cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
Ahyuni
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : 26152630     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Skripsi Geografi adalah Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang diterbitkan oleh Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang membahas mengenai fenomena pendidikan, sosial, dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selain itu jurnal Skripsi Geografi juga memberikan pemikiran baru berkaitan dengan konsep dan teori yang ada dalam ilmu pendidikan, Geografi, dan kebumian.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
AKUMULASI DAN VOLUME PARKIR MALL DI KOTA PADANG Meri Novia Roza; Yurni Suasti; ahyuni ahyuni
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.148 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.519

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui 1) akumulasi parkir kendaraan mall di Kota Padang, 2) volume parkir kendaraan mall di Kota Padang. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Survei dilaksanakan bulan April-Mei 2018 dengan pengamatan pada libur awal bulan, libur akhir bulan, akhir pekan dan hari kerja mulai pukul 10:00-18:00 WIB. Populasi penelitian adalah fasilitas parkir yang disediakan mall. Data penelitian adalah data primer. Penelitian ini menemukan: 1) akumulasi puncak tertinggi parkir mobil paling besar ditemui di Transmart yaitu sebanyak 276 kendaraan/jam pada libur awal bulan, pukul 13:00-14:00 WIB dan sepeda motor sebanyak 393 kendaraan/jam pada akhir pekan, pukul 16:00-17:00 WIB. 2) volume parkir tertinggi mobil paling besar ditemui di Transmart pada akhir pekan sebanyak 1006 kendaraan dan sepeda motor sebanyak 1072 kendaraan, sedangkan volume parkir tertinggi mobil paling kecil terjadi di SPR Plaza pada akhir pekan sebanyak 272 kendaraan dan sepeda motor sebanyak 388 kendaraan. Kata Kunci: Karakteristik Parkir, Parkir, Mall
Potensi Fisik Desa Wisata Bahari di Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Muhammad Danil Ihsan; ahyuni ahyuni; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.417 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.435

Abstract

Nagari Sungai Pinang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Nagari Sungai Pinang terletak di pesisir pantai Pulau Sumatera. Nagari ini memilki lingkungan yang masih alami dan potensi ekowisata bahari, namun kurang optimalnya pengelolaan daerah ini serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai ekowisata bahari menyebabkan tidak terkelolanya daerah ini dengan baik, sehingga sedikit wisatawan lokal maupun mancanegara yang dapat menikmati alam daerah tersebut. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui potensi fisik Nagari Sungai Pinang untuk dikembangkan sebagai desa kawasan ekowisata bahari. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa kondisi fisik lingkungan dan perairan dan wawancara peran serta masyarakat sedangkan data sekunder berupa kondisi umum fisik, perairan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Sungai Pinang secara fisik memiliki potensi yang bagus dengan keadaan perairan yang cukup jernih serta temperatur permukaan yang cukup baik untuk budidaya terumbu karang, penangkaran penyu, pemancingan ikan, dan snorkelling untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata bahari.
Analisis Kesesuaian Lahan Permukiman dengan Rencana Pola Ruang Wilayah di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung emira mora; iswandi U; Ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.561 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.421

Abstract

Abstrak Pertambahan jumlah penduduk di suatu wilayah membuat kebutuhan untuk lahan permukiman semakin meningkat, sementara lahan memiliki keterbatasan dalam pemanfaatannya. Maka diperlukan kesesuaian antara penggunaan lahan dengan karakteristik lahan. Tujuan penelitian ini menganalisis kesesuaian lahan permukiman dengan rencana pola ruang wilayah di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dalam menganalisis kesesuaian lahan dilakukan analisis kuantitatif berupa sistem matching, scoring dan overlay peta dengan sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukan (1) Kondisi permukiman aktual di Kecamatan Tanjung Gadang memiliki luas 170 Ha dan pola penyebarannya mengikuti pola jalan. (2) Kesesuaian lahan permukiman di Kecamatan Tanjung Gadang dikategorikan menjadi empat kelas yaitu: Sangat Sesuai (S1) dengan luas 8.902 Ha, Sesuai (S2) dengan luas 5.394 Ha, Sesuai Marginal (S3) dengan luas 12.897 Ha, Tidak Sesuai (N) dengan luas 21.411 Ha. (3) Sedangkan konsistensi lahan permukiman terhadap rencana pola ruang wilayah sebesar 0,88%. Hal ini menunjukan bahwa implementasi rencana tata ruang wilayah untuk permukiman di Kecamatan Tanjung Gadang sebesar 88%. Kata Kunci: Kesesuaian Lahan, Permukiman, Konsistensi
ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA LETUSAN GUNUNG KERINCI DI DESA GUNUNG LABU KECAMATAN KAYU ARO BARAT KABUPATEN KERINCI Florian yulisar; Dedi Hermon; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.631 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi masyarakat terhadap bencana letusan Gunung Kerinci di Desa Gunung Labu Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian yaitu Pemerintah Desa Gunung Labu, tokoh masyarakat dan masyarakat.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap bahaya dan resiko tinggal di daerah yang rawan terhadap bencana letusan gunung dikategorikan baik. Adaptasi yang dilakukan masyarakat Desa Gunung Labu terhadap bencana letusan gunung: 1) Pembangunan pondasi, tembok dan atap rumah yang kuat agar tidak mudah roboh jika terjadi bencana. 2) Pemakaian pakaian yang lebih tebal dan masker pada pagi dan malam hari karena daerah yang dingin dan untuk melindungi diri dari abu vulkanik. 3) Masyarakat mengumpulkan makanan dan minuman yang mudah dimasak dan ditemukan di sekitar mereka. 4) Pada tanaman perkebunan masyarakat menyesuaikan tanaman pertanian dengan menanam tanaman perkebunan yang cepat masa panennya dan melihat situasi cuaca.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG DAMPAK PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU (BIM) TERHADAP STATUS SOSIAL EKONOMI DI KENAGARIAN KATAPING PUJI LESTARI; afdhal afdhal
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.024 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.505

Abstract

The purpose of this research is to find out how the public perception about the impact of the construction of the Minangkabau International Airport (BIM) on socio-economic status in Kenagarian Kataping.This type of research is descripive quantitative research. The Population and sample in this study were people in Kenagarian Kataping, Batang Anai sub-district, Padang Pariaman Regency. data is done through observation and questionnaires. The research data is analyzed using a Percentage and Likert formula.The results of the study show. (1). The community economy is in the high category with a percentage of 21,6 %, the medium category with a percentage of 66,0%, and a low category with a percentage of 12,4%. thus the community economy is in the medium category. (2). Social Society, is in the high category with a percentage of 18,6%, medium category with a percentage of 70,1%, and a low category. (3). Community infrastructure is in the high category with a percentage of 19,6%, medium category with a percentage 0f 69,1%, and a low category with a percentage of 11,3%. Thus community infrastructure is in the medium category.
EVALUASI PENERAPAN SAPTA PESONA OBJEK WISATA PANTAI PADANG Robbi Indra Kelana; Rahmanelli Rahmanelli; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.614 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan indikator sapta pesona di Pantai Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang diwakili oleh Bapak Edral Saputra, wisatawan sebanyak 12 orang dan 5 orang masyarakat. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel sapta pesona yang telah terlaksana di Pantai Padang yaitu: (1) keamanan, (2) kesejukan, (3) keindahan, (4) keramahan dan (5) kenangan, sedangkan dua unsur sapta pesona belum terlaksana yaitu (1) ketertiban dan (2) kebersihan. Penerapan sapta pesona belum terlaksana karena kurangnya kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif di objek wisata Pantai Padang.
PERMODELAN DAMPAK BENCANA TSUNAMI DI KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT Fadli Pradana; Hendry Frananda
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.575 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.510

Abstract

Bencana tsunami berpotensi menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa dan kerugian materi yang sangat besar, terutama pada daerah padat penduduk yang terletak pada pesisir pantai seperti Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Karena itu penelitian tentang permodelan kerusakan dan dampak bencana tsunami sangat dibutuhkan sebagai referensi oleh pemerintah dalam pembuatan dan pengambilan keputusan sebuah kebijakan yang berkaitan dengan tata ruang. Pada penelitian ini, bencana tsunami di Kota Padang dimodelkan dengan 3 ketinggian kenaikan air laut di garis pantai. Kemudian dihitung penurunan ketinggian air yang terhalang oleh penggunaan lahan. Untuk mengetahui wilayah terpapar digunakan analisis Cost-Distance. Indikator kerusakan yang dihitung adalah jumlah bangunan, luas sektor pertanian dan jumlah penduduk terdampak. Hasil dari setiap permodelan menghasilkan dampak yang berbeda. Permodelan kenaikan air 5 meter menunjukan wilayah terdampak 390,13 hektar, bangunan sebanyak 1.259 unit, pertanian seluas 67,08 hektar dan penduduk terdampak sebanyak 3.637 jiwa. Permodelan kenaikan air 11 meter menunjukan wilayah terdampak seluas 8.447,85 hektar, bangunan sebanyak 61.091 unit, pertanian seluas 3.583,75 hektar dan penduduk terdampak sebanyak 324.579 jiwa. Permodelan kenaikan air 15 meter menunjukan wilayah terdampak seluas 11.543,49 hektar, bangunan sebanyak 98.809 unit, pertanian seluas 4.920,88 hektar dan penduduk terdampak sebanyak 579.432 jiwa.
Hydroponic Mapping in the City of Padang Resty Ramahdana; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.105 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran hidroponik di Kota Padang berdasarkan anggota aktif Komunitas Hidroponik Sumatera Barat yang ada di Kota Padang, serta mengetahui produktifitas bisnis sayuran selada oleh peserta bisnis Komunitas Hidroponik Sumatera Barat di Kota Padang. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, teknik analisis yang digunakan yaitu analisis tetangga terdekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran seluruh anggota Komunitas HSB iyalah mengelompok (aglomerasi) dengan jumlah anggota 46 anggota. Saat ini produksi selada belum dapat memenuhi permintaan kebutuhan selada di Kota Padang disebabkan oleh kendala-kendala yang ditemui oleh anggotak bisnis HSB seperti suhu, pH, hama hingga lahan dan biaya.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA DI SMA NEGERI 1 KOTO XI TARUSAN dora ayusti; Khairani Khairani
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.603 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.504

Abstract

The purpose of this reseach is to find out and discuss about the relationship between social interaction with the geography learning outcomes of students at Koto XI Tarusan 1 High School. the type of this research is descriptive correlational research. The population and the sample from this research is going to the students grade X.iis, XI.iis and XII. ips at Koto XI Tarusan 1 Public High School, the population in this research is around 428 of students and the sample is around 81 students. The withdrawal technique sample commonly uses a Stratified Random Sampling. Performed with the Slovin approachment, students of grade X with 22 of students, grade XI with 29 of students ,and grade XII with 30 of students. The technique for the Data collection was donw through the observation, documentation and fill of several questionnaires that already provided previously. desriptive statistics is one way to analyisis of data wich was used for this research. by using corelation pattern of product moment. The results from this research showed that there was a strong relations among social interaction with the geography of students for learning outcomes at Koto XI Tarusan 1 High School.
EKSISTENSI INDUSTRI KERUPUK SANJAI DI KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN Dirga Indika Harbi; Rahmanelli Rahmanelli
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.565 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i3.465

Abstract

This study aims to analyze the existence of the sanjai cracker industry based on 1) capital, 2) raw materials, 3) labor, 4) and marketing, 5) and the distribution patterns of the sanjai industry in Mandiangin District, Koto Selayan, Bukittinggi City. This type of research is quantitative. The study population was 22 industries, 22 research samples. Data collection techniques in total sampling through observation and questionnaires. The data analysis technique used is the percentage and analysis of the nearest neighbor (nearest neighbor analyst). The results of the study found that 1) the sanjai industry capital in Mandiangin Subdistrict, Koto Selayan in one production time was a maximum of Rp. 5,000,000; 2) raw materials used by the Sanjai industry in one production maximum of 500 kilograms; 3) the number of workers employed at one time the production of sanjai is on average 4 people; 4) marketing aspect, sanjai industry entrepreneurs in determining selling prices follow market prices; 5) the distribution pattern of the sanjai industry with the results of the analysis of the nearest neighbors is obtained that, the distribution pattern in the ratio is 0.832676 which means random distribution patterns.