cover
Contact Name
Hasan Bisri
Contact Email
hasan.bisri@unida.aci.id
Phone
+62251-8240773
Journal Mail Official
tadbir.muwahhid@unida.ac.id
Editorial Address
Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Djuanda Bogor, Gedung Guru lt 3
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir Muwahhid
ISSN : 25794876     EISSN : 25793470     DOI : -
Jurnal Tadbir Muwahhid is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every April and October. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Tadbir Muwahhid is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management and Tauhid-Based Management receives manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 169 Documents
KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK Zaimatun Nisa; Omon Abdurakhman; La Ode Amril
TADBIR MUWAHHID Vol. 3 No. 1 (2019): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v3i1.1796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat hubungan fungsional untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh vaiabel bebas yaitu variabel kedisiplinan belajar terhadap variabel terikat yaitu variabel self-efficacy. Sample pada penelitian ini 81 peserta didik dari 115 peserta didik yang ditentukan dengan meggunakan perhitungan rumus Slovin. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan korelasi antara kedisiplinan belajar peserta didik (X) dengan self-efficacy peserta didik (Y) diperoleh nilai sebesar rhitung = 0.668 dan rtabel untuk 81 adalah 0.216 pada taraf signifikan 5% dengan demikian rhitung > rtabel (0.668 > 0.216) maka H0 ditolak yang artinya terdapat korelasi yang signifikan antara kedisiplinan belajar peserta didik terhadap self-efficacy peserta didik. Signifikansi persamaan regresi dengan hasil nilai Fhitung = 63.535 dan Ftabel dengan dfreg = 1 dfres = 79 adalah 3.96 pada taraf 5% maka Fhitung > Ftabel dengan demikian H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik. Hasil koefisien determinasi R2 = 0.446 yang menunjukan adanya 44.6% kedisiplinan belajar peserta didik mempengaruhi self-efficacy peserta didik, sisanya 55,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak dianalisa pada penelitian ini.
MINAT BERWIRAUSAHA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Silfy Salwa; Hasan Bisri; Agus Mulyana
TADBIR MUWAHHID Vol. 1 No. 1 (2017): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v1i1.837

Abstract

Minat dalam berwirausaha harus ditumbuhkan sejak dini pada pelajar atau peserta didik. Minat merupakan kecenderungan perasaan memperhatikan serta menyukai beberapa hal atau kegiatan, minat terhadap sesuatu dipelajari terlebih dahulu dan mempengaruhi belajar selanjutnya, mempengaruhi minat-minat selanjutnya. Membentuk keberanian dalam aspek lain yang didorong oleh pendidik di lembaga sekolah yang memberikan mata pelajaran yang praktis dan menarik dapat membangkitkan minat peserta didik untuk berwirausaha. Namun berdasarkan temuan yang ada belum semua peserta didik memiliki minat berwirausaha. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh hasil belajar mata pelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha peserta didik di SMKN 1 Puncak Cisarua. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan penelitian kuantitatif, jenis penelitian asosiatif berupa sebab akibat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 peserta didik dari populasi 80 peserta didik di SMKN 1 Puncak T/A 2016/2017. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket skala bertingkat, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil akhir penelitian ini adalah signifikansi persamaan regresi dengan hasil nilai Fhitung 29.577 dan Ftabel dengan dfreg=1 dfres=54 adalah 4,02 pada taraf 5%. Dengan demikian Fhitung> Ftabel (29,577 > 4,02) sehingga H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar mata pelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. Hasil koefisien determinasi yaitu 0,5952 = 0,354 dengan demikian minat berwirausaha peserta didik sebesar 35,4% dipengaruhi oleh hasil belajar, sedangkan 64,6% minat berwirausaha belajar dipengaruhi oleh faktor lain. KATA KUNCI: hasil belajar, kewirausahaan, minat berwirausaha.  ENTREPRENEURSHIP INTEREST IN TERMS OF STUDENT LEARNING OUTCOMESABSTRACTInterest in entrepreneurship must be grown early to students or learners. Interest is a tendency to pay attention and like some things or activities, interest in something is learned and further can influence the next learning affects. In another aspect, the courage to form entrepreneurial driven by school teachers, schools that provide practical subjects can generate interest and attract students to entrepreneurship. However, based on the findings that there is not all the students have an interest in entrepreneurship. This study aims to determine whether there is influence learning outcomes entrepreneurship subjects to the interest in entrepreneurship students in SMK 1 Puncak Cisarua. This study uses a quantitative research approach, the type of associative research in the form of cause and effect. Samples used as many as 56 students out of a population of 80 students in SMK 1 Peak 2016/2017. Data collection techniques used is a graduated scale questionnaire, observation, interview and documentation. The final results of this study demonstrate the significance of the regression equation with the results and the value of F 29 577 Ftabel with dfreg = 1 dfres = 54 was 4,02 at the 5% level. Thus Fhitung> Ftabel (29 577> 4,02) so that H0 is rejected, meaning that a significant difference between the results of the study subjects entrepreneurial interest in entrepreneurship. The coefficient of determination is 0,5952 = 0,354 thus the interest in entrepreneurship students 35,4% influenced by the results of learning, while 64.6% interest in entrepreneurship learning is influenced by other factors. 
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU Susan Febriantina; Febi Nur Lutfiani; Nuryetty Zein
TADBIR MUWAHHID Vol. 2 No. 2 (2018): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v2i2.1313

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja guru di SMK Negeri 40 Jakarta. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survei yang dipilih dengan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara kinerja guru dan budaya organisasi dengan Thitung 6,81 dan Ttabel 1,70. Dari uji persyaratan analisis yang dilakukan, dapat dinyatakan bahwa penelitian ini terdistribusi normal dan linier dengan persamaan regresi Ŷ = 27,24 + 0,408X. Berdasarkan koefisien korelasi variabel budaya organisasi dengan kinerja guru, diperoleh pengaruh yang kuat yaitu sebesar 0,741. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi yang dibuat menghasilkan 0,5497 atau sebesar 54,97%, ini berarti bahwa sebanyak 54,97% budaya organisasi mempengaruhi kinerja guru, sedangkan sisanya 45,03% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam model ini.Kata kunci: budaya organisasi, kinerja guru, sekolah kejuruan.THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL CULTURE ON TEACHER PERFORMANCEAbstractThe purpose of this study was to determine whether there is a positive and significant influence of organizational culture on teacher performance in SMK Negeri 40 Jakarta. The research methodology used was survey method which was selected by saturated sample technique. The result shows that there is positive influence between teacher’s performance and organizational culture with Tcount of 6.81 and Ttabel of 1.70. It is also expressed normal and linearly distribution with regression equation Ŷ = 27.24 + 0.408X. Based on correlation coefficient of organizational culture variables with teacher performance obtained a strong influence that is equal to 0.741. Based on the calculation of coefficient of determination made to produce 0.5497 or equal to 54.97%, this means that as much as 54.97% of organizational culture affects teacher performance, while the remaining 45.03% was influenced by other variables not described in this model.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMK WIKRAMA BOGOR Rifa Afifah Mumtazah
TADBIR MUWAHHID Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ta'dibi
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v4i2.391

Abstract

Teknologi  informasi  dimanfaatkan  sebagai  media  dalam  proses  pembelajaran,  salah  satunya  pada mata   pelajaran   PAI.   Pembelajaran   PAI   yang   dalam   penyampaiannya   dinilai   kurang   variatif mengakibatkan  minat  peserta  didik  terhadap  mata  pelajaran  PAI  menurun.  Pemanfaatan  teknologi informasi  dalam  pembelajaran  PAI  diharapkan  dapat  meningkatkan  minat  belajar  peserta  didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran PAI berbasis Teknologi Informas terhadap   minat   belajar   peserta   didik.   Penelitian   ini   merupakan   penelitian   kuantitatif   dengan menggunakan  metode  deskriptif.  Populasi  dan  sampel  diambil  dari  kelas  X  di  SMK  Wikrama  Bogor. Teknik  pengumpulan  data  menggunakan  angket,  wawancara,  dokumentasi,  dan  observasi.  Teknik analisis   data   menggunakan   rumus   regresi   linear   sederhana.   Hasil   penelitian   penghitungan Pembelajaran  PAI  berbasis  Teknologi  Informasi  SMK  Wikrama  Bogor  berada  pada  kualitas  baik dengan  presentase 55,68%.  Minat  belajar  peserta  didik  di  SMK  Wikrama  Bogor  menunjukkan kualitas baik dengan presentase 47,15%. koefisien determinasi sebanyak 19% minat belajar peserta didik  ditentukan  oleh  pembelajaran  PAI  berbasis  Teknologi  Informasi  sedangkan sisanya  sebanyak 81%  ditentukan  oleh  faktor  lain.  Nilai t hitung =  2,993  lebih  besar  dari  t tabel =  1,645.  Demikian  hasil persamaan regresi bahwa Ý = 47,79 +  0,16X. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pembelajaran PAI berbasis Teknologi Informasi terhadap minat belajar peserta didik kelas X SMK Wikrama Bogor. Maka, H0 diterima dan Ha ditolak.
EFEKTIFITAS METODE TAHFIZH AL-QUR`AN DI PONDOK PESANTREN RAFAH RANCABUNGUR BOGOR Muhammad Fatullah Rosyid
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Ta'Dibi
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.334

Abstract

Dalam perkembangan, program tahfizh Al-Qur`an dimasa sekarang ini tidak hanya dikembangkan oleh pondok-pondok pesantren saja akan tetapi sudah banyak diterapkan dan dikembangkan di lembaga-lembaga pendidikan lainya. Oleh karena itu, tidak sedikit lembaga pendidikan yang program unggulannya adalah program tahfizh. Namun demikian, program tahfizh Al-Qur`an yang diselenggarakan di Lembaga-lembaga pendidikan sering kali kurang efektif dalam pelaksanaanya, sehingga tidak mencapai hasil atau tujuan sesuai yang telah direncanakan. Hal tersebut disebabkan dengan beberapa faktor yang diantaranya: guru tahfizh yang kurang berkompeten dalam bidang tahfizh, lingkungan yang kurang kondusif, waktu yang terbatas, sarana dan prasarana dan bahkan yang tidak kalah pentingnya dari semuanya adalah tidak memiliki metode khusus tahfizh dalam menghafal Al-Qur`an. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini adalah: pertama Bagaimana efektifitas metode Tahfizh Al-Qur`an diPondok Pesantren Rafah, kedua Apa hambatan dan pendukung yang dihadapi dalam menerapkan metode Tahfizh Al-Qur`an diPondok Pesantren Rafah. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian akan dilakukan oleh peneliti yang berada langsung dengan obyek, terutama dalam memperoleh data dan berbagai informasi. Dengan kata lain peneliti langsung berada di lingkungan yang hendak diteliti. Dalam melaksanakan program tahfizh Al-Qur`an diPondok Pesantren Rafah menggunakan dan menerapkan metode talaqqi, musyafahah talaqqi jadi murid langsung menghadap gurunya, itu adalah thariqah Nabawiyah. Sistem pengajaran tahfizh Al-Qur`an diPondok Pesantren Rafah masih menggunakan metode tradisional yaitu metode talaqqi, dimana Santri dalam setiap kelompok terdiri dari 20 kelompok, Santri maju untuk menyetor hafalan Al-Qur`an kepada ustadznya masing-masing satu persatu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode talaqqi yang diterapkan diPondok Pesantren Rafah sangat efektif dalam menghafal Al-Qur`an. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, Hal ini selalu dapat diatasi dengan baik oleh para Santri untuk menghafal Al-Qur`an, dan Santri mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan sesuai dengan kurikulum Pondok Pesantren Rafah yaitu sebanyak 15 juz selama 6 tahun dan 4 tahun bagi kelas intensif.
Pengelolaan Laboratorium Sebagai Pusat Sumber Belajar Di Sekolah Menengah Atas Sobrul Laeli; Novi Maryani
TADBIR MUWAHHID Vol. 4 No. 1 (2020): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v4i1.2619

Abstract

Peranan laboratorium sebagai pusat sumber belajar di SMA membutuhkan pengelolaan yang baik. Pengadaan laboratorium tanpa pengelolaan menyebabkan tidak optimalnya pemanfaatan laboratorium sebagai sumber belajar IPA di SMA. SMA Negeri 1 Ciawi memfasilitasi pembelajaran IPA dengan ruang laboratorium yang digunakan untuk melakukan praktikum. Adanya penelitian ini bertujuan untuk menguraikan ba-gaimana pengelolaan laboratorium yang baik dan keefektifan pengelolaan laboratorium sebagai bentuk dari keberhasilan manajemen sekolah dalam menyediakan sarana pusat sumber bela-jar di SMA N 1 Ciawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan yaitu metode studi kasus dengan teknik analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA N 1 Ciawi telah melaksanakan program pengelolaan laboratorium. Meskipun pada praktiknya terkendala berbagai keterbatasan namun tidak menjadi alasan untuk tidak mengoptimalkan laboratorium sebagai pusat sumber belajar pembelajaran IPA. Penelitian ini dibatasi pada pengkajian pengelolaan laboratorium di SMA N 1 Ciawi Bogor. Pihak sekolah dan laboran diharapkan dapat terus meningkatkan pengelolaan laboratorium sesuai dengan komponen pengelolaan agar keberadaan laboratorium sebagai sumber belajar dapat dimaksimalkan
MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TILAWAH AL-QUR’AN BAGI CALON PESERTA DIDIK MUSABAQOH TILAWATIL QUR`AN Afriska Pertiwi
TADBIR MUWAHHID Vol. 2 No. 1 (2018): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v2i1.1083

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pendidikan dan pelatihan tilawah al-Qur’an bagi calon peserta didik musabaqah tilawatil Qur`an di pondok pesantren al-Qur’an M. Thoha Al-fasyni Bogor. Metode penelitian ini adalah menggunakan penelitian kualitatif dengan berusaha melaksanakan pengkajian deskriptif yang akan dituangkan dalam bentuk laporan dan uraian. Adapun jenis penelitiannya dengan mengambil studi kasus di pondok pesantren al-Qur`an M. Thoha Al-fasyni kota Bogor. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan metode terpola, dalam manajemen pendidikan dan pelatihan tilawah al-Qur`an bagi calon peserta didik musabaqah tilawatil Qur`an, metode ini diterapkan dengan pertemuan guru dan para peserta didik untuk mempraktekan apa yang telah guru sampaikan dan contohkan, dalam setiap kali pertemuan sehingga mampu memperoleh pola lagu tilawah dengan baik. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pihak pondok pesantren terutama berkaitan dengan manajemen pendidikan dan pelatihan tilawah al-Qur`an, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihanya. Dan agar hal tersebut dapat dibuktikan dengan peningkatan prestasi peserta didik dalam setiap perlombaan musabaqah tilawatil Qur`an di berbagai tempat.Kata kunci: manajemen pelatihan, manajemen pendidikan, musabaqah tilawatil Qur`an, peserta didik, tilawah Al-Qur`an. AL-QUR`AN READING EDUCATION MANAGEMENT FOR PROSPECTIVE STUDENTS READING RACE AL-QUR’ANABSTRACT The purpose of this study was to determine how the recitation of the Qur'an management education for prospective students boarding school race koran reading the Koran Muhammad Al-Fasyni Thoha Bogor. This research method is using qualitative research with descriptive trying to carry out an assessment to be formulated in the form of reports and descriptions. The type of research by taking a case study in a boarding school Al-Quran muhammad Thoha fasyni city of Bogor. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Results of the analysis in this study shows the method patterned, in education management is reading the Quran for prospective learners race reading the Quran, the method is applied to meeting the teacher with the students to practice what the teachers say and demonstrated, in every meeting so as to obtain the pattern of the song reading well. The results of this study can be used by the boarding school related to education management reading the Quran, in an effort to improve the quality of education of reading the Quran. And so it can be evidenced by the increase achievement didikdalam participants race each race recitation of the Qur'an in various places.
PENGARUH KEAKTIFAN PENGURUS OSIS TERHADAP KARAKTER PERCAYA DIRI Siti Nur Aliyah; Berliana Kartakusumah; Novi Maryani
TADBIR MUWAHHID Vol. 3 No. 2 (2019): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v3i2.2028

Abstract

The activeness of the OSIS board is a useful to school activity and can develop the interests and talents of students and can influence the character of students, namely the character of self-confidence. The activity of students in the OSIS management is be expected to be able to instill and improve the character of students' self-confidence. The purpose of this research is to know to determine the effect of student council activeness on self-confidence characters. This type of research is to use the functional correlation method. The population and sample in the study were the members of OSIS board of SMAN 01 Ciawi for the period 2019-2020, totaling 42 people. Data collection techniques using interview, questionnaire, observation, and documentation techniques. The data analysis technique uses a simple linear regression formula. The results of the study based on the calculation of student council management activeness were relatively is good with an average mean score of 28,64 from the results of the overall number of respondents. The results of the study of the character of self-confidence are also relatively good with a mean score of 36,71 from the results of the total number of respondents as much as 40. The calculation of the coefficient of determination through the summary table model showed that as much as 90,1 % of characters are determined by the student council activists, while 90 , 1% is determined by other factors. Based on result, to find of statistic, the effect of the student council's activeness on the character of self-confidence in SMAN 01 Ciawi, Bogor Regency, which is positive but not significant, because the tcount of 1.831 is more than rtable 2.021. This the results of the regression to showed  that Y = 23,420 + 0,466X. Based on the results of the research, it can be concluded that there was significant influence between the activeness of the Student Council administrators towards the character of self-confidence in SMAN 01 Ciawi, Bogor Regency, thus Ha was accepted and H0 was rejected.
PENGARUH KOMPETENSI SOSIAL GURU TERHADAP INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR Winarti Nilailasari Zuliamiranti; R Siti Pupu Fauziah
TADBIR MUWAHHID Vol. 1 No. 1 (2017): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v1i1.842

Abstract

Kompetensi sosial guru merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi sosial guru merupakan kemampuan guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan murid, sesama guru dan warga sekolah serta masyarakat sekitar. Kompetensi sosial yang dimiliki guru akan memperlancar proses interaksi belajar mengajar di kelas. Interaksi belajar mengajar merupakan hubungan timbal balik yang terjadi antara guru dengan murid dalam proses belajar mengajar. Dengan kompetensi sosial yang dimiliki diharapkan seorang guru mampu mengelola kelas dengan baik agar tercipta suasana kelas yang menyenangkan dan tidak membosankan sehingga murid merasa nyaman dalam belajar dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi murid. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kompetensi sosial guru terhadap interaksi belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan penelitian survey. Teknik analisisnya yaitu analisis regresi dengan metode kuantitatif, data disajikan dalam bentuk deskriptif analisis. Populasi dan sampel dari penelitian ini sebanyak 15 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan kompetensi sosial guru terhadap interaksi belajar mengajar sebesar 0,951. Analisis regresi linier sederhana kompetensi sosial guru sebesar 0,951. Koefisien F sebesar 123,306 dan P-value = 0,000 yang lebih kecil dari  = 0,025. Maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi sosial guru terhadap interaksi belajar mengajar.KATA KUNCI: belajar mengajar, guru, interaksi, kompetensi sosial, pengaruh.  THE INFLUENCE OF TEACHER SOCIAL SKILL ON THE INTERACTION OF LEARNING TEACHINGABSTRACTSocial competence of teachers is one of the competencies that must be owned by a teacher. Social competence of teachers is the teacher's ability to interact and communicate with students, fellow teachers and the school community as well as surrounding communities. Social competence held by teachers will expedite the process of interaction and learning in the classroom. The interaction of teaching and learning is a reciprocal relationship that occurs between teachers and students in the learning process. Owned with social competence expected of a teacher is able to manage classes well in order to create a classroom atmosphere that is fun and not boring so that students feel comfortable in learning and is expected to improve the performance of students. This study aims to determine the effect of social competence of teachers to teaching and learning interactions. This study uses survey research. Mechanical analysis is regression analysis with quantitative methods, data is presented in the form of descriptive analysis. Population and sample of this study were 15 teachers. The results showed a significant correlation of social competence of teachers to teaching and learning interactions at 0.951. Simple linear regression analysis of the social competence of teachers at 0.951. The coefficient of 123.306 F and P-value = 0.000, which is smaller than α = 0.025. It was therefore concluded there is significant influence social competence of teachers to teaching and learning interactions.
PEMBIASAAN SPIRITUAL UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Zahra Khusnul Lathifah; Radif Khotamir Rusli
TADBIR MUWAHHID Vol. 3 No. 1 (2019): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v3i1.1649

Abstract

Program pemerintah dalam penguatan pendidikan karakter melalui sekolah, perlu didukung sepenuhnya dengan upaya-upaya positif baik oleh masyarakat maupun institusi pendidikan sebagai lembaga legal yang menaungi proses pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan pembiasaan spiritual terhadap pengembangan pendidikan karakter peserta didik ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Cicurug Kabupaten Bogor. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan naturalistik, latar penelitian diambil dengan kondisi yang sesungguhnya (natural setting). Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan mengobservasi subyek dan obyek penelitian, melakukan wawancara serta mengambil beberapa dokumentasi yang diperlukan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program pembiasaan spiritual yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Cicurug melalui serangkaian kegiatan seperti; taushiah, pembacaan do’a sebelum pembelajaran dimulai di kelas, pembacaan/hafalan surat-surat pendek, pembiasaan 3S (Senyum, Sapa, Salam), pelaksanaan sholat Dzuhur berjama’ah, penjadwalan sholat Dhuha dan kegiatan infaq, dapat meningkatkan tingkat mutu pelaksanaan pendidikan karakter pada peserta didik di sekolah ini. Beberapa poin yang dapat dirangkum sebagai hasil penelitian ini, adalah: 1) pembiasaan spiritual di SD Negeri 3 Cicurug dilaksanakan melalui serangkaian program yang diintegrasikan ke dalam proses pendidikan dalam keseharian peserta didik di sekolah, 2) dengan metode pembiasaan, peserta didik melaksanakan seluruh kegiatan keagamaan dengan rasa sukarela tanpa keterpaksaan, 3) pembiasaan spiritual merupakan pembelajaran secara langsung (experiential-learning), 4) metode pembiasaan terbukti menjadi metode yang efektif jika dibandingkan dengan beberapa metode lain dalam mengajarkan nilai-nilai keagamaan terhadap peserta didik, 5) pembiasaan spiritual juga dapat membantu peserta didik dan guru dalam mengembangkan sikap terpuji, religius, jujur, mandiri, bertanggungjawab, disiplin, bersikap toleran, mencintai kedamaian dan memiliki sifat peduli sosial.

Page 7 of 17 | Total Record : 169