cover
Contact Name
Ridhoul Wahidi
Contact Email
Ridhoul Wahidi
Phone
-
Journal Mail Official
dhoul_faqoet@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban
ISSN : 20897472     EISSN : 25481711     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2014)" : 5 Documents clear
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF ISLAM Irjus Indrawan
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.757 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v2i1.90

Abstract

Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat. Karakter dapat juga diartikan sama dengan akhlak dan budi pekerti, sehingga karakter bangsa identik dengan budi pekerti bangsa. Bangsa yang berkarakter adalah bangsa yang berbudi pekerti. Dengan demikian, pendidikan karakter adalah usaha yang sungguh-sungguh untuk memahami, membentuk, memupuk nilai-nilai etika, baik untuk diri sendiri maupun untuk semua warga masyarakat atau warga negara secara keseluruhan. Pendidikan karakter dalam perspektif pendidikan agama Islam adalah agar seseorang terbiasa melakukan perbuatan baik, agar interaksi manusia dengan Allah SWT dan sesama makhluk lainnya senantiasa terpelihara dengan baik dan harmonis. Pendidikan karakter seharusnya berangkat dari konsep dasar manusia: fitrah. Setiap anak dilahirkan menurut fitrahnya, yaitu memiliki akal, nafsu (jasad), hati dan ruh. Pendidikan agama Islam adalah untuk kemajuan masyarakat baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial sehingga dalam agama Islam memandang pendidikan sebagai suatu aspek yang memegang peranan penting dalam memanusiakan manusia
KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIATOR ANTARA IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU DI KABUPATEN TEMBILAHAN Rafiuddin Afkari dkk
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.145 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v2i1.91

Abstract

Fenomena dilapangan yang terjadi tidak dapat dipungkiri yang mencerminkan keadaan guru yang tidak lagi sesuai dengan harapan seperti rendahnya motivasi guru, kompetensi guru yang masih jauh dari ideal dan disiplin guru dalam mengajar yang sangat rendah. Kenyataan ini begitu memprihatinkan dan mengundang berbagai pertanyaan tentang konsistensi guru terhadap profesinya. Guru dituntut memiliki kinerja yang mampu memberikan dan merealisasikan harapan dan keinginan semua pihak terutama masyarakat umum yang telah mempercayai sekolah dan guru dalam membina anak didik. Kepuasan kerja juga merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan, untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal. Untuk itu, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yang berdampak kepada kepuasan kerja guru dipandang perlu untuk dipelajari, ditelaah dan dikaji secara mendalam agar dapat memberikan gambaran yang jelas faktor yang lebih berperan yang mempengaruhi kinerja guru.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER Maimunah Maimunah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.506 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v2i1.87

Abstract

Indonesia pasca reformasi telah mengalami krisis multidimensi, utamanya keterpurukan moral pada sektor ekonomi, politik, dan pendidikan. Peristiwa Krisis dan penyimpangan perilaku siswa yang marak diiringi sebagian kecil perilaku bermasalah guru dan kepala sekolah telah menjadi salah satu embrio lahirnya kurikulum 2013. Lahirnya kurikulum 2013 juga menjawab berbagai persoalan dan perubahan kurikulum 2006, mengembalikan basis kompetensi sesuai amanat Undang-undang Pendidikan Nasional dengan pengintegrasian pendidikan berbasis karakter. Pemimpin pendidikan turut bertanggungjawab mensukseskan implementasi kurikulum 2013 termasuk pendidikan karakter pada semua jenjang. Salah satu kunci sukses bagi pemimpin pendidikan dipersyaratkan memiliki kepribadian berbasis akhlak karimah dalam rangka menerapkan pendidikan berkarakter. Siklus dan tahapan pendidikan karakter melalui kepemimpinan pendidikan dalam proses internalisasi, personifikasi, sosialisasi dan kulturalisasi nilai-nilai moral-spiritual melalui manajemen kompetensi kepribadian menjadi kunci efektif kepemimpinan pendidikan
KONSEP MANAJEMEN KESISWAAN nurmadiah nurmadiah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.695 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v2i1.88

Abstract

Siswa merupakan aset umat dan bangsa, secara prinsipil pembinaannya ditaklifkan pada kedua orang tua, karena sesuatu dan lain hal maka wewenang itu dilimpahkan kepada para pendidik. Lembaga pendidikan (top manager) sebagai pelaku dan pengemban amanah Allah dan umat dituntut memberikan proses terbaik hingga mengeluarkan (out put) yang dapat memenuhi kebutuhan tripusat pendidikan. Sekolah memegang peranan penting dalam mengelola sekolah. Ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap berlangsungnya proses pembelajaran di suatu sekolah. Seorang kepala sekolah dituntut mampu memberiakan ide-ide cemerlang, memprakarsai pemikiran yang baru di lingkungan sekolah dengan melakukan perubahan maupun penyesuaian tujuan, sasaran dari suatu program pembelajaran. Sebagai pemimpin seorang kepala sekolah dituntut dapat menjadi seorang inovator. Oleh sebab itu, kualitas kepemimpinan kepala sekolah sangat signifikan sebagai kunci keberhasilan bagi proses pembelajaran yang berlangsung disuatu sekolah. Ada beberapa elemen penyelenggaraan pendidikan yang harus selalu dibina oleh kepala sekolah yang dikemukakan oleh Wahjosumidjo yang terangkum dalam bukunya Kepemimpinan Kepala Sekolah; Tinjauan Teoritik dan Praktik yang meliputi program pengajaran, sumber daya manusia, sumber daya yang bersifat fisik dan hubungan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat. Inilah elemen penyelenggaraan pendidikan yang harus selalu mendapatkan perhatian dari kepala sekolah demi tercapainya tujuan suatu lembaga pendidikan
Konsep-Konsep Dasar Pendidikan Islam Terpadu Ridhoul Wahidi
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.991 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v2i1.89

Abstract

Pendidikan Islam terpadu merupakan tipe atau model pendidikan yang utuh menyeluruh (syumul), integral, bukan parsial. Konsep-konsep Pendidikan Islam terpadu dibagi menjadi dua aspek besar. Aspek internal meliputi bidang aqidah dan pendidikan hati. Aspek berikutnya adalah eksternal yang meliputi akhlak, jasmani dan rohani, sosial, intelektual, dan seks. Konsep-konsep tersebut menjadi dasar pendidikan Islam terpadu yang kemudian dapat dikembangkan dan dipadukan demi terwujudnya pendidikan yang integral sesuai dengan petunjuk al-Qur’an dan Sunnah Rasul dan tercapainya baldatun tayyibatun ghofur

Page 1 of 1 | Total Record : 5