cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Agrotech
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 1858134X     EISSN : 26217236     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrotech merupakan media informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis dari bidang ilmu agronomi, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu benih, pemuliaan tanaman, agribisnis pertanian dan ekofisiologi yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal Agrotech terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan juni dan desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2021)" : 7 Documents clear
APLIKASI BERBAGAI KONSENTRASI GIBERELIN DAN KOMPOSISI MEDIA AKAR PAKIS PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L.) Nawang Nurfaizi Muzahid; Karno; Syaiful Anwar
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.66

Abstract

Penelitian dilakukan di rumah kaca mini yang terletak di Babakan, Bogor, Jawa Barat dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tumbuhan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, dari bulan Desember 2021 sampai dengan Februari 2021. hormon giberelin dan penambahan akar pakis sebagai media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi brokoli cina (Brassica oleracea L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4x3 dengan 5 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi hormon giberelin (H): H0 (0 ppm), H1 (50 ppm), H2 (100 ppm), dan H3 (150 ppm). Faktor kedua adalah penambahan akar pakis sebagai media tanam (A) : A0 (tanpa akar pakis), A1 (1 lapis akar pakis), dan A2 (2 lapis akar pakis). Parameter yang diamati adalah kenampakan tunas pertama, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, bobot segar total, bobot segar konsumsi, bobot segar akar, bobot kering total, bobot kering tajuk tanaman, bobot kering akar dan persentase massa kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon giberelin konsentrasi 150 ppm dan tanpa penambahan akar pakis memberikan hasil terbaik pada bobot segar total dan bobot segar konsumsi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa konsentrasi hormon giberelin 0 ppm dan 1 lapis akar tumbuhan paku memberikan hasil persentase massa kering yang paling baik.
PRODUKSI BENIH PADI GOGO YANG BERMUTU MENGGUNAKAN TEKNIK DAN WAKTU PENYIMPANAN Eko Priyantono; Maemunah; Moh. Adnan Khaliq; Mustakim; Yusran
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.71

Abstract

Penyimpanan sangatlah penting dilakukan untuk menghasilkan benih padi gogo yang bermutu dan berkualitas yang akan digunakan sebagai bahan tanam selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan teknik produksi benih padi gogo yang bermutu dan berkualitas dengan perkecambahan terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di desa Kalukubula dan uji perkecambahan dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2019 sampai Februari 2020. Penelitian ini disusun menggunakan racangan acak kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor, faktor pertama terdiri atas dua lokasi penyimpanan yaitu: P1= Dalam Ruangan, P2= Luar Ruangan, Sedangkan faktor kedua terdiri atas tiga waktu penyimpanan yaitu: W1=satu bulan dan W2= dua bulan, dan W3= tiga bulan, yang diulang sebanyak enam kali sehingga terdapat 36 unit percobaan dimana setiap unit percobaan terdapat 50 benih dan total benih yang digunakan ialah sebanyak 1.800 benih. Analisis data menggunakan uji Fisher dan dilanjutkan dengan menggunakan uji BNJ pada taraf 1%. Hasil penelitian menunjukkan hasil panen yang disimpan dalam ruangan selama 3 tiga bulan menghasilkan daya berkecambah (93,00%), waktu berkecambah (2,08 hari), potensi tumbuh maksimum (99,00%) dan persentase benih berjamur (1,33%).
KERAGAMAN ARTHROPODA PREDATOR PADA TANAMAN PADI DI KECAMATAN TUGUMULYO Sumini; Samsul Bahri; Hermanto; Sutejo
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaman arthropoda predator pada tanaman padi di Kecamatan Tugumulyo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan metode acak sederhana, dan diambil 4 Desa sebagai tempat pengambilan sampel. Adapun sampel yang dipilih secara acak dengan rincian sebagai berikut: Desa D Tegalrejo, Desa E Wonokerto, Desa H Wukirsari, dan Desa A Widodo. Dari setiap desa ditetapkan 3 petakan sawah dengan luas petakan 10 m x 10 m. Pengambilan sampel data dilakukan dengan menggunakan jaring serangga pada setiap petakan. Serangga yang didapat dibersihkan dan diidentifikasi di Laboratorium Hama dan Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas. Hasil penelitian diketahui bahwa keanekaragaman arthropoda predator yang ditemukan baik di permukaan tanah maupun ditajuk tanaman termasuk ke dalam kriteria sedang dengan indeks keragaman 1 < H’ < 3. Nilai keanekaragaman di tajuk tanaman dan di permukaan tanah tertinggi di Desa D Tegalrejo yaitu H’ = 2,16 dan H’ = 2,17 dengan indeks dominasi yaitu 0,3 pada tajuk tanaman dan 0,5 di permukaan tanah sehingga tergolong rendah.
UJI INVITRO DAYA HAMBAT CENDAWAN ENDOFIT ASAL TUMBUHAN RAMBUSA (Passiflora foetida) SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI PENYAKIT LAYU FUSARIUM Nur Hidayat; Arini Rajab; Mudi La
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.73

Abstract

Cendawan endofit berperanan penting dalam pengendalian penyakit Fusarium sp. dan bersifat ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji cendawan endofit asal tumbuhan rambusa sebagai agens pengendali hayati penyakit Fusarium sp. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, pada bulan April sampai Juni 2021. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu cendawan endofit asal daun dan batang yang diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 10 unit percobaan. Data hasil pengamatan ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat cendawan endofit yang diisolasi dari batang dan daun mampu menghambat cendawan Fusarium sp. Hal ini menunjukkan bahwa cendawan endofit yang diisolasi memberikan hasil yang sama dalam mengendalikan penyakit Fusarium sp. Hasil penelitian daya hambat tertinggi diperoleh pada isolat yang diisolasi dari daun yaitu sebesar 55,27% pada pengujian hari ketujuh, bila dibandingkan dengan isolat cendawan endofit yang diisolasi dari batang yaitu sebesar 52,64%. Berdasarkan hal kemampuan daya hambat tersebut maka isolat cendawan endofit yang diisolasi dari batang dan daun berpotensi digunakan sebagai agens pengendali hayati Fusarium sp.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PUPUK ORGANIK PLUS DAN ANORGANIK BERBASIS LEISA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH Nurul Fadillah; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh teknik LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau, mengkaji bagaimana pengaruh teknik LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau dan mengkaji perlakuan yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 (SMKN 5) Kecamatan Gonda Baru, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara yang berlangsung pada bulan November 2020 sampai Februari 2021. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Tunggal (RAK) dengan perlakuan Teknik LEISA yang terdiri atas 6 (enam) taraf yaitu P0=Tanpa aplikasi, P1=Pupuk Organik 5 ton ha-1, P2=Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P3= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P4= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + 1/ 2 Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P5= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + 1/ 4 Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1 .Dengan demikian setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 18 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat kering, jumlah umbi, berat umbi dan produksi per petak. Data hasil pengamatan dianalisis ragam dan data yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf nyata α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LEISA mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terutama pada variabel jumlah daun, jumlah anakan, bobot kering tanaman, jumlah umbi, berat umbi dan produksi per petak. Perlakuan sistem LEISA terbaik diperoleh pada perlakuan Pupuk Organik 5 ton ha-1 + Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1 (P3) dengan dibandingkan dengan kontrol.
ANALISIS PENGARUH LASER INFRAMERAH TERHADAP TINGGI DAN JUMLAH ANAKAN PRODUKTIF TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Tamara Pingki; Sudarti; Trapsilo Pridandono
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.77

Abstract

Laser inframerah sering diaplikasikan pada tanaman, salah satunya pada tanaman padi. Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang hasil panennya menjanjikan untuk masyarakat Indonesia, namun tidak semua padi dapat dipanen dan tidak semuanya dapat dipasarkan. Karakteristik padi yang baik untuk dipasarkan dan dikonsumsi terdapat pada tinggi dan jumlah anakan produktif tanaman padi sesuai dengan perlakuan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh laser inframerah terhadap tinggi dan jumlah anakan produktif tanaman padi. Penelitian ini dilakukan pada sawah seluas 5 m2 di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Tanaman padi pada penelitian ini berjenis Inpari 13 yang berumur 48 hari setelah sebar (HSS). Karakteristik data panjang gelombang infrared memiliki rata-rata sebesar 497,53 micrometer serta pada data tinggi batang padi memiliki rata-rata sebesar 56,845 cm. Pola hubungan antara panjang gelombang infrared dengan tinggi batang padi menunjukkan korelasi yang positif. Artinya, jika panjang gelombang infrared bertambah maka tinggi batang padi akan bertambah. Jika panjang gelombang infrared bernilai 0 maka tinggi batang padi sebesar 55,226 cm, dan jika panjang gelombang infrared naik 1 satuan maka tinggi batang padi akan naik sebesar 0,03. Pengujian asumsi residual IIDN residual data tinggi batang padi memenuhi asumsi identik, independen, dan berdistribusi normal.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA BERBAGAI WAKTU APLKASI PUPUK ORGANIK CAIR Jumardin; Aris Aksarah; Widyawati; Idris
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.91

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2020 di Lahan Petani yang bertempat di Desa Tulo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor. Pengelompokan berdasarkan aliran air. Adapun perlakuan yang dicobakan yaitu berbagai waktu aplikasi pupuk oragnik cair sebagai berikut: W0: Kontrol. =W1: 1 Minggu Setelah Tanam, W: 2 Minggu Setelah Tanam dan W3: 3 Minggu Setelah Tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Perlakuan berbagai dosis pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan Perlakuan waktu aplikasi 2 Minggu Setelah Tanam memberikan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7