cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1907817X     EISSN : 25500023     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
EVALUASI DAN OPTIMALISASI INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA KABUPATEN KARANGANYAR Oktiawan, Wiharyanto; Nugraha, Winardi Dwi
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 5, No 2 (2008): Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1845.16 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v5i2.68-75

Abstract

.
MODEL PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT KASUS : BENTANGLAHAN KAWASAN TEMBALANG SEMARANG Samadikun, Budi Prasetyo; Sudibyakto, Sudibyakto; Setiawan, Bakti; Rijanta, Rijanta
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 9, No 1 (2012): Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.577 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v9i1.17-20

Abstract

One of mayor requirement in environmental system planning and management is to predict the condition  in  the  future.  Model  can  be  used  to  simplified  the  prediction  and  arrangement  of anything.  There  are  four  steps  as  a  guidance  for  making  a  model,  i.e.:  model  formulation, parameter identification, parameter estimation, and model validation. The result being expected after applying those four steps is a good model that consistent with study objective, simple, and applicable.
Efektivitas Teknik Biofiltrasi Dengan Media Sarang Tawon Terhadap Penurunan Kadar Nitrogen Total Limbah Cair Sali, Gea Paramudhita; Suprabawati, Anggi; Purwanto, Yuli
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2438.809 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v15i1.1-6

Abstract

Berdasarkan regulasi PERMEN LH No. 5 Tahun 2014 Lampiran XLVII yang mengatur bahwa setiap limbah cair industri harus memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan, maka telah dilakukan penelitian dalam upaya untuk memperoleh suatu sistem pengolahan air limbah yang cukup sederhana yang dapat diterapkan di industri-industri kecil. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan pengolahan limbah yang mengandung nitrat (NO3), nitrit (NO2), dan ammonia (NH3)  dengan menerapkan sistem nitrifikasi biologis yang menggunakan reaktor biofilter tercelup menggunakan media sarang tawon. Pemilihan sistem ini karena telah diketahui cara biologis adalah cara yang paling ekonomis dan reaktor biofilter tercelup merupakan sistem yang mudah dioperasikan dengan hasil yang cukup maksimal. Hasil penelitian diperoleh efektivitas penurunan kadar nitrit (NO2) sebesar 97,23%, kadar ammonia (NH3) sebesar 85,80%, kadar N-total sebesar 43,65% dan kenaikan kadar nitrat (NO3) sebesar 21,92%, dengan waktu tinggal optimal selama 6-7 hari. Hal ini terjadi karena adanya bakteri pengurai yang melekat pada media sarang tawon yang dapat merombak senyawa-senyawa nitrogen.
STUDI PENGELOLAAN LIMBAH PABRIK GULA (STUDI KASUS PABRIK GULA PT. KEBON AGUNG DI TRANGKIL PATI) Syafrudin, Syafrudin; Astuti, Arieyanti Dwi
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 2, No 1 (2007): Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.468 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v2i1.25-27

Abstract

Solid waste from sugar cane which are familiar to call “blotong” and “ketel” dust is potentially to compost. In the composting process, biostarnio activator is added to increase the composting process. The composting process take + 22 days to produce mature compost and the product has been met the SNI 19 7030-2004, which are N 1,37%;  P 2 O 5  1,81%; K 2 O 2,22%; Fe 0,49%; Ca 2,56%; MgO 0,53%; Mn 0,03%; pH 7,1; Zn 80,99 ppm; Cu 44,01 ppm; C organic 16,48%; C/N ratio 12,03 %.
PEMETAAN SPASIAL SEBAGAI DASAR ANALISIS KONDISI HEWAN MAKROBENTOS AKIBAT BUANGAN AIR LIMBAH PLTU-PLTGU (STUDI KASUS: PLTU-PLTGU TAMBAK LOROK, SEMARANG) Badrus Zaman; Haryono Setiyo Huboyo
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.274 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v4i1.1-8

Abstract

.
ANALISIS SEBARANG KEBISINGAN FASILITAS UTILITY PT. PERTAMINA (PERSERO) UP-VI BALONGAN INDRAMAYU Huboyo, Haryono Setiyo
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 5, No 2 (2008): Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1709.104 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v5i2.1-7

Abstract

.
PERENCANAAN REAKTOR LUMPUR IPAL DOMESTIK MOJOSONGO SURAKARTA Sutrisno, Endro; Budisulistiorini, Sri Hapsari
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 7, No 1 (2010): Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.936 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v7i1.23-31

Abstract

Increasing of the number of society and development for the residential facilities has resulted problem such as domestic wastewater. One of Domestic WWTP in Surakarta is Mojosongo WWTP. It serves house connections which lies in northern of Surakarta. It includes some units, those are inlet, first settling, aerated lagoon I, aerated  lagoon II, second sedimentation, and sludge drying bed. The treatment represents for the environmental treatment and to avoids the presence of pollution. It will result effluent where has required standard regulation for wastewater and sludge. The sludge there becomes problem because it is just thrown to the final disposal. Therefore, one of the right treatment is to recycle sludge using composting. Recycling the sludge will also give benefit to PDAM as the stakeholder of WWTP. Sludge resulted in a month is 20,54 m3. Raw materials used for composting are sludge, organic garbage, and saw invade with ratio 0,05: 1: 0,025. Product composting resulted is 7,3 m3/day and using 1200 m3 area. Units of composting there includes receiving space, composting reactor, filtering and packaging, warehouse, and garage. 
PENENTUAN FORMULA PENAMBAHAN VOLUME AIR KONSTAN PADA PENGOMPOSAN SAMPAH DAUN Samudro, Ganjar; Sumiyati, Sri; Ratna, Dian Asri Puspa; Hastuti, Sindi Martina; Kurnia, Vaneza Citra; Hadiwidodo, Mochtar
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.538 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.41-44

Abstract

Penambahan volume air pada pengomposan sampah daun masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu yang banyak, dan tenaga kerja yang besar. Tujuan penentuan ini dimaksudkan untuk mendapatkan formula penambahan volume air konstan pada pengomposan sampah daun secara kontinyu. Metode penelitian diawali dengan observasi penelitian hubungan waktu terhadap kadar air berdasarkan variasi kadar air yang diinginkan 50% dan 60% sebagai kadar air optimum dalam proses pengomposan, kemudian dilanjutkan analisis kuantitatif deskriptif dalam penentuan formula. Formula penambahan volume air konstan pengomposan sampah daun sebagai berikut: debit input (mL/L/hari): y = 1,764e0,048x, volume air (mL/L): y = 10,01e0,049x, dan volume air (%):y = -0,698x + 61,09.
STRATEGI PRODUKSI PUPUK ORGANIK CAIR KOMERSIAL DARI LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN (RPH) SEMARANG Oktiawan, Wiharyanto; Sarminingsih, Anik; Purwono, Purwono; Afandi, Mahfud
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 12, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.309 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v12i2.86-94

Abstract

Limbah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Semarang yang didominasi oleh rumen sapijika tidak diolah dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada manusia dan kerusakan lingkungan.Dampak negatif dari limbah adalah proses pembuangan dan pembersihannya memerlukan biayaserta efeknya dapat mencemari lingkungan. Hal ini mendorong adanya inovasi dan pengembanganteknologi pengolahan air limbah yang murah dan mudah operasional dan pemeliharaannya sertabiaya yang sedikit. Upaya meningkatkan keuntungan akan keberadaan limbah dilakukan caramengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Keuntungan yang bisa diperolehdari proses pengolahan limbah tersebut menjadi biogas, bioenergi, dan pupuk. Pupuk yangmengandung magnesium yang tinggi yang beredar di pasaran biasanya berbentuk granul/ serbuk.Apabila tanaman mengalami kekurangan magnesium maka akan menyebabkan kuningnya daun danmenghambat proses fotosintesis yang terjadi di daun.Penambahan limbah garam pada penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kandunganunsur hara makro C,N,P,K, dan Mg, tidak mencemari lingkungan, tidak merusak struktur tanah, sertamudah dalam pengaplikasiannya. Variasi rasio serat kasar dengan cairan rumen bertujuan untukmengetahui kandungan paling optimum,antara lain: 100:0 ,75:25 , 50:50 , 25:75 , 0:100 (seratkasar:cairan rumen). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan limbah garam tidakmempengaruhi terhadap kandungan unsur hara C-Organik dan Nitrogen, sedangkan pada kandunganFospor, Kalium, dan Magnesium memiliki pengaruh dari penambahan limbah garam. Kandunganunsur hara makro paling optimum yaitu C-Organik pada fermentor B1 sebesar 1,44%, Ntotal padafermentor B2 sebesar 0,73%, Fospor (P2O5) pada fermentor B3 sebesar 2,243%, Kalium padafermentor B3 sebesar 13,05, dan Mg pada fermentor B3 sebesar 26,82%. Meskipun demikian, pupukorganik cair ini belum memenuhi persyaratan teknis Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011tentang pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah
KAJIAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS DENGKENG Sarminingsih, Anik
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.361 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v15i2.158-164

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Dengkeng merupakan salah satu Sub DAS Bengawan Solo Hulu, yang sebagian besar wilayahnya berada di kabupaten Klaten Jawa Tengah.DAS Dengkeng terindikasi sebagai salah satu DAS kritis dengan potensi rawan banjir cukup besar.Salah satu penyebab banjir adalah sungai yang semakin dangkal akibat erosi dan sedimentasi.Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi perubahan tataguna lahan terhadap tingkat bahaya erosi.Prediksi Erosi didasarkan pada penelitian Wischmeier dan Smith yang menyajikan Persamaan Universal Soil Loss (USLE).Jumlah sedimen yang diangkut di sungai dengan mengalikan tingkat erosi dengan rasio pengiriman sedimen (SDR).Potensi erosi dan sedimentasi mengacu pada penggunaan lahan yang berbeda, yaitu 1990, 2000 dan 2011. Secara umum di DAS Dengkeng telah terjadi peningkatan rata-rata tingkat erosi dari 70.60  ton / ha / tahun pada tahun 1999 menjadi 76.82 ton / ha / tahun. 2011atau jika diklasifikasikan berdasarkan tingkat bahaya erosi dengan solum tanah dangkal, maka TBE tergolongsedang menuju ke berat.Peningkatan laju erosi tidak terlampu signifikan karena mayoritas penggunaan lahan adalah sawah.TBE yang tergolong berat berada pada wilayah lahan kering dengan kelerengan curam.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1 (2026): March 2026 Article in Press 2026 (For Upcoming Issue) Vol 22, No 3 (2025): November 2025 Vol 22, No 2 (2025): July 2025 Vol 22, No 1 (2025): March 2025 Vol 21, No 3 (2024): November 2024 Vol 21, No 2 (2024): July 2024 Vol 21, No 1 (2024): March 2024 Vol 20, No 3 (2023): November 2023 Vol 20, No 2 (2023): July 2023 Vol 20, No 1 (2023): March 2023 Vol 19, No 3 (2022): November 2022 Vol 19, No 2 (2022): July 2022 Vol 19, No 1 (2022): March 2022 Vol 18, No 3 (2021): November 2021 Vol 18, No 2 (2021): July 2021 Vol 18, No 1 (2021): March 2021 Vol 17, No 3 (2020): November 2020 Vol 17, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Maret 2020 Vol 16, No 3 (2019): November 2019 Vol 16, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 15, No 2 (2018): September 2018 Vol 15, No 1 (2018): Maret 2018 Vol 14, No 2 (2017): September 2017 Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 13, No 2 (2016): September 2016 Vol 13, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 12, No 2 (2015): September 2015 Vol 10, No 1 (2013): Vol. 10 No. 1 (2013) Vol 9, No 2 (2012): Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 1 (2012): Vol 9, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2011): Vol 8, No 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010): Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010): Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009): Vol 6, No 2 (2009) Vol 6, No 1 (2009): Vol 6, No 1 (2009) Vol 5, No 2 (2008): Vol 5, No 2 (2008) Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008) Vol 3, No 2 (2007): Vol 3, No 2 (2007) Vol 2, No 1 (2007): Vol 2, No 1 (2007) Vol 1, No 1 (2006): Vol 1, No 1 (2006) More Issue