cover
Contact Name
Ridhoul Wahidi
Contact Email
Ridhoul Wahidi
Phone
-
Journal Mail Official
dhoul_faqoet@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban
ISSN : 20897472     EISSN : 25481711     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021): Article Research" : 6 Documents clear
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM BAGI SISWA BROKEN HOME (STUDI KASUS SISWA SMK AR- RAHMAH BANTUL) Yazida Ichsan; Diane Monika Silvi Rera
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i1.308

Abstract

Diskursus berkaitan dengan internalisasi pendidikan Islam bagi siswa broken home pada dasarnya merupakan kajian yang sangat menarik. Disatu sisi, lembaga pendidikan memiliki andil besar dalam mengembangkan potensi bagi siswa, disisi lain sekolah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tri pusat pendidikan. Dewasa ini, munculnya fenomena keluarga broken home berdampak secara langsung bagi dunia pendidikan sehingga upaya internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam tidak dapat terpisahkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang berusaha menggambarkan penyebab broken home, perilaku siswa berlatarbelakang broken home dan proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam di SMK Ar-Rahmah. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan sekolah untuk menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan.Pertama, melalui pembiasaan seperti ibadah, maupun 6 SMTP (Senyum, Salam, Sapa, Santun, Sabar, Sodaqoh, Maaf, Terima Kasih dan Permisi). Kedua, melaui jurnal harian siswa. Ketiga, melalui konseling dan bimbingan keagamaan.Kegiatan ini dilakukan secara individual maupun klasikal sehingga siswa mampu mengaktualisasikan diri dan mengatasi permasalahan sehingga terealisasi pribadi yang baik.
SISTEM PEMBUDAYAAN NILAI TOLERANSI BERAGAMA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMAN 8 KOTA BATAM Sulistiyowati Gandariyah Afkari
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i1.309

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sistem Pembudayaan Nilai Toleransi Beragama Dalam Proses Pembelajaran dan factor penghambat dan pendukung Sistem Pembudayaan Nilai Toleransi Beragama Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Batam. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif, jenisnya penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan). Hasil penelitian tentang Sistem Pembudayaan Nilai Toleransi Beragama Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Batam Khususnya di Kelas XII IPS 5, diperoleh system tersebut sebagaimana yang telah ditemukan yaitu adanya kegiatan sosialisasi pembudayaan nilai toleransi beragama, pembelajaran yang menanamkan sikap, pembinaan, pengajaran, orientasi pembelajaran dengan memberikan perhatian lebih pada pembudayaan nilai toleransi beragama dan pembelajaran mengenai saling menghargai dan menghayati ajaran sikap.Sedangkan hasil temuan penelitian dari faktor penghambat sistem pembudayaan nilai toleransi beragama dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Batam Khususnya di Kelas XII IPS 5 yaitu belum dilaksanakannya penilaian kompetensi sikap, belum ada penentuan waktu yang ditetapkan untuk mengevaluasi atau mengoreksi tentang sikap, minimnya jam pelajaran dan kurangnya pemasukan dana dalam pengelolaan rumah ibadah. Selanjutnya temuan penelitian dari factor pendukung yaitu adanya hubungan yang baik antara guru dan siswa dan adanya kesadaran dari siswa terhadap pembudayaan nilai toleransi beragama dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Pembudayaan, Toleransi, Beragama, Pembelajaran.
MANAJEMEN SEKOLAH MENUJU SEKOLAH UNGGULAN Fahrina Yustiasari Liriwati; Abdul Syahid; Mulyadi Mulyadi
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i1.314

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Sekolah unggulan merupakan sekolah yang mampu membawa setiap siswa mencapai kemampuannya secara terukur ditunjukkan dengan prestasi yang dimilikinya. Dalam prosesnya sekolah menerima dan menyeleksi secara ketat siswa yang masuk dengan kriteria memiliki prestasi akademik yang tinggi. Kepala sekolah sebagai nahkoda di sekolah dan penentu kebijakan dalam mengimplementasikan pembelajaran menjadi indikator yang paling utama dalam mewujudkan sekolah unggulan. Untuk itu kepala sekolah harus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengejar ketetinggalan di negara-negara yang sudah maju.Upaya ini harus ada kerjasama antara masyarakat dan pemerintah terutama pada sektor pendidikan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KELUARGA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK Nur Komariah; Faridatul Munawaroh
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i1.316

Abstract

Keluarga memiliki peranan penting untuk membentuk karakter anak. Bahkan selamat atau celakanya anakorang tualah yang harus bertanggung jawab baik dihadapan manusia maupun dihadapan Allah, oleh karena itu orang tua perlu merencanakan pendidikan anak bahkan jauh sebelum melangsungkan proses pernikahan, mengimplementasikan dengan penuh konsistensi dan melakukan evaluasi secara terus menerus sehingga tujuan pendidikan anak dan keluarga dapat tercapai yakni terwujudnya insan kamil, manusia yang memiliki wajah qur’ani, memiliki demensi religius, berbudaya dan ilmiah.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN (STUDI PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN (LIFE SKILL) Nurmadiah Nurmadiah; Ali Murtopo
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i1.317

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis tentang pengelolaan program pendidikan keterampilan/kecakapan hidup (life skill) yang sesuai dengan minat, bakat, dan keterampilan yang dimiliki siswa, seiring dengan berlakunya otonomi daerah dan desentralisasi pendidikan, sehingga berdampak pada kemandirian sekolah dalam mengelolah pendidikan. Pengelolaanprogram pendidikan keterampilan/kecakapan hidup (life skill) merupakan hasil dari pengembangan program pendidikan tersebut. Tulisan ini diharapkan dapat dipergunakan untuk menyempurnakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah, pendidik, dan peserta didik agar pembelajaran keterampilan/ kecakapan hidup (life skill) bisa sempurna dan sesuai tujuan yangdiharapkan.
PEMIKIRAN TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID TENTANG PENDIDIKAN PEREMPUAN DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP PENDIDIKAN BERWAWASAN GENDER Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani; Ulyan Nasry
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 9 No 1 (2021): Article Research
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v9i2.318

Abstract

Kegelisahan akademis penelitian ini sehingga menarik untuk diteliti yaitu Pertama, berangkat dari refleksi historis tentang Madrasah NBDI yang didirikan pada tahun 1943. Di mana pada tahun 1942-1945 merupakan tahun berkuasanya imperialisme Jepang. Di masa kolonialisme Jepang, lembaga pendidikan Islam mendapat ancaman ditutup. Kedua, faktor budaya patriarkhi yang beranggapan bahwa perempuan diasumsikan berada hanya didomain domestik an sich sehingga tidak dianggap penting berpendidikan. Ketiga, lembaga pendidikan Islam formal belum ada. Penelitian ini adalah kajian historis. Teknik penggalian data menggunakan metode wawancara tidak struktur, observasi, dan dokumentasi. Pendekatannya menggunakan pendekatan sosio-historis. Hasil penelitian ini dapat dibagi menjadi dua paradigma yaitu, pandangan teologis dan sosiologis. Pertama, pandangan teologisnya, berangkat dari salah satu hadis yang mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menuntut ilmu. Kedua, pandangan sosiologisnya sehingga Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid melakukan emansipasi dilatarbelakangi dengan kondisi perempuan yang terbelakang dari aspek pendidikan, karena faktor budaya patriarki. Implementasi pemikiran Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid teraktualisasi melalui dua lembaga pendidikan Islam yaitu madarasah NWDI untuk kaum laki-laki dan madrasah NBDI untuk kaum perempuan, dua lembaga ini merupakan bukti historis yang memliliki nilai keadilan gender dalam pendidikan, maka apabila direlevansikan pemikiran Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dengan konsep pendidikan berwawasan gender jelas memiliki keterkaitan, karena istilah gender lahir berdasarkan faktor ketidakadilan bagi salah satu jenis kelamin. Keadilan bagi kedua jenis dalam aspek pendidikan dapat dilihat dari dua lembaga pendidikan Islam yang didirikannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6