Articles
227 Documents
Model Satisfaction Users Measurement of Academic Information System Using End-User Computing Satisfaction (EUCS) Method
Nur Aeni Hidayah;
Elvi fetrina;
Alvali Zaqi Taufan
Applied Information System and Management (AISM) Vol 3, No 2 (2020): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v3i2.14516
As concrete steps in order to realize the vision and mission of an organization or educational institution is to implement the system of academic information. The one factor that influences the success of the academic information system is the satisfaction of users. The problems in the user satisfaction are also issues that cannot be denied and continue to be studied. In consequently, having measurements related to user satisfaction is required. This research is done to see how the user satisfaction of the existing system has been implemented and to know what factorshas influenced the system. The method used in this study is a quantitative method using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model whereas 255 respondents are chosen as the sample for the study. The purposive sampling technique is usedand the PLS-SEM approach with tools Smart PLS 3.0 is used for analyzing the data. This research consists of 7 hypotheses and 8 variables, namely Content, Accuracy, Format, Timeliness, Ease of Use, System Reliability, System Speed and End-User Satisfaction. The research finds out that the current level of end-user satisfaction is in satisfied level. Inferentially, of the 7 hypotheses tested, 2 of them were rejected and the other 5; Accuracy, System Reliability, Timeliness, Content and System Spee;are accepted.Through this research, it is hoped that later it could be used as a practical consideration and theoretical study in thefuture.
Evaluasi Usability User Interface dan User Experience Aplikasi SAKERNAS PANEL 2018 Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan
Ashifa Ayuningtias;
Muhammad Qomarul Huda
Applied Information System and Management (AISM) Vol 2, No 2 (2019): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v2i2.20156
Badan Pusat Statistik merupakan lembaga non kementrian dimana lembaga ini bertanggung jawab langsung kepada presiden. Sebelumnya, BPS merupakan Biro Pusat Statistik, yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan UU Nomer 7 Tahun 1960 tentang Statistik. Setiap sistem harus memiliki kualitas yang baik agar mudah digunakan oleh pengguna. Untuk menguji kualitas sistem tersebut maka dilakukan evaluasi sistem dengan menggunakan metode pengujian usability dengan mengobservasi pengguna dengan metode observasi, dilanjutkan dengan metode dan kuesioner Nielsen’s Attributtes Of Usability (NAU). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode observasi Aplikasi SAKERNAS berada pada tingkat ke-3 dari 5 skala atau Cukup, lalu dengan kuesioner NAU dapat disimpulkan bahwa Aplikasi SAKERNAS Badan Pusat Statistik CUKUP dalam memenuhi kelima kategori usability menurut Nielsen Model.
Pengukuran Efektivitas Pembelajaran melalui Penggunaan Social Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Fresilia Astiania;
Muhammad Qomarul Huda
Applied Information System and Management (AISM) Vol 2, No 1 (2019): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v2i1.20194
Dalam proses belajar mengajar, teknologi sosial yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah penggunaan teknologi sosial Facebook. Pada penelitian sebelumnya Facebook digunakan sebagai media untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar, namun semakin berkembangnya teknologi sosial terjadi peralihan penggunaan dimana media Facebook sekarang digunakan hanya sebagai sarana komunikasi saja, dan masih terdapat review negatif terhadap penggunaan teknologi sosial Facebook dalam proses belajar mengajar yang dianggap memiliki nilai yang kurang baik juga mempengaruhi intensitas mahasiswa mengakses Facebook dapat mengurangi waktu belajar sehingga efektivitas penggunaan yang belum tercapai, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait sejauh mana penggunaan teknologi sosial. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pemanfaatan teknologi sosial khususnya media Facebook bagi pengguna di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilakukan berdasarkan model Social Technology Use (STU). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif tahun akademik 2017/2018 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari populasi tersebut terpilih sebanyak 180 responden untuk menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menyatakan ditolak karena antar variabel tidak memiliki pengaruh yang signifikan belum terpenuhinya nilai statistika (t-test).
Evaluasi Website Badan Pusat Stastistik Menggunakan Metode Usability Testing
Aang Subiyakto;
Djuhari Juma Wijaya
Applied Information System and Management (AISM) Vol 1, No 2 (2018): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v1i2.20103
Badan Pusat Statistik (BPS) adalah suatu Lembaga Pemerintahan Non Kementrian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, lembaga ini memiliki tugas untuk melakukan kegiatan statistik yang ada di Indonesia. Sebagai lembaga yang memiliki tugas untuk menyediakan data statistic di Indonesia maka Badan Pusat Statistik membuat website untuk memberikan informasi dan berita terkait dengan kegiatan statistik yang ada di Indonesia. Setiap website termasuk website pemerintahan harus memiliki kualitas yang baik agar mudah untuk digunakan oleh pengguna. Untuk menguji kualitas website tersebut maka dilakukan evaluasi website dengan menggunakan metode pengujian usability website dengan mengobservasi pengguna dengan metode observasi, dilanjutkan dengan metode Think Out Loud, serta ditambahkan dengan kuesioner Nielsen’s Attributes of Usability (NAU). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode observasi website Badan Pusat Statistik berada pada tingkat ke-3 dari 5 skala atau Cukup, lalu dengan metode Think Out Loud mayoritas reaksi responden adalah positif, serta pengujian dengan kuesioner NAU dapat disimpulkan bahwa website Badan Pusat Statistik Cukup dalam memenuhi kelima kategori usability menurut Nielsen Model
Assessing User Experience of a Mobile Application Using Usability Questionnaire Method
Syamsul Arifin;
Lisa Maharani
Applied Information System and Management (AISM) Vol 4, No 1 (2021): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v4i1.20265
Eden Farm application is an application system used by customers to order vegetables and fruits. Eden Farm collaborates with hundreds of local farmers and dozens of raw material suppliers to provide all the culinary business needs of thousands of Eden Farm customers. However, there are still many who do not understand the usability of the Eden Farm application. In building a good system, one important part is good usability. Usability is closely related to user experience. User experience plays an important role in the development of a system, especially in the Eden Farm application, because user experience can show the ease that users feel and efficiency through user experience in using the system. The author tries to use the USE Questionnaire to 100 respondents. The analysis resulted in an average value of the Usefulness parameter of 85%. Then the parameter Ease of Learning with 82%, and Ease of Use with 80%, and the smallest is Satisfaction with 79%. These results indicate that the Eden Farm application is good. The results of measuring the usability of Eden Farm application with the classification "Very Appropriate" to use, with a usability value of 84.18%. The results of usability measurement are expected to help the development and improvement of the Eden Farm application in the future.
Penilaian Kematangan Proses Pengembangan Perangkat Lunak Menggunakan Capability Maturity Model Integration Roadmaps
Muhammad Isa Wibisono;
Karmilasari Karmilasari;
Aang Subiyakto
Applied Information System and Management (AISM) Vol 3, No 2 (2020): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v3i2.14530
Pengembangan produk perangkat lunak merupakan salah satu faktor penting bagi organisasi untuk menghasilkan layanan produk digital yang berdampak pada digitalisasi proses pengembangannya. Banyak organisasi sistem informasi di Indonesia menghadapi tujuan itu dan berusaha mengevaluasi proses pengembangan perangkat lunak (PPL) dibuktikan dengan pembahasan penelitian tentang topik tingkat kematangan. Dalam penelitian ini dilakukan pada salah satu organisasi perusahaan telekomunikasi Indonesia sebagai penyedia produk digital. Hal ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan proses PPL saat ini sebagai titik awal peningkatan proses pengembangan organisasi untuk menghasilkan kualitas produk terbaik tanpa cacat. Organisasi perlu menilai dan mengevaluasi tingkat kematangan dalam meningkatkan dan kualitas produk serta analisis kematangan dapat digunakan untuk mengungkap kelemahan proses. Hasilnya, organisasi saat ini pada maturity level 2 (ML2) atau Managed, sedangkan untuk ML3 belum terpenuhi semua process area dengan pendekatan CMMI Roadmaps sebagai langkah berikutnya untuk mencapai maturity level 3 (ML3). Beberapa rekomendasi juga diusulkan untuk meningkatkan sisa process area yang belum memenuhi specific process.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Puskesmas Jatilawang
Ginanjar Ramadhan;
Rinda Hesti Kusumaningtyas
Applied Information System and Management (AISM) Vol 2, No 1 (2019): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v2i1.20209
Bidang kesehatan yang semakin hari semakin kompleks, membuat fasilitas kesehatan menerapkan teknologi informasi demi mendukung kinerjanya. Salah satu teknologi informasi yang bisa diterapkan adalah kegiatan rekam medis. Namun, Puskesmas Jatilawang belum menerapkan sistem informasi rekam medis dengan baik. Rekam medis yang berjalan masih menggunakan rekam medis manual atau menggunakan kertas yang memiliki beberapa kelemahan seperti sulitnya ditransfer antar poliklinik, lambatnya proses klaim BPJS, dan mudah hilang, tercecer, serta salah letak. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis melakukan kegiatan Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Puskesmas Jatilawang. Analisis dan perancangan sistem ini dibuat menggunakan object oriented dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD) dan menggunakan Unifed Modelling Langunge (UML) sebagai alat bantu pendeskripsian dan perancangan sistem. Dengan adanya analisis dan perancangan sistem ini, dapat menjadi sistem usulan dan dapat diterapkan oleh Puskesmas Jatilawang untuk mempermudah kegiatan rekam medis pasien sehingga menjadi akurat, cepat, dan efisien.
Rancang Bangun Sistem Informasi Kesehatan pada PT Jasa Marga Persero Tbk
Lasera Tejo Sugito;
Yuni Sugiarti
Applied Information System and Management (AISM) Vol 1, No 2 (2018): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v1i2.20108
PT Jasa Marga Persero Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jalan bebas hambatan. Perusahaan ini telah berdiri cukup lama dan memiliki karyawan yang lumayan banyak. Pada perusahaan ini terdapat 4 bagian penting dalam perusahaan, yaitu: bagian operasional, bagian sumber daya manusia, bagian pengembangan usaha dan bagian keuangan. Perusahaan ini memiliki permasalahan mengenai pencatatan laporan kesehatan yang masih dilakukan menggunakan media kertas pada divisi SDM. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat suatu sistem informasi kesehatan yang dapat memudahkan perusahaan dalam masalah pelayanan dan pelaporan Kesehatan. Sistem informasi ini dikembangkan menggunakan metode berorientasi obyek dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD) dan tools Unified Modelling Language (UML) yaitu: Usecase Diagram, Class Diagram, Sequence Diagram, dan Activity Diagram. Peneliti menggunakan bahasa pemrograman berbasis web yaitu PHP MyAdmin dan Mysql. Hasil penelitian ini adalah Sistem informasi kesehatan yang terkomputerisasi dan terintegrasi dengan baik dapat dibuat menggunakan bahasa pemrograman berbasis web PHP MyAdmin dengan database MySQL. Dan menggunakan metode pengembangan sistem Rapid Application Development (RAD) dan tools nya Unified Modeling Language (UML). Merancang dan membangun sistem informasi kesehatan sehingga memudahkan dalam proses laporan kesehatan dan rekapitulasi, sehingga membantu kinerja karyawan yang terlibat dalam proses pelaporan kesehatan dalam memasukkan serta menyajikan informasi data dan laporan.
Effectiveness of Covid-19 Information through Social Media based on Public Intention
Dwi Yuniarto;
Hasna Nazzala Khozinaturrohmah;
Aedah Binti Abd. Rahman
Applied Information System and Management (AISM) Vol 4, No 1 (2021): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v4i1.19457
Corona Virus Disease-19 pandemic has changed people's habits today. Likewise, with the use of social media in terms of conveying information to the public. The government has now formed task forces in each region to prevent the spread of the virus. Among its duties is to convey information related to the prevention and spread of Corona Virus Disease-19. Considering that information delivery is deemed ineffective, some people do not fully know information about the Corona Virus Disease-19. The purpose of this study is to determine the effectiveness of information on Corona Virus Disease-19. To understand the relationship between the public's intention to end the Covid-19 pandemic and the effectiveness of Covid-19 information through social media the statistical analysis used is Cramer's V Non-Parametric Statistics, meanwhile, to find out whether the public's intention to end the Covid-19 pandemic affects the effectiveness of Covid-19 information through social media it is done through the partial least square approach. Questionnaire distribution via WhatsApp and made in google form to facilitate the distribution and filling. The number of responses was 401 respondents. The results obtained, the relationship between the latest education and attitudes when receiving hoax information and work relations with the frontline to end Corona Virus Disease-19 is that the community is declared insignificant, while the intention variable does not have a significant effect on the effectiveness factor. Different objects and respondents will be more interesting for further research as material for other researchers. Research results can be used as material for related parties, in this case the government to determine the media used to convey information about Covid-19.
Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI)
Richardy Affan Sojuangon Siregar
Applied Information System and Management (AISM) Vol 3, No 2 (2020): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aism.v3i2.7890
Teknologi Informasi (TI) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya penerapan good governance sebagai langkah instansi dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) sendiri memiliki kebijakan umum yang tertera pada Rencana Strategis 2015 – 2019 Ditjen SDA, yaitu penataan dan penguatan sistem pengelolaan data dan informasi sumber daya air dilakukan secara terencana dan dikelola secara berkesinambungan dalam rangka pelayanan data dan informasi, baik ke dalam maupun ke luar Ditjen SDA. Fungsi pengelolaan teknologi informasi pada Ditjen SDA sendiri di lakukan oleh Subdirektorat Sistem Informasi dan Data (Subdit SISDA). Diketahui masih terdapat masalah dalam pengelolaan tata kelola TI oleh Subdit SISDA yaitu, kurang optimalnya pegawai dalam penggunaan TI dan juga kurangnya ketersedian informasi pada beberapa Aplikasi SISDA. Maka, perlu dilakukan suatu evaluasi tata kelola TI. Dalam penelitian ini menggunakan framework COBIT 5 dengan PAM (Process Assessment Model). Penelitian ini berfokus pada proses EDM04 (Ensure Resource Optimization) dan BAI04 (Manage Availablity and Capacity). Tujuan penelitian ini mengetahui capability level kondisi saat ini (as-is) dan kondisi yang di harapkan (to-be), kesenjangan (gap), serta memberikan rekomendasi pada Subdit SISDA. Hasil dari penelitian ini menunjukan kondisi saat ini proses EDM04 berada pada level 3 (Established Process) dan kondisi yang diharapkan berada pada level 5 (Optimising Process). Kemudian kondisi saat ini proses BAI04 berada pada level 2 (Managed Process) dan kondisi yang diharapkan berada pada level 4 (Predictable Process). Berdasarkan hasil tersebut, diketahui bahwa masing-masing proses memiliki gaps sebesar 2 antara as-is dan to-be, sehingga Subdit SISDA pada proses EDM04 direkomendasikan agar terlebih dahulu melakukan pelaksanaan aktivitas dan pemenuhan proses atribut work product pada level 4 (Predictable Process dan juga pada proses BAI04 direkomendasikan agar terlebih dahulu melakukan pelaksanaan aktivitas dan pemenuhan proses atribut work product pada level 3 (Established Process) sebagai solusi dari permasalahan yang ditemukan.