cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,180 Documents
Pengembangan Media Interaktif Teknologi Menjahit Sebagai Scaffolding Penguasaan Pengetahuan Konseptual Christiana Sukmawati; Dewi Suliyanthini; Shinta Doriza
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran mata pelajaran teknologi menjahit bagi siswa kelas X Kompetensi Keahlian Tata Busana di Sekolah Menengah Kejuruan dengan kompetensi dasar menganalisis keselamatan dan kecelakaaan kerja. Metodologi penelitian ini menggunakan model R n D Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan yang meliputi penelitian dan pengumpulan data, perencanaan pembuatan produk, pengembangan format produk awal, uji coba awal, revisi produk awal, uji coba lapangan, revisi produk hasil uji lapangan, uji pelaksanaan lapangan, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif dinilai layak untuk digunakan berdasarkan hasil persentase dari ahli materi sebesar 91.67% dan ahli media sebesar 90%. Kelayakan media pembelajaran berdasarkan respon dari siswa juga dinyatakan layak dengan persentase 89% untuk uji coba pada kelompok kecil dan 87% untuk uji coba pada kelompok besar. Efektivitas penggunaan media interaktif teknologi menjahit dinilai cukup baik, hal tersebut dapat dilihat dari kenaikan rata-rata hasil evaluasi berupa tes. Saat dilakukan pre test dan post tes di uji coba kelompok kecil mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 17.5 dengan nilai rata-rata pre test 69.5 dan post test 87, sedangkan saat di uji coba di kelompok besar juga ada peningkatan nilai rata-rata yang cukup baik sebesar 14 dengan nilai rata-rata pre test 71 dan rata-rata post test 85. Media interaktif teknologi menjahit dapat digunakan sebagai scaffolding penguasaan pengetahuan konseptual siswa.
Community Views About Zakat on Cryptocurrencies Nor Paizin, Muhsin
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i2.724

Abstract

The cryptocurrency industry has exploded, with an increasing number of individuals investing in digital assets — even Malaysians who adhere to Shariah financial norms. The surge in Islamic faith members' involvement in cryptocurrencies such as Bitcoin and Ethereum has given birth to Zakat payments. Zakat is the third pillar of Islam, and it compels Muslims to make charitable contributions if they have sufficient means. The major considerations to explore are whether zakat is required on cryptocurrency investments and how the community sees zakat on cryptocurrencies. As a result, this paper will investigate the prospect of cryptocurrencies as a digital assets being a new source of revenue for zakat from an Islamic perspective by acquiring appropriate rulings (fatwas) and then investigating community attitudes on zakat on cryptocurrency.
Sufi Healing Menurut Akademisi (Praktik Batatamba, Amalan dan Spiritual) Fahriannor Fahriannor
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.772

Abstract

Kajian ini mengungkap tentang Sufi Healing menurut akademisi, yaitu praktik batatamba Arni, Amalan dan pengalaman ruhaninya dengan menggunakan studi analisis dari sisi syari’at dan tradisi sufi. Fokus kajian ini adalah bagaimana pelaksanaan Sufi Healing dari sudut seorang akademisi serta mengungkap bagaimana pengalaman spiritualnya. Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah bahwa praktik batatamba Arni memiliki kesamaan dengan praktik Rasulullah dalam healingnya, yaitu menggunakan media air dan tiupan. Adapun pasien yang letaknya sangat jauh. Arni menggunakan media elektronik yaitu Handphone, dengan cara dihubungkan secara langsung kepada pasien. Sedangkan bacaan-bacaan Arni dalam batatamba berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an yang diimbangi dengan amalan-amalan sunnah. Kemudian pengalaman ruhaninya memiliki kesamaan dengan yang dialami oleh para sufi terdahulu seperti bermimpi dengan Rasulullah, Malaikat dan ulama. Oleh sebab itulah, menjadi penting bagi seorang muslim untuk memahami aspek syari’at sebelum bergerak di bidang healing atau batatamba, sehingga media dan amalan yang digunakan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Optimalisasi Glycol Dehydration Unit untuk Spesifikasi Gas Moisture Content Lapangan Gas Lepas Pantai Kepodang Blok Muriah Saiful Bahri; Abas Sato
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.855

Abstract

Pada umumnya gas alam (natural gas) yang baru keluar dari perut bumi memiliki kandungan uap air yang cukup tinggi dalam kondisi saturated (jenuh). Kandungan air yang tinggi akan menyebabkan kemungkinan timbulnya hidrat semakin besar sehingga gas tersebut menimbulkan permasalahan dalam operasional pabrik dan dapat menurunkan nilai jual secara ekonomis. Kandungan air harus dihilangkan sampai potensi pembentukan hidrat didalam gas serendah mungkin. Penurunan kandungan air dalam gas ini akan meningkatkan nilai kalori gas tersebut, juga memudahkan dalam pengoperasian gas dan mencegah kerusakan peralatan operasional.[1] Gas dehydration unit dan TEG Regeneration unit memiliki desain awal dengan gas umpan maksimum sebesar 145 MMSCFD, akan tetapi saat ini rate gas maksimum hanya 20 MMSCFD saja. Penelitian ini mengkaji optimalisasi Glycol Dehydration Unit yang efektif pada desain dengan kapasitas yang besar tetapi bisa di andalkan dan beroperasi baik pada kondisi rate gas jauh di bawah desainnya hingga ke batas minimumnya. Optimalisasi dilakukan sampai menemukan kesetimbangan baru di unit Glycol Dehydration dan dapat meningkatkan nilai kalori nantinya.
Permasalahan Proses Pembelajaran Kimia Secara Daring Pada Peserta Didik Di Masa Pandemi Sukrawati Arni; Khalimatus Sa'diyah; Siti Murtiningsih
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenali dan memperoleh gambaran tentang permasalahan pembelajaran kimia secara daring. Khususnya pembelajaran kimia yang dilaksanakan di MAN Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa lembar angket. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik MAN Kota Batu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang terjadi antara lain: pertama, peserta didik merasa kesulitan dalam memahami topik pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Kedua, peserta didik merasa tidak bersemangat untuk belajar. Ketiga, peserta didik tidak menguasai topik pembelajaran kimia dasar Untuk mengatasi permasalahan tersebut: pertama, kreativitas guru dalam mengemas konsep pembelajaran kimia sangat diharapkan peserta didik yang memiliki akses internet dan alat pendukung pembelajaran daring yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotor sehingga pembelajaran daring berjalan dengan baik. Kedua, guru diharapkan mengupayakan kesesuaian penggunakan metode pembelajaran dengan topik yang akan dibahas. Dengan demikian materi yang disampaikan oleh guru maupun yang dipelajari secara mandiri oleh peserta didik dapat dikuasai dan dimengerti. Kemudian peserta didik  akan bersemangat untuk belajar walaupun dilakukan secara daring.
Characteristics Of Spiritual and Social Values in Saman Dance Culture In Gayo Community Hardi Alunaza; Mentari Mentari
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.809

Abstract

This research is going to explain the characteristics of spiritual and social values in saman dance culture in gayo community in Aceh. Saman Gayo dance is not only unique but also has original Indonesian cultural values which is one of the media for delivering da'wah messages which contains religious values, manners, togetherness, and educational values. This research on the characteristics of spiritual and social values in the Saman Dance culture in the Gayo community is a descriptive study with a qualitative approach. The data analysis technique in this paper refers to the data analysis technique of Miles and Huberman with three stages, namely data collection, data processing, and drawing conclusions. The data collection technique in this paper is to use data collection methods that are literature study to more accurately research from a scientific perspective. The results of this paper shown that the Gayo Saman Dance has various philosophies such as singing, movement, types of Saman Dance, to its function which of course must be maintained and preserved. In the other hand, Saman Dance is used to strengthen Local Identity, good values ranging from values in the field of education, unity and integrity, friendship.
الأحكام المتعلقة بالميت عند وباء كورونا في القرآن Anshari, Abdurrahman Ridha; Zubaidillah, Muh. Haris; Iqbal, Muhammad
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i2.647

Abstract

حق على كل مسلم مكلف للميت المسلم الغير الشهيد عدة حقوق : الغسل والتكفين والصلاة عليه ودفنه وحمل جنازته واتباعه. فقد تتعذر أداء هذه الحقوق كما يكون في زمن الوباء أو مايسمى ب covid وهو مايسمى في زمن النبي صلى الله عليه وسلم والصحابة بالطاعون. فلذلك، كان هدف هذا البحث العلمي هو معفرفة الأحكام المتعلقة بالميت عند زمن الوباء في القرآن. كان منهج البحث الذي يستخدمها الباحث هو منهج التفسير الموضوعي. فأما خطوات منهج تفسير الموضوعي في هذه الدراسة فهي تحديد الموضوع. ثم جمع الآيات القرآنية التي تخص الموضوع ودراستها ثم تحلبل الآيات وتفسير كل الكلمات أو الجمل المستخدمة في الآيات حسب تفسير المفسرين والفقهاء. فنتائج البحث هي المتوفى بفيروس كورونا نحتسبه عند الله من الشهداء، له أجر شهداء الآخرة. وعند تغسيل المتوفى بفيروس كورونا يلزم شرعاً أخذ كافة التدابير الاحترازية لمنع انتقال العدوى، وارتداء مُغَسله الواقيات الطبية، ويُكتفى بصب الماء عليه وإمراره دون تدليكه، وهو ما يحدث في المُستشفيات بالفعل من قبل المتخصصين، وفقاً لتعليمات الطب الوقائي في هذا الشأن. يكون تكفين المتوفى بفيروس كورونا بستر جميع بدنه بثوب سابغ، ويستحب تكفين الرجل في ثلاث لفائف بيض، والمرأة في خمسة أثواب. لا يشترط المسجد لصحة صلاة الجنازة، وتجوز صلاتُها في المشافي، وفي الخلاء، وعلى المقابر. دفن المتوفى بفيروس كورونا كدفن غيره واجب على المسلمين لا يسعهم تركه، وإذا قام به بعضهم سقط الوجوب عن الباقين، ولا ضرر من دفن المتوفى بفيروس كورونا بعد أخذ كافة الاحتياطات السابقة في أي مقابر، كما أكدت ذلك الجهات الطبية المتخصصة محلياً ودولياً. رفض استلام جثة المتوفى بفيروس كُورونا، أو اعتراض جنازته ومنع دفنه؛ أمر منكر وسلوك محرم مناف.
A Qualitative Study About Reliefs Meaning Of Plaosan Temple: The Buddhist Tourism Destination At Klaten, Central Java Arina Afiyati Shadikah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.859

Abstract

This study belongs to qualitative research. This recent study focuses on the history of Plaosan temple and the reliefs meaning existed at Plaosan Temple located at Klaten Regency, Central Java. The subject of this study was the Plaosan temple itself. This study aims to identify reliefs meaning of Plaosan temple and also the history of it. The method of this study is qualitative. The data were collected using observation, interview, and documentations. The data collected were analyzed qualitatively. The history of Plaosan temple was taken from the interview with an archeologies at Central Java Institute for Preservation of Cultural Heritage and documentation from some sources founded at the library of this institute. The reliefs meaning was taken from the interview. However, the observation was done for the preliminary study. The research finding showed that there were there were three types of reliefs of Plaosan temple. Those were shaped characters, ornamental decoration, and animals. Each relief character had their own meaning. Character involved the character of a man and a woman which  symbolized gender equality existed in the past, ornamental decoration about  plants and tendrils showed about human’s life, and animal reliefs that consist mythological animals of Kara and Makara symbolized about reminder and teachings for human being.
Pendidikan Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi dan Sosiologi Gunawan Gunawan; Ujang Nurjaman
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i1.817

Abstract

Dewasa ini pendidikan kita yang diharan mampu mengangkat ketidakberdayaan masyarakat agar tumbuh dan berkembang serta dapat mensejahterakan ternyata masih memiliki banyak masalah yang terus menyelimutinya. Banyak perilaku masyarakat yang tidak lagi menghormati norma-norma susila dan agama, tawuran antar pelajar dan penyimpangan-penyimpangan lainnya. Hal ini semakin mempertegas bahwa pendidikan kita perlu mengembangkan dan mengedepankan nilai-nilai yang dapat menjadi pedoman masyarakat. Lembaga pendidikan seperti halnya sekolah dan pesantren memegang peranan penting dalam mengembangkan nilai-nilai tersebut, sehingga dapat menjadi pedoman bagi para peserta didik atau santri untuk menjalani kehidupannya. Sistem nilai dalam proses pendidikan kehidupan manusia tidak lepas dari nilai, dan nilai itu selanjutnya perlu diinstitusikan yang tentunya institusionalisasi nilai yang terbaik adalah melalui upanya pendidikan.
Peran BUMDes Dalam Upaya Membangun Kerukunan Umat di Desa Kuwaron Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Munadhiroh, Alda Gemellina; Halimah, Siti; Karimah, Nikmatul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i2.564

Abstract

Indonesia dikaruniai sebagai negara yang sangat majemuk, dengan pluralitas yang tinggi termasuk bidang agamanya. Akan tetapi pada pelaksanaannya heterogenitas tersebut justru menjadi alasan untuk saling menyerang dan menyakiti antar sesama. Tercatat masih banyak kasus berlabel agama. Hal tersebut menunjukkan kurangnya perhatian setiap elemen masyarakat dalam membangun dan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Salah satu elemen masyarakat yang ada di desa adalah BUMDes (badan usaha milik desa) yang salah satunya berada di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan dengan nama BUMDes Kuwariron Jaya. Desa Kuwaron sendiri termasuk ke dalam desa yang cukup heterogen dalam aspek agamanya. Oleh karena itu dalam penelitian ini dibahas mengenai peran BUMDes Kuwariron Jaya dalam membangun kerukunan umat beragama di Desa Kuwaron, serta hambatan yang ditemui dalam pelaksanaannya dan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai direktur dari BUMDes Kuwariron Jaya dilengkapi dengan dokumen pendukung dari BUMDes Kuwariron Jaya. Dari penelitian ini diperoleh bahwa BUMDes dapat ikut berperan dalam membangun kerukunan umat beragama. Karena BUMDes merupakan lembaga yang bergerak di bidang ekonomi, maka peran BUMDes dalam membangun kerukunan umat beragama ialah melalui bidang ekonomi, dengan implementasi program – program kerja yang dapat membangun kerukunan umat beragama. BUMDes Kuwariron Jaya memiliki beberapa program kerja yang terkait diantaranya program pengelolaan sampah terpadu, program MBKJ (mitra bumdes kuwariron jaya), dan program lain yang dapat menunmbuhkan rasa kerukunan diantara masyarakat. BUMDes juga berperan sebagai informational role yang menjembatani anatara pemerintah dengan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa BUMDes sebagai salah satu elemen desa juga memiliki andil dalam membangun kerukunan beragama.

Page 12 of 118 | Total Record : 1180


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue