cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18298370     EISSN : 23019069     DOI : 10.14710/kapal.
Core Subject : Science,
Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah untuk mengembangkan ilmu dibidang Ilmu Pengetahuan & Teknologi Kelautan. Jurnal ini diterbitkan oleh Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro 3 (tiga) kali dalam 1 tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
Cover V. 14, No. 3 Editor, Ketua
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 14, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.978 KB)

Abstract

PERANCANGAN SISTEM PERPIPAAN KM. NUSANTARA (PIPING SYSTEM) Windyandari, Aulia; Janah, Jati Iffa
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 10, No 3 (2013): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.008 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v10i3.5625

Abstract

Sistem perpipaan merupakan sistem komplek yang didesain seefektif dan  seefisien mungkin untuk memenuhi kebutuhan dalam kapal ,crew ,muatan dan menjaga keamanan kapal baik saat berlayar ataupun berlabuh. Secara umum sistem pipa dapat diartikan sebagai  bagian utama suatu sistem yang menghubungkan titik dimana fluida di simpan ke titik pengeluaran semua pipa baik untuk memindahkan tenaga atau pemompaan harus dipertimbangkan secara teliti karena keamanan dari sebuah kapal akan tergantung pada susunan perpipaaan seperti halnya pada perlengkapan kapal lainnya Paper ini akan menguraikan tahap-tahap yang harus dilakukan serta pertimbangan-pertimbangan matematis yang diambil  oleh seorang ship engineer  dalam merancang suatu system perpipaan pada kapal KM. Nusantara. Hasil akhir dari paper ini adalah sebuah desain system perpipaan pada pada sebuah kapal,yaitu KM Nusantara, dengan mempertimbangkan system perpipaan yang paling efektif dalam pengoperasiannya.
Analisis Kekuatan Konstruksi Graving Dock Gate Menggunakan Metode Elemen Hingga Abdullah, Kharis; Santosa, Budie
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 16, No 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.574 KB) | DOI: 10.14710/kapal.v16i2.19157

Abstract

Graving dock gate merupakan salah satu bagian konstruksi daripada graving dock yang berupa konstruksi baja. Konstruksi graving dock gate yang berhadapan langsung dengan laut harus mampu menahan beban dari air laut setiap saat. Dengan melakukan variasi pada konstruksi pintu didapatkan hasil desain yang cukup optimal dari sisi kekuatan maupun sisi building cost. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan kekuatan graving dock gate dengan menggunakan metode elemen hingga. Variasai dilakukan dengan empat jarak pembujur yaitu jarak pembujur 0.55 m, 0.60 m, 0.65 m dan 0.70 m. Dengan bantuan software metode elemen hingga didapatkan hasil nilai tegangan maksimum von Mises masih dibawah ReH 235 N/mm2 dan pintu dengan jarak pembujur 0.7 m memiliki tegangan maksimum von Mises terendah yaitu 108.58 N/mm2  serta pintu dengan jarak pembujur 0.55 m memiliki tegangan maksimum paling tinggi yaitu 155.84 N/mm2. Perhitungan building cost yang dilakukan, didapatkan pintu dengan jarak gading 0.65 m memiliki building cost yang paling rendah dan jarak gading 0.60 m memiliki building cost yang paling tinggi.
ANALISA TEKNIS KM PUTRA BIMANTARA III MENURUT PERATURAN KONSTRUKSI KAPAL KAYU BKI Jokosisworo, Sarjito; Budi Santosa, Ari Wibawa
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 5, No 1 (2008): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.543 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v5i1.2661

Abstract

Mayoritas galangan yang memproduksi kapal kayu di Indonesia adalah galangan tradisional, oleh karena itu metode pembangunan kapal yang digunakan merupakan metode yang diwariskan nenek moyang mereka secara turun temurun. Metode ini tentunya tidak menggunakan standar atau perhitungan yang pasti hal ini, hal ini dapat dilihat dari beraneka ragamnya bentuk maupun corak kapal-kapal tradisional yang ada di seluruh pesisir Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagian-bagian kapal tersebut yang tidak sesuai menurut Peraturan Kapal Kayu BKI dengan cara membandingkan ukuran profil-profil kapal sesungguhnya dengan yang diukur menurut Peraturan. Profil-profil yang ditinjau seperti lunas, linggi haluan dan buritan, gading-gading, wrang, galar kim, galar balok, balok geladak dan lutut-lututnya, kulit luar, papan geladak, pagar, sekat kedap air, dan ruang palkah ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ukuran konstruksi profil KM Putra Bimantara III masih sesuai dengan Peraturan Konstruksi Kapal Kayu BKI, sedangkan bagian yang tidak sesuai dapat diketahui pada jarak gading, tinggi wrang, tebal papan geladak, tutup sisi geladak, penegar sekat tubrukan, papan sekat ruang ikan, dan papan geladak pada ruang ikan. Penggunaan sistem pengikat juga belum sesuai dengan peraturan karena mayoritas hanya menggunakan paku pada tiap bagian, hanya pada sambungan lunas, linggi dan lutut linggi dengan wrang, serta sistem pengikatan geladak dengan balok geladak yang masih sesuai.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA KAPAL WISATA SUNGAI KALIMAS Budianto, Budianto
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 12, No 1 (2015): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.876 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v12i1.8176

Abstract

Dalam mengembangkan sektor pariwisata di sungai Kalimas Surabaya, salah satu diantaranya adalah pembuatan perahu wisata sungai Kalimas. Dalam perancangan kapal wisata kalimas dengan menggunakan bahan komposit FRP (Fiber Reinforcement Plastic) yang menggunakan serat buatan alam yang tidak merusak ekosistem di sungai Kalimas dan memiliki kekuatan struktur kapal yang baik. Analisis perancangan struktur dalam perahu wisata sungai Kalimas yang menggunakan bahan FRP yang diterapkan pada analisis struktur konstruksi dengan menggunakan metode elemen hingga. Dimana diterapkan dengan mampu menerima beban baik dari dalam maupun luar pada perahu wisata sungai Kalimas FRP tersebut. Kemampuan kekuatan struktur yang cukup aman diijinkan, dengan nilai tengangan bending yang masih dalam nilai dibawah 67 mPa. Dimana dalam keadaan kondisi hogging maupun sagging telah dianalisis cukup aman kekuatan pada struktur perahu wisata sungai Kalimas FRP yang dapat timbul pembebanan akibat adanya manouvering tersebut, baik secara global memanjang kapal maupun struktur lokal didudukan mesin yang merupakan fokus konsentarsi utama. Untuk Struktur lokal di dudukan mesin dimana menerima beban statis dari mesin outboard maupun beban dinamis yang ditimbulkan akibat pergerakan perahu wisata Kalimas FRP tersebut. Perhitungan dengan mekanisme pembebanan distribusi merata ataupun beban terpusat merupakan faktor utama hasil analisis perancangan struktur perahu wisata sungai Kalimas yang effisien dan efektif.
METHODOLOGY OF THE HYBRID PROPULSION SYSTEM (DMP & DEP) FOR TRIMARAN TYPE FAST PATROL BOAT Widyandari, Aulia; Wahyudi, Dedy
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 8, No 3 (2011): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.212 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v8i3.3191

Abstract

There are lot of research done to develop a patrol boat, from the modification of hull model until propulsion system equipment. For example the model ship type AMV (Advanced Marine Vehicle) was developed starting from the Catamaran, Trimaran and  Pentamaran model. Everything is aimed at obtaining the ship design that has the speed and stability. In addition to achieving high-speed vessel must be equipped with propulsion (Main Power) is great, that means the main engine dimensions, auxiliary equipments and fuel tanks is too large. Many Limitations of space on the ship's engine room trimaran vessel is the main obstacle in designing propulsion system. Beside that Patrol boat should have many missions speed, so propulsion system should be designed at that conditions.   Hybrid propulsion is a combination of Diesel Mechanical Propulsion (DMP) with Diesel Electric Propulsion (DEP). DMP system is connected directly to the propeller shaft (or through a reduction-gear). DMP has provide more efficiency rate of 95%. While DEP is only able to provide efficiency by 85% - 89% is slightly lower than DMP, but the DEP offers many advantages such as simplicity and suitability in the rotational speed settings, control systems, engine power production Redundancy, Flexibility in the design of equipments layout in engine rooms, noise, vibration and fuel consumption efficiency which affects the lower pollution.   Design of Hybrid Propulsion system can be satisfied and achieved the Power requirements and optimally at all speed condition of patrol boat. Therefore the author made using modeling Maxsurf-11.12 software and carried out various optimization of the choice of main engine, propeller and system conditions for fast patrol boat cruise. 
ANALISA PENGARUH PEMASANGAN CADIK PADA KAPAL NELAYAN 3 GT DITINJAU DARI POWER ENGINE Helmi, Muhammad; Nurhasanah, Nurhasanah; Santoso, Budhi
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 13, No 2 (2016): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.513 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v13i2.11492

Abstract

Pemasangan teknologi moveable cadik pada kapal nelayan 3GT (Gross Tonnage) di Pulau Bengkalis bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kapal nelayan dalam beroperasi (melaut) dan mengetahui penempatan cadik yang tepat tanpa mengganggu operasional kapal nelayan. Selama ini masyarakat nelayan di Pulau Bengkalis masih menggunakan kapal nelayan 3 GT tanpa cadik, sehingga aktivitas kapal nelayan masih dipengaruhi oleh cuaca buruk seperti, tinggi gelombang laut dan kecepatan angin. Penggunaan cadik akan berpengaruh pada power engine kapal nelayan menjdi bertambah untuk kecepatan kapal yang sama, penulis berharap dengan penambahan dan perubahan jarak cadik ke lambung kapal merupakan solusi memperkecil penambahan hambatan total kapal dan dapat mengetahui jarak cadik yang tepat serta persentase terkcil power enggine yang bisa digunakan untuk kapal nelayan di Pulau Bengkalis
ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI BRACKET TOWING HOOK PADA TB. BONTANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN RULES BKI Mulyatno, Imam Pujo; Arswendo A, Berlian; Alan, Muhammad
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 9, No 1 (2012): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.105 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v9i1.3814

Abstract

Bracket towing hook construction planning is to make a construction that has the stress level of the allowable limit and can be accepted by the construction. Requirements for towing hook are structural strength if the stress levels that occur below the elastic region. By calculating the value of the maximum load, maximum stress, von mises stress and deflection (displasment) that occur in the construction of bracket towing hook, so that known security level of construction that has been designed. Research on construction of the strength bracket towing hook need to be considered and carried out, where the stress caused by load about them should not exceed the maximum limit σyield materials and σallow based on the rules from the class. The reference to rules used in this research is based on the rules of Bureau Classification Indonesia. Analysis of the strength bracket towing hook construction is done by using finite element methode. The analysis used is a static load analysis to determine the characteristics and location of greatest stress on the construction bracket towing hook based on three variations of loading. Analysis results obtained using finite element methode based program of greatest stress maximum occurs in the condition of the bracket towing hook  with maximum horse power load that is equal to 44,2 N/mm2 where the most critical area occurs at node 457 which is located at frame number 23 lengthwise section and stiffener number 7 cross section. This stress is still in a safe condition because after compared with material σyield of 400 N/mm2 and σallow based BKI rules of 178,12 N/mm2 produce safety factor value of 9,05 and 4,03
Front-Matter V. 14, No. 2 Editor, Ketua
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 14, No 2 (2017): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.842 KB)

Abstract

PERANCANGAN FLOATING DOCK UNTUK DAERAH PERAIRAN PELABUHAN KOTA TEGAL Kiryanto, Kiryanto; Amiruddin, Wilma; Fantio, Dwi Winanto Hari
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 10, No 2 (2013): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.86 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v10i2.5123

Abstract

Floating dock merupakan bangunan air sebagai tempat reparasi kapal yang dinilai cukup efisien dalam pembangunannya karena tidak membutuhkan dana yang terlalu mahal. Di sektor indusrti perkapalan kota tegal sudah memiliki galangan dan dock reparasi kapal yang cukup berkembang.  Ide perancangan floating dock ini dirancang sebagai alternatif baru pelayanan reparasi kapal. Perancangan floating dock ini juga memperhatikan dengan detail kapasitas kapal – kapal yang pernah melakukan repararasi di sekitar galangan di Kota Tegal agar ditemukan ukuran utama floating dock yang tepat. Dari Kapasitas kapal yang ada dan berdasarkan metode perbandingan ukuran beberapa floating dock, maka ditemukan ukuran utama yang tepat untuk menampung kebutuhan pelayanan reparasi kapal yaitu LOA = 136,37 m, Lpt = 114.80 m, Bmax = 36,40 m, Bmd: 30,80 m, Tmin = 0,86 m, Tmax = 1,58 m, Hpt = 2,10 m, HOA = 9,60 m. Berdasarkan perhitungan ditemukan juga Ton Lifting Capacity (TLC) sebesar 3000 ton. Perancangan menggunakan software perkapalan yaitu dengan menggunakan AutoCad, Delftship, Maxsurf dan Hidromax. Dengan analisa stabilitas menggunakan software Hidromax diketahui bahwa floating dock ini mampu memiliki stabilitas yang baik dengan 4 kondisi yang semua memenuhi criteria  International Maritime Organisation (IMO). Perancangan floating dock ini juga menghitung analisa ekonomis dan investasi. Dari rekapitulasi dana investasi pembangunan floating dock yaitu sebesar Rp.136.622.888.000,00 dengan nilai kembali atau break even point selama 10 tahun dengan modal sendiri, 14 tahun dengan 50% modal sendiri dan 50 % pinjaman bank, dan break event point 18 tahun untuk dana pembangunan floating dock yang berasal dari 100 % pinjaman bank

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1 (2026): Article in Press Vol 22, No 3 (2025): October Vol 22, No 2 (2025): Article in Progress (Accepted Papers) Vol 22, No 2 (2025): June Vol 22, No 1 (2025): February Vol 21, No 3 (2024): October Vol 21, No 2 (2024): June Vol 21, No 1 (2024): February Vol 20, No 3 (2023): October Vol 20, No 2 (2023): June Vol 20, No 1 (2023): February Vol 19, No 3 (2022): October Vol 19, No 2 (2022): June Vol 19, No 1 (2022): February Vol 18, No 3 (2021): October Vol 18, No 2 (2021): June Vol 18, No 1 (2021): February Vol 17, No 3 (2020): October Vol 17, No 2 (2020): June Vol 17, No 1 (2020): February Vol 16, No 3 (2019): Oktober Vol 16, No 2 (2019): Juni Vol 16, No 1 (2019): Februari Vol 15, No 3 (2018): Oktober Vol 15, No 2 (2018): Juni Vol 15, No 1 (2018): Februari Vol 14, No 3 (2017): Oktober Vol 14, No 2 (2017): Juni Vol 14, No 1 (2017): Februari Vol 13, No 3 (2016): Oktober Vol 13, No 2 (2016): Juni Vol 13, No 1 (2016): Februari Vol 12, No 3 (2015): Oktober Vol 12, No 2 (2015): Juni Vol 12, No 1 (2015): Februari Vol 11, No 3 (2014): Oktober Vol 11, No 2 (2014): Juni Vol 11, No 1 (2014): Februari Vol 10, No 3 (2013): Oktober Vol 10, No 2 (2013): Juni Vol 10, No 1 (2013): Februari Vol 9, No 3 (2012): Oktober Vol 9, No 2 (2012): Juni Vol 9, No 1 (2012): Februari Vol 8, No 3 (2011): Oktober Vol 7, No 3 (2010): Oktober Vol 7, No 2 (2010): Juni Vol 7, No 1 (2010): Februari Vol 6, No 2 (2009): Juni Vol 5, No 3 (2008): Oktober Vol 5, No 2 (2008): Juni Vol 5, No 1 (2008): Februari Vol 4, No 1 (2007): Februari Vol 3, No 3 (2006): Oktober More Issue