cover
Contact Name
Master Bahasa
Contact Email
Master Bahasa
Phone
-
Journal Mail Official
rahmad.nuthihar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Master Bahasa
ISSN : 23374462     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
Analisis Ragam Pertanyaan dan Strategi Bertanya Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 8 Banda Aceh Azhari Azhari; Wildan Wildan
Master Bahasa Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.096 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i1.11079

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam pertanyaan dan strategi bertanya yang digunakan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 8 Banda Aceh. Asumsi dilakukannya penelitian ini adalah terdapatnya pembelajaran yang tidak aktif yang diakibatkan oleh cara atau strategi bertanya guru yang tidak tepat dalam pembalajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Sumber data penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 8 Banda Aceh. Tahapan penelitian: (1) mencatat dan merekam semua dialog guru dengan siswa pada saat pembelajaran berlangsung; (2) mentranskripsikan data rekaman dengan teknik catat; (3) mengelompok data berdasarkan variabel; dan(4) menganalisis dan mendeskripsikan data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan enam ragam pertanyaan: (1) ragam pertanyaan pengetahuan; (2) ragam pertanyaan pemahaman; (3) ragam pertanyaan terapan; (4) ragam pertanyaan analisis; (5) ragam pertanyaan sintesis; dan (6) ragam pertanyaan evaluasi, dan menggunakan empat strategi bertanya: (1) strategi waktu tunggu; (2) strategi penguatan; (3) strategi pertanyaan menggali, dan (4) strategi persamaan interaksi. Ragam pertanyaan yang paling sering digunakan guru dalam pembelarajaran: (1) ragam pertanyaan pengetahuan; (2) ragam pertanyaan pemahaman; (3) ragam pertanyaan analisis; (4) ragam pertanyaan evaluasi; (5) ragam pertanyaan terapan; dan (6) ragam pertanyaan sintesis. Strategi bertanya yang paling sering digunakan guru dalam pembelajaran: (1) strategi penguatan; (2) strategi waktu tunggu; (3) strategi pertanyaan menggali; dan (4) persamaan interaksi.
Pelaksanaan Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Teks Eksposisi pada SMA di Kota Banda Aceh Muliana Muliana
Master Bahasa Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.086 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i2.11661

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah mendiskripsikan (1) pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi pada SMA di Kota Banda Aceh, (2) kendala pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi pada SMA di Kota Banda Aceh, dan (3) upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi pada SMA di Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas X pada SMA di Kota Banda Aceh, pengamatan pelaksanaan penilaian autentik, dan dokumen pelaksanaan penilaian autentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Indonesia kelas X pada SMA di Kota Banda Aceh (1) secara umum telah melaksanakan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi, (2) mendapat kendala yang berhubungan dengan siswa dan waktu dalam pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi, dan (3) melakukan upaya untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi. Simpulan penelitian ini adalah pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran teks eksposisi pada SMA di Kota Banda Acehn sudah dilaksanakan dengan baik sesuai ketetapan kurikulum 2013.
Pengaruh Penggunaan Teknik Membaca Super Gaya Accelerated Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe Nuraiza Nuraiza
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.787 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pengaruh penggunaan teknik membaca super gaya accelerated learning terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa. Desain penelitian ini adalah kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pretes dan postes. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan teknik membaca accelerated learning dan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan membaca pemahaman dan observasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe dengan sampel penelitian siswa kelas XI sebanyak dua kelas yang dipilih secara purposif. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap data postes dan gain ternormalisasi kemampuan membaca pemahaman antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan uji perbedaan rerata dua populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan teknik membaca super gaya accelerated learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Hasil observasi siswa yang mendapat pembelajaran dengan teknik membaca super gaya accelerated learning lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
Kesantunan Tindak Tutur Guru Madrasah Aliyah Ruhul Islam Anak Bangsa dalam Pembelajaran Maulidawati Maulidawati; Rajab Bahry
Master Bahasa Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.28 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i2.11088

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis wujud kesantunan tindak tutur, mengidentifikasi jenis tindak tutur, mendeskripsikan penyimpangan terhadap prinsip-prinsip kesantunan tindak tutur guru Madrasah Aliyah Ruhul Islam Anak Bangsa dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh dari tindak tutur guru dengan mata pelajaran yang bervariasi dan kelas yang berbeda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, peneliti tidak terlibat komunikasi antara guru dan siswa, peneliti hanya menjadi pengamat penuh dalam penggunaan bahasa guru dalam pembelajaran di kelas. Jadi, untuk melakukan pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 teknik yang digunakan, yaitu simak, yang didukung dengan teknik rekam dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maksim-maksim yang dipatuhi oleh guru Madrasah Aliyah Ruhul Islam Anak Bangsa, antara lain: maksim kebijaksanaan, maksim pemufakatan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim kedermawanan, dan maksim kesimpatian. Tuturan tersebut dituturkan dengan menggunakan tindak tutur direktif, tindak tutur representatif, tindak tutur deklarasi, tindak tutur ekspresif.Penyimpangan terhadap prinsip kesantunan tindak tutur yang ditemukan adalah penyimpangan karena tidak adanya pemakaian kata honorifik, pemakaian kata tabu, dan kesalahan penggunaan kata ganti untuk orang tua atau orang yang lebih tua.Berdasarkan data yang ada, dapat disimpulkan bahwa guru Madrasah Aliyah Ruhul Islam Anak Bangsa santun dalam bertindak tutur.
Analisis Struktur Dan Fungsi Syair Tari Rabbani Wahid Nia Azharina; Ramli Gadeng
Master Bahasa Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.251 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i1.11075

Abstract

Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah struktur dan fungsi syair Tari Rabbani Wahid? Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah buku yang ditulis oleh Aslam Nur, dkk. berjudul Rabbani Wahid Bentuk Seni Islam Di Aceh. Teknik pengumpulan data adalah kajian pustaka dengan cara membaca dan memahami teks syair Rabbani Wahid untuk menemukan struktur dan fungsi yang terdapat dalam teks tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif dengan cara mendeskripsikan data sesuai dengan masalah penelitian. Syair Rabbani Wahid dibentuk oleh struktur fisik dan batin. Struktur fisik meliputi penggunaan diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, dan rima dan ritma. Selain itu, struktur batin meliputi tema, perasaan, nada dan suasana, dan amanat. Di samping itu, Syair Rabbani Wahid berfungsi meliputi informasional, ekspresif, estetis, dan edukatif.
Analisis Struktur Fisik dan Struktur Batin Puisi Anak dalam Majalah Potret Anak Cerdas Sri Wahyuni Y; Mohd. Harun
Master Bahasa Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.278 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i2.11601

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur fisik dan struktur batin puisi anak dalam majalah Potret Anak Cerdas meliputi (1) bunyi, (2) pilihan kata, (3) sarana retorika, (4) tema, dan (5) amanat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian struktural. Sumber data dalam penelitian ini adalah puisi anak dalam majalah Potret Anak Cerdas edisi 14, 15, 16, 17, 18, dan 19. Data dalam penelitian ini adalah bunyi, kata, sarana retorika, tema dan amanat dalam puisi anak majalah Potret Anak Cerdas. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data terbagi dalam tiga tahap, yaitu (1) tahap reduksi data, (2) tahap penyajian data, dan (3) tahap penarikan simpulan. Hasil yang ditemukan sebagai berikut. Pertama, dari segi aspek bunyi ditemukan ada 11 jenis rima yang digunakan, yaitu (1) rima aliterasi (2) rima mutlak, (3) rima awal, (4) rima tengah, (5) rima akhir, (6) rima datar, (7) rima berpeluk, (8) rima bersilang, (9) rima rangkai, (10) rima kembar, dan (11) rima patah. Rima secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah rima mutlak dan rima patah. Irama yang ditemukan ada 2 jenis irama, yaitu (1) repetisi, dan (2) paralelisme. Irama secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah bentuk repetisi. Kedua, dari aspek pilihan kata ditemukan ada 4 penggunaan kata sifat hakiki puisi, yaitu (1) emotif, (2) objektif, (3) imitatif atau referensial, dan (4) konotatif. Diksi secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah kata yang bersifat emotif. Ketiga, dari segi sarana retorika berupa gaya bahasa, yaitu (1) gaya bahasa personifikasi, (2) gaya bahasa hiperbola, (3) gaya bahasa simile, dan (4) gaya bahasa sinekdoce. Gaya bahasa secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah gaya bahasa personifikasi. Citraan yang ditemukan ada 5 jenis citraan, yaitu (1) citraan penglihatan, (2) citraan pendengaran, (3) citraan perabaan, (4) citraan pencecapan, dan (5) citraan gerak. Citraan secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah citraan gerak. Keempat, tema yang digunakan dalam puisi anak majalah Potret Anak Cerdas adalah (1) tema orang tua, (2) tema guru, (3) tema teman sepermainan, (4) tema religius, dan (5) tema lingkungan alam. Tema secara menyeluruh ditemukan yang paling menonjol adalah tema orang tua. Kelima, amanat yang ditemukan dalam puisi anak majalah Potret Anak Cerdas, yaitu (1) mengajak pembaca untuk menghargai dan menghormati indahnya kasih sayang yang diberikan oleh orang tua dan guru serta mematuhi segala perintahnya, (2) mengajak pembaca untuk selalu menjaga persahabatan, (3) mengajak pembaca untuk sering berselawat kepada Nabi, (4) mengajak pembaca untuk bersabar, berusaha, semangat, rajin belajar, dan berakhlak mulia serta tidak cepat cemburu terhadap segala sesuatu, (5) mengajak pembaca untuk selalu menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan alam.
Kreativitas Guru Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Bahan Ajar pada Kelas Tinggi SD Negeri Lamkawe Kabupaten Pidie Jamaludin Jamaludin; Husaini Husaini
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.201 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11190

Abstract

Guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pendidik dan pengajar dituntut mampu meningkatkan kreativitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: kreativitas guru, kendala atau hambatan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada kelas tinggi SD Negeri Lamkawe. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian kepala sekolah dan guru bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kreativitas guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar, terutama dalam membuat modul, LKS dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan dalam LKS memperlihatkan sudah kreatif. Guru mampu membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa dengan bahan ajar yang dipersiapkan selama ini. Kendala atau hambatan yang dihadapi guru bahasa Indonesia dalam pengembangan bahan ajar pada kelas tinggi bahwa kurangnya buku-buku sastra di perpustakaan sekolah, sukar memperoleh contoh bahan ajar yang dikembangkan, dan kurangnya tenaga guru bahasa Indonesia. Faktor-faktor yang ikut mempengaruhi dalam meningkatkan kreativitas guru Bahasa Indoensia pada SD Negeri Lamkawe Kabupaten Pidie, di antaranya komitmen guru terhadap tugas yang diberikan oleh kepala sekolah, kepemimpinan paternalistik yang diterapkan oleh kepala sekolah sebagai edukator, penegakkan disiplin, dan keteladanan kepala sekolah dalam meningkatan kreativitas guru Bahasa Indonesia.
Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel Bidadari Hitam Karya T.i. Thamrin Dewi Fitriani; Wildan Wildan
Master Bahasa Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.864 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i2.11080

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk dan dampak tindak kekerasan terhadap tokoh perempuan dalam novel Bidadari Hitam karya T.I. Thamrin. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data adalah novel Bidadari Hitam karya T.I. Thamrin. Data yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, dan dialog pada sumber data yang mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan dan dampak tindak kekerasan yang dialami tokoh perempuan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dalam novel Bidadari Hitam karya T.I.Thamrin adalah kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi; (2) Dampak dari tindak kekerasan yang dialami tokoh perempuan yaitu fatal dan nonfatal. Dampak yang tergolong fatal meliputi bunuh diri dan pembunuhan. Selanjutnya, dampak yang tergolong nonfatal meliputi cedera fisik, gangguan reproduksi, gangguan psikologis, gangguan kronis, dan gangguan perilaku. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kekerasan terhadap perempuan terjadi berulang- ulang pada korban dan keluarganya sehingga mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan yang berkepanjangan. Di samping itu, konflik bersenjata yang terjadi di Aceh pada tahun 1989-2001 menambah kuantitas kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan (TNI/POLRI) maupun GAM dan warga sipil. Semua kekerasan tersebut tidak dapat diterima oleh tokoh-tokoh perempuan baik secara psikis maupun batin.
Analisis Nilai Karakter dalam Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai Nurfitri SA
Master Bahasa Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.208 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i1.11196

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai karakter apa sajakah yang terdapat pada kumpulan CRABD dan bagaimanakah nilai karakter tersebut disampaikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai karakter (1) dalam hubungannya dengan Tuhan (Religius), (2) dengan diri sendiri, (3) dengan sesama, (4) dengan lingkungan, (5) dan nilai kebangsaan. Sumber data penelitian ini adalah Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Damai (PPD), Banda Aceh, tahun 2009, 185 halaman. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan mengikuti langkah-langkah (1) membaca dan memahami naskah Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai, (2) menandai setiap bagian naskah, (3) menentukan nilai-nilai karakter, (4) membahas nilai-nilai karakter berdasarkan kelompok nilai masing-masing, (5) menyimpulkan dengan menggunakan bahasa peneliti. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan (Religius) meliputi, (a) pikiran, (b) perkataan, (c) dan tindakan. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri, yang meliputi (a) jujur, (b) bertanggung jawab,(c) disiplin, (d) kerja keras, (e) percaya diri, (f) berjiwa wirausaha, (g) berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, (h) mandiri, (i) ingin tahu, dan (j) cinta ilmu. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama, meliputi (a) sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain, (b) menghargai karya dan prestasi orang lain, (c) santun, (d) demokratis. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan. Terakhir nilai kebangsaan meliputi (a) nasionalis, (b) menghargai keberagaman. Cara penyampaian nilai karakter dalam Kumpulan Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai meliputi dua cara, yaitu cara penyampaian nilai karakter secara langsung dan cara penyampain nilai karakter secara tidak langsung. (1) Penyampaian nilai karakter secara langsung memiliki dua bentuk, yaitu (a) uraian pengarang, dan (b) melalui tokoh. (2) Penyampaian nilai karakter secara tidak langsung memiliki dua cara, yaitu (a) peristiwa,dan (b) melalui konflik.
Karakteristik Puisi Penyair Aceh dalam Antologi Puisi Lagu Kelu Afrileni Afrileni
Master Bahasa Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.663 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i2.11089

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik puisi penyair Aceh dalam antologi puisi Lagu Kelu. Aspek yang dikaji meliputi 1) aspek diksi, 2) aspek gaya bahasa, dan 3) aspek tema. Sumber data dalam penelitian ini adalah puisi penyair Aceh yang terdapat dalam antologi puisi Lagu Kelu, dengan memilih empat penyair laki-laki dan empat penyair perempuan, yaitu (1) Ridwan Amran, (2) Maskirbi, (3) Doel CP Allisah, (4) Fikar W. Eda, (5) D. Kemalawati, (6) Wina SW1, (7) Siti Aisyah, dan (8) Ernita Kahar. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam kajian ini sebagai berikut. Pertama, karakteristik dalam penggunaan diksi (pilihan kata) sangat cermat. Diksi yang digunakan mempertimbangkan makna, yaitu dengan menggunakan: 1) perbendaharaan kata, yaitu (1) kosakata yang berhubungan dengan warna, (2) kosakata yang berhubungan dengan benda dan realitas alam, dan (3) kosakata bahasa daerah. Sementara itu, 2) urutan kata-kata yang digunakan menghasilkan kepaduan komposisi bunyi dan 3) daya sugesti kata-kata yang digunakan menghasilkan daya magis dari kata-kata tersebut. Kedua, karakteristik penggunaan gaya bahasa sangat kompleks sehingga menjadikan puisi penyair Aceh lebih puitis dan prismatis. Beberapa gaya bahasa yang dominan dalam puisi penyair Aceh, yaitu (1) personifikasi, (2) metafora, (3) hiperbola, (4) paralelisme, dan (5) simile. Ketiga, karakteristik pemilihan tema mengacu pada hal-hal yang dialami, dirasakan, dan yang terjadi di sekitar penyair. Secara umum, tema-tema yang digunakan adalah (1) tema religi, (2) tema kemanusiaan, (3) tema sejarah, dan (4) tema kehidupan.