cover
Contact Name
Leo Rulino
Contact Email
Leo Rulino
Phone
-
Journal Mail Official
leorulino@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 2442501X     EISSN : 25412892     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHANPAPANGGO JAKARTA UTARA latifah, Labora sitinjak, susihar,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.368

Abstract

Latar Belakang: Kesiapsiagaan bencana mengacu pada tindakan yang diambil untuk mempersiapkan dan mengurangi dampak bencana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Dari hasil penelitian ini yang dilakukan selama 2 hari penelitian yaitu pada tanggal 20 dan 21 April 2021 didapatkan menurut jenis kelamin responden masyarakat perempuan 17 responden dengan presentase 57% dan laki-laki 13 responden 43%. Menurut usia 17-25 tahun 23 responden dan presentasi 46%, 26-35 tahun 16 responden dan presentasi 32%, diatas 36 tahun tahun 11 responden dan presentase 22%. Menurut pendidikan Tidak berpendidikan-SLTA 36 responden dan presentase 72%, dan diatas SLTA 14 responden dan presentase 28%. Hasil penelitian kesiapsiagaan pra bencana kebakaran menunjukkan bahwa tingkat kesiasiagaan berdasarkan jenis kelamin menyatakan bahwa masyarakat laki–laki lebih tinggi dibandingkan masyarakat perempuan, kesiapsiagaan pada fase saat bencana kebakaran menyatakan bahwa masyarakat perempuan lebih tinggi dibandingkan masyarakat laki–laki, dan pada fase pasca menyatakan bahwa masyarakat laki–laki lebih tinggi dibandingkan masyarakat perempuan. Pada tingkat kesiapsiagaan berdasarkan usia pada fase pra bencana kebanyakan usia 17-25 tahun yang memiliki presentase 96%, kesiapsiagaan bencana kebakaran fase pasca kebanyakan usia diatas 6 tahun presentasinya 97%, kesiapsiagaan bencana kebakaran fase pasca kebanyakan usia 17-25 tahun yang memiliki presentase 94%, hasil penelitian tingkat kesiapsiagaan bencana kebakaran berdasarkan pendidikan pada fase pra bencana kebanyakan menyatakan bahwa masyarakat yang lulusan diatas SLTA lebih tinggi dibandingkan masyarakat lulusan Tidak berpendidikan-SLTA, pada fase saat bencana kebanyakan menyatakan bahwa masyarakat yang lulusan Tidak berpendidikan-SLTA lebih tinggi dibandingkan masyarakat lulusan diatas SLTA, dan pada fase pasca bencana kebanyakan menyatakan bahwa masyarakat yang lulusan Tidak berpendidikan-SLTA lebih tinggi dibandingkan masyarakat lulusan diatas SLTA. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di RT 001 RW 07 Kelurahan Papanggo Jakarta Utara adalah sangat siap.Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Bencana Kebakaran
Training Basic Life Support (BLS) menggunakan Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Tour Guide dalam Penanganan Korban Tenggelam di Pulau Lancang Leo Rulino, Rizki P. Pratama
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 2 (2023): JAKHKJ September 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i2.352

Abstract

pernapasan sehingga berakibat fatal dan berujung pada kematian. Pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada kasus tenggelamsangat penting untuk kelangsungan hidup korban. Kejadian tenggelam dapat ditemukan di kawasan wisata pulau seiribu, sehinggapenting sekali memberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan BHD pada tour guide khususnya di pulau lancang.Pengetahuan mengenai BHD bisa didapatkan melalui berbagai macam metode dengan menggunakan kemajuan teknologi sepertimedia audio visualTujuan Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh edukasi BHD dengan media audio visual terhadap pengetahuan tourguide di Pulau Lancang.Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pre test – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Tour Guide yang ada dipulai lancang. Jumlah sampel 30 responden denganteknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan rata-rata sebelum diberikan edukasi 73,23; setelah diberikan edukasi, nilai meanmeningkat menjadi 82,58 dengan p value <0,001. Edukasi BHD dengan media audio visual meningkatkan pengetahuan Tour Guideyang ada di pulau lancang..Kesimpulan: : Berdasarkan penelitian yang didapatkan bahwa edukasi BHD dengan media audio visual terhadap pengetahuantour guide di Pulau Lancang sangat berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan para tour guide.Kata Kunci: Audio visual, bantuan hidup dasar, pengetahuan, tour guide.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI MULIA 2 JAKARTA BARAT Mikyal Azizah, Susihar, Labora Sitinjak,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 2 (2024): JAKHKJ September 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i2.459

Abstract

Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas. Proses penuaan pada lansia akan menyebabkan perubahan dari fisik, mental, sosial, ekonomi, dan fisiologi. Salah satu perubahan yang terjadi adalah perubahan pada struktur vena besar yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit di mana peningkatan tekanan darah sistolik melebihi batas normal, yaitu lebih dari 140 mmHg, dan tekanan darah diastolik melebihi 90 mmHg pada kondisi ini, tekanan pada pembuluh darah terus meningkat. Tekanan darah normal sendiri adalah 120 mmHg sistol atau saat jantung berdetak, dan 80 mmHg diastol atau saat jantung sedang rileks. Tujuan: Menganalisis hubungan pendidikan kesehatan dengan menggunakan poster terhadap pengetahuan lansia tentang hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Jakarta Barat. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperiment dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Sampel yang diteliti sebanyak 30 responden analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa Pengetahuan hipertensi pada lansia sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media poster sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 15 lansia (50,0%), Pengetahuan hipertensi pada lansia penderita hipertensi sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media poster berpengetahuan baik sebanyak 14 orang (46,7%). Kesimpulan: Simpulan didapatkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media poster berpengaruh terhadap pengetahuan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan
Edukasi Teknik Menyusui pada Ibu dengan Defisit Pengetahuan Perlekatan Menyusui: Studi Kasus Meilina Estiani, Eni Folendra Rosa, Aisyah,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.372

Abstract

Latar Belakang: Perlekatan menyusui merupakan proses penting dalam memberikan nutrisi yang optimal kepada bayi baru lahir. Namun, banyak ibu primipara yang menghadapi kesulitan dalam memahami dan melaksanakan perlekatan menyusui dengan benar. Kurangnya pengetahuan tentang teknik menyusui dan manfaat perlekatan menyusui yang benar menjadi salah satu penyebab kurangnya pengetahuan ibu primipara. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang teknik menyusui yang benar pada ibu primipara dengan defisit pengetahuan tentang perlekatan menyusui. Metodologi Penelitian: Desain studi kasus tentang edukasi teknik menyusui pada ibu primipara dengan defisit pengetahuan tentang perlekatan menyusui. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua ibu postpartum primipara. Penelitian ini dilaksanakan Kabupaten OKU Sumatera Selatan pada bulan Mei tahun 2023. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada studi kasus ini adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi.  Hasil: Studi kasus menunjukkam terjadi perubahan teknik menyusui terhadap klien setelah melakukan edukasi teknik menyusui yang benar yaitu, perlekatan bayi pada payudara ibu meningkat, ibu mampu memposisikan bayi dengan benar, pengetahuan ibu tentang teknik menyusui meningkat, puting ibu tidak lecet, bayinya tidak rewel lagi ketika menyusu, klien merasa lebih rileks serta kepercayaan diri ibu meningkat. Kesimpulan: Edukasi teknik menyusui yang benar sebanyak 3 kali dapat meningkatkan pengetahuan ibu primipara Kata Kunci: Perlekatan, Primipara, Tehnik Menyusui
PENERAPAN MODEL KONSERVASI LEVINE PADA BAYI SEPSIS NEONATORUM DENGAN INTOLERANSI MINUM Anita Apriliawati, Dewi Nur Sutiawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 2 (2023): JAKHKJ September 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i2.350

Abstract

Latar Belakang: Sepsis neonatorum adalah sindrom klinis yang terjadi pada 28 hari awal kehidupan, dengan manifestasi infeksisistemik dan atau isolasi bakteri patogen dalam aliran darah. Intoleransi minum dapat terjadi pada bayi sepsis yang lahir kurangdari 37 minggu. Pendekatan keperawatan yang diberikan pada bayi sepsis dengan kondisi intoleransi minum dengan menggunakanpenerapan teori model konservasi Levine. Penerapan teori model konservasi Levine ini tertuang dalam 3 kasus terpilih danditemukan masalah keperawatan gangguan pemenuhan nutrisi yang disebabkan karena intoleransi minum. Adapun masalahkeperawatan lainnya yaitu hipertermia, resiko kerusakan integritas kulit, resiko kurang volume cairan, dan pola nafas tidak efektif,resiko hipotermia dan ikterus neonatorium. Masalah – masalah yang muncul akan memperberat keadaan intoleransi minum danmenghambat proses adaptasi bayi dalam proses tumbuh kembangnya untuk mencapai integritas diri.Kata Kunci: Sepsis neonatorum, Intoleransi minum,
TINGKAT PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TENTANG KESIAPSIAGAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI RT.010/RW.005 PADEMANGAN BARAT JAKARTA UTARA Reni Amiati, Rosita Lubis,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.367

Abstract

Latar Belakang: Segala sesuatu yang diketahui berdasarkan pengalaman manusia itu sendiri dan pengetahuan akan bertambah sesuai dengan proses pengalaman yang dialaminya merupakan definisi pengetahuan (Mubarak,2012). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Pada bab ini akan diuraikan hasil dari penelitian berdasarkan data yang diambil dalam 1 hari penelitian yaitu pada tanggal 4 Mei 2022 dengan 30 responden. Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di Rt. 010 Rw. 005 Pademangan Barat Jakarta Utara. memiliki tingkat pengetahuan tinggi menurut usia s/d <35tahun 8 responden (26,7%), usia 36tahun – 55tahun 22 responden (73,3%), Tingkat pengetahuan kepala keluarga menurut pendidikan pun tinggi SD 4 responden (13,3%), SMP 10 responden (33,3%), SMA. 16 responden (53,3%), Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di Rt. 010 Rw. 005 Pademangan Barat Jakarta Utara umumnya tinggi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar memberikan edukasi kepada kepala keluarga tentang kesiapsiagaan Penelitian ini juga menghasilkan buku panduan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi, yang diberikan kepada masing-masing responden dan ketua RT.Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Tingkat Pengetahuan.
Implementasi Teori Konsep Rosemarie Rizzo Parse Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ca Cervik Irna susanti, Reni Amiati,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.375

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks atau yang dikenal juga dengan kanker leher rahim. Jenis kanker ini menyerang daerah leher rahim yang merupakan pintu masuk kearah rahim yang letaknya diantara rahim (uterus) dengan liang senggama perempuan (Arini, 2015). Rosemarie Rizzo Parse dilahirkan pada tanggal 28 Juli 1938 dan biasa dipanggil dengan nama Parse. konsep model Rosemarie dikenal dengan menjadi manusia “Human Becoming”. Rosemarie Rizzo Parse pertama kali mempubliskan teorinya dalam Man-Living-Health: A Theory of Nursing (1981) dan kemudian mengubahnya menjadi teori Human becoming, mengganti Human untuk manusia dan becoming untuk Kesehatan. Parse mensintesis teori Human becoming dari prinsip dan konsep dari karya Rogers. Dia juga memasukkan konsep dan prinsip pemikiran fenomenologis eksistensial seperti yang diungkap kan oleh Heidegger, Sartre, dan Merleau-Ponty. Teori Human becoming berasal dari pengalamannya dalam keperawatan dan dari sintesis prinsip-prinsip teoritis ilmu-ilmu manusia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan asuhan keperawatan pada pasien Ca Cervik dengan menggunakan pendekatan model konsep Rosemarie Rizzo ParseMetodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Case Study yaitu dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan Ca Cervik dengan menggunakan model konsep Rosemarie Rizzo Parse.Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah pasien dapat menerima kondisi yang dialami dan akan lebih semangat dalam menjalani arah kehidupan selanjutnya dan dapat menggapai mimpi mimpi pasien.Kesimpulan: : Perawat harus lebih mendalami apa yang dirasakan oleh pasien pada saat melakukan pengkajian kepada pasien sehingga dapat di peroleh data dan pasien lebih terbuka kepada perawat.Kata Kunci: Rosemarie Rizzo Parse, Ca Cervik, Case Study
PENERAPAN SENAM HAMIL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH RT 002/ RW 001 PULAU KELAPA Rosita Lubis, Nancy Febriani, Lulu Febriyanti,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 2 (2024): JAKHKJ September 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i2.458

Abstract

Latar belakangSenam hamil merupakan program kebugaran bagi ibu hamil untuk mengencangkan sistem tubuh dan mempersiapkan otot menghadapi masa kehamilan. Senam kehamilan dilaksanakan pada setiap akhir sesi edukasi ibu hamil sebagai sumber untuk menambah pengetahuan tentang kehamilan dan persiapan persalinan.TujuanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman secara nyata penerapan senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan pada ibu hamil primigravida di wilayah Rt 002/ Rw 001 Pulau Kelapa.Metodologi penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan penerapan senam hamil terhadap 2 pasien yang mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan dari mulai tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan.HasilBerdasarkan hasil evaluasi selama 5 hari dari 2 kedua pasien setelah dilakukan senam hamil, pada Ny.K didapatkan sudah tidak merasa cemas dan merasa nyaman dan yakin akan mengadapi proses persalinan yang akan dihadapinya sedangkan pada Ny.Y cemasnya berkurang.KesimpulanKesimpulan penelitian ini terapi penerapan senam hamil dapat menurunkan tingkat kecemasan. Kata kunciSenam Hamil, Kecemasan, Primigravida
Pengaruh Riwayat Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Titin Sutini, Medya Aprilia Astuti, Anita Apriliawati,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.371

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis pada anak yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Faktor yang mempengaruhi dari stunting adalah pola pengasuhan ibu terhadap anak salah satunya dalam pemberian ASI.  Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Riwayat pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada Balita. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desian penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada balita di wilayah Jakarta. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan sejumlah 73 sampel. Adapun kriteria responden yang akan dilibatkan dalam penelitian ini adalah ibu balita. Hasil: Penelitian ini dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil uji statistic diperoleh nilai p=0,774 yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Riwayat pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting. Kesimpulan: tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting Kata Kunci: Balita, Stunting, ASI Ekslusif
PENERAPAN MODEL KONSERVASI LEVINE PADA BAYI PASIEN HYPOGLIKEMIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KEBUTUHAN NUTRISI Titin Sutini, Astuti Lumbantoruan
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 2 (2023): JAKHKJ September 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i2.349

Abstract

Latar Belakang: Hipoglikemia adalah suatu penurunan abnormal kadar gula darah. Terdapat teknik baru untuk menguji keadaanhipoglikemi, seperti menggunakan penganalisa oksidase glukosa atau optical bedside glucose analyzer (mis One Touch). TujuanTeknik ini lebih bermakna untuk tujuan skrining di ruang rawat karena interpretasi warna terkadang tidak subjektif. Pendekatankeperawatan yang diberikan pada bayi Hypoglikemia dengan kondisi kebutuhan nutrisi dengan menggunakan penerapan teorimodel konservasi Levine. Penerapan teori model konservasi Levine ini tertuang dalam 3 kasus terpilih dan ditemukan masalahkeperawatan gangguan pemenuhan nutrisi. Adapun masalah keperawatan lainnya yaitu hipertermia, resiko kerusakan integritaskulit, resiko kurang volume cairan, dan pola nafas tidak efektif, resiko hipotermia dan ikterus neonatorium. Masalah – masalah yangmuncul akan memperberat keadaan pemenuhan kebutuhan nutrisi dan menghambat proses adaptasi bayi dalam proses tumbuhkembangnya untuk mencapai integritas diri.Kata Kunci: Hypoglikemia, Kebutuhan Nutrisi, Model konservasi Levine.