cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TARBIYAH
ISSN : 08542627     EISSN : 25974270     DOI : -
Tarbiyah Journal published by Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Tarbiyah Journal is published since 1993 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN on May 29, 2007. This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA PESANTREN DI KABUPATEN AGAM Junaidi Junaidi
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.453 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.194

Abstract

AbstractLeadership of madrasah headmasters and teacher professionalism are the two things that determine the successful of implementation of school-based management. This study aims at knowing  the effect of headmaster transformational leadership and professionalism of teachers either individually or collectively toward the successful of the implementation of School Based Management in pesantren in Agam District. The formulation of this research problem is whether there is effect of transformational leadership of madrasah headmaster and professionalism of teachers either individually or collectively toward  the successful of implementation of School Based Management at pesantren in Agam Regency. This research is done by using quantitative approach. The population of this study is all teachers of Pesantren Agam Regency, 896 people. The samples were selected by Area sampling technique and Simple random sampling, as many as 227 teachers. Data were collected through a Likert scale model questionnaire with validity and reliability tested. Data analysis using correlation and regression techniques with the help of SPSS version 15 program. The results showed that the transformational leadership of madrasah headmasters and professionalism of teachers both individually and collectively have the affect toward the implementation of School Based Management in pesantren in Kabupaten Agam. Keywords: Transformational Leadership, Teacher Professionalism, School Based Management AbstrakKepemimpinan kepala madrasah dan profesionalisme guru merupakan  dua hal yang menentukan keberhasilan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru pesantren Kabupaten Agam berjumlah 896 orang. Sampel dipilih dengan teknik  Area sampling dan Simple random sampling, sebanyak 227 orang guru. Data dikumpulkan melalui angket model skala Likert dengan validitas dan reliabilitasnya sudah diuji. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi dengan bantuan program SPSS versi 15. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  berpengaruh  terhadap pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam.Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Profesionalisme Guru, Manajemen Berbasis Sekolah
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MTs NEGERI 2 MEDAN MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Muhammad Arif Hidayat
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.418 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kecerdasan emosional yang baik untuk topik bangun datar di kelas VII MTsN 2 Medan, mendeskripsikan keefektifan pembelajaran matematika realistik untuk topik bangun datar di kelas VII MTsN 2 Medan, dan membandingkan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran biasa untuk topik bangun datar di kelas VII MTsN 2 Medan.Penelitian ini merupakan penelitian quansi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa MTsN 2 Medan. Pemilihan sampel dilakukan secara random dengan mengacak kelas. Siswa kelas VII (1) sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan pendekatan matematika realistikdan siswa kelas VII (5) sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran biasa. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan pemecahan masalah, angket kecerdasan emosional, aktivitas siswa, proses jawaban siswa.Analisis data dilakukan dengan uji t dan anava dua jalur.Hasil utama dari penelitian ini adalah: (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang memperoleh pendekatan matematika realistik lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa, (2) peningkatan kecerdasan emosional siswa yang memperoleh pendekatan matematika realistik lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa, (3) terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal  siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik, dan (4) terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan  awal terhadap peningkatan kecerdasan emosional, (5) proses pembelajaran siswa selama pembelajaran PMR berlangsung lebih baik dan (6) bentuk jawaban siswa lebih bervariasi dan lebih baik selama pembelajaran PMR dibandingkan dengan pembelajaran biasa. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti menyarankan agar pembelajaran matematika realistik pada pembelajaran matematika dapat dijadikan alternatif bagi guru matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematik siswa sebagai salah satu alternatif untuk menerapkan pembelajaran matematika yang inovatif.Kata kunci: pembelajaran matematika realistik, kecerdasan emosional, proses pembelajaran, bentuk jawaban siswa.
EFEKTIFITAS MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS DI KOTA BINJAI Mandra Saragih
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.733 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.195

Abstract

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah wadah untuk saling berbagi pengalaman adn pengetahuan. Idealnya MGMP mampu meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru. Kenyataannya, kompetensi guru dinilai masih rendah. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi setiap peserta terhadap kegiatan MGMP bahasa Inggris di kota Binjai, mendeskripsikan pengetahuan dan keterampilan mengenai landasan teoritis dan filosofis mata pelajaran bahasa Inggris setelah berpartisipasi dalam kegiatan MGMP Bahasa Inggris di kota Binjai, menganalisis motivasi setiap peserta kegiatan MGMP bahasa Inggris untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan ke dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, menganalisis dampak kegiatan MGMP bahasa Inggris terhadap pengembangan kompetensi guru bahasa Inggris di kota Binjai.Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Dalam penelitian evaluatif ini ditemukan bahwa ada hubungan langsung yang signifikan antara reaksi peserta terhadap implementasi program  MGMP dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki peserta setelah mengikuti program tersebut. Hal ini berarti bahwa semakin positif peserta bereaksi terhadap program tersebut, maka tingkat perubahan pengetahuan dan keterampilannya akan semakin tinggi pula. Hubungan kedua variabel ini berarti mendukung asumsi awal yang menyatakan bahwa reaksi positif peserta terhadap implementasi program  MGMP secara signifikan mempengaruhi tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta Kata Kunci : MGMP, Kompetensi Guru Bahasa Inggris
TOKOH-TOKOH PEMBAHARU PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR Muhammad Fauzi
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.275 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.213

Abstract

Pembaruan dalam Islam bukan dalam hal yang menyangkut dasar atau fundamental ajaran Islam. Yang mana Pembaruan Islam bukanlah untuk mengubah, memodifikasi, ataupun merevisi nilai-nilai serta prinsip-prinsip Islam supaya sesuai dengan selera zaman, melainkan lebih berkitan dengan penafsiran atau interpretasi terhadap ajaran-ajaran dasar agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan serta semangat zaman. Terkait dengan penjelasan itu dapat dipahami bahwa pembaruan merupakan aktualisasi ajaran agama (Islam) dalam perkembangan sosial. Upaya pembaharuan dipelopori antara lain oleh Muhammad Ali Pasya, Rifa’ah Badawi at-Tahtawi, Jamaluddin al- Afgani, Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha dengan masing-masing gagasan pemikiran tentang pendidikan. 
INTEGRASI NILAI-NILAI AGAMA DAN KARAKTER DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN GURU MENGACU KKNI DAN SNPT Siti Halimah
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.115 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.214

Abstract

Integrasi nilai-nilai agama dan karakter dalam kurikulum pendidikan guru bertujuan membentuk  pribadi mahasiswa calon guru menjadi manusia yang religius, berilmu, warga masyarakat dan warga negara yang baik. Sedangkan pengembangan kurikulum LPTK mengacu KKNI dan SNPT bertujuan untuk menyiapkan sosok lulusan pendidikan guru dengan merujuk kepada standar nasional yang disesuaikan dengan karakteristik pendidikan tinggi yaitu berkewajiban menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sistem pengembangan kurikulum di lembaga pendidikan guru dengan menggunakan dua komponen pokok, yaitu: (i)  komponen kurikulum untuk memberikan bekal kompetensi kependidikan dan (ii) komponen kurikulum untuk memberikan bekal kompetensi substansi materi yang akan diajarkan. Ada dua model atau pola integrasi KKNI dan SNPT dalam kurikulum LPTK, yaitu: (1) pola yang terintegrasi antara pendidikan akademik dan pendidikan profesi, artinya level 6 dan 7 dilaksanakan secara bersamaan, atau (2) pola yang berlapis, yaitu pendidikan akademik terlebih dahulu baru dilanjutkan pendidikan profesi, artinya level 6 terlebih dahulu, baru dilanjutkan pada level 7.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENERAPAN GROUP INVESTIGATION BERBANTU MEDIA MICROBLOGGING EDMODO Pirman Ginting
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.736 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.196

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untukmeningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada Mata Kuliah English Syntax. Subjek Penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU. PTK tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus pembelajaran melalui pendekatan kualitatif-kuantitatif untuk mendapatkan data penelitian. Data kuantitatif diperoleh melalui pemberian tes, sedangkan data kualitatif didasarkan pada hasil observasi aktivitas mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pembelajaran.Data penelitian dianalisis melalui kajian-kajian reflektif pada setiap siklusnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada siklus Itelah terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan persentase keberhasilan 38,10% dibandingkan dengan hasil belajar mahasiswa sebelum diberikan tindakan pada siklus I (23,91% mahasiswa yang berhasil). Namun, pada siklus ini masihditemui beberapa kekurangan karena sebagian besar mahasiswa belum terbiasa dengan kondisi belajar melalui model pembelajaran Group Investigation. Kekurangan pada siklus I terlihat dari masih rendahnya tingkat aktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran dengan persentase rata-rata 67,26%, aktivitas dosen 75,05%, dan kemampuan mahasiswa dengan skor perolehan rata-rata hanya mencapai 71,90 dengan persentase keberhasilan 54,35%. Dalam siklus kedua, aktivitas proses belajar mengajar berjalan lebih baik. Aktivitas mahasiswa dan dosen dalam pembebelajaran mengalami peningkatan dengan skor persentasi 71,88% dan 83.77%,dengan tingkat kelulusan 58,70%. Penguasaan mahasiswa terhadap materi juga mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 74,40%. Pelaksanaan siklus III ini bertolak dari permasalahan pada tahap tindakan II. Hasil rata-rata nilai kemampuan mahasiswa terhadap penguasaan materi yang diperoleh pada tindakan III adalah 85,83, dengan tingkat kelulusan 91,30%. Nilai rata-rata aktivitas mahasiwa dalam PBM adalah 78,80%. Sementara, aktivitas dosen dalam pembelajaran juga mengalami perbaikan dengan baik, dengan persentasi 87,70%. Berdasarkan hasil analisis Data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Group Investigation berbantu media microblogging edmodo secara signifikan dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, khususnya pada Mata Kuliah English Syntax. Keywords: Prestasi Belajar, Group Investigation, Microblogging Edmodo, Syntax
BAHASA SEBAGAI CERMIN KEBUDAYAAN Rina Devianty
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.055 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.167

Abstract

Bahasa merupakan salah satu ciri yang paling khas dan manusiawi untuk membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Bahasa sebagai suatu sistem komunikasi adalah suatu bagian dari sistem kebudayaan, bahkan merupakan bagian inti kebudayaan. Bahasa juga terlibat dalam semua aspek kebudayaan. Kebudayaan manusia tidak akan mungkin terjadi tanpa bahasa karena bahasa merupakan faktor utama yang menentukan terbentuknya kebudayaan. Begitu banyak fungsi bahasa terhadap kebudayaan, seperti sebagai sarana pengembangan kebudayaan, sarana pembinaan kebudayaan, jalur pembinaan kebudayaan, dan sarana inventarisasi kebudayaan. Oleh karena itu, bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan budaya manusia karena antara bahasa dan budaya memiliki hubungan kausalitas atau hubungan timbal-balik. Bahasa merupakan salah satu hasil budaya manusia, sedangkan budaya manusia banyak pula dipengaruhi oleh bahasa. Lebih penting dari itu, kebudayaan manusia tidak akan dapat terjadi tanpa bahasa karena bahasalah faktor yang memungkinkan terbentuknya kebudayaan. Jadi, bahasa merupakan cerminan kebudayaan suatu masyarakat.
PROSES BERPIKIR MAHASISWA PMTK IAIN BUKITTINGGI DALAM MEYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Tasnim Rahmat
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.254 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.212

Abstract

It is common knowledge that education is spearhead of the progress of a nation. A qualified teacher will form an intelligent generation. Faculty of Tarbiyah IAIN Bukitinggi is one of the campuses that prints graduate teachers  Therefore, pre-service teachers, especially mathematics education students (PMTK) need to be prepared the competency to become a professional teacher. One of them is by looking at their thinking process in solving math problems. This research is qualitative-descriptive. The instruments used are tests and interviews. The subjects is student at grade 3th  who had taken courses in mathematics  learning strategies. The thinking process of him is as follows: the subject begins to receive and know the information after reading the given problem. In processing information, subject identifies the problem read and uses different ways of solving problems for each question such as guess and check strategies and simple problem-solving strategies. In storing information, subject writes down the information that is known and the way of completion on the answer sheet. The last thought process step is in recalling the information, subject re-examine what information is written simultaneously at the time the sentence is written.Key word: Thinking Process, Mathematics Problem, Strategy of Problem Solving ABSTRAKTidak dapat dipungkiri bahwa pendidikan menjadi ujung tombak kemajuan suatu bangsa. Guru yang berkualitas  akan membentuk  generasi yang cerdas. Fakultas Tarbiyah IAIN Bukitinggi merukan salah satu kampus yang mencetak lulusan keguruan. Oleh karena itu, mahasiswa calon guru khususnya mahasiswa pendidikan matematika (PMTK) perlu dipersiapkan kompetensinya untuk menjadi guru yang profesional. Salah satunya dengan cara melihat proses berpikir mereka dalam menyelesaikan masalah matematika.Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif. Adapun instrumen yang digunakan adalah tes dan wawancara. Subjek penelitian yang dipilih adalah  mahasiswa semester V yang telah mengambil mata kuliah strategi pembelajaran matematika. Adapun proses berpikir subjek adalah sebagai berikut: subjek mulai menerima dan mengetahui informasi setelah membaca soal yang diberikan. Dalam mengolah informasi subjek mengidentifikasi soal yang dibaca dan  menggunakan cara pemecahan masalah yang berbeda untuk setiap soal seperti strategi tebak dan periksa serta strategi menyelesaikan masalah yang sederhana. Dalam menyimpan informasi subjek menuliskan informasi yang diketahui dan cara penyelesaian pada lembar jawaban. Langkah proses berpikir terakhir  yaitu  dalam memanggil kembali informasi subjek memeriksa kembali informasi apa yang dituliskan secara bersamaan pada saat kalimat ditulis.Key word: Proses Berpikir, Masalah Matematika, Strategi Pemecahan Masalah
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERKANTORAN MODERNDI SEKOLAH Fauzan Ahmad Siregar
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.639 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.215

Abstract

Office as a place of work has an important role in achieving the goals of an organization or institution. Schools as a place of work for everyone involved in the educational process is important role to achieve the goal of educating the life of the nation should be considered management. Through a good understanding of how to manage the office a school leader can direct his school's development toward a modern school office that can help create a better nation life through well-managed education.ABSTRAK            Kantor sebagai tempat bekerja memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan suatu organisasi ataupun lembaga.Sekolah sebagai tempat bekerja bagi setiap orang yang terlibat dalam proses pendidikan yang penting peranannya terhadap tercapainya tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sudah seharusnya diperhatikan pengelolaannya. Melalui pemahaman yang baik terhadap cara mengelola kantor seorang pemimpin sekolah dapat mengarahkan perkembangan sekolahnya ke arah kantor sekolah yang modern yang dapat membantu terciptanya kehidupan bangsa yang lebih baik melalui pendidikan yang terkelola dengan baik.
PEMIKIRAN SOSIAL DAN KEISLAMAN NURCHOLISH MADJID (CAK NUR) Muhammedi Muhammedi
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.447 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.229

Abstract

Nurcholish Madjid, yang populer dipanggil Cak Nur, dilahirkan pada tanggal 17 Maret 1939 M, bertepatan 26 Muharram 1358 H, di Jombang, sebuah kota Kabupaten di Jawa Timur. Nurcholish Madjid dibesarkan dalam kultur pesantren. Ayahnya bernama H. Abdul Madjid, adalah seorang alim dari pesantren Tebu Ireng, dan masih memiliki pertalian kerabat dengan K.H. Hasyim Asy’ari pemimpin pesantren Tebu Ireng Jombang dan tokoh pendiri NU, dan juga Ra’is Akbar NU kakek Abdur Rahman Wahid. Ibu Nurcholish Madjid adalah murid K.H Hasyim Asy’ari dan anak seorang aktivis Sarekat Dagang Islam (SDI) di Kediri. Pada masa itu SDI banyak dipegang oleh kalangan Kyai dari NU. Nurcholish Madjid memang berasal dari kultur NU. Ketika NU bergabung dengan Masyumi tahun 1945, ayah Nurcholish Madjid masuk dalam kalangan Masyumi. Dan ketika NU keluar dari Masyumi 1952, ayah Nurcholish Madjid tidak kembali ke NU dan tetap bertahan pada Masyumi, karena berpegang pada semacam fatwa K.H. Hasyim Asy’ari bahwa Masyumi adalah satu-satunya partai Islam di Indonesia yang sah. Dia dikenal sebagai salah seorang pembaharu pemikiran Islam di Indonesia. Corak pemikiran Nurcholish Madjid bersifat modern dengan tetap mengacu kepada nilai-nila dasar ajaran Islam sebagaimana terdapat dalam alquran dan hadis, serta nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Pemikiran-pemikiran keislamannya dijalin dalam tiga tema besar, yakni keislaman, kemodernan, dan keindonesiaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10