cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,180 Documents
Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VII SMP Dewi Qurroti Ainina
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.887

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moderasi beragama pada buku teks siswa mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti Jenjang SMP. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dokumen yaitu buku teks mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas VII SMP terbitan Kemendikbud Tahun 2017, dan untuk teknik analisis data menggunakan analisis isi dan analisis wacana. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber data sekunder. Hasil dari analisis data menunjukan nilai-nilai moderasi beragama pada  buku teks PAI dan Budi Pekerti kelas VII sebanyak lima nilai. Adapun nilai-nilai moderasinya yaitu a) Egaliter; b) Keadilan; c) Toleransi; d) Anti Kekerasan; e) Moderasi dalam Beribadah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam pendidikan agama Islam di sekolah atau madrasah.
Pendidikan Masa Daulah Gaznawiyah, Buwaikhi, Dan Salajikah (Perkembangan Dan Tokoh-Tokohnya) Norliani Norliani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.918

Abstract

Di dalam sejarah peradaban Islam, pembangunan bidang pendidikan mendapat perhatian yang sangat besar oleh penguasa dari berbagai daulah, tidak terkecuali pada masa daulah Gaznawiyah, Buwaikhi dan Salajikah. Meskipun ketiga daulah ini disebutkan berada pada fase kemunduran peradaban Islam itu sendiri, namun perhatian penguasa terhadap bidang pendidikan tidak berkurang, bahkan tetap berkembang cukup pesat. Materi sejarah yang mengungkapkan jejak-jejak peradaban di bidang pendidikan pada masa tiga daulah tersebut sangat terbatas dan perlu dilakukan eksplorasi data kesejarahan sehingga dapat disajikan dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Melalui studi pustaka dengan pendekatan sosio historis, ditemukan fakta-fakta sejarah tentang perkembangan pendidikan pada masa daulah Gaznawiyah, Buwaikhi dan Salajikah, yaitu: (1) politik kekuasaan yang diterapkan oleh ketiga daulah tersebut mempengaruhi model lembaga pendidikan yang berkembang seperti terbentuknya sekolah-sekolah yang berorientasi kemazhaban maupun paham tertentu, dan semua itu tidak terlepas dari aliran atau paham yang dianut oleh sang penguasa seperti pada masa daulah Gaznawiyah dan Buwaikhi dengan paham syi’i. (2) Meskipun pengaruh paham aliran maupun paham mazhab sedemikian kuat dalam pembentukan lembaga pendidikan, namun model madrasah yang dikembangkan oleh Nizam al-Mulk pada masa Daulah Salajikah memberikan kontribusi yang besar pada perkembangan pendidikan masa selanjutnya terutama pembangunan Lembaga Perguruan Tinggi Islam; dan (3) Tokoh-tokoh yang menopang terselenggaranya pendidikan pada masa Dualah Gaznawiyah, Buwaikhi dan Salajikah adalah para penguasa dan para ulama/cendekiawan muslim. Sebagian besar dari tokoh-tokoh tersebut merupakan alumni dari lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang pada masa dualah tersebut. 
Risiko Politik Identitas Terhadap Pluralisme Di Indonesia Junaidin Basri; Syakira Ainun Nisa Basri; Irma Indriyani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i3.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran risiko yang terjadi ketika politik identitas berkembang di Indonesia. Untuk mweujudkan tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Politik identitas adalah politik yang pada dasarnya menganut persamaan identitas untuk menaikkan derajat suatu kelompok karena adanya rasa tidak berharga, politik ini telah mengalami perkembangan yang sebelumnya mengangkat derajat kelompok tertentu menjadi alat politik yang ditunggangi. oleh elit politik untuk keuntungan pribadi dan untuk mendapatkan suara pada saat pemilu, sedangkan Pluralisme adalah kondisi masyarakat yang dapat hidup berdampingan dalam masyarakat yang beragam sehingga masyarakat dapat hidup rukun. Pluralisme dalam suatu bangsa cukup penting, terutama di wilayah yang multi etnis, agama, ras, dan antar golongan agar dapat hidup berdampingan satu sama lain, sedangkan risiko yang dapat ditimbulkan dari politik identitas menuju pluralisme adalah hilangnya atau memudarnya pluralisme itu sendiri. menimbulkan risiko lain, seperti hilangnya toleransi antar masyarakat, dapat menimbulkan kekerasan fisik maupun non fisik, munculnya gerakan disintegrasi rumah tangga, dan risiko terburuk adalah kehancuran suatu negara.
Nusyūz Dalam Surat An Nisa Ayat 34 (Tinjauan Analisis Keadilan Gender) Mardiah Mardiah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i3.967

Abstract

Konsep Nusyūz dalam Dalam al-Qur’an merupakan tema sentral dalam sebuah rumah tangga yang berawal dari perasaan cinta. Persoalan nusyuz dalam perkawinan merubah keadaan menjadi problem keharmonisan yang berujung kekerasan dalam rumah tangga sehingga perasaan cinta memudar seketika, padahal perkawinan adalah sakral.  Al-Qur’an menyebutkan sebanyak dua kali, yaitu dalam surat An-Nisa’ ayat 34 dan 128, yaitu sebagai berikut. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta`atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Q.s. An-Nisa’ ayat 34 Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka)…Q.S. An-Nisa’ ayat 128.Berdasarkan hasil penelitian penulis Nusyūz tidak hanya bisa terjadi kepada istri saja, tetapi juga sangat bisa terjadi kepada suami, sebagaimana telah disebutkan dalam QS. An-Nisa‟ ayat 34, dan QS. An-Nisa‟ ayat 128. Bahwa Nusyūz bisa memberikan pengaruh negatif terhadap keharmonisan rumah tangga, dan bisa mmberikan dampak negatif terhadap kehidupan social.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), merupakan ketentuan hukum yang mengatur tentang tindak kekerasan dalam rumah tangga, prosedur penanganan perkara, perlindungan terhadap korban dan sanksi bagi para pelakunya. UU ini dilegislasikan dengan beberapa pertimbangan: pertama, Bahwa setiap warga berhak mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan suami. Kedua, Bahwa segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan dalam rumah tangga, merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta bentuk diskriminasi yang harus dihapuskan. Ketiga, Bahwa korban kekerasan dalam rumah tangga, yang kebanyakan adalah perempuan, harus mendapatkan perlindungan dari negara dan atau masyarakat agar terhindar dan terbebas dari segala bentuk kekerasan atau ancaman kekerasan, penyiksaan, atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan. Keempat, Bahwa dalam kenyataannya kasus kekerasan dalam rumah tangga banyak terjadi, sedangkan system hukum Indonesia belum menjamin akan adanya perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga.Pengahapusan kekerasan dalam rumah tangga ini dilaksanakan berdasarkan pada penghormatan hak asasi manusia, keadilan dan kesetaraan gender, nondiskriminatif dan perlindungan korban. Sementara tujuannya adalah untuk mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera
The Effect of Utilization of Accounting Information Systems and Quality of Human Resources on the Quality of Financial Reports Hansen Kant Wee Han; Novera Kristianti Maharani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.952

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of Accounting Information System utilization and human resource quality on the quality of financial reports. For the 2018-2020 timeframe, this research will focus on Sahabat Agro Group Ltd, an oil palm plantation company. Primary data were collected using questionnaires with a total of 36 samples. In this study, descriptive statistics, validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing are used in the analysis. The findings indicate that while the deployment of accounting information systems improves the quality of financial reports, the quality of human resources improves the quality of financial reports. Simultaneous usage of accounting information systems with high-quality human resources, on the other hand, improves the quality of financial reporting.
Pengaruh Belanja Langsung Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Realisasi Anggaran Dan Kinerja Instansi Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan Rediyono Rediyono; Ana Rahmiaty; Didik Cahyono
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.928

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh belanja langsung terhadap realisasi anggaran, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh belanja tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap realisasi anggaran, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh belanja langsung terhadap kinerja instansi, untuk mengetahui pengaruh belanja tidak langsung terhadap kinerja instansi dan untuk mengetahui pengaruh realisasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja instansi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan. Alat analisis penelitian ini adalah kuantitatif dan teknik analisis data diolah dengan analisis regresi linier berganda sedangkan populasi dan sampel pada penelitian ini laporan keuangan dan anggaran belanja pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan pada periode 2016-2020. Hasil penelitian pertama diketahui bahwa belanja langsung berpengaruh signifikan terhadap realisasi anggaran, kedua diketahui bahwa belanja tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap realisasi anggaran, ketiga diketahui bahwa belanja langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja instansi,  keempat diketahui bahwa belanja tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja instansi dan kelima diketahui bahwa realisasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja instansi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan.
Pengelolaan Pembelajaran Maharah Istima’ dan Kalam Oleh Himpunan Mahasiswa Prodi PBA STIQ Amuntai Alfianor Alfianor
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.869

Abstract

Pengelolaan pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dan utama untuk memudahkan jalannya suatu pembelajaran. Pengelolaan yang baik dan benar akan memudahkan mencapai tujuan pembelajaran dan menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Namun, jika pengelolaan pembelajaran tidak disusun dan dirancang dengan baik dan benar maka dalam proses pembelajaran akan mengalami problem dan kendala yang menyebabkan tidak stabilnya pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan pembelajaran maharah istima’ dan maharah kalam oleh HMP PBA STIQ Amuntai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan Teknik Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini memberikan gambaran dan informasi bahwa pengelolaan pembelajaran maharah istima’ dan maharah kalam oleh HMP PBA STIQ Amuntai sudah tersusun secara terstruktur dan berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa hal yang masih belum terpenuhi sebagaimana layaknya pengelolaan pembelajaran yang baik dan benar. Seperti halnya belum adanya penyusunan evaluasi pembelajaran yang benar-benar dapat mengukur dan mengetahui berhasilnya suatu pembelajaran. Penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada para pengajar dimanapun berada, baik secara teoretis maupun secara praktis. Sehingga diharapkan juga dengan adanya penelitian ini bisa menjadi masukan bagi HMP PBA STIQ Amuntai untuk lebih menyempurnakan dan memperbaiki program atau pengelolaan pembelajaran maharah istima’ dan maharah kalam.
Hak Asasi Perempuan Dalam Hukum Islam Fauziah Hayati
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i3.1026

Abstract

Perempuan dan perjuangan akan hak-haknya di masyarakat selalu digaungkan oleh para peneliti dalam penelitiannya, isu tentang ketidaksetaraan, patriarki, double borden selalu menjadi isu sentral, pun demikian dalam hal keterkaitannya dengan hak asasi perempuan dalam kajian ke-Islaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep hak asasi perempuan dalam pandangan hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka. Dalam penelitian kepustakaan, metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian berupa data-data kepustakaan yang telah dipilih, dicari, disajikan dan dianalisis. Hasil dari penelitian ini adalah hak-hak perempuan selalu dilindungi oleh hukum Islam; namun norma-norma sosial, budaya, tradisi, dan politik yang tertanam dalam-dalamlah yang membangun bias terhadap hak-hak perempuan, dengan dalih dikte Islam. Mengingat temuan-temuan di atas, direkomendasikan agar kesadaran lebih ditingkatkan tentang hak-hak perempuan di bawah hukum Islam. Penelitian ini berkontribusi terhadap isu mengangkat harkat dan martabat perempuan dalam keluarga dan masyarakat, sehingga isu tentang ketidaksetaraan dan hal-hal lain yang mengiringinya tidak menjadi permasalahan yang berkepanjangan dan tanpa solusi yang jelas.
Strategi Manajemen Travel Agent Di Sanur Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 I Wayan Eka Sudarmawan; Nyoman Surya Wijaya; Putu Sabda Jayendra
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i3.986

Abstract

Akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak awal tahun 2020, banyak sektor industri yang terpukul salah satunya adalah industri pariwisata. Bali merupakan salah satu provinsi yang paling mengalami keterpurukan akibat pandemi Covid-19 di mana masyarakatnya banyak kehilangan sumber penghasilan yang sebagian besar bergantung pada sektor pariwisata. Akan tetapi, saat pandemi Covid-19 sebagian pelaku usaha pariwisata memilih untuk bertahan di tengah pandemi dengan melakukan berbagai inovasi, hal tersebut dilakukan oleh sebagian pelaku usaha travel agent di kawasan Sanur. Mempertahankan suatu usaha di tengah pandemi bukanlah perkara yang cukup mudah. Oleh sebab itu, diperlukan strategi manajemen khusus oleh pelaku usaha untuk membuat usahanya tetap eksis di berbagai kondisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen 5 P yang dicetuskan oleh Mintzberg, et al. (1995) yang digunakan oleh travel agent di kawasan Sanur untuk bertahan saat pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, alasan secara umum travel agent di kawasan Sanur yang masih tetap melakukan promosi dan menerapkan strategi untuk bertahan adalah perasaan optimis yang dimiliki oleh pelaku usaha mengenai kebangkitan pariwisata setelah masa pandemi. Dengan demikian, terdapat 10 travel agent dari 46 data travel agent (berdasarkan pada data BPSS) yang tetap menerapkan strategi manajemen yaitu 5 P yaitu plan, ploy, pattern, position, perspective untuk tetap bertahan dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.
Peningkatan Eksistensi Budaya Islamofobia Dalam Kehidupan Masyarakat Korea Selatan (Studi Kasus: Tindakan Penolakan Masyarakat Setempat Terhadap Pembangunan Masjid) Anggi Putri; Hardi Alunaza; Desy Nur Shafitri; Annisa Ernianda
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.897

Abstract

Masyarakat beragama Islam sebagai kaum minoritas di Korea Selatan akhir-akhir ini terus menerima ujaran kebencian dari warga sekitar. Penolakan terhadap ajaran dan budaya Islam membuat masyarakat setempat memblokir eksistensi Muslim di Korea Selatan. Salah satunya terjadi ketika warga berbondong-bondong menolak pembangunan masjid di daerah Daegu, Korea Selatan. Diketahui penduduk setempat membuat petisi sehingga pemerintah setempat menghentikan pembangunan masjid tersebut. Penolakan masjid di tengah pembangunan  juga dipicu oleh masyarakat Korea Selatan yang tidak suka ada fasilitas keagamaan seperti gereja atau masjid di pemukiman penduduk. Dalam meneliti isu yang diangkat, penulis akan membagi fokus pembahasan menjadi 3 bagian yaitu pemaparan penulis mengenai awal mula masuknya Islam ke Korea Selatan, kemudian penulis akan melanjutkan pembahasan mengenai sentimen Islamofobia dalam tatanan masyarakat Korea Selatan terhadap Umat Muslim dan diakhiri dengan pembahasan mengenai eksistensi dari Islamofobia di Korea Selatan saat ini dengan lebih khusus melihat ke dalam satu studi kasus yaitu mengenai penolakan pembangunan Masjid oleh penduduk setempat di daerah Daegu, Korea Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penulisan deskriptif dan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi dari Islamofobia di Korea Selatan kini terbilang meningkat sebab didapati “Kebijakan Diskriminatif” terhadap hak Umat Islam sebagaimana permasalahan yang terdapat pada studi kasus yang dilakukan oleh penulis.

Page 14 of 118 | Total Record : 1180


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue