapaian tujuan organisasi.(kata kunci: konflik,negative dan positif)
PENGGUNAAN BASIS AKRUAL DALAM AKUNTANSI PEMERINTAHAN Di INDONESIA Agus Hariyanto
DHARMA EKONOMI Vol 19, No 36 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.373 KB)

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku dewasa ini menggunakan basis kas menuju akrual (cash towards accrual). Padahal pada akhir tahun 2010,  pemerintah telah menerbitkan PP No 71 tahun 2010 mengenai penerapan  basis akrual penuh didalam akuntansi pemerintahan. Walaupun PP ini menginstruksikan penerapan akuntansi pemerintahan berbasis akrual murni, namun masih diperkenankan penerapan basis kas  menuju akrual sampai dengan tahun 2015, selanjutnya diharpakan seluruh pemerintah pusat maupun daerah menggunakan basis akrual penuh.Perbedaan yang sangat menyolok dari akuntansi pemerintahan berbasis kas menuju akrual dengan basis akrual penuh adalah disajikannya laporan operasional (LO). LO menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah  pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dalam satu periode  pelaporan. Sehingga terjadi cut-off untuk menentukan pendapatan maupun beban yang terjadi pada satu perode akuntansi. Walaupun masih terjadi tarik ulur penerapan kosep akrual dalam akuntansi pemerintahan, yang nota bene pemerintah bukanlah lembaga komersial (non profit motive), tetapi laporan dengan konsep akrual dirasa sangat bermanfaat untuk menilai kinerja pemerintah dalam mengurus keuangan Negara yang pengelolaan dan pengurusannya ditangi sendiri oleh pemerintah.Kata Kunci : Basis akuntansi Pemerintahan, SAP.

Page 1 of 1 | Total Record : 10