cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Strategi Politik Partai Gerindra Dalam Perolehan Kursi Anggota Legislatif Kota Banda Aceh Pada Pemilu Tahun 2014;The Political Strategy of the Gerindra Party in Obtaining the Seat of the Legislative Members of Banda Aceh in the 2014 General Elections. TM Ridduwan Syah; Ubaidullah, M.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK  Pada saat pemilu legislatif tahun 2014 di Aceh, Partai Gerindra telah memberikan ruang dan keleluasaan bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan mencalonkan diri dalam pemilu legislatif di Aceh periode 2014-2019. Pasca pemilihan legislatif 2009 yang lalu ternyata partai ini di pemilihan legislatif  2014 malah semakin membawa perubahan pencapaian yang progresif. Mengingat partai baru, menarik dikaji bagaimana strategi Partai Gerindra Kota Banda Aceh dalam menarik simpatisan demi perolehan kursi DPRK pada tahun 2014. Partai Gerindra memiliki 2 kursi di DPRK Kota Banda Aceh, dibanding pemilihan legislatif 2009 yang sama sekali tidak memperoleh kursi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mendorong dan menghambat calon legislatif Partai Gerindra di Aceh dalam mempengaruhi atau menarik simpatisan masyarakat Aceh pada pemilu legislatife di Aceh tahun 2014, dan untuk mengetahui bagaimanakah bentuk strategi kampanye politik yang dilakukan oleh calon legislatif dari Partai Gerindra pada pemilu legislatif tahun 2014 di Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan penelitian wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Peningkatan perolehan kursi Anggota Legislatif Partai Gerindra Provinsi Aceh pada pemilu 2014 adalah adanya asfiliasi dengan partai lokal yang berkuasa di Aceh yaitu partai Aceh. Tentu ini sedikit memberi ruang untuk caleg dari partai Gerindra dalam melakukan kampanye politik nya sehingga mampu menarik simpatisan masyarakat di Aceh. Selain citra partai yang baik di mata masyarakat partai Gerindra juga melakukan standarisasi rekrutmen politik yang baik, sehingga mampu mengantarkan kader yang berkualitas dan berintegritas di parlemen. Hal yang menjadi hambatan bagi caleg partai Gerindra dalam mempengaruhi masyarakat Aceh untuk mendapatkan dukungan penuh seperti isu HAM yang melibatkan petinggi partai walaupun belum jelas kebenaran nya, sehingga calon legislatif dari partai Gerindra sedikit terganggu dengan isu ini. Disarankan kepada partai Gerindra agar tetap menjaga keharmonisan partai, dan  merawat hubungan baik antar sesama kader dan partai koalisi yang telah dijalankan sehingga bisa tetap eksis di kancah perpolitikan di Kota Banda Aceh. Kata Kunci : Peningkatan, Pemilu Legislatif, Partai Gerindra.  The Political Strategy of the Gerindra Party in Obtaining the Seat of the Legislative Members of Banda Aceh in the 2014 General ElectionsABSTRACT During the 2014 legislative elections in Aceh, the Gerindra Party has provided space and flexibility for all people to participate and run in the legislative elections in Aceh for the 2014-2019 period. After the previous 2009 legislative elections it turned out that this party in the 2014 legislative elections actually brought progressive changes in achievement. Given the new party, it is interesting to study how the strategy of the Banda Aceh Gerindra Party in attracting sympathizers for the DPRK seats in 2014. The Gerindra Party has 2 seats in the Banda Aceh City DPRK, compared to the 2009 legislative elections which did not obtain seats. The purpose of this research is to find out what factors encourage and inhibit the Gerindra Party legislative candidates in Aceh in influencing or attracting Acehnese sympathizers in the legislative elections in Aceh in 2014, and to find out how the political campaign strategies are carried out by legislative candidates from the Party Gerindra in the 2014 legislative elections in Banda Aceh. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study were obtained by conducting interview research and documentation. The results of this study are the increase in the acquisition of the Gerindra Party Legislature in Aceh Province in the 2014 election was the affiliation with the local party in power in Aceh, namely the Aceh party. Of course this gives little room for candidates from the Gerindra party to carry out their political campaigns so as to attract sympathizers of the people in Aceh. In addition to the party's image that is good in the eyes of the community, the Gerindra party also standardizes good political recruitment, so that it can deliver cadres who are qualified and have integrity in parliament. This is an obstacle for Gerindra party candidates in influencing the people of Aceh to get full support such as human rights issues involving party leaders even though the truth is not clear, so the legislative candidates from the Gerindra party are a little disturbed by this issue. It is recommended to the Gerindra party to maintain party harmony, and maintain good relations between fellow cadres and coalition parties that have been carried out so that they can still exist in the political arena in Banda Aceh City. Keywords: Improvement, Legislative Election, Gerindra Party. 
Strategi Pedagang Batu Akik dalam Menarik Minat Pembeli di Kota Banda Aceh (Studi Komunikasi Pemasaran Marketing Mix) syakban Yahya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Tahun 2013-2016 yang lalu batu akik telah menjadi suatu komoditas yang sangat menarik hampir bagi semua orang. Batu Akik telah menjadi cenderamata bagi setiap orang termasuk bagi turis wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Banda Aceh. Namun sekarang ini telah menjadi barang yang kurang menarik lagi, hal ini diperkirakan karena kemampuan komunikasi pemasaran penjual batu akik yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran pedagang batu akik dalam menarik minat pembeli di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teori Pemrosesan Informasi McGuire. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang penjual batu akik di Kota Banda Aceh dengan objek kajiannya strategi pedagang batu akik di Kota Banda Aceh dalam menarik minat pembeli. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh para pedagang batu akik di Kota Banda Aceh menggunakan tiga cara yakni melalui komunikasi dengan berbagai promosi baik penyampaian informasi secara personal dari mulut ke mulut maupun melalui komunikasi kelompok seperti diskusi dan seminar. Selain itu komunikasi pemasaran batu akik juga melalui media elektronik dan media cetak seperti televisi, radio, brosur, spanduk, majalah dan koran. Di samping itu dalam menarik minat pembeli, para pedagang batu akik juga melakukan peningkatan hasil produksi yang menarik dan berkualitas seperti mata cicin dan kalung, dibuat yang lebih menarik bagi konsumen bertujuan untuk memperlancar pemasaran dan lebih mudah melakukan komunikasi dalam menarik minat pembeli. Selanjutnya para pedagang batu akik di Kota Banda Aceh juga menyesuaikan dengan harga yang dapat terjangkau oleh pembeli/kounsumen. The Marketing Mix Strategy of Batu Akik in Attracting buyers in Banda Aceh City  Kata Kunci: Strategi, Komunikasi Pemasaran, Pedagang Batu Akik.  ABSTRACT This study aims to find out the marketing mix strategy for marketing mix traders at Batu Akik in attracting buyers in the city of Banda Aceh. This study uses McGuire's Information Processing theory. This research method uses a qualitative approach with the type of research descriptive. The subject of this study were 10 people selling Batu Akik in Banda Aceh City with the object of study being the strategy of Batu Akik traders in Banda Aceh City in attracting buyers. Data collection techniques are carried out by interview and observation. Based on the results of the study, it can be seen that the marketing communication strategy carried out by Agate stone traders in Banda Aceh uses three ways, namely through communication through promotions, both personal information from one mouth to another, as well as through media such as brochures, banners, magazines, newspapers, fellow friends, seminars and others. In addition, in attracting buyers, Agate traders also create attractive and quality productions such as eyes and necklaces. To facilitate the distribution and make it easier to communicate in attracting buyers, Agate stone traders in Banda Aceh City adjust to prices that can be reached by buyers / consumers. Keywords: Strategy, Marketing Communication, Marketing Mix, Agate Traders 
BAITUL MAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI TERHADAP DAMPAK PROGRAM BAITUL MAL DI KABUPATEN ACEH TENGAH) Benney Mabrur Aurora; Dr. Firdaus, M.Hum.,M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.262 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji Peran lembaga Baitul Mal Aceh Tengah dalam masyarakat untuk membantu perekonomian dan pengelolaan zakat untuk melakukan pemberdayaan masyarakat miskin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program-program pemberdayaan yang dilaksanakan Baitul Mal dan mengetahui pandangan masyarakat terhadap program pemberdayaan tersebut sehingga program tersebut memiliki dampak terhadap masayarakat yang diberdayakan. Penelitian ini mengunakan teori pemberdayaan dari Blanchard yang mengatakan pemberdayaan sebagai upaya untuk menguraikan belenggu yang membelit masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mengambil subjek dengan informan yaitu masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program Baitul Mal dan pengurus Baitul Mal kampung, kecamatan dan kabupaten. Teknik pengumpulan data digunakan adalah wawancara secara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Baitul Mal berperan aktif dalam membantu perekonomian masyarakat miskin, masyarakat tidak banyak mengetahui program Baitul Mal karena masyarakat masih kurang perhatian terhadap sosialisasi yang dijalankan oleh Baitul Mal sehingga masyarakat hanya mengetahui program-program tersebut dari pengurus kampung. Faktor pendorong mereka mengikuti program Baitul Mal karena kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin tinggi, adanya masalah sosial (kemiskinan atau kebutuhan) maka masyarakat memberikan harapannya untuk selalu mendapatkan bantuan dari Baitul Mal dan pemerintah. Masyarakat yang masih dapat diberdayakan akan diberikan skill dan modal usaha sampai mereka bisa menjadi pembayar zakat untuk masyarakat miskin lainnya.Kata kunci: Pemberdayaan, Masyarakat Miskin, Program Baitul MalBAITUL MAL AND EMPOWERMENT (A STUDY ON THE IMPACT OF THE PROGRAM BAITUL MAL IN ACEH CENTRAL DISTRICT)ABSTRACTThis study examines the role of Baitul Mal Central Aceh agencies in the community to help the economy and the management of zakat to empower the poor. The purpose of this study was to determine the development programs implemented Baitul Mal and find out the public's view of the development program so that the program has an impact on the community powered. This study uses the theory of empowerment of Blanchard said empowerment as an attempt to decipher the twisted shackles of society. This research was conducted in Central Aceh district. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Based on the results of research and discussion it can be concluded that the Baitul Mal active role in helping the poor economy. Empowered communities can still be given the skills and venture capital until they can become tax payers to other poor communities.Keywords: Empowerment of the Poor, Baitul Mal Program
Strategi Pemenangan Irwandi Yusuf Pada Pilkada Tahun 2017 di Aceh Besar;The Strategy Of Winning Irwandi Yusuf In 2017 Elections In Aceh Besar Saumi Rahmah; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

 ABSTRAK Pilkada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tahun 2017 pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya dengan perolehan jumlah suara sebanyak 898.710 dari total suara sah 2.414.801. Adapun hasil Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017 khusunya di kabupaten Aceh Besar pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebanyak 88.511 suara, dengan total suara sah sebanyak 189.897. Dari hasil perolehan suara tersebut menunjukkan bahwa pasangan nomor urut enam Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah berhasil mengalahkan 5 kandidat lainnya. Kemenangan ini menarik untuk ditelusuri lebih lanjut terkait strategi dan faktor apa saja yang digunakan oleh pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah untuk memenangkan Pilkada gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemenangan Irwandi Yusuf pada Pilkada tahun 2017 di Aceh Besar serta faktor-faktor yang Menyebabkan Irwandi-Nova meraih kemenangan di Aceh Besar. Hal tersebut yang menjadi fokus peneliti tentang bagaimana strategi pemenangan Irwandi Yusuf pada Pilkada Tahun 2017 di Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kemenangan pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada tahun 2017 di Aceh Besar mencakup beberapa hal diantaranya: membangun komunikasi politik antar warga dengan melakukan pendekatan langsung dengan masyarakat, serta memberikan penggambaran kepada masyarakat tentang visi dan misi yang akan direalisasikan. Selain itu juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan cara dialog dan diskusi tidak hanya dengan masyarakat akan tetapi juga merangkul tokoh ulama. Faktor yang mempengaruhi kemenangan pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah mencakup beberapa faktor diantaranya: Program JKA dijalankan oleh Irwandi, Jaminan Kesehatan Aceh merupakan Program pemerintah Aceh di masa kepemimpinan Irwandi Yusuf pada tahun 2010 silam. Kekuatan mesin politik partai pendukung yakni Partai Demokrat, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa),  PNA (Partai Nasional Aceh), PD Aceh (Partai Daerah Aceh) dan PDI-P ( Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan). pengaruh kepemimpinan Irwandi periode 2007-2012 sebagai Gubernur Aceh, kepiawaiannya membangun citra sebagai figur pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memiliki komitmen terhadap nasib rakyat kecil, peka terhadap persoalan yang di hadapi masyarakat. Kata  kunci: Strategi Pemenangan, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, Pilkada 2017             ABSTRACTThe election for the 2017 Governor and Deputy Governor of Aceh in the pair Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah was superior to other candidates with the acquisition of 898,710 votes from the total valid votes 2,414,801. The results of the 2017 Governor and Deputy Governor of Aceh elections, especially in the Aceh Besar district, Irwandi Yusuf and Nova Iriansyah, were 88,511 votes, with a total of 189,897 valid votes. From the results of the vote shows that the number six pair Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah managed to defeat the other 5 candidates. This victory is interesting to explore further regarding the strategy and what factors are used by the Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pair to win the 2017 governor and Deputy Governor elections in Aceh. The purpose of this study was to determine Irwandi Yusuf's winning strategy in the 2017 elections in Aceh Besar and the factors that led to Irwandi-Nova's victory in Aceh Besar. This is the focus of the researchers about how the strategy of winning Irwandi Yusuf in the 2017 elections in Aceh Besar. The method used in this study is qualitative descriptive. Data collection techniques used were interviews and documentation. The results showed that the strategy of Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah's victory in the 2017 elections in Aceh Besar included several things including building political communication between citizens by making a direct approach to the community, as well as providing a description of the vision and mission to be realized. In addition, it also carried out socialization to the community by means of dialogue and discussion not only with the community but also embracing ulama leaders. The factors that influenced the victory of Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah's pair included several factors including: The JKA program was run by Irwandi, Aceh Health Insurance was a program of the Aceh government in Irwandi Yusuf's leadership in 2010. The political power of supporting parties is the Democratic Party, PKB (National Awakening Party), PNA (Aceh National Party), PD Aceh ( Aceh District Party) and PDI-P (Indonesian Democratic Party of Struggle). The    influence of Irwandi's leadership in the period 2007-2012 as the Governor of Aceh, his expertise builds the image of being a leader figure who is close to the people and has a commitment to the fate of the small people, sensitive to the problems faced by the community.Key words: Winning Strategy, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, 2017 Regional Election
Perempuan Dan Pendidikan Dalam Perspektif Gender Linda Wati; Dr. Rasyidah, M.Ag; Dr. Rasyidah M, Ag
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1310.934 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Perempuan dan Pendidikan Dalam Perspektif Gender di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues. Rumusan masalah dalam peneltian ini ialah bagaimana fungsi pendidikan perempuan pada masyarakat di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues serta bagaimana tantangan pendidikan pada perempuan di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues. Landasan teori dalam penelitian ini ialah teori Fungsionalisme Struktural (Talcot Parson) lihat dalam fungsi keluarga dimana hubungan tipelogi Parson terhadap jenis kelamin seperti: peran sebagai unit dasar dalam sistem sosial, orientasi peran ekspresif vensus intrumental, dimana keluarga sebagai lembaga dalam hubungannya dengan lembaga sosial lain, prasyarat fungsional sistem sosial (adaptasi, pencapai tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola). Lokasi penelitian ini ialah di Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Jenis penelitian ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif.  Data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara tokoh-tokoh masyarakat terutama keluarga yang memiliki anak laki-laki dan perempuan, observasi serta dokumentasi-dokumentasi. Penentuan subjek dan informan penelitian dalam penelitian ini ialah menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan informan dilakukan secara sengaja dengan berdasarkan pada kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan ditemukan bahwa kondisi pendidikan perempuan pada masyarakat di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues, antara laki-laki dan perempuan sangat mengalami ketimpangan. Dimana anggapan masyarakat tentang kerawanan menyekolahkan anak perempuan karena pergaulan yang bebas atau kenakalan remaja yang sering terjadi seperti hamil di luar nikah, dan tentang  pekerjaannya hanya berakhir di dapur. Kemudian anak perempuan dianggap tidak mampu menjadi tulang punggung keluarga, persepsi lain dari lingkungan masyarakat ialah ketika anak perempuan menikah maka ia akan pergi dengan suaminya. Sebaliknya masyarakat beranggapan bahwa pendidikan tinggi hanya layak untuk anak laki-laki, karena masyarakat di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues menganut sistem patriarki, dimana laki-laki dianggap lebih penting dan harus diutamakan.Kata Kunci : Perempuan, Pendidikan, GenderWomen and Education in a Gender Perspective in Blangjerango District, Gayo Lues RegencyABSTRACT                This research is entitled Women and Education in a Gender Perspective in Blangjerango District, Gayo Lues Regency. The formulation of the problem in this research is how the function of education of women in the community in Blangjerango District, Gayo Lues Regency and how the challenges of education for women in Blangjerango District, Gayo Lues Regency. The theoretical basis in this study is the theory of Structural Functionalism (Talcot Parson) see in family functions where the typical relationship of Parson to sex such as: the role as a basic unit in the social system, orientation of the expressive role of internal vensus, where the family as an institution in relation to other social institutions , functional preconditions of social systems (adaptation, achievement of goals, integration, and maintenance of patterns). The location of this study was in Blangjerango District, Gayo Lues District, Aceh Province. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The data in this study were obtained from the interviews of community leaders, especially families who have sons and daughters, observations and documentation. Determination of subject and informant research in this study is to use purposive sampling technique, which is taking informants intentionally based on the criteria set by the researcher. Based on the results of research in the field, it was found that the condition of women's education in the community in Blangjerango Subdistrict, Gayo Lues Regency, between men and women was very inequality. Where is the notion of society about vulnerability sending their children to school because of free association or juvenile delinquency that often occurs such as being pregnant out of wedlock, and about his work only ending in the kitchen. Then girls are considered unable to become the backbone of the family, another perception of the community environment is when a girl is married she will go with her husband. On the contrary, the community thinks that higher education is only appropriate for boys, because the people in Blangjerango District, Gayo Lues Regency adhere to a patriarchal system, where men are considered more important and must be prioritized.                                                                                               Keywords: Women, Education, Gender 
komunikasi persuasif pembinaan mualaf oleh dinas syariat islam kota banda aceh kasiman anuar; amsal amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Penelitianini berjudul “Komunikasi Persuasif Pembinaan Muallaf Oleh Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh”bertujuan untuk mengetahui pola  komunikasi persuasif yang dilakukanolehDinasSyari’at Islam Kota Banda Aceh dalam memberikan pembinaan bagi muallaf dan kendala komunikasi persuasive pembinaan muallaf oleh Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian ini ialah pihak Dinas Syari’at Islam 5 orang dan muallaf 3 orang. Objek kajiannya pola komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh dalam memberikan pembinaan bagi muallaf. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pola komunikasi persuasif yang dilakukanolehDinasSyari’at Islam Kota Banda Aceh dalam memberikan pembinaan bagi muallaf dengan cara memberikan ceramah dan konsultasi oleh da’I dan pemateri Pesan yang disampaikan berisikan ajaran agama seperti cara membaca Al-Qur’an, ilmu tauhid, fiqhdanahklak yang baik. Penyampaianpesandibantudengan media sarana prasarana seperti infokus serta melalui media sosial.Dengan adanya pembinaan ini telah membuat para muallaf mengetahui berbagai pengetahuan Islam sehingga maullaf bisa melakukan ibadah sesuai anjuran agama Islam.Dalam memberikan pembinaan kepada muallaf melalui komunikasi persuasive terdapat beberapa kendala Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh seperti masih minimnya minat muallaf untuk mengikuti pembinaan, kesibukan muallaf dengan pekerjaannya, perbedaan etnis dikalangan muallaf serta belum adanya sarana pendukung seperti transportasi dan buku panduan yang standar bagi  muallaf yang diterbikan oleh Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh.  Kata Kunci:Komunikasi Persuasif, Pembinaan, Muallaf, Dinas Syari’at Islam.  Persuasive Communication for the Development of Muslim converts by the Islamic Office of the City of Banda Aceh       The research entitled "Persuasive Communication for the Development of Muslim converts by the Islamic Office of the City of Banda Aceh" aims to find out the persuasive communication patterns carried out by the Banda Aceh Syari'at Service in providing guidance to converts and constraints on persuasive communication of converts to Islamic Education Services. 'at Islam City of Banda Aceh. This research method uses a qualitative approach with the type of research descriptive. The subject of this research is the Islamic Department of Syari'at 5 people and convert 3 people. The object of the study was the persuasive communication pattern carried out by the Islamic Syari'at Office of Banda Aceh City in providing guidance for converts. Data collection techniques are carried out by interviews, documentation and observation. Based on the results of the study it can be seen that the persuasive communication patterns carried out by the Islamic Office of the Syari'at of Banda Aceh in providing guidance for converts by giving lectures and consultations by preachers and speakers The messages conveyed included religious teachings such as how to read the Qur'an. the good science of tauhid, fiqh and ahklak. Message delivery is assisted with infrastructure media such as infocus and through social media. With this formation has made the converts know a variety of Islamic knowledge so that the maullaf can worship according to the advice of Islam. In providing guidance to converts through persuasive communication there are several obstacles to the Islamic Syari'at Office of the City of Banda Aceh such as the lack of interest in converts to attend coaching, busy Muslim converts with their jobs, ethnic differences among converts and the absence of supporting facilities such as transportation and guidebooks. converts who were flown by the Banda Aceh Syari'at Service. Keywords:Persuasive Communication, Guidance, Muslim converts Islamic Shari'a Service.
PEMANFAATAN YOUTUBE UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI RELIGIUS (STUDI PADA MAHASISWA FISIP UNSYIAH ANGKATAN 2017 YANG MENGIKUTI UP3AI) nitraiz Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Youtube untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Religius (Studi pada Mahasiswa FISIP Unsyiah Angkatan 2017 yang mengikuti UP3AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan youtube  untuk pemenuhan kebutuhan informasi religius mahasiswa FISIP Unsyiah angkatan 2017 yang mengikuti program UP3AI. Dari konsep pada penelitian ini, kebutuhan informasi religius merupakan kebutuhan informasi mengenai keagamaan, ajaran – ajaran Agama Islam termasuk kajian – kajian Islami maupun dakwah yang saat ini banyak tersiar dan diminati kalangan remaja terutama mahasiswa melalui media sosial terutama YouTube. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode desktiptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur terhadap tujuh informan yang merupakan mahasiswa FISIP Unsyiah angkatan 2017. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu menentukan informan berdasarkan dengan beberapa kriteria yakni mahasiswa FISIP Unsyiah angkatan 2017 yang mengikuti program UP3AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube memberikan manfaat besar bagi penggunanya terutama mahasiswa sebagai referensi maupun pemenuhan kebutuhan informasinya. Kajian – kajian islami maupun dakwah dalam youtube sangat membantu mahasiswa UP3AI dalam pemenuhan informasi religius. YouTube dengan secara luas membagi berbagai informasi keagamaan tanpa batasan durasi sehingga media ini lebih dipilih dan banyak digunakan oleh kalangan remaja terutama mahasiwa saat ini. Kebutuhan informasi terjadi karena keadaan tidak menentu yang timbul akibat terjadinya kesenjangan dalam diri manusia antara pengetahuan yang dimiliki dengan yang dibutuhkannya. Sehingga mahasiswa akan mencari informasi melalui media ini untuk memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut sesuai dengan teori Uses and Gratifications, dimana audience aktif untuk menentukan media mana yang dipilih untuk memuaskan kebutuhannya.Kata Kunci:YouTube, Informasi Religius Utilization of Youtube for Fulfilling Religius Information Needs (Study of 2017 FISIP Unsyiah Students following UP3AI)ABSTRACT                 This research is entitled Utilization of Youtube to Fulfill Religious Information Needs (Study on 2017 Unsyiah FISIP Students who attend UP3AI). This study aims to determine the utilization of youtube to fulfill the religious information needs of the 2017 Unsyiah FISIP students who joined the UP3AI program. From the concept in this study, religious information needs are a need for information about religion, Islamic teachings including Islamic studies and da'wah which are currently widely spread and are in demand among teenagers, especially students through social media, especially YouTube. This type of research is qualitative research using the desktiptif method. Data collection was conducted by semi-structured interviews with seven informants who were students of Unsyiah FISIP 2017. The selection of informants using purposive sampling technique, namely determining informants based on several criteria, namely Unsyiah FISIP 2017 students who joined the UP3AI program. The results of the study indicate that YouTube provides great benefits for its users, especially students as a reference and fulfillment of their information needs. Islamic studies and da'wah on youtube really help UP3AI students in fulfilling religious information. YouTube by widely dividing various religious information without limitation of duration so that this media is preferred and widely used by teenagers, especially students today. Information needs occur because of uncertain conditions arising from the occurrence of gaps in humans between the knowledge they have and what they need. So that students will find information through this media to meet their needs. This is in accordance with the theory of Uses and Gratifications, where the audience is active in determining which media are chosen to satisfy their needs. Keyword :YouTube, religious information
Perilaku Pemilih Pemula Terhadap Pemiihan Anggota Legislatif Muda pada Pileg 2014 di Aceh (Studi Kasus Dapil Aceh 1: Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar) Husniyana Z; Ubaidullah M.A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.624 KB)

Abstract

ABSTRAKPada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2014 Komisi Independen pemilihan (KIP) Aceh menetapkan hasil rekapitulasi perolehan kursi partai politik dalam pemilihan anggota DPRA tahun 2014 terdapat 81 kursi, 28 diantaranya merupakan anggota legislatif muda. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perilaku pemilih pemula di Dapil Aceh 1 dalam menjatuhkan pilihan pada Pileg 2014 dan untuk mengetahui apakah pemilih pemula di Dapil Aceh 1 memilih anggota legislatif muda pada Pileg 2014 di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed research) model Concurrent embedded. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Teori yang digunakan adalah teori voting behavior dan teori budaya politik untuk menganalisa perilaku pemilih pemula di Dapil  Aceh 1. Hasil penelitian menunjukkan pemilih pemula di Dapil Aceh 1 cenderung memilih berdasarkan citra kandidat artinya mempertimbangkan rekam jejak calon di lembaga pemerintah  hal ini didasari dari hasil jawaban responden dan jawaban informan, di buktikan dengan terpilihnya Gufran Zainal Abidin dan Musannif sebagai Anggota Legislatif Aceh pada periode 2014-2019, berdasarkan uji statistik t (uji-t), niai f hitung sebesar (8,868) f tabel (1, 657) maka keputusanya Ha di terima dan Ho ditolak, maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh pemilih pemula di Dapil Aceh 1 (X) terhadap kemenangan caleg muda (Y) pada pemilihan anggota legislatif 2014 di Aceh.Kata Kunci : Perilaku Pemilih, Anggota Legislatif Muda, Pemilih PemulaTHE YOUNG VOTERS’ BEHAVIOR TOWARDS THE YOUNG LEGISLATIVE MEMBER ELECTION ON THE 2014 LEGISLATIVE ELECTION IN ACEH                        (A Case Study in Aceh Election Area 1: Banda Aceh, sabang, Aceh Besar)ABSTRACTOn the 2014 legislation member election, the election independence commission calculates that the recapitulation of the political party pollingon the House of People’s Representative of Aceh is 81, 28 of whom are young. The aim of this research is to find out the behavior of the young voters in election area 1 in choosing the legislation member in 2014 legislation member. Moreover, this study investigate whether the young voters vote for the young legislation member in 2014 Aceh legislation. This research uses mixed research method with concurrent embedded model in which the composition is not balanced, and both qualitative and quantitative research methods were used. The techniques of collecting data used are interview and questionnaires. The theories used are voting behavior theory and political - cultural theory to analyze the behavior of the young voters in Aceh Election Area 1. The result of this research shows that the young voters in Aceh Election area 1 tend to vote based on the candidate image by considering the candidates’ track record in the government agencies. Most of them agree that this factor leads them to choose certain candidates in 2014 legislation election and it was proved by the election result in which Gufran ZainalAbidin and Musannif as Aceh legislation member during 2014-2019 period. Based on the statistic test (t-test), fvalue (8.868) f table (1.657), as a result, the Ha is accepted and H0 is rejected, it can be concluded that young voters have influence in Aceh election area 1 (X) on the winning of legislation election of young legislator candidates (Y) on the 2014 legislation member election in Aceh,but the influence is not significance.Keyword: Behavior Towards, The Young Legislative Member, The Young Voters
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TRANSPORTASI PT. MAHARA TRANSPORTASI GROUP DI KOTA BANDA ACEH Cut Marda Latifa; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Pemasaran Transportasi Pt. Mahara Transportasi Group Di Kota Banda Aceh” .Tujuan penelitian ini adalah untuk dan mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dimiliki oleh perusahaan dan juga untuk mengetahui alternative strategi yang dapat dipakai oleh perusahaan PT. Mahara Transportasi Group. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori analisis SWOT (Strength, Weakness, Oppurtunities, Threats). Adapun yang dimaksud dengan analisis ini adalah untuk mengidentifikasi lingkungan intern dan ekstern perusahaan dalam iklim persaingan dengan perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  yang berjenis deskriptif.  Informan atau subjek penelitian yang dipilih untuk diwawancarai sesuai tujuan penelitian yaitu Manajer Operasional/SDM Perusahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara terstruktur dan dokumentasi. Fokus penelitian penulis terpusat pada strategi komunikasi pemasaran PT. Mahara Transportasi Group dalam menumbuhkan minat konsumen untuk menggunakan jasanya dan bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan dalam memasarkan jasanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran PT. Mahara Transportasi Group dalam menumbuhkan minat konsumen dengan memberikan promo pada hari dan tempat tujuan tertentu, dan juga dengan melakukan promosi/iklan berupa spanduk dan selebaran. Berdasarkan analisis SWOT, Pt. Mahara Transportasi Group menduduki kuadran I yaitu Growth dimana perusahaan memiliki kekuatan dan peluang untuk terus maju dalam menghadapi persaingan. Kata kunci : Komunikasi Pemasaran, jasa, transportasi. " Marketing Communication Strategy of PT. Mahara Transportasi Group in Banda Aceh City ". ABSTRACT, This research is entitled " Marketing Communication Strategy of PT. Mahara Transportasi Group in Banda Aceh City ". The aim of this research is to know the strengths, weaknesses, opportunities and threats that are owned by the company and also to find out alternatives strategies that can be used by the company PT. Mahara Transportation Group. The theory used in this study is the theory of SWOT analysis (Strength, Weakness, Oppurtunities, Threats). As for what is meant by this analysis is to identify the internal and external environment company in a climate of competition with companies engaged in the same business field. This study uses a descriptive qualitative approach. Informants or research subjects were chosen to be interviewed according to the research objectives, namely the Operations Manager / HR of the Company. Data collection methods used in the study were structured interviews and documentation. The focus of the author's research is centered on the marketing communication strategy of PT. Mahara Transportasi Group in growing consumer interest to use their services and how communication strategies are carried out in marketing their services. The results of this study indicate that the marketing communication strategy of PT. Mahara Transportasi Group in growing consumer interest by providing promos on certain days and destinations, and also by conducting promotions / advertisements in the form of banners and leaflets. Based on SWOT analysis, Pt. Mahara Transportasi Group occupies quadrant I, which is Growth where companies have the power and great opportunity to move forward in the face of competition.Keywords : Marketing Communication, services, transportation 
PEMBAGIAN PERAN GENDER YANG TIDAK SETARA PADA PETANI PADI (Analisis Kasus Petani Perempuan di Kabupaten Aceh Besar) Cut Salwa Shaliha; Faradilla Fadlia, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.48 KB)

Abstract

ABSTRAKSecara umum, pembagian peran antara laki-laki dan perempuan berdasarkan budaya dan adat istiadat yang berlaku di desa perempuan sering mengalami ketidakadilan ganda dimana tidak hanya mengalami ketidakadilan gender di dalam dunia kerja tetapi juga mengalami ketidakadilan di dalam masyarakat karena mereka berada pada lapisan bawah masyarakat. Budaya yang melekat di daerah tersebut mengakibatkan perempuan menanggung beban ganda dimana perempuan tidak hanya mengerjakan pekerjaan di ranah domestik tetapi juga di ranah publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan kesenjangan gender pada petani perempuan serta bagaimana  tanggapan petani perempuan terhadap pembagian peran gender pada petani padi di Kabupaten Aceh Besar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Gender dan menggunakan Teori Konsep Nurture. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang dapat memberikan informasi terhadap permasalahan yang penulis teliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan sudah turun temurun melakukan tugasnya melakukan pekerjaan bertani di sawah. Petani identik dengan laki-laki, namun hal berbeda terjadi di Kabupaten Aceh Besar dimana perempuan juga mengambil peran di bidang produktif. Akibatnya perempuan menanggung beban yang sama dengan laki-laki dengan melakukan peran pekerjaan laki-laki kemudian perempuan mengalami pembagian kerja yang tidak seimbang dan menanggung beban ganda yang menimbulkan kesenjangan gender pada petani perempuan di Kabupaten Aceh Besar.Kata kunci : Ketidakadilan Gender, Pembagian Gender, Petani Perempuan   ABSTRACTGenerally, based on the culture and customs prevailing in the village, there is a division of roles between men and women. Women often has multiple injustices which is not only on gender injustice in work but also in society because they are under the lower layer of society. The inherent culture in the community has resulted women to bear a double burden which is not only making a women work in the domestic sphere but also in the public area. This study aimed to find out what factors are causing gender disparity in female farmers and how female farmers respond to the division of gender roles in rice farmers in the Aceh Besar District. The theories used in this study were Theory of Gender and the Theory of Nurture Concept. The method of this research was a qualitative approach with a type of descriptive research. The informants in this study were people who can provide information on the problems that the authors examined. The results of this study indicate that women have been hereditary doing their duties to do farming work on the fields. Farmers are identical to men, but different things happen in the Aceh Besar District where women also take a role in the productive field. As a result, women bear the same burden as men by carrying out the role of male work then women have an unbalanced division and also bear the double burden that causing a gender gap for female farmers in the Aceh Besar District.  Keywords: Gender Injustice, Gender Distribution, Female Farmers

Page 48 of 102 | Total Record : 1018