cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Akhbar
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23024801     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 6 Documents clear
FIQH MUAMALAH SEBAGAI PRINSIP DASAR EKONOMI SYARI’AH (KAJIAN SURAT AN-NISA AYAT 29) Syhabudin, Abu
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Syari’ah merupakan ekonomi yang berlandasakan prinsi-prinsip syari’at Islam. Dalam Syari’at Islam terdapat Fiqh Muamalah yang di dalamnya bersumber pada al-Qur’an, al-Hadits dan Ijtihad. Fokus kajian ini Firman Allah surat an-Nisa ayat 29. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui prisip dari al-Qur’an tentang cara mendapatkan harta. Metode kajian ini menggunakan Metode Tafsir Maudhui’. Hasil kajian ini didapatkan adanya prinsip dalam al-Qur’an tentang cara mendapatkan harta. Yaitu: tidak bathil, tijarah, dan ‘an taradhin. Tidak bathil berarti prinsip yang dijalankan tidak bertentangan dengan yang dilarang Syari’at Islam. Tijarah berarti segala transaksi yang dijalankan terdapat nilai jual dan beli atau ada nilai tukarnya atau ‘iwadh (penggnati). Dan ‘an taradhin berarti suka-sama suka, saling ridha atau saling menyetujui antara dua pihak yang bertarnsaksi. Ketiganya dapat dijadikan prinsip tentang cara mendapatkan harta yang saling menguntungkan bagi pihak-pihak yang melakukan trnasaksi.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SERTA DAMPAKNYA PADA MUTU PENDIDIKAN (Studi pada MTs Negeri di Kabupaten Majalengka) Rakhmat, Muhamad
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah/madrasah sebagai supervisor mempunyai kemampuan untuk menciptakan situasi belajar mengajar sedemikian rupa sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan. Jadi berhasil atau tidaknya proses pencapaian tujuan lembaga pendidikan yang telah ditetapkan sangat tergantung dari unsur manusia yang memimpin dan melaksanakan tugas-tugas serta kegiatan-kegiatan dalam usaha yang bersangkutan dituntut adanya keberhasilan kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Selain itu,  Mutu yang baik hanya mungkin dicapai dengan adanya disiplin yang tinggi. Disiplin guru adalah merupakan faktor yang terpenting dalam membentuk manusia yang berkualitas dan kreatif.Disiplin merupakan sikap yang harus dimiliki oleh guru karena dengan disiplin kerja yang tinggi diharapkan tujuan dari pendidikan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan oleh suatu sekolah.  Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis) karena peneliti ingin memastikan apakah ada pengaruh antara pelaksanaan supervisi kepala madrasah dan kompetensi pedagogik terhadap disiplin kerja guru serta dampaknya pada mutu pendidikan. Hasil analisis dan pembahasan menemukan bahwa persepsi guru tentang supervisi kepala madrasah, kompetensi pedagogik, disiplin dan mutu pendidikan dikategorikan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh supervisi kepala madrasah dan kompetensi pedagogik terhadap peningkatan disiplin guru. Disiplin guru berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan.Kata Kunci : Supervisi,  Kompetensi Pedagogik, Disiplin dan Mutu.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PEMBERDAYAAN GURU TERHADAP SIKAP PROFESIONAL SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA GURU PADA MTs NEGERI DI KABUPATEN MAJALENGKA KOSMAJADI, E
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan profesionalitas guru dapat dilakukan dengan melakukan pemberdayaan secara optimal. Pemberdayaan dalam organisasi dapat ditinjau dari berbagai macam sudut pandang. Salah satunya adalah evaluasi atau pemeriksaan terhadap penjabaran pekerjaan yang sedang dijalankan ataupun yang akan dijalankan. Penjabaran pekerjaan secara umum diatur berdasarkan bagian dalam tiap organisasi atau sesuai dengan kebutuhan akan tugas yang tersedia. Pendayagunaan pada dasarnya adalah pembinaan, penertiban, dan penyempurnaan aparatur negara baik dari aspek kelembagaan, sumber daya manusia aparatur, tatalaksana, dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kontribusi pengaruh yang diberikan oleh kepemimpinan kepala madrasah  guru terhadap sikap profesional  secara langsung sebesar 21,068%, sementara pengaruh secara tidak langsung dari kepemimpinan kepala madrasah  guru terhadap sikap profesional  melalui Pemberdayaan guru  sebesar 15,057%; sehingga total pengaruh yang diberikan oleh variabel kepemimpinan kepala madrasah  guru terhadap sikap profesional  sebesar 36,125%. Kontribusi pengaruh yang diberikan oleh Pemberdayaan guru  terhadap sikap profesional  secara langsung sebesar 15,288%, sementara pengaruh secara tidak langsung dari Pemberdayaan guru  terhadap sikap profesional  melalui kepemimpinan kepala madrasah  sebesar 15,057%; sehingga total pengaruh yang diberikan oleh variabel disiplin terhadap sikap profesional  sebesar 30,345%. Kontribusi gabungan antara kepemimpinan kepala madrasah  dan disiplin kerja guru dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi. Nilai koefisien determinasi untuk kedua variabel tersebut adalah sebesar 0,665; sehingga total pengaruh dari kedua variabel (kepemimpinan kepala madrasah  dan disiplin) terhadap sikap profesional  sebesar 66,5% dan sisanya sebesar 33,5% dipengaruh oleh variabel lain diluar penelitian.Kata Kunci : Kepemimpinan, Pemberdayaan, Kinerja
STRATEGI PIMPINAN MUHAMADIYAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH MUHAMADIYAH DI KABUPATEN INDRAMAYU yudhanegara, firman
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah lembaga yang bergerak dalam bidang noble industry (industry mulia) yang mengemban misi ganda, yaitu setengah profit dan sosial. Dikatakan profit, karena tanpa modal dan dukungan finansial yang cukup, pendidikan juga tidak dapat berlangsung secara baik. Namun bukan untuk mengambil keuntungan seperti tujuan suatu perusahaan. Pada prinsip pengelolaannya, baik sekolah maupun perguruan tinggi sama-sama membutuhkan penjaminan mutu sebagai tolok ukur untuk menilai keberhasilan atau kegagalannya. Sebab tanpa adanya penjaminan mutu, lembaga pendidikan sulit melihat sejauhmana ketercapaian kualitas atau daya saing yang dimiliki. Lembaga pendidikan yang bermutu dapat terwujud apabila didukung oleh pemimpin yang paham tentang manajemen karena salah satu aspek terpenting mempengaruhi kualitas pendidikan adalah kepemimpinan dan manajemen mutu. Tujuan dari manajemen mutu pendidikan adalah untuk memelihara dan meningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan (sustainable), yang dijalankan secara sistemik untuk memenuhi kebutuhan stakeholders. Pencapaian ini membutuhkan sebuah manajemen yang efektif dan kepemimpinan yang kuat agar tujuan tersebut mampu memenuhi harapan dan keinginan masyarakat. Karena itu, visi manajemen mutu lembaga pendidikan harus mengambil peran aktif mewujudkan keinginan stakeholders. Agar keinginan tersebut tercapai, maka sangat dibutuhkan seorang pemimpin pendidikan yang kaya ide, dan berani mengambil keputusan-keputusan strategis. Pendidikan sebagai sebuah organisasi juga butuh kerjasama yang kompak, kebersamaan dan komitmen. Dengan adanya kerjasama dan dukungan dari beberapa pihak, maka kepemimpinan dan manajemen dapat memainkan peran-peran strategis. Untuk itu, penciptaan kultur organisasi modern dalam pendidikan sangat penting dilakukan. Kultur organisasi modern akan membentuk orang pada disiplin yang tinggi, membentuk karakter dan sikap yang bertanggung jawab pada pekerjaannya dan memiliki jiwa untuk pengabdian bagi kepentingan khalayak umum. Jika hal ini diterapkan dalam dunia pendidikan, maka mutu yang baik akan segera tampak. Kultur organisasi yang efektif bagi lembaga pendidikan memerlukan kolaborasi dan kooperasi antar komunitas, baik intern dan ekstern. Kolaborasi dan kooperasi yang intensif hanya dapat tercapai manakala tumbuh dari style manajemen dan pola kepemimpinan yang efektif.Kata Kunci : Kepemimpinan, Mutu Pendidikan, Strategi
PENGARUH METODE PENERAPAN PEMBELAJARAN DAN KINERJA GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU wardany, dinny kristianty
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil uji kompetensi guru tersebut adalah cerminan dari rendahnya kinerja mengajar guru di Indonesia, yang tentunya berkaitan dengan rendahnya IPM dan Indeks Pembangunan Pendidikan atau Education Developmen Indeks Indonesia dalam pantauan riset UNDP maupun Unesco.Rendahnya kinerja guru di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Metode ini mendeskripsikan hubungan antarvariabel penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Metode ini mendeskripsikan hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan di SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu didasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dipersepsikan baik. Kinerja guru SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu didasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dipersepsikan baik. Prestasi belajar siswa SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu didasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dipersepsikan baik. Terdapat pengaruh metode pembelajaran terhadap prestasi belajar SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Terdapat pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Terdapat pengaruh prestasi belajar dan kinerja guru terhadap prestasi belajar SD Negeri Lohbener Lor di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu.Kata Kunci : Metode Penerapan Pembelajaran, Kinerja Guru, Prestasi Belajar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PEMBINAAN KEAGAMAAN TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI DI MTs Se-KKM MTs NEGERI RAJAGALUH Budiman, Indra Adi
Al-Akhbar Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Al-Akhbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di sekolah terutama pendidikan agama mempunyai peranan yang sangat besar di dalam membentuk religiusitas peserta didik. Keilmuan dan pengamalan agama yang ia peroleh di sekolah mempunyai dampak yang cukup besar dalam praktek keagamaan seseorang di dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi utama sekolah adalah sebagai media untuk merealisasikan tujuan pendidikan berdasarkan tujuan pemikiran, akidah, syariat demi terwujudnya penghambaan diri kepada Allah. Sekolah mempunyai tugas menyiapkan dan mengembangkan SDM dan pusat pengembangan ilmu, sehingga wajar jika kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh pendidikan yang diperoleh di bangku sekolah. Selama ini pendidikan yang dikembangkan lebih menekankan pada aspek kognitif saja, kurang memperhatikan sisi afektif dan psikomotorik siswa. Pelajaran agama seringkali dimaknai secara dangkal dan tekstual. Nilai-nilai agama yang ada hanya dihafal dan tidak diamalkan, sehingga pelajaran agama hanya menyentuh aspek kognitif saja dan tidak sampai pada aspek afektif dan psikomotorik. Padahal nilainilai religiusitas tidak hanya tampak ketika seseorang melakukan praktek ritual peribadahan saja, seperti sholat, berdoa, puasa, zakat dan haji, namun nilai religiusitas nampak pada semua aktivitas keseharian seseorang yang mencerminkan unsur aqidah, ibadah dan akhlak. Oleh sebab itu, sekolah mempunyai peran yang cukup penting dalam pembinaan pengetahuan dan pengalaman beragama anak. Ketepatan dalam pengelolaan pembelajaran (khususnya pelajaran agama) akan sangat mempengaruhi religiusitas anak di masa mendatang. Ketepatan dalam memilih media, materi, strategi, penilaian dan evaluasi akan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan pendidikan agama. Media pembelajaran merupakan suatu alat atau perantara yang berguna untuk memudahkan proses belajar mengajar, dalam rangka mengefektifkan komunikasi antara guru dan siswa. Hal ini sangat membantu guru dalam mengajar dan memudahkan siswa menerima dan memahami pelajaran. Hasil Penelitian membuktikan pengaruh positif pembinaan keagamaan terhadap  efektivitas pembelajaran, pengaruh positif media pembelajaran terhadap efektivitas pembelajaran dan pengaruh positif media pembelajaran dan pembinaan keagamaan secara simultan terhadap  efektivitas pembelajaran.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Pembinaan Keagamaan, Efektivitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6